Media Dinamika Global

Senin, 18 Mei 2026

Babinsa Desa Sari Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Komsos, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Hindari Narkoba


Bima.Sape.NTB.Media Dinamika Global mm id Babinsa Desa Sari, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Serda Junaidin melaksanakan patroli komunikasi sosial (Komsos) bersama warga desa binaannya pada Senin malam (18/5/2026) sekitar pukul 20.30 Wita.

Kegiatan patroli yang dikemas dalam suasana santai melalui “kongkow-kongkow” bersama masyarakat tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan desa.

Dalam kesempatan itu, Serda Junaidin mengimbau warga agar senantiasa menjaga kerukunan dan memperkuat hubungan antar sesama demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, aman, dan harmonis.

Selain itu, Babinsa juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi berbagai bentuk penyalahgunaan barang-barang terlarang, seperti narkoba jenis sabu-sabu serta minuman beralkohol. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Ia berharap melalui kegiatan patroli dan komunikasi sosial secara rutin, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan hidup sehat tanpa narkoba maupun minuman keras dapat terus meningkat.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Hidirasa Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Awasi Aktivitas Anak di Malam Hari


Bima.Sape.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Serka Abdul Hafit melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga pada Senin malam (18/5/2026) sekitar pukul 19.55 Wita.

Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai melalui “kongkow-kongkow” bersama warga tersebut dimanfaatkan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan dan mengontrol aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.


Dalam penyampaiannya, Serka Abdul Hafit mengingatkan warga agar tidak membiarkan anak-anak begadang hingga larut malam serta menghindari aksi balap liar saat berkendara di jalan raya. Ia juga mengimbau generasi muda untuk menjauhi minuman keras dan penyalahgunaan narkoba yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Selain itu, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan lingkungan tetap kondusif. Warga diminta segera melaporkan kepada RT, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas apabila terjadi permasalahan atau kejadian menonjol di wilayah desa.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga sebagai bentuk kepedulian aparat teritorial dalam menjaga keamanan serta membina hubungan baik dengan masyarakat di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Naru Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Malam, Ajak Warga Jaga Kamtibmas Lingkungan


Bima.Sape.NTB.Media Dinamika Global.id, Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Naru, Sertu Syarif Hidayat, anggota Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan patroli “kongkow-kongkow” di wilayah binaan pada Senin malam (18/5/2026) sekitar pukul 20.30 WITA.

Dalam kegiatan patroli tersebut, Sertu Syarif Hidayat berinteraksi langsung dengan warga untuk mempererat komunikasi sekaligus memberikan imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal.

Babinsa mengajak seluruh masyarakat agar meningkatkan kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Ia juga mengingatkan warga untuk menghindari segala bentuk perbuatan melanggar hukum yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain.


Selain itu, Sertu Syarif Hidayat menekankan pentingnya menyelesaikan setiap permasalahan secara kekeluargaan agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

“Apabila ada permasalahan di lingkungan masyarakat, diharapkan dapat diselesaikan dengan cara musyawarah dan kekeluargaan sehingga tidak berlanjut dan menimbulkan persoalan yang lebih besar,” ujarnya saat patroli berlangsung.

Kegiatan patroli malam tersebut mendapat respons positif dari warga Desa Naru yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana lingkungan yang harmonis dan kondusif.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Sumi Kec.Lambu Gelar Patroli “Kongkow-Kongkow”, Imbau Warga Waspada Bahaya Kebakaran


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran, Babinsa Desa Sumi, Serka Ridwan, melaksanakan patroli “kongkow-kongkow” bersama warga binaan pada Senin malam (18/5/2026) sekitar pukul 20.50 WITA.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan komunikasi sosial kepada masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah tangga.

Dalam kesempatan itu, Serka Ridwan mengimbau warga agar selalu berhati-hati terhadap barang-barang yang mudah terbakar maupun instalasi listrik yang berpotensi mengalami korsleting. Ia juga mengingatkan warga untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum bepergian atau meninggalkan rumah.


“Kami mengajak seluruh warga agar lebih waspada dan memastikan keamanan rumah sebelum keluar, sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun tetangga akibat kelalaian,” ujar Serka Ridwan kepada warga saat patroli berlangsung.

Warga menyambut baik kegiatan patroli tersebut dan mengapresiasi kepedulian Babinsa dalam menjaga keamanan serta keselamatan lingkungan masyarakat Desa Sumi.(Team.MDG.03)

Hitungan Jam! Polsek Bolo dan Polres Bima Berhasil Diringkus Terduga Pelaku Pembunuhan Misterius

Terduga Pelaku Diblur Mukanya dan diapit sejumlah polisi, (Ist/Surya)

Kabupaten Bima, Media Dinamika Global – Gerak cepat jajaran Satreskrim Polres Bima Kabupaten Polda NTB bersama Polsek Bolo akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan misterius yang menggegerkan warga Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Senin (18/5/2026).

Hanya dalam hitungan jam setelah penemuan mayat korban di ladang kacang kedelai warga rasa bou, terduga pelaku berhasil diringkus tim gabungan tanpa perlawanan.

Korban diketahui berinisial TJ (15), remaja asal Desa Tambe, Kecamatan Bolo. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga berinisial H.AF (70) sekitar pukul 08.00 Wita dalam kondisi sudah tak bernyawa dan tergeletak di area ladang.

Penemuan mayat itu langsung membuat geger warga sekitar. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa dan diteruskan ke pihak Polsek Bolo.

Kapolsek Bolo, IPTU Sofian Hidayat, S.Sos., didampingi Kanit Reskrim AIPTU Rahmi bersama anggota langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP awal.

Saat tiba di lokasi, petugas menemukan jasad korban dalam posisi tergeletak di tanah dengan sebuah sandal berada di samping tubuh korban. Polisi kemudian mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Bolo guna dilakukan visum.

“Sekitar pukul 10.00 Wita korban dibawa ke Puskesmas Bolo untuk dilakukan visum dan diketahui identitas korban berinisial TJ, warga Desa Tambe,” ungkap Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim IPTU Ghufron Subeki, SH.

Dari keterangan orang tua korban, korban diketahui sudah dua hari tidak pulang ke rumah sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia secara tragis.

Berbekal informasi dan hasil penyelidikan cepat, polisi kemudian mengantongi nama terduga pelaku berinisial ML (25), yang juga merupakan warga Desa Tambe. Sebelum ditemukan tewas, korban disebut sempat terlihat bersama ML.

Tanpa membuang waktu, tim gabungan langsung melakukan pengejaran setelah mendapat informasi keberadaan pelaku di rumah salah satu kerabatnya di Desa Bolo, Kecamatan Madapangga.

Sekitar pukul 12.00 Wita, aparat gabungan melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan terduga pelaku. Saat ditangkap, ML tidak melakukan perlawanan.

“Dari hasil interogasi awal, terduga pelaku mengakui perbuatannya,” jelas Kapolsek Bolo IPTU Sofian Hidayat.

Usai diamankan, ML langsung digelandang ke Mapolres Bima Kabupaten untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Kasat Reskrim IPTU Ghufron Subeki mengatakan pihaknya masih mendalami motif di balik aksi pembunuhan sadis tersebut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif terkait motif pelaku,” tegasnya.

Redaksi |

Kapolda Baru NTB di Tengah Ancaman Narkoba, Ilegal Logging, dan Kekerasan Anak

Suaeb Qury, Komisioner Komisi Informasi Provinsi NTB.

Opini 

Mataram, Media Dinamika Global - Pergantian pimpinan di tubuh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) selalu membawa harapan baru bagi masyarakat. Kapolda baru bukan hanya hadir sebagai pejabat seremonial, tetapi menjadi simbol harapan terhadap penegakan hukum, keamanan, dan perlindungan masyarakat. Pertanyaannya, apakah tugas Kapolda baru NTB akan menjadi tugas yang berat atau justru mudah?

Jawabannya tentu tidak sederhana. NTB dikenal sebagai daerah yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata, pertanian, dan investasi. Namun di balik itu, terdapat persoalan sosial dan kriminalitas yang membutuhkan perhatian serius. Mulai dari peredaran narkoba, ilegal logging, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga kasus kekerasan seksual terhadap anak yang semakin memprihatinkan.

Penanganan Narkoba

Peredaran narkoba masih menjadi ancaman nyata di NTB. Wilayah kepulauan dan jalur laut yang luas sering dimanfaatkan jaringan narkotika untuk masuk dan beroperasi. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Kapolda baru.

Masyarakat berharap penanganan narkoba tidak hanya berhenti pada penangkapan pengguna kecil, tetapi mampu membongkar jaringan besar hingga ke akar-akarnya. Dibutuhkan keberanian, konsistensi, dan integritas aparat penegak hukum agar pemberantasan narkoba benar-benar dirasakan masyarakat.

Jika penanganannya dilakukan secara serius dan terukur, maka tugas ini bisa menjadi lebih ringan. Namun jika hanya sebatas pencitraan dan operasi sesaat, persoalan narkoba akan terus tumbuh dan menjadi beban berat bagi kepemimpinan baru di NTB.

Ilegal Logging dan Kerusakan Lingkungan

Masalah ilegal logging atau pembalakan liar juga menjadi pekerjaan rumah penting. Hutan di NTB memiliki fungsi vital sebagai penyangga lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat. Namun praktik pembalakan liar masih terjadi di beberapa wilayah.

Kapolda baru dituntut mampu bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga kawasan hutan. Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu terhadap pelaku, termasuk jika melibatkan cukong atau pihak berkepentingan.

Kerusakan lingkungan bukan hanya persoalan hukum, tetapi ancaman masa depan daerah. Ketika hutan rusak, bencana alam seperti banjir dan longsor akan semakin mudah terjadi. Karena itu, ketegasan aparat menjadi kebutuhan mendesak.

Menjaga Kamtibmas di Tengah Dinamika Sosial

Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Kapolda baru NTB menghadapi tantangan menjaga kamtibmas di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Konflik sosial, balap liar, kriminalitas jalanan, hingga penyebaran informasi provokatif di media sosial membutuhkan pendekatan yang humanis tetapi tetap tegas. Polisi harus hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, bukan hanya penindak hukum.

Kepercayaan publik menjadi kunci utama. Ketika masyarakat percaya kepada kepolisian, maka menjaga keamanan akan menjadi lebih mudah karena adanya kerja sama dan partisipasi publik.

Kasus Kekerasan Seksual Anak

Salah satu persoalan paling sensitif dan memprihatinkan di NTB adalah meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak. Kasus ini tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga meninggalkan trauma panjang bagi masa depan anak-anak.

Kapolda baru harus menjadikan penanganan kekerasan seksual anak sebagai prioritas utama. Proses hukum harus berjalan cepat, transparan, dan berpihak pada korban. Pendampingan psikologis serta perlindungan terhadap korban juga harus diperkuat.

Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa hukum benar-benar hadir melindungi anak-anak. Tidak boleh ada kompromi terhadap pelaku kekerasan seksual, apalagi jika pelaku memiliki kekuasaan atau pengaruh tertentu.

Harapan Masyarakat

Tugas Kapolda baru NTB bisa menjadi berat jika persoalan-persoalan tersebut tidak ditangani dengan keseriusan dan keberanian. Namun tugas itu juga bisa menjadi lebih ringan jika ada komitmen kuat, dukungan masyarakat, dan sinergi semua pihak.

Masyarakat NTB tidak hanya menunggu janji, tetapi membutuhkan bukti nyata. Kepemimpinan yang tegas, humanis, bersih, dan berpihak kepada kepentingan rakyat akan menjadi penentu keberhasilan Kapolda baru.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan seorang Kapolda bukan sekadar banyaknya operasi atau konferensi pers, tetapi sejauh mana masyarakat merasa aman, terlindungi, dan percaya bahwa hukum ditegakkan secara adil di Nusa Tenggara Barat.

Penulis: Suaeb Qury Komisioner Komisi Informasi Provinsi NTB.

Wali Kota Bima Hadiri Peresmian Operasionalisasi Koperasi Merah Putih, Perkuat Semangat Ekonomi Kerakyatan dan Kolaborasi Nasional


KOTA BIMA, Mediadinamikaglobal. id — Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE menghadiri kegiatan Peresmian Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertempat di Koperasi Kelurahan Merah Putih Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasana’e Timur, Sabtu (16/5). Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Bima, Asisten II Setda Kota Bima,para Kepala OPD Pemerintah Kota Bima, serta Camat Rasana’e Timur, dan para lurah wilayah Rasana’e Timur.

Kegiatan diawali dengan seremoni peresmian yang diselenggarakan secara langsung di KDKMP Kelurahan Kodo. Acara dimulai dengan sambutan Dandim 1608/Bima, dilanjutkan sambutan Wali Kota Bima, doa syukuran, kemudian mengikuti sambutan sekaligus peresmian 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional oleh Presiden RI melalui video conference.

Momentum peresmian ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat gerakan ekonomi kerakyatan yang berlandaskan semangat gotong royong, kolaborasi, dan kemandirian masyarakat. Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan hingga ke tingkat kelurahan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program strategis pemerintah pusat yang dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi masyarakat dari akar rumput.

“Koperasi merupakan kekuatan ekonomi rakyat yang dibangun atas semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Kehadiran Koperasi Merah Putih menjadi energi baru dalam memperkuat UMKM, membuka akses ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga secara menyeluruh,” ujar Wali Kota Bima.  

Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima siap bersinergi bersama seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, TNI-Polri, OPD teknis, perbankan, pelaku usaha, hingga masyarakat dalam mendorong koperasi agar tumbuh sehat, profesional, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat.  

Menurutnya, Kota Bima memiliki potensi besar pada sektor perdagangan rakyat, usaha mikro, pertanian, perikanan, dan jasa yang dapat diperkuat melalui koperasi sebagai wadah ekonomi kolektif masyarakat. Kehadiran KDKMP juga diharapkan menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, penguatan rantai pasok UMKM lokal, serta sarana stabilisasi harga di tengah masyarakat.  

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bima juga mengarahkan seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Bima untuk terus mendukung dan menyukseskan berbagai program prioritas Presiden RI yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Sekolah Rakyat, pengembangan Kampung Nelayan, hingga berbagai program strategis nasional lainnya.

Selain itu, Wali Kota turut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bima dalam mendukung program pembangunan berbasis kolaborasi internasional, seperti proyek National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) melalui pembangunan Kolam Retensi Amahami dan Taman Ria yang merupakan bantuan dari World Bank sebagai upaya penguatan ketahanan daerah terhadap risiko banjir sekaligus mendukung pembangunan kawasan perkotaan yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan koperasi sebagai gerakan bersama dalam membangun kemandirian ekonomi daerah, menumbuhkan budaya belanja produk lokal, dan memperkuat semangat gotong royong demi terciptanya kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.

“Dengan kolaborasi dan sinergi seluruh pihak, kita optimis Koperasi Merah Putih akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat kelurahan dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat Kota Bima yang mandiri, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (MDG05) 

Minggu, 17 Mei 2026

Wali Kota Bima Dorong Penguatan Literasi Keuangan Syariah Melalui Kerja Sama TPKAD, PT Bank NTB Syariah dan OJK Provinsi NTB


KOTA BIMA, Mediadinamikaglobal. Id - Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah bagi Calon Nasabah Baru yang berlangsung di Aula Maja Labo Dahu. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi dan kerja sama antara Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Kota Bima dengan PT Bank NTB Syariah dan OJK Provinsi NTB dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan syariah. Senin, 18 Mei 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dirut Bank NTB diwakili Manager Constumer Protection And Literacy Bank NTB Syariah Muh. Nur Rahmat, A. Ir, SE, Perwakilan Kantor OJK Provinsi NTB, Yan Anjas Pratama, Asisten bidang Ekonomi dan Pembangunan , Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Dikpora, Kepala Dinas Koperindag, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas PPPA, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pariwisata, serta Camat dan Lurah se-Kota Bima.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara TPKAD Kota Bima, PT Bank NTB Syariah dan OJK Provinsi NTB dalam menghadirkan edukasi keuangan syariah kepada masyarakat. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif, aman, dan sesuai prinsip syariah.

Wali Kota juga menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan masyarakat sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendorong pelaku usaha kecil dan masyarakat agar lebih memahami pengelolaan keuangan yang produktif dan berkelanjutan. Kehadiran lembaga perbankan syariah diharapkan mampu memberikan solusi pembiayaan yang mudah dijangkau sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Walikota pun memanfaatkan momen tersebut untuk mensosialisasikan salah satu program strategis Pemerintah Kota Bima saat ini yaitu pembangunan Kolam Retensi Taman Ria. Program ini merupakan bagian dari upaya pengendalian banjir yang didukung melalui kerja sama pemerintah pusat dan bantuan Bank Dunia guna memperkuat infrastruktur pengelolaan tata air di wilayah Kota Bima. 

Di akhir sambutannya Wali Kota Bima berpesan kepada Lurah agar dapat memberikan rekomendasi kepada pelaku UMKM secara objektif, transparan, dan berdasarkan kelayakan usaha, tanpa mengutamakan kepentingan keluarga maupun kelompok tertentu. Dengan demikian, program pemberdayaan dan bantuan bagi UMKM dapat tepat sasaran serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh masyarakat untuk berkembang dan meningkatkan perekonomian keluarga maupun daerah.

Untuk para pelaku usaha agar bisa memanfaatkan program yang ditawarkan dengan baik, dipergunakan dengan maksimal serta memotivasi diri untuk berubah ke depannya. 

“Saya ingin pelaku usaha Kota Bima naik kelas, bukan terjebak utang yang tidak sehat.” 

Laporan Kabag Ekonomi dan SDA Setda Kota Bima cahyadi, S.Pt, MM menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Literasi dan Inklusi Perbankan Keuangan Syariah, memberikan edukasi terkait mekanisme dan manfaat pembiayaan ultra mikro berbasis syariah, mendorong Pelaku usaha agar menghindari praktek rentenir ataupun pembiayaan ilegal lainnya dan memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah juga lembaga Jasa Keuangan, dan Masyarakat dalam pengembangan ekonomi rakyat. Dengan jumlah UMKKM sebanyak 75 orang.

Dalam sambutannya Dirut Bank NTB Syariah diwakili Manager Constumer Protection And Literacy Bank NTB Syariah Muh. Nur Rahmat, A. Ir, SE menyampaikan kolaborasi kemitraan Bank NTB Syariah, Otoritas Jasa Keuangan dan Pemkot Bima menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan syariah.

Melalui sinergi ini, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya literasi keuangan syariah, pemanfaatan produk dan layanan perbankan syariah, serta pengelolaan keuangan yang aman dan sesuai prinsip syariah serta memberikan solusi alternatif dalam mengurangi praktek rentenir.

Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong peningkatan inklusi keuangan di tengah masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM, sehingga dapat lebih mudah mengakses layanan permodalan dan pengembangan usaha. (MDG05) 

SPPG Bima Sape Parangina 1 Adiba Siapkan Buah Bergizi untuk Bumil, Busui, dan Balita


Sape, Bima, NTB — Media Dinamika Global.id Dalam upaya mendukung pemenuhan gizi bagi kelompok B3 yang meliputi ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita, SPPG Bima Sape Parangina 1 Adiba melakukan persiapan distribusi buah-buahan segar dan bergizi untuk masyarakat.Senin.18/05/2026

Beberapa jenis buah yang telah disiapkan di antaranya pir jambu, apel Fuji, dan jeruk Wogan. Buah-buahan tersebut dipilih karena mengandung vitamin dan nutrisi yang baik untuk menjaga kesehatan ibu serta membantu tumbuh kembang balita.

Pihak SPPG Parangina 1 Adiba menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian terhadap pentingnya asupan gizi seimbang bagi ibu dan anak. Program tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat, khususnya bagi bumil, busui, dan balita agar tetap sehat dan terjaga kesehatannya.

Kegiatan persiapan distribusi buah bergizi ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga menilai langkah tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak melalui penyediaan pangan sehat dan bergizi.

Dengan adanya program ini, SPPG Bima Sape Parangina 1 Adiba diharapkan terus berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Sape dan sekitarnya.

(Team.MDG.03)

Tingkatkan Kesiapan Mental dan Profesionalisme Personel, Satbrimob Polda Riau Gelar Pelatihan Hipnoterapi Bersama Propam Polda Riau


Pekanbaru - Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, ketahanan mental, serta kemampuan pengendalian diri personel di lingkungan kepolisian, Satuan Brimob Polda Riau gelar kegiatan Pelatihan Hipnoterapi bagi personel Satbrimob dan Propam Polda Riau bertempat di Gedung Bhayangkara Satbrimob Polda Riau. Senin (18/05/2026). 

Pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun personel Polri yang tidak hanya tangguh secara fisik, namun juga memiliki kesiapan mental dan emosional yang baik dalam menghadapi tantangan tugas di lapangan. 

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber profesional, Iwan Inpresi, S.E., M.M., CMH., CL., CMT., BNSP, yang akan memberikan pembekalan terkait teknik hipnoterapi, pengelolaan stres, peningkatan konsentrasi, penguatan mental, hingga pengembangan pola pikir positif dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Sebanyak 67 personel akan mengikuti pelatihan ini, terdiri dari 59 personel Satbrimob Polda Riau dan 8 personel Propam Polda Riau. Peserta berasal dari berbagai fungsi dan satuan di lingkungan Satbrimob Polda Riau, mulai dari unsur staf hingga jajaran operasional, termasuk Detasemen Gegana dan Batalyon Pelopor.

Pelaksanaan pelatihan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan disiplin, motivasi kerja, serta kemampuan personel dalam menjaga stabilitas emosi saat menjalankan tugas-tugas kepolisian yang penuh tekanan dan dinamika.

Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menyampaikan bahwa penguatan mental personel merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang profesional, humanis, dan presisi. 

“Dengan adanya pelatihan hipnoterapi ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, serta menjaga kesehatan mental guna menunjang kinerja yang optimal di lapangan” ujar Kombes Pol Ketut. 

Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Satbrimob Polda Riau dalam terus melakukan inovasi pembinaan personel melalui pendekatan modern dan edukatif, demi menciptakan aparat kepolisian yang semakin siap menghadapi tantangan tugas di era saat ini.