Media Dinamika Global

Rabu, 22 April 2026

Wali Kota Bima Tinjau Puskesmas Kolo, Pastikan Layanan Kesehatan Jadi Prioritas


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin, S.E didampingi Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima, Kepala Puskesmas Kolo, melakukan kunjungan ke Puskesmas Kelurahan Kolo sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Bima dalam memastikan pelayanan kesehatan tetap menjadi prioritas utama, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Rabu (22/04/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota melihat langsung kondisi sarana dan prasarana, ketersediaan alat kesehatan, serta fasilitas ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang masih memerlukan peningkatan. 

Secara geografis, Kelurahan Kolo berada cukup jauh dari pusat Kota Bima dan merupakan salah satu wilayah penyangga sektor pariwisata, sehingga keberadaan puskesmas ini memiliki peran yang sangat vital bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil peninjauan, Puskesmas Kolo dinilai layak untuk masuk dalam skala prioritas peningkatan layanan kesehatan ke depan.

Selain itu, Wali Kota juga melakukan dialog langsung dengan tenaga kesehatan untuk mendengarkan berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi di lapangan. Keterbatasan fasilitas serta dukungan operasional menjadi sejumlah hal yang menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti secara bertahap dan terukur.

Pemerintah Kota Bima menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya difokuskan pada wilayah pusat kota, tetapi juga diarahkan untuk menjangkau wilayah pinggiran sebagai bagian dari upaya pemerataan pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Redaksi Sekjend MDG)

Sikap Tegas Polsek Dente Teladas, Gelar Strong Point Sore, Amanah Jaga Keamanan, Situasi Wilayah Kondusif Sepenuhnya.


Tulang Bawang, Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Dalam upaya maksimal menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memberikan rasa aman yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, Polsek Dente Teladas Polres Tulang Bawang kembali menunjukan eksistensinya. Personel gabungan secara sigap dan profesional melaksanakan kegiatan Strong Point Sore, Rabu (22/04/2026), pukul 15.00 Wib hingga 17.00 Wib.
 
Giat pengamanan strategis ini dipusatkan di titik rawan dan jalur utama lalu lintas, tepatnya di Jalan Poros Pasiran Jaya, Kampung Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas. Dengan penuh kedisiplinan dan tanggung jawab, personel yang dipimpin langsung oleh Aiptu Ismail Neri serta didampingi Briptu Zepri, turun ke lapangan untuk mengawal aktivitas masyarakat.
 
"Kami hadir bukan sekadar berjaga, namun memastikan setiap sudut wilayah aman terkendali."
 
Kapolsek Dente Teladas, Ipda Nurkholik, SH, melalui laporannya menegaskan bahwa kegiatan Strong Point ini merupakan bentuk nyata komitmen kepolisian dalam pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
 
"Kami melaksanakan patroli dan pengamanan ini dengan tujuan utama mengantisipas segala bentuk potensi gangguan keamanan atau tindak pidana C3 (Curat, Curas, Curi). Selain itu, kami juga aktif memberikan himbauan kamtibmas kepada para pengguna jalan, baik warga lokal maupun yang transit, agar selalu waspada dan menjaga ketertiban bersama," tegas Ipda Nurkholik.
 
Lebih lanjut dijelaskan, kehadiran polisi di tengah masyarakat di jam-jam kritis ini bertujuan menciptakan efek gentar terhadap pelaku kejahatan, serta efek nyaman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas.
 
Hingga pelaksanaan kegiatan berakhir, situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Dente Teladas terpantau AMAN, TERTIB, dan TERKENDALI. Tidak terdapat gangguan keamanan maupun insiden yang meresahkan masyarakat.
 
"Alhamdulillah, situasi kondusif. Ini adalah hasil kerja keras personel dan kerjasama yang baik dengan masyarakat. Kami akan terus memaksimalkan pengamanan demi kenyamanan bersama," pungkasnya.
(Fs/Red) 

Bongkar Akal-Akalan PPK Saiful: Skandal Tanah Kapur, Solar Subsidi, dan Jurus Cuci Tangan Paling Memalukan di Proyek Rumdis Bupati dan Wakil Bupati Bima!


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima yang mulai mengumpulkan dokumen proyek yang dikerjakan oleh CV Mutiara Karya ini menjadi sinyal bahaya. Namun, di tengah ancaman jerat hukum, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Saiful justru mempertontonkan manuver cuci tangan yang tidak hanya konyol secara teknis, tetapi juga menghina nalar publik.

PPK Saiful berupaya meredam kemarahan publik dengan dalih klasik: tunggu hasil audit BPK. Ini adalah sesat pikir birokrasi yang sangat berbahaya. Kasi Pidsus Kejari Bima, Hamka J, telah secara tegas menampar alibi ini dengan menyatakan bahwa audit reguler BPK bukanlah penghalang bagi aparat hukum untuk mengusut pidana.

Tugas utama seorang PPK adalah mencegah kerugian negara sejak awal, bukan membiarkan spesifikasi dilanggar, material ilegal masuk, lalu duduk manis menunggu BPK datang menghitung sisa rampokan. Menggunakan BPK sebagai perisai atas kegagalannya mengawasi proyek 7.482,15 meter kubik timbunan tersebut adalah bentuk lepas tanggung jawab yang sangat memalukan.

Alasan paling tidak masuk akal yang dilontarkan PPK Saiful adalah bersembunyi di balik dalih Masa Pemeliharaan hingga Juni 2026.

Mari gunakan logika konstruksi dasar: Masa pemeliharaan (retensi) dirancang untuk memperbaiki kerusakan kecil pada struktur yang dibangun dengan material yang BENAR. Fakta di lapangan menunjukkan material yang digunakan diduga kuat menyalahi spesifikasi teknis (PI < 15%, CBR > 10%). Timbunan kapur rapuh tersebut bahkan menyusut ekstrem dari ketebalan 130 cm menjadi 97 cm!

Salurkan Cadangan Pangan di Kolo, Wali Kota Bima Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., menyalurkan secara simbolis bantuan cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat di Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota, Rabu (22/04). 

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kelurahan Kolo sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

Penyaluran bantuan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Bima, Perum Bulog, dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dalam rangka memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Camat Asakota, Lurah Kolo, Kepala Puskesmas Kolo, serta Ketua DPD LPM Kota Bima.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Gufran, S.Pd., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan pangan akan terus disalurkan hingga Desember 2026. Untuk periode Februari–Maret, jumlah penerima bantuan di Kelurahan Kolo tercatat sebanyak 1.010 orang, dengan total bantuan berupa 20.200 kilogram beras dan 4.040 liter minyak goreng. Setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa selain bantuan cadangan pangan, sebanyak 25 kelurahan lainnya juga akan menerima bantuan serupa sesuai dengan data yang telah ditetapkan oleh dinas terkait.

Wali Kota juga memaparkan kondisi keuangan Pemerintah Kota Bima yang saat ini terdampak efisiensi akibat pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat. Namun demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan dasar kepada masyarakat tetap menjadi prioritas. Anggaran untuk gaji bilal, imam, marbot, guru ngaji, serta kegiatan MTQ tetap tersedia dan akan terus dilaksanakan." Tegasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menginformasikan bahwa Kota Bima saat ini tengah membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan klasifikasi tipe C yang modern. RSUD tersebut dirancang untuk memperkuat layanan KJSU (kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi) serta KIA (kesehatan ibu dan anak), dengan kapasitas 100 tempat tidur rawat inap dan ditargetkan rampung pada tahun 2026.

Selain itu, Pemerintah Kota Bima juga akan menyediakan layanan ambulans gratis, pemulangan pasien rujukan bagi masyarakat kurang mampu.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Kolo untuk terus menjaga persatuan dan keharmonisan sosial di lingkungan masing-masing.

Tak lupa, ia juga mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan Pawai Rimpu Mantika sebagai bagian dari agenda nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Mari kita sukseskan Pawai Rimpu Mantika yang akan dilaksanakan pada hari sabtu 25 April, mendatang. Ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa Kota Bima mampu dan siap dalam menyukseskan festival kelas nasional ini". Tutup Wali Kota.(Sekjend MDG)

Petugas KPLP Diduga Tidak Humanis, Warga Bima Protes Sikap Arogan dan Kurang Bijak


Kota Bima.Media Dinamika Global.Id.- Bima 22 april 2026 – Sikap pelayanan salah satu petugas Pengamanan Luar Kompleks Pelabuhan (PLKP) yang bertugas di pintu masuk penumpang menuai kritik keras dari masyarakat. Seorang petugas bernama RIDWAN diduga bersikap terlalu arogan, kaku, dan tidak memiliki rasa toleransi serta kebijaksanaan dalam menjalankan tugas.

Insiden tersebut terjadi ketika seorang warga yang merupakan pengantar penumpang, ingin sekadar bertemu dan berpamitan dengan anaknya yang akan berangkat. Meskipun sudah dijelaskan dengan baik maksud dan tujuannya, petugas tersebut tetap bersikap keras dan tidak mau mengerti.

Tidak hanya itu, saat pihak awak media yang kebetulan berada di lokasi mencoba memediasi dan menunjukkan identitas melalui gawai (HP) karena lupa membawa kartu pers fisik, petugas tersebut tetap tidak memberikan kelonggaran. Hal ini memicu ketegangan hingga terjadi perdebatan sengit antara petugas dengan masyarakat.

"Kami sudah jelaskan baik-baik, ini hanya ingin bertemu anak sebentar, tapi tidak ada kebijakan sama sekali. Padahal kami juga sudah tunjukkan identitas sebagai media, namun tetap tidak digubris. Sangat disayangkan, petugas seperti ini yang justru mencoreng nama baik instansi," ini adalah ungkap disampaikan langsung oleh pak ketua lembaga KPK Dan Yang akan menjadi ketua LPK RI sendiri. yang juga Sebagai penanggung jawab di salah satu media nasional, Senin (22/04).

Masyarakat Bima yang merasa geram menilai bahwa petugas tersebut menjalankan tugas tanpa rasa kemanusiaan. Aturan memang harus ditegakkan, namun kebijakan dan toleransi tetap harus ada, terutama dalam situasi yang mendesak atau bersifat kemanusiaan.

Melalui pemberitaan ini, masyarakat berharap agar pimpinan atau Kepala yang membidangi dapat segera menindaklanjuti hal ini. Diharapkan adanya pembinaan, teguran keras, hingga evaluasi kinerja terhadap oknum petugas yang dinilai tidak profesional dan kurang memiliki etika pelayanan publik.

"Kami sebagai warga Bima sangat tidak membutuhkan petugas yang hanya tahu peraturan tapi mati rasa. Harapannya, yang bersangkutan segera dibina agar ke depannya bisa lebih bijak dan humanis dalam melayani masyarakat," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait terkait keluhan dan laporan masyarakat tersebut.

 (Tim Redaksi)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Hindari Perilaku Negatif


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) secara serentak di desa binaan masing-masing pada Rabu (22/4). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan dan ketertiban lingkungan.

Sertu Jafar, Babinsa Desa Melayu yang merupakan anggota Posramil Lambu, melaksanakan komsos pada pukul 08.30 WITA. Dalam kegiatannya, ia mengajak warga untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak dengan memberikan nasihat agar menjauhi perbuatan negatif, seperti penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan konsumsi minuman keras. Ia menegaskan bahwa perilaku tersebut dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.




Selanjutnya, pada pukul 09.00 WITA, Sertu Buyung yang bertugas sebagai Babinsa Desa Buncu, Kecamatan Sape, menggelar komsos bersama warga binaannya. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta mempererat silaturahmi antarwarga. Ia juga mengimbau agar setiap permasalahan yang terjadi segera dilaporkan kepada aparat terkait guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kegiatan serupa juga dilakukan oleh Serda Junaidin, Babinsa Desa Sari, Kecamatan Sape, pada pukul 09.30 WITA. Ia mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta tidak mengambil tindakan sendiri dalam menyelesaikan masalah. Menurutnya, pelaporan kepada pihak berwenang merupakan langkah yang tepat demi menghindari dampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga.

Sementara itu, Serka Khairuddin, Babinsa Desa Lanta, Kecamatan Lambu, melaksanakan komsos pada pukul 09.45 WITA. Ia mengajak masyarakat untuk aktif bekerja sama dengan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban lingkungan. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antarwarga dengan saling menghormati, menghargai, dan memaafkan. Warga juga diimbau untuk segera melaporkan setiap permasalahan agar dapat ditangani dengan cepat oleh pemerintah desa.

Melalui kegiatan komsos ini, para Babinsa berharap terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis di wilayah binaan masing-masing.(Team.MDG.03)

Selasa, 21 April 2026

Didampingi Ratusan Kader PP, Arsadianto Rachman Saksikan Sidang Abdul Wahid, Musliadi: Ini Tambahan Energi Positif



PEKANBARU - Kehadiran tokoh masyarakat Riau, , dalam persidangan menjadi sorotan tersendiri dan turut memantik meningkatnya animo publik di ruang sidang.

Datang bersama ratusan kader Pemuda Pancasila, kehadiran Ketua MPW PP Riau itu dinilai bukan sekadar simbolik, melainkan cerminan besarnya perhatian masyarakat terhadap jalannya proses hukum yang tengah berlangsung.

Ketua DPC PKB Kuansing, atau yang akrab disapa Cak Mus, menyebut momen tersebut sebagai energi positif bagi pihaknya maupun bagi Abdul Wahid.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau, termasuk Pemuda Pancasila yang dihadiri langsung Pak Arsadianto Rachman. Ini menjadi energi positif bagi kami dan bagi Pak Gubernur untuk lebih bersemangat mengikuti persidangan berikutnya,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran tokoh masyarakat seperti Arsadianto Rachman memperlihatkan bahwa perhatian publik terhadap kasus ini sangat besar dan muncul secara alami, bukan karena mobilisasi.

“Ini menarik. Biasanya sidang dugaan korupsi itu sepi. Tapi kali ini ramai. Ini menunjukkan dukungan masyarakat yang murni, tidak ada bayaran seperti yang dituduhkan. Semua hadir lillahita’ala,” tegasnya.

Ia menilai, tingginya antusiasme masyarakat tidak lepas dari rasa ingin tahu terhadap fakta-fakta persidangan yang terus bergulir. Apalagi, dari keterangan saksi yang telah disampaikan, menurutnya belum terlihat adanya perbuatan sebagaimana yang didakwakan.

“Persidangan ini seperti magnet. Masyarakat ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dari keterangan saksi, tidak terlihat Pak Wahid melakukan hal yang dituduhkan. Itu yang membuat masyarakat semakin penasaran sekaligus memberi dukungan,” jelasnya.

Meski begitu, Cak Mus menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati proses hukum dan tidak berniat mengintervensi jalannya persidangan.

“Kita tidak mengintervensi pengadilan. Kita percaya hakim akan memutuskan perkara ini secara adil. Kita tetap menjunjung tinggi norma dan proses hukum,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat serta media untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menyikapi perkara ini.

“Kami mengimbau masyarakat dan media agar tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” tutupnya.

Di akhir pernyataannya, ia berharap agar Abdul Wahid dapat melalui proses hukum ini dengan baik dan mendapatkan keadilan.

“Semoga ke depan, Pak Wahid bisa lepas dari dugaan dan dakwaan JPU, serta kembali memimpin Riau,” pungkasnya.

Serka Mustamin Pimpin Apel Cipta Kondisi Di Posramil Rasanae Timur


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Babinsa Jatibaru Serka Mustamin pimpin apel pengecekan dalam rangka melaksanakan kegiatan patroli Cipta Kondisi di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, yang bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae timur Kota Bima. Selasa, (21/04/26)

Kegiatan dihadiri oleh 5 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae. Sasaran kegiatan patroli kali ini adalah 

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu utara

3. Kelurahan Penaraga

4. Kelurahan Pena toi

5. Kelurahan Manggemaci 

6. Kelurahan Dara

Setelah Apel pengecekan dilakukan, pada Pukul 21.10 Wita personil patroli melaksanakan patroli keliling Star dari Kel Kumbe menuju sepanjang Jln. Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua

Dalam waktu yang bersamaan, Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.


Tak hanya itu saja, Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot untuk menghindari timbulnya ketidak nyamanan Warga lain.

Disisi lain, Anggota juga berharap kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Setelah melaksanakan Patroli keliling, Pukul 21,45 Wita, Anggota patroli tiba di Kantor Koramil 01 Rasanae, kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim)

Solusi Nyata di Jalanan : Bengkel Gratis Brimob Riau Ringankan Beban Ojol

 


Pekanbaru – Pasca resmi diluncurkan, program bengkel gratis untuk ojek online (ojol) yang digagas Satuan Brimob Polda Riau langsung mendapat sambutan luar biasa dari para driver di Kota Pekanbaru. Sejak hari pertama operasional, puluhan ojol tampak memadati lokasi bengkel untuk memanfaatkan layanan servis dan penggantian oli tanpa biaya. Rabu (22/04/2026)

Kegiatan ini tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan perawatan kendaraan, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan antara personel Brimob dan para mitra ojol. Para driver terlihat antusias menunggu giliran servis sambil beristirahat di fasilitas yang telah disediakan.

Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menyampaikan bahwa tingginya minat ojol menjadi indikator bahwa program ini tepat sasaran dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal yang bergantung pada kondisi kendaraan mereka.

“Kita melihat langsung bagaimana antusiasme rekan-rekan ojol. Ini membuktikan bahwa program ini benar-benar dirasakan manfaatnya. Ke depan, kita akan terus melakukan evaluasi agar pelayanan bisa semakin maksimal dan menjangkau lebih banyak lagi,” ujarnya.

Selain memberikan layanan teknis, kegiatan di bengkel gratis ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dan edukasi kamtibmas. 

Personel Brimob turut memberikan imbauan kepada para driver agar selalu mengutamakan keselamatan berkendara serta berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing.

Tak hanya itu, keberadaan kantin sederhana di area bengkel juga menjadi nilai tambah bagi para ojol. Sambil menunggu kendaraan diservis, mereka dapat beristirahat dengan nyaman, sekaligus mempererat hubungan sosial antar sesama driver.

Salah satu driver ojol, Novan mengungkapkan rasa puasnya terhadap pelayanan yang diberikan. Ia mengaku proses servis berjalan cepat dan ditangani oleh mekanik yang profesional.

“Pelayanannya bagus, cepat, dan yang paling penting gratis. Ini sangat membantu kami yang setiap hari bekerja di jalan. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.

Dengan keberhasilan di tahap awal ini, Satbrimob Polda Riau berkomitmen untuk terus mengembangkan program bengkel gratis sebagai bagian dari pelayanan humanis Polri kepada masyarakat. Program ini diharapkan menjadi contoh nyata kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan solusi langsung bagi kebutuhan masyarakat.

SPPG Parangina 1 ADIBA Sajikan Menu Bergizi pada Rabu, 22 April 2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id SPPG Parangina 1 ADIBA kembali menghadirkan menu makanan bergizi bagi para penerima manfaat pada Rabu (22/4/2026). Menu yang disajikan hari ini terdiri dari nasi kuning sebagai hidangan utama, dilengkapi ayam suir dan daun selada segar.

Selain itu, terdapat pula bihun sayur yang dipadukan dengan berbagai bahan seperti jamur kuping, wortel, dan sawi hijau. Untuk menambah variasi, tempe orek dan kerupuk turut disajikan sebagai pelengkap.


Sebagai penutup, buah jeruk disediakan guna memenuhi kebutuhan vitamin harian. Menu ini diharapkan dapat memberikan asupan gizi seimbang serta menjaga kesehatan para penerima manfaat.

Pihak SPPG Paranggina 1 ADIBA juga menyampaikan harapan agar seluruh pihak selalu dalam keadaan sehat dan dapat terus menjalankan aktivitas dengan baik.(Team.MDG.03)