Media Dinamika Global

Selasa, 31 Maret 2026

SI CERAH Kota Bima Tembus Ajang Global, Inovasi Donor Darah Dilombakan di Guangzhou International Award for Urban Innovation


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Kota Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi pelayanan publik dengan secara resmi mendaftarkan inovasi SI CERAH (Celengan Darah) pada ajang internasional The 7th Guangzhou International Award for Urban Innovation.

Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis Kota Bima dalam membawa inovasi daerah ke panggung global.

Proses pendaftaran dan penyusunan dokumen inovasi ini diinisiasi dan difasilitasi oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Bima bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bima sebagai leading sektor inovasi.

SI CERAH merupakan inovasi yang digagas oleh Bidan Parmila sebagai inovator, yang berangkat dari pengalaman nyata di lapangan dalam menangani keterbatasan ketersediaan darah, khususnya pada kasus-kasus darurat. Inovasi ini menghadirkan pendekatan berbasis masyarakat melalui sistem pendonor terjadwal dan mekanisme barter darah, sehingga mampu mempercepat akses layanan serta meningkatkan kepedulian sosial masyarakat terhadap donor darah.

Tidak hanya berdampak di Kota Bima, implementasi SI CERAH juga telah direplikasi di beberapa daerah lain. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi ini memiliki nilai kebermanfaatan yang luas, adaptif, serta berpotensi untuk diterapkan di berbagai wilayah dengan tantangan serupa.

Ajang Guangzhou Award sendiri merupakan platform global yang bertujuan untuk mempercepat implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik antar kota di dunia. Inovasi yang diikutkan dinilai berdasarkan kebaruan kebijakan, strategi, model bisnis, kemitraan, pemanfaatan teknologi, serta tata kelola yang efektif.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Bima menyampaikan bahwa keikutsertaan Kota Bima dalam ajang ini merupakan bagian dari upaya mendorong inovasi daerah agar mampu bersaing dan diakui di tingkat internasional.

“Keikutsertaan SI CERAH dalam Guangzhou Award bukan hanya tentang kompetisi, tetapi bagaimana Kota Bima dapat berbagi praktik baik sekaligus belajar dari inovasi kota lain di dunia. Ini adalah langkah penting untuk membawa inovasi daerah ke level global,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Guangzhou Award menekankan pada proses pembelajaran antar kota (city-to-city learning), di mana setiap peserta didorong untuk berbagi tidak hanya keberhasilan, tetapi juga proses, tantangan, dan pembelajaran dalam perjalanan inovasinya. Hal ini memberikan peluang bagi Kota Bima untuk tidak hanya memperkenalkan SI CERAH, tetapi juga menyerap pengalaman global guna memperkuat kualitas inovasi daerah.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., menyampaikan apresiasi tinggi kepada para inovator daerah, tenaga kesehatan, serta BRIDA Kota Bima yang telah membawa inovasi SI CERAH hingga ke tingkat internasional.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah menghadirkan inovasi ini. SI CERAH bukan hanya solusi lokal, tetapi telah menunjukkan potensi sebagai inovasi yang dapat memberi manfaat lebih luas,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota berharap keikutsertaan dalam ajang ini menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem inovasi daerah.

“Ke depan, Pemerintah Kota Bima akan terus mendorong tumbuhnya iklim inovasi yang kolaboratif dan berkelanjutan. Kami ingin lebih banyak inovasi lahir dari daerah, menjawab kebutuhan masyarakat, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Melalui partisipasi ini, Pemerintah Kota Bima optimis bahwa inovasi SI CERAH dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain sekaligus memperkuat posisi Kota Bima sebagai daerah yang aktif dan progresif dalam mendorong inovasi pelayanan publik.(Sekjend MDG)

Wakil Wali Kota Bima Sampaikan LKPJ 2025 pada Rapat Paripurna ke-6 DPRD


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH menghadiri sekaligus menyampaikan pidato pengantar dalam Rapat Paripurna ke-6 DPRD Kota Bima yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Bima, Selasa (31/3).

Rapat paripurna tersebut mengagendakan dua pembahasan utama, yakni penyampaian penjelasan Wali Kota Bima terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2025, serta pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPRD yang akan membahas LKPJ Tahun 2025.

Turut hadir Wakil Ketua dan segenap anggota DPRD Kota Bima, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta para pimpinan instansi vertikal di Kota Bima.

Selain itu Wakil Wali Kota juga dalam kesempatan tersebut turut didampingi seluruh staf ahli, para asisten, kepala OPD, kepala bagian, camat dan lurah se-Kota Bima.

Dalam pidato pengantarnya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa penyampaian LKPJ merupakan amanat konstitusional kepala daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun anggaran.

Ia menegaskan bahwa LKPJ Tahun 2025 tidak hanya menjadi laporan administratif, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat arah pembangunan daerah ke depan.

“LKPJ ini bukan sekadar laporan pertanggungjawaban, tetapi juga peta evaluasi untuk memperbaiki kualitas pembangunan Kota Bima agar semakin maju, bermartabat, dan berkelanjutan,” ujar Wakil Wali Kota.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota memaparkan sejumlah capaian strategis Pemerintah Kota Bima sepanjang Tahun Anggaran 2025, di antaranya peningkatan indeks kerukunan umat beragama, naiknya indeks ketahanan pangan, membaiknya kualitas lingkungan hidup, serta menurunnya angka kemiskinan.

Selain itu, realisasi pendapatan daerah juga tercatat mencapai 99,69 persen, sementara realisasi belanja daerah mencapai 91,47 persen, yang menunjukkan stabilitas fiskal dan konsistensi pelaksanaan program pembangunan daerah.

Meski demikian, Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya perhatian terhadap beberapa aspek yang masih perlu diperkuat, seperti peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), optimalisasi kualitas belanja pembangunan, penciptaan lapangan kerja bagi usia produktif, serta penguatan mitigasi risiko bencana dan ketahanan ekologis.

Rapat paripurna kemudian dilanjutkan dengan agenda pembentukan Panitia Khusus DPRD yang akan melakukan pembahasan lebih lanjut terhadap dokumen LKPJ Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan evaluasi legislatif.

Pemerintah Kota Bima berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif terus terjaga dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.(Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli “Kongkow-Kongkow”, Ajak Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli malam bertajuk “kongkow-kongkow” bersama warga di desa binaan masing-masing, Selasa (31/3/2026) malam. Kegiatan ini bertujuan mempererat komunikasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan dan ketertiban lingkungan (kamtibmas).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 19.45 WITA oleh Sertu Sahfundi, Babinsa Desa Kowo, Kecamatan Sape. Dalam patroli tersebut, ia mengimbau warga untuk menghindari aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun keluarga, seperti mengonsumsi minuman keras dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan waktu malam dengan beristirahat serta tetap menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada aparat desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas.



Selanjutnya, pada pukul 20.30 WITA, Serka Ridwan selaku Babinsa Desa Sumi turut melaksanakan kegiatan serupa. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan teladan kepada anak-anak agar tidak mencari figur panutan di luar lingkungan keluarga yang berpotensi membawa pengaruh negatif.

Kegiatan patroli berlanjut pada pukul 20.55 WITA di Desa Poja oleh Serka Sudirman. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan di malam hari serta menjauhi perbuatan negatif yang dapat merusak masa depan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi, saling menghormati, serta memperkuat keamanan lingkungan.

Sementara itu, pada pukul 21.20 WITA, Serka Jamaluddin, Babinsa Desa Sangga dari Posramil Lambu, turut melaksanakan patroli bersama warga. Ia menekankan pentingnya menjaga kamtibmas, saling mengingatkan dalam hal positif, serta menghindari pelanggaran hukum seperti penggunaan narkoba, minuman keras, dan obat-obatan terlarang. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri jika terjadi permasalahan, melainkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

Secara keseluruhan, kegiatan patroli “kongkow-kongkow” ini mendapat respons positif dari masyarakat. Selain mempererat hubungan antara aparat dan warga, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kecamatan Sape dan sekitarnya. (Team.MDG.03)

Rakor KSOP Bima Bahas Tata Kelola Perairan, Wawali Dorong Sinergi Lintas Sektor


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Pemerintah Kota Bima terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola wilayah perairan yang tertib, aman, dan berkelanjutan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi terkait kegiatan di Wilayah Perairan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) dan Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) Pelabuhan Bima. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026, bertempat di Ruang Aula Kantor KSOP Bima.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH, didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Camat Rasanae Barat, Lurah Tanjung, serta Lurah Kolo. Hadir pula Kepala dinas Perikanan Provinsi NTB, Anggota DPRD Kota Bima dapil Asakota, perwakilan Kapolres, Perwakilan Dandim 1608/Bima, Perwakilan Kejaksaan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung pengelolaan kawasan perairan pelabuhan secara terpadu.

Dalam rapat tersebut berbagai isu strategis menjadi pembahasan utama, di antaranya penataan ruang wilayah perairan, pengawasan terhadap aktivitas di kawasan pelabuhan, peningkatan keselamatan pelayaran, serta upaya menjaga kelestarian lingkungan laut. Selain itu, dibahas pula pentingnya penegakan regulasi dan koordinasi antar instansi guna meminimalisir potensi konflik pemanfaatan ruang serta mencegah terjadinya pelanggaran di wilayah perairan.

Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar seluruh pihak terkait, baik pemerintah daerah, instansi vertikal, maupun unsur masyarakat karena pengelolaan wilayah perairan tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, serta keberlanjutan lingkungan.

Melalui pelaksanaan rapat koordinasi ini Wakil Walikota Bima berharap tercipta keselarasan kebijakan dan langkah kerja antar seluruh pemangku kepentingan dalam pengelolaan kawasan pelabuhan. Sinergi yang kuat diharapkan mampu mendorong terciptanya kawasan pelabuhan yang tertib, aman, produktif, serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah di Kota Bima.(Sekjend MDG)

Babinsa Desa Kowo Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Sape–Lambu


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Kowo, Sertu Sahfundi bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli siskamling pada Selasa (31/3/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA ini bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli tersebut turut melibatkan unsur aparat desa dan masyarakat setempat. Tercatat, kegiatan ini diikuti oleh dua anggota Koramil, satu aparat desa, serta empat warga.

Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul anak muda.



Rangkaian kegiatan dimulai pukul 20.00 WITA saat anggota Koramil bergerak menuju Desa Kowo. Setibanya di lokasi pada pukul 20.30 WITA, petugas langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Dalam patroli tersebut, aparat juga memberikan imbauan kepada masyarakat. Warga diingatkan untuk menghindari konsumsi minuman keras yang kerap memicu tindakan emosional dan perkelahian, khususnya di kalangan remaja. Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhi narkoba dan berbagai bentuk barang terlarang lainnya yang dapat berdampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga.

Petugas juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di lingkungan masing-masing.

Kegiatan patroli dilanjutkan hingga pukul 21.00 WITA dengan pemantauan di desa binaan, dan berakhir pada pukul 21.30 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah tersebut.(Team.MDG.03)

Resmi Prabowo Setujui MBG di Pangkas Hanya 5 Hari, Kecuali Daerah 3 T


Jakarta, Media Dinamika Global.id.--Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana secara resmi mengumumkan pengurangan satu hari pemberian makan bergizi gratis (MBG) yang sebelumnya diberikan selama 6 hari seminggu kini hanya 5 hari saja. Akan tetapi untuk daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) MBG tetap akan diberikan selama 6 hari.

Kebijakan ini diambil saat Rapat Koordinasi Tingkat Atas (Rakortas) Virtual Bersama Presiden pada Sabtu, 28 Maret 2026. Pengurangan jatah ini akan menghemat sekitar 40 Triliun anggaran dan bisa dialokasikan untuk menekan krisis energi global terutama kenaikan BBM yang semakin tidak terkendali.

Sementara itu, dalam kesempatan berbeda, Presiden Prabowo Subianto memastikan program MBG tetap berjalan terus ditengah upaya efisiensi yang dilakukan saat ini. Menurutnya, ada banyak cara untuk melakukan penghematan selain memotong MBG.(Sekjend MDG)

Tahun Penuh Tantangan, Wali Kota Bima Ajak Insan Pendidikan Efektif Kelola Anggaran


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE bersama Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan S.H melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan jajaran unsur pendidikan se-Kota Bima yang berlangsung di Miluna Pantai Lawata, Jum'at (27/3/2026).

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Sekda Kota Bima, Plt. Asisten I Setda Kota Bima serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima, Ketua PKK Kota Bima, dan dihadiri oleh para kepala sekolah, pengawas, serta tenaga pendidik TK, SD, SMP, Se-Kota Bima.

Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi atas dedikasi para tenaga pendidik dalam mencerdaskan generasi bangsa. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kemajuan sektor pendidikan melalui berbagai program dan kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu pendidikan.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa tahun 2026 merupakan tahun yang penuh tantangan, terutama dari sisi keuangan daerah. Kondisi global, termasuk dinamika geopolitik dan kenaikan harga minyak dunia, turut berdampak pada kemampuan fiskal daerah.

“Tahun 2026 adalah tahun yang sulit. APBD kita mengalami keterbatasan, sehingga kita harus benar-benar bijak dalam mengelola anggaran,” jelasnya.

Wali Kota mengimbau seluruh sekolah untuk mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara efektif dan efisien, dengan memprioritaskan program-program yang produktif dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan.

“Kurangi belanja yang tidak produktif, seperti kegiatan yang tidak mendukung langsung proses pembelajaran. Fokus pada hal-hal yang benar-benar bermanfaat bagi siswa,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mendorong setiap sekolah untuk terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, baik di bidang akademik, olahraga, maupun keagamaan sebagai bekal penting bagi generasi muda.

“Saya berharap setiap sekolah mampu menghadirkan kreativitas dan inovasi. Ini penting untuk membentuk karakter dan kemampuan anak-anak kita ke depan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam memastikan seluruh anak di Kota Bima mampu membaca dan menulis dengan baik.

“Kita harus membuat gerakan nyata. Tidak semua hal bergantung pada anggaran, tetapi lebih kepada semangat pengabdian kita kepada daerah, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Wali Kota turut mengajak seluruh insan pendidikan untuk menanamkan nilai keikhlasan dalam bekerja, seraya meyakini bahwa setiap upaya yang dilakukan hari ini akan memberikan manfaat di masa depan.

“Sekolahku adalah surgaku. Jika kita bekerja dengan rasa syukur, maka keterbatasan yang ada akan terasa cukup dan bahkan menjadi kekuatan,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, indah, dan nyaman melalui gerakan TPSP (Tanam, Pelihara, Sapu, Pungut) sebagai budaya bersama di lingkungan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dikpora Kota Bima, H. Mahfud menyampaikan bahwa Kota Bima berpeluang mendapatkan program Sekolah Integrasi dari pemerintah pusat. Program ini merupakan sekolah unggulan yang seluruh pembiayaannya bersumber dari pemerintah pusat.

“Kota Bima diusulkan mendapatkan dua sekolah integrasi. Saat ini masih menunggu keputusan dari pusat. Jika terealisasi, ini akan menjadi yang pertama di Provinsi NTB,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sekolah, kepala sekolah, guru, hingga siswa akan melalui proses seleksi langsung oleh pemerintah pusat untuk memastikan kualitas dan standar yang ditetapkan.

Kegiatan silaturahmi ditutup dengan diskusi santai serta ramah tamah, mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh elemen pendidikan dalam membangun masa depan generasi Kota Bima yang lebih baik.(Sekjend MDG)

BULOG Sergap Gabah Petani di Kelurahan Jatiwangi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Dalam upaya menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani serta memperkuat cadangan pangan nasional, Perum BULOG melaksanakan kegiatan Serap Gabah Petani (Sergap) di Kelurahan Jatiwangi. Minggu (29/03/2026).

Program ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam melindungi kesejahteraan petani, khususnya pada masa panen raya.

Kegiatan Sergap tersebut berlangsung di Kelompok Tani Lacici, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota Kota Bima, dengan total serapan mencapai 7.124 kilogram Gabah Kering Panen (GKP). Pembelian dilakukan dengan harga Rp. 6.500 per kilogram, sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2025.

Juru Bicara Pemerintah Kota Bima sekaligus Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Bima Dr. Muhammad Hasyim menyampaikan bahwa kegiatan Sergap merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga keseimbangan harga dan memastikan petani mendapatkan perlindungan yang layak.

Kegiatan Sergap bertujuan untuk memastikan harga gabah di tingkat petani tidak jatuh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Kondisi panen raya yang biasanya diikuti dengan melimpahnya hasil produksi kerap memicu penurunan harga di pasaran. Oleh karena itu, kehadiran BULOG melalui program ini menjadi solusi konkret dalam menjaga kestabilan harga sekaligus memberikan kepastian bagi petani.

Selain menjaga stabilitas harga, Sergap juga berperan penting dalam memastikan ketersediaan stok pangan nasional. Gabah yang diserap akan diolah menjadi beras dan disimpan sebagai cadangan pemerintah, yang nantinya dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti penyaluran bantuan pangan, pelaksanaan operasi pasar, hingga penanganan kondisi darurat.

Lebih lanjut, Muhammad Hasyim menegaskan bahwa program ini juga memberikan jaminan pasar bagi hasil panen petani. Dengan adanya kepastian pembelian oleh BULOG dengan harga yang layak, petani tidak lagi khawatir terhadap fluktuasi harga yang merugikan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan semangat produksi serta mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan Sergap di Kelurahan Jatiwangi ini, pemerintah menegaskan komitmennya dalam melindungi petani sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional di tengah dinamika sektor pertanian.(Sekjend MDG)

Wali Kota Bima Keluarkan Instruksi Pemasangan Umbul-Umbul HUT ke-24 Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima secara resmi mengeluarkan Instruksi Wali Kota Bima Nomor 100-34/107/II/2026 tentang Pemasangan Umbul-Umbul dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bima ke-24 Tahun 2026.

Instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, Camat dan Lurah se-Kota Bima, serta Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat se-Kota Bima.

Dalam rangka memperingati HUT Kota Bima ke-24 yang jatuh pada tanggal 10 April 2026, Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE mengajak seluruh elemen pemerintah dan satuan pendidikan untuk turut memeriahkan peringatan hari jadi Kota Bima sebagai bentuk kebersamaan, rasa memiliki, dan kebanggaan terhadap daerah.

Melalui instruksi tersebut, seluruh pihak yang dituju diwajibkan untuk:

1. Memasang umbul-umbul, spanduk, atau dekorasi bernuansa peringatan HUT Kota Bima ke-24 pada kantor maupun lingkungan satuan pendidikan masing-masing;

2. Melaksanakan pemasangan selama bulan April 2026;

3. Memastikan pemasangan dilakukan secara rapi, bersih, dan estetis guna menciptakan suasana kota yang semarak dan penuh semangat perayaan.

Adapun tema peringatan HUT Kota Bima ke-24 Tahun 2026 adalah “Kota Bima Berbenah, Kota Bima BISA”, dengan logo resmi sebagaimana tercantum dalam lampiran instruksi.

Wali Kota Bima berharap melalui partisipasi aktif seluruh perangkat daerah dan satuan pendidikan, momentum HUT Kota Bima dapat memperkuat persatuan, menanamkan kecintaan terhadap daerah kepada generasi muda, serta meningkatkan semangat pengabdian dalam pembangunan Kota Bima.

Instruksi ini disampaikan untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Pemerintah Kota Bima juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kerja sama seluruh pihak dalam menyukseskan peringatan HUT Kota Bima ke-24 Tahun 2026.(Sekjend MDG)

Beredar Harga BBM Nonsubsidi Bakal Naik Drastis


Jakarta, Media Dinamika Global.id.– Pemerintah menyampaikan bahwa belum ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non subsidi, per 1 April 2026. Hal ini merespons ramainya informasi keliru yang beredar bahwa harga BBM nonsubsidi bakal naik drastis.

Menteri Sekretaris Negara RI Prasetyo Hadi mengatakan keputusan tersebut diambil pemerintah berdasarkan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengedepankan kepentingan rakyat.

“Setelah kami melakukan koordinasi, dalam hal ini pemerintah bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden untuk selalu mengedepankan kepentingan rakyat, Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi,” kata Prasetyo dalam pernyataan resmi, Selasa (31/3).

Prasetyo mengimbau masyarakat tetap tenang. Pemerintah menjamin ketersediaan BBM untuk masyarakat dengan harga terjangkau.

“Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat. Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian,” tegasnya.(Sekjen MDG)