Media Dinamika Global

Jumat, 22 Mei 2026

Sosok Humanis dan Tegas, Brigjen Pol Hari Nugroho Dinilai Layak Pimpin Polda Jatim

Brigjen Pol Hari Nugroho, S.I.K, (Ist/Surya)

Jakarta, Media Dinamika Global -  Dinamika keamanan dan tantangan sosial di Jawa Timur yang semakin kompleks dinilai membutuhkan sosok pemimpin kepolisian yang tidak hanya memiliki kemampuan operasional, tetapi juga pengalaman strategis, integritas kuat, serta kemampuan membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat.

Di tengah kebutuhan tersebut, nama Brigjen Pol Hari Nugroho, S.I.K., mulai mendapat perhatian luas sebagai salah satu figur perwira tinggi Polri yang dinilai layak mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim).

Penilaian itu disampaikan Aktivis 98, Ridwan Gema Puan, yang menilai Brigjen Pol Hari Nugroho merupakan figur lengkap dengan rekam jejak panjang, prestasi mentereng, serta pengalaman kepemimpinan lintas bidang yang sangat matang di tubuh Polri.

Menurut Ridwan, Jawa Timur bukan sekadar wilayah administratif biasa, melainkan salah satu provinsi paling strategis di Indonesia dengan tingkat mobilitas masyarakat, aktivitas industri, dinamika politik, hingga kerawanan sosial yang sangat tinggi. Karena itu, posisi Kapolda Jatim membutuhkan figur yang benar-benar memahami tantangan keamanan modern sekaligus mampu menjaga stabilitas daerah secara menyeluruh.

“Jawa Timur membutuhkan pemimpin kepolisian yang kuat secara karakter, matang secara pengalaman, dan mampu membangun kepercayaan publik. Brigjen Pol Hari Nugroho adalah figur yang memenuhi kriteria tersebut. Beliau memiliki rekam pengabdian yang lengkap, teruji, dan penuh dedikasi,” ujar Ridwan dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Saat ini, Brigjen Pol Hari Nugroho menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Wakapolda NTB). Namun, perjalanan kariernya di institusi Bhayangkara telah ditempa melalui berbagai penugasan strategis dengan tingkat tantangan yang berbeda-beda.

Lahir di Ambarawa pada 23 Februari 1969, Brigjen Hari Nugroho merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1993. Sejak awal kariernya, ia dikenal sebagai sosok pekerja keras, disiplin, dan memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat di lapangan.

Kariernya dimulai dari Korps Brimob Polri, satuan elite yang dikenal memiliki tingkat disiplin dan ketangguhan tinggi. Di korps tersebut, ia pernah menduduki sejumlah jabatan penting, mulai dari Danton I Kompi 594 Sat Brimob Polda Metro Jaya, Wadanki 594 Sat Brimob Polda Metro Jaya, hingga Danki I Yon A Satbrimobda Metro Jaya.

Pengalaman panjang di satuan Brimob membentuk karakter kepemimpinan Brigjen Hari Nugroho menjadi sosok yang tegas, cepat mengambil keputusan, serta mampu menghadapi berbagai situasi dengan pendekatan profesional dan terukur.

Tak berhenti di bidang operasional, perjalanan kariernya kemudian berkembang ke berbagai lini strategis di tubuh Polri. Ia dipercaya menduduki sejumlah posisi penting di bidang pembinaan masyarakat, operasional wilayah, reserse, hingga pengawasan internal.

Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain Kasubbag Dastik Roops Polda Kalimantan Timur, Kabag Binamitra Polres Kutai, Kabag Ops Poltabes Samarinda, Wakapolres Kutai Barat, Koorspripim Polda Kaltim, hingga Kasat I Tipikor Ditreskrim Polda Kaltim.

Pengalaman tersebut menjadikan Brigjen Hari Nugroho sebagai figur yang memahami secara utuh pola penanganan keamanan daerah, penegakan hukum, hingga strategi membangun kedekatan dengan masyarakat.

Tidak hanya dikenal sebagai perwira lapangan, Brigjen Hari Nugroho juga memiliki reputasi kuat dalam bidang pengawasan internal dan pembinaan institusi Polri. Hal ini terlihat dari sejumlah jabatan penting yang pernah dipercayakan kepadanya, seperti Kabag Binkar Ropers Polda Sulteng, Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Kaltim, Kabid Propam Polda Kalimantan Barat, hingga Anjak Madya Bid Paminal Divpropam Polri.

Menurut Ridwan, pengalaman di bidang pengawasan internal menjadi nilai penting karena menunjukkan kapasitas Brigjen Hari Nugroho dalam menjaga profesionalisme, kedisiplinan, serta integritas institusi.

“Beliau memahami bagaimana membangun organisasi yang sehat, profesional, dan dipercaya masyarakat. Pengalaman beliau di bidang Propam dan pengawasan internal menjadi bukti bahwa beliau memiliki komitmen kuat terhadap reformasi dan profesionalisme Polri,” katanya.

Karier Brigjen Hari Nugroho terus menunjukkan tren positif ketika dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat Mabes Polri. Ia pernah menjabat sebagai Kayanma Polri, kemudian dipercaya menjadi Kapusjarah Polri sebelum akhirnya mengemban amanah sebagai Wakapolda NTB.

Di mata banyak kalangan, perjalanan karier tersebut menunjukkan bahwa Brigjen Hari Nugroho merupakan sosok yang tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial dan tata kelola organisasi yang sangat baik.

Selain rekam jejak jabatan yang panjang, Brigjen Hari Nugroho juga dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap pengembangan kapasitas diri dan profesionalisme. Ia tercatat menempuh pendidikan PTIK tahun 2003, Sespim tahun 2008, dan Sespimti tahun 2018.

Tak hanya itu, ia juga mengikuti berbagai pendidikan spesialis dan pengembangan kompetensi seperti Padas Reserse, Daspa Brimob, Dikjab Danki, KIBI, Susjab Kapolres, hingga JCLEC.

Kemampuan khusus yang dimilikinya juga menjadi nilai tambah tersendiri. Brigjen Hari Nugroho memiliki kemampuan scuba diver, pasukan para dasar, serta menguasai bela diri judo dan karate, yang semakin memperlihatkan kapasitas dan ketangguhannya sebagai seorang perwira tinggi Polri.

Atas dedikasi dan pengabdiannya selama puluhan tahun di institusi kepolisian, Brigjen Hari Nugroho menerima berbagai penghargaan bergengsi dari negara dan institusi Polri. Penghargaan tersebut antara lain Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun, 16 Tahun, dan 24 Tahun, Satyalancana Dwidya Sistha, Bintang Bhayangkara Nararya, hingga Satyalancana Ksatria Bhayangkara.

Bagi Ridwan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan representasi dari loyalitas, pengabdian, dan konsistensi Brigjen Hari Nugroho dalam menjalankan tugas negara.

“Pengalaman panjang, prestasi, integritas, dan kemampuan kepemimpinan beliau menjadi modal besar untuk memimpin wilayah strategis seperti Jawa Timur. Figur seperti Brigjen Hari Nugroho merupakan aset penting Polri yang layak mendapat kepercayaan lebih besar,” tegasnya.

Ridwan juga menilai, di tengah tuntutan masyarakat terhadap institusi kepolisian yang semakin tinggi, Polri membutuhkan sosok pemimpin yang mampu menghadirkan rasa aman sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

“Polri ke depan membutuhkan figur yang tidak hanya kuat dalam penegakan hukum, tetapi juga humanis, komunikatif, dan mampu menjadi teladan bagi anggota maupun masyarakat. Brigjen Pol Hari Nugroho memiliki kapasitas itu,” pungkasnya. 

Redaksi |

Pelantikan Serentak Aliansi PPS Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu Konsisten Menuju Gerakan Rakyat untuk Pembentukan Propinsi Se- Pulau Sumbawa


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Pengurus Aliansi Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa wilayah Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu resmi dilantik pada Sabtu (23/5/2026) dalam suasana penuh semangat perjuangan dan persatuan.

Pelantikan tersebut mengusung tema “Konsisten Menuju Gerakan Rakyat untuk Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa” sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperjuangkan lahirnya Provinsi Pulau Sumbawa.



Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Presidium PPS, Muhammad Sahril Amin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa bukanlah hal yang mudah sehingga membutuhkan kekompakan, kesabaran, dan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat.“Perjuangan ini tidak mudah. Karena itu, penting bagi kita menjaga semangat dan roh perjuangan agar cita-cita pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa dapat terwujud,” tegasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Presidium PPS Pulau Sumbawa, Ketua Aliansi PPS Kabupaten Dompu, Ketua Aliansi PPS Kabupaten Bima, Ketua Aliansi PPS Kota Bima, para pengurus dan simpatisan, serta unsur Forkopimda.Kapolres Bima Kota turut hadir yang diwakili Kanit Reskrim Polsek Rasbar IPDA M. Hilir, S.H..


Rangkaian acara berlangsung khidmat mulai dari registrasi peserta, pembukaan, pembacaan surat keputusan pelantikan, pengambilan sumpah dan janji pengurus, hingga foto bersama sebagai simbol persatuan dalam perjuangan bersama.Pelantikan serentak ini diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi dan solidaritas masyarakat Pulau Sumbawa dalam memperjuangkan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat melalui pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa. (Sekjend MDG)

Babinsa Desa Boke Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Keharmonisan dan Hindari Perselisihan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Serda Asnaidin melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga di Desa Boke pada Sabtu (23/5/2026) pukul 09.00 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta tetap menjaga hubungan dan komunikasi yang baik antar sesama warga. Menurutnya, keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat perlu terus dipelihara demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

Selain itu, warga juga diminta untuk menghindari hal-hal yang dapat memicu perselisihan maupun pertengkaran yang berpotensi merusak hubungan sosial dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Babinsa menegaskan, apabila terjadi permasalahan di lingkungan sekitar, masyarakat diharapkan tidak mengambil tindakan sendiri. Warga diminta segera melaporkan kepada aparat atau pemerintah setempat agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Kegiatan komsos tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial Babinsa dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah binaan.

Babinsa Desa Sumi Koramil 1608-03/Sape Imbau Warga Jauhi Narkoba, Miras, dan Perjudian


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Serka Ridwan melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga binaannya di Desa Sumi pada Sabtu (23/5/2026) pukul 10.25 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga, seperti penyalahgunaan obat-obatan terlarang, minuman keras (miras), serta perjudian. Menurutnya, tindakan tersebut dapat berdampak negatif terhadap keamanan, ketertiban, dan keharmonisan lingkungan masyarakat.

Selain itu, warga juga diingatkan untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, termasuk menjaga pola istirahat yang cukup serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Babinsa juga mengajak masyarakat agar segera melaporkan kepada pemerintah maupun aparat terkait apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah dan diselesaikan lebih cepat. Kegiatan komsos ini menjadi salah satu upaya pembinaan teritorial guna mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Babinsa Desa Parangina Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Stabilitas Keamanan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Serda Aladin melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga desa binaannya di Desa Parangina pada Sabtu (23/5/2026) pukul 09.00 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan hidup bermasyarakat serta mempererat hubungan baik antarwarga. Menurutnya, hubungan yang harmonis di lingkungan masyarakat sangat penting guna menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, warga juga dihimbau agar saling menghormati dan menjaga kebersamaan demi meningkatkan stabilitas keamanan di lingkungan desa. Kegiatan komsos ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial Babinsa dalam mempererat silaturahmi serta membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Kaleo Koramil 1608-03/Sape Gelar Komsos, Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Jauhi Narkoba


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 23 Mei 2026 — Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah binaan, Babinsa Desa Kaleo, Serda Sanusi, anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga Desa Kaleo, Kecamatan Lambu, pada Sabtu (23/5/2026) pukul 10.00 WITA.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai sarana memperkuat silaturahmi antara aparat teritorial dengan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Serda Sanusi memberikan berbagai imbauan kepada warga agar terus menjaga hubungan dan komunikasi yang baik antar sesama demi terciptanya suasana yang harmonis di lingkungan masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam pergaulan sehari-hari serta mengedepankan penyelesaian masalah melalui jalur yang benar. Apabila terjadi persoalan di tengah masyarakat, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak berwajib agar dapat diselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.


Selain itu, Serda Sanusi turut mengajak masyarakat untuk menjauhi minuman keras dan penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda serta mengganggu keamanan lingkungan.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di wilayah Desa Kaleo.(Team.MDG.03)

Irjen Kalingga Paparkan 8 Program Strategi Polda NTB


Mataram, Media Dinamika Global — Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. mulai tancap gas usai tiba di NTB, Kamis (21/5/2026). Sehari berselang, Jumat (22/5/2026) pukul 09.00 Wita, jenderal bintang dua itu langsung memimpin kegiatan Commander Wish di Gedung Sasana Dharma Polda NTB.

Commander Wish jadi pijakan awal Irjen Kalingga, untuk membawa arah baru Polda NTB lewat delapan program prioritas strategis. Program itu menitikberatkan penguatan SDM, pelayanan humanis, penegakan hukum profesional hingga penguatan komunikasi publik.

“Commander Wish ini jadi pedoman kerja seluruh personel Polda NTB, demi menghadirkan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” kata Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.

Dalam pemaparannya di depan para Pejabat Utama (PJU), Irjen Kalingga menyorot pentingnya penguatan SDM unggul dan berintegritas. Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi peran Polmas, FKPM, BKPM serta sinergi tiga pilar untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Tak cuma fokus pada keamanan, program tersebut ikut menekankan pelayanan publik humanis dan transformasi menuju institusi modern. Kawasan destinasi wisata super prioritas di NTB juga masuk perhatian utama, demi menciptakan rasa aman bagi wisatawan.

“NTB punya potensi besar sektor pariwisata. Situasi aman dan nyaman wajib terus dijaga bersama,” ujarnya.

Irjen Kalingga juga mengangkat pentingnya aksi nyata Polri, dalam mitigasi bencana dan penanganan konflik sosial. Nilai kearifan lokal NTB ikut didorong hadir dalam pola harkamtibmas di tengah masyarakat.

Sementara pada sisi penegakan hukum, Kapolda NTB meminta seluruh jajaran mengedepankan profesionalisme dan rasa keadilan. Ia juga menaruh perhatian besar terhadap manajemen media dan komunikasi publik, supaya informasi kepolisian tersampaikan cepat dan transparan.

“Kepercayaan publik tumbuh dari kerja nyata, komunikasi baik, serta pelayanan tulus kepada masyarakat,” tegasnya.

Redaksi |

Pimpin Apel Perdana, Kapolda NTB: Kalau Belum Bisa Berprestasi, Jangan Mendatangkan Masalah


Mataram, Media Dinamika Global – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., S.I.K., M.H., memimpin apel perdana di Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Jumat (22/5/2026).

Apel perdana tersebut menjadi momentum awal konsolidasi jajaran Polda NTB di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja. Dalam arahannya, Kapolda NTB menegaskan bahwa berbagai hal positif yang telah dilakukan Kapolda NTB sebelumnya, Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., akan dilanjutkan, ditindaklanjuti, dan ditingkatkan melalui program-program yang akan diterapkan ke depan demi kebaikan Polda NTB.

“Apa yang sudah dilakukan oleh Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., akan kita lanjutkan, kita tindak lanjuti, dan kita tingkatkan lagi dengan program-program yang nanti akan kita terapkan demi kebaikan Polda NTB,” ujar Kapolda NTB.

Irjen Pol. Kalingga menekankan bahwa tugas utama Polri adalah sebagai pelayan, pengayom, dan pelindung masyarakat. Menurutnya, seluruh personel Polda NTB harus benar-benar memahami dan mengimplementasikan tugas tersebut dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

“Sesuai dengan tugas kita, pengayom, pelayan, dan pelindung masyarakat. Bagaimana Polri bisa melayani masyarakat dengan baik, itu yang kita utamakan. Sekali lagi, pelayan, pengayom, pelindung, itu yang kita utamakan,” tegasnya.

Kapolda NTB juga mengingatkan seluruh personel agar menanamkan jiwa melayani dalam diri masing-masing. Ia menegaskan bahwa mindset anggota Polri harus diarahkan untuk melayani masyarakat, bukan meminta untuk dilayani.

“Jiwa melayani harus kita tanamkan. Hilangkan jiwa-jiwa minta dilayani. Itu yang harus kita tanamkan dalam mindset kita. Bagaimana kita melayani masyarakat dengan baik, melindungi, dan mengayomi,” ungkapnya.

Selain pelayanan, pengayoman, dan perlindungan, Kapolda NTB menyampaikan bahwa penegakan hukum juga merupakan bagian penting dari tugas Polri. Namun, seluruh tugas tersebut harus dijalankan dengan profesional, proporsional, dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam apel perdana tersebut, Kapolda NTB juga berpesan kepada seluruh jajaran agar senantiasa menjaga kedisiplinan, loyalitas, dan hirarki organisasi. Ia menekankan bahwa disiplin harus dimulai dari diri sendiri, sedangkan loyalitas harus diberikan kepada organisasi, negara, pimpinan, dan terutama kepada masyarakat.

“Saya minta seluruh jajaran senantiasa menjaga kedisiplinan, loyalitas, dan hirarki. Disiplin kepada diri sendiri, loyalitas kepada organisasi, kepada negara, kepada pimpinan, dan lebih khusus kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolda NTB juga menyampaikan pesan tegas kepada seluruh personel Polda NTB agar menjaga nama baik institusi. Ia mengingatkan bahwa setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab moral dan organisasi untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng kepercayaan masyarakat.

“Bagi anggota Polri di Polda NTB, kalau rekan-rekan tidak bisa mendatangkan prestasi bagi organisasi dan institusi, tolong jangan mendatangkan masalah,” tegas Kapolda NTB.

Pesan tersebut menjadi pengingat agar seluruh personel senantiasa menjaga perilaku, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam bertugas. Setiap tindakan anggota Polri, baik dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari, memiliki dampak langsung terhadap citra dan kepercayaan publik kepada institusi.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa arahan Kapolda NTB menjadi penegasan penting bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat orientasi pelayanan kepada masyarakat.

“Bapak Kapolda NTB menekankan bahwa tugas Polri harus berangkat dari jiwa melayani. Ini menjadi pesan kuat bagi seluruh personel agar terus menjaga disiplin, loyalitas, dan profesionalisme dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” jelas Kombes Pol Mohammad Kholid.

Menurutnya, Polda NTB akan terus menjalankan berbagai program yang telah berjalan baik, sekaligus melakukan penguatan terhadap aspek pelayanan publik, pemeliharaan kamtibmas, komunikasi dengan masyarakat, dan penegakan hukum yang berkeadilan.

“Semangatnya adalah melanjutkan yang sudah baik, memperbaiki yang masih kurang, dan meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat NTB. Arahan Bapak Kapolda juga menjadi pengingat agar seluruh anggota menjaga nama baik institusi dan tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan persoalan bagi organisasi maupun masyarakat,” tutupnya.

Redaksi |

Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja Resmi Jabat Kapolda NTB, Sambut Tongkat Komando dari Irjen Pol. Edy Murbowo


Mataram, Media Dinamika Global — Rangkaian peralihan tongkat estafet kepemimpinan di Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) resmi bergulir. Jabatan Kapolda NTB kini resmi beralih dari Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si. kepada Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H.

Prosesi sakral ini ditandai dengan upacara penyerahan Pataka Polda NTB "Wira Bhakti" yang berlangsung khidmat di Lapangan Bharadaksa Mapolda NTB, dilanjutkan dengan tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan dan pelepasan pejabat lama.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohamad Kholid, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Welcome and Farewell Parade ini berjalan dengan lancar dan penuh rasa haru sekaligus optimisme.

"Hari ini kita menyaksikan momen penting peralihan amanah dan tanggung jawab kepemimpinan di lingkungan Polda NTB. 

Penyerahan Pataka di Lapangan Bharadaksa menjadi simbol resmi bahwa Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja kini memegang tongkat komando untuk menjaga kamtibmas di Bumi Gora," ujar Kombes Pol. Mohamad Kholid.

"Kami juga melepas Irjen Pol. Edy Murbowo melalui tradisi pedang pora. Seluruh keluarga besar Polda NTB mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas dedikasi, integritas, dan fondasi kuat yang telah beliau tancapkan selama memimpin di sini," tambahnya.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H dalam amanat pertamanya menegaskan bahwa amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan komitmen penuh, ia menyadari bahwa jabatan Kapolda NTB bukanlah hal yang ringan, melainkan tanggung jawab besar yang membutuhkan kerja keras, tekad, dan komitmen. Pungkasnya. 

Irjen Kalingga juga berharap dirinya dan keluarga dapat diterima dengan hangat sebagai bagian dari keluarga besar Polda NTB sekaligus bagian dari masyarakat Provinsi NTB.

Menurutnya, Sinergi & Problem Solver: Mengajak seluruh pihak untuk bahu-membahu menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, mendukung program pemerintah, dan hadir sebagai problem solver (pemecah masalah) di tengah masyarakat demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, ungkapnya. 

Kapolda NTB Menyampaikan rasa hormat dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Irjen Pol. Edy Murbowo atas pengabdiannya selama 4 bulan 18 hari di NTB.

"Mari kita teruskan prestasi gemilang yang telah ditorehkan oleh Irjen Pol. Edy Murbowo, kita ciptakan suasana kerja yang solid, terbuka, dan penuh dedikasi untuk membawa Polda NTB menjadi lebih baik lagi," tegas Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.

Redaksi |

RKC Seruduk Kejati NTB, Desak Bongkar Dugaan Pinjaman Rp118 Miliar di PT Air Minum Giri Menang

Plh Penkum Kejati saat menemui massa aksi, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global – Aroma dugaan persoalan keuangan di tubuh perusahaan daerah PT Air Minum Giri Menang kini makin menyengat. Jumat (22/05/2026), Ruang Kita Center (RKC) menyeruduk kantor Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat menuntut usut tuntas dugaan pinjaman fantastis senilai Rp118 miliar kepada Bank BPD Bali yang dinilai penuh tanda tanya.

Aksi berlangsung panas. Massa aksi menilai ada dugaan maladministrasi hingga potensi penyimpangan serius dalam proses pengajuan dan penggunaan dana jumbo tersebut. Sorotan tajam diarahkan pada transparansi pengelolaan uang perusahaan daerah yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat, bukan justru memunculkan kecurigaan publik.

Koordinator Lapangan RKC, Juwaedin, secara lantang mendesak Kajati NTB tidak bermain senyap dan segera membuka perkembangan penanganan perkara kepada masyarakat.

“Rp118 miliar itu bukan uang receh. Itu uang rakyat. Seharusnya dipakai memperbaiki pelayanan air bersih, bukan malah hilang arah tanpa kejelasan. Kami menduga ada oknum-oknum yang bermain dan memanfaatkan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya dalam orasi.

Menurutnya, dugaan persoalan tersebut menjadi tamparan keras bagi tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di NTB. Jika benar terjadi penyimpangan, maka dampaknya dinilai bukan hanya persoalan administratif, tetapi bisa menggerus keuangan daerah sekaligus menghancurkan kepercayaan publik.

“Kalau perusahaan daerah dikelola seenaknya, bagaimana masyarakat bisa percaya? Nilainya ratusan miliar. Ini persoalan serius dan tidak boleh ditutup-tutupi,” katanya.

Tak berhenti di situ, massa juga mendesak Kejati NTB segera memanggil dan memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam proses pinjaman, mulai dari jajaran direksi PT Air Minum Giri Menang hingga pihak Bank BPD Bali sebagai pemberi pinjaman.

RKC menilai lambannya keterbukaan informasi dari aparat penegak hukum justru memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Mereka mengingatkan agar perkara ini tidak berakhir sebagai “kasus parkir” yang menguap tanpa kepastian hukum.

Menanggapi desakan massa, Pelaksana Harian Penerangan Hukum (Penkum) Kejati NTB akhirnya menemui massa aksi. Ia menyampaikan bahwa seluruh aspirasi massa aksi telah diterima dan kasus tersebut masih berjalan dalam tahap pengumpulan data dan permintaan keterangan.

“Kasus ini masih dalam proses dimintai keterangan dan data serta ditelaah apakah ada unsur pidananya. Jika ditemukan pidana, maka akan ditingkatkan ke tahap penyelidikan,” ujarnya di hadapan massa aksi.

Ia juga menegaskan bahwa perkara tersebut belum dihentikan dan masih terus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kejati NTB tetap berkomitmen menegakkan hukum sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku,” katanya.

Aksi demonstrasi berlangsung di bawah pengawalan aparat kepolisian.

Redaksi