Satu Unit Rumah Panggung di Desa Poja Sape Bima Ludes Terbakar Akibat Korsleting Listrik
Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Kebakaran hebat melanda sebuah rumah panggung milik warga di Dusun Natu, Desa Poja, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit rumah beserta seluruh isinya hingga rata dengan tanah.
Rumah yang terbakar diketahui milik Nasrudin (45), seorang petani yang berdomisili di RT 14 RW 05 Dusun Natu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga disebabkan oleh arus pendek listrik yang memicu munculnya api dari instalasi kabel di dalam rumah.
Menurut kronologis kejadian, saat insiden terjadi, Nasrudin tengah beristirahat di dalam rumah. Ia tiba-tiba melihat api muncul dari aliran kabel listrik dan langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Sekitar pukul 15.50 WITA, warga yang mendengar teriakan tersebut segera berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan yang merupakan rumah panggung dengan 12 tiang.
Petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Sape tiba di lokasi pada pukul 17.00 WITA dan langsung melakukan pemadaman, dibantu oleh anggota Koramil 1608-03/Sape serta masyarakat setempat. Api akhirnya berhasil dipadamkan secara total.
Selanjutnya, pada pukul 17.10 WITA, Babinsa Desa Poja melakukan pengecekan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi sisa api yang berpotensi menimbulkan kebakaran lanjutan. Lima menit kemudian, situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan kondusif.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp65 juta, mengingat seluruh isi rumah turut hangus terbakar.
Pasca kejadian, aparat setempat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik, khususnya kabel yang sudah tua atau tidak layak pakai, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa. Selain itu, pihak terkait juga akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk memberikan bantuan kepada korban terdampak.
Upaya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat meringankan beban korban akibat musibah tersebut.























