Media Dinamika Global

Minggu, 22 Maret 2026

H. Maman DPRD NTB Siap Turun Tangan, Pasutri di Kota Bima Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Nyaris Roboh

Anggota DPRD NTB, H. Muhamad Aminurlah, S.E
Rumah Pasutri di Kota Bima Nyaris Roboh, (Ist/Surya)

Kota Bima, Media Dinamika Global -- Kondisi memprihatinkan dialami pasangan suami-istri Siti Mariam dan Jaharudin, warga Lingkungan Sigi RT 10 RW 03, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Selama puluhan tahun, keduanya terpaksa tinggal di rumah tidak layak huni yang kondisinya nyaris roboh, tanpa pernah tersentuh bantuan pemerintah.

Ironisnya, meski rumah mereka telah berulang kali didata dan difoto oleh petugas, nama pasangan ini tak kunjung masuk dalam daftar penerima program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Fakta ini memunculkan tanda tanya besar terhadap akurasi pendataan dan keseriusan pemerintah dalam menangani warga miskin ekstrem.

“Kami sudah lama sekali tinggal di sini. Rumah ini sudah sering didata, tapi tidak pernah dapat bantuan,” ungkap Siti Mariam dengan nada kecewa.

Kondisi tersebut dinilai sebagai bentuk nyata lemahnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil. Program bantuan yang seharusnya menyasar warga paling membutuhkan justru terkesan tidak tepat sasaran.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD NTB, H. Muhamad Aminurlah, S.E atau yang akrab disapa H. Maman, menyatakan keprihatinannya sekaligus mengkritisi kinerja pihak terkait.

“Ini tidak boleh terus terjadi. Kalau sudah didata berkali-kali tapi tidak pernah terealisasi, berarti ada yang salah dalam sistem. Pemerintah harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Rumah Pasutri di Kota Bima Nyaris Roboh, (Ist/Surya)

Ia menegaskan akan segera turun langsung untuk memastikan pasangan tersebut mendapatkan bantuan. H. Maman juga berjanji akan mengawal persoalan ini hingga tuntas, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait.

“InsyaAllah saya akan bantu dan kawal. Ini bukan hanya soal satu keluarga, tapi soal keadilan sosial. Jangan sampai warga miskin ekstrem terus terabaikan,” tambahnya.

Selain berharap kepada pemerintah, Siti Mariam dan Jaharudin juga menggantungkan harapan kepada Baznas Kota Bima agar dapat mengakomodir mereka dalam program bedah rumah.

Diketahui, pasangan ini hidup dalam kondisi serba kekurangan dan masuk kategori miskin ekstrem. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka hanya mengandalkan pekerjaan serabutan yang tidak menentu.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah, khususnya dalam hal validasi data dan distribusi bantuan sosial. Diperlukan evaluasi menyeluruh agar program bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak sekadar formalitas pendataan semata.

Redaksi: Surya Ghempar

Ahyansyah S.pd,, M.pd Ketua Prodi PGSD Universitas Nggusuwaru Bima Mengucapkan


Media Dinamika Global.id.-- Selamat hari raya idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026, taqabalallahu minna wa minkum mohon maaf lahir dan bathin.

Suasana Kepadatan Penumpang pada H+1 Lebaran 2026 di Pelabuhan Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- H+1 atau satu hari setelah Hari Raya Idulfitri, Minggu (22/3/2026), arus balik sudah terlihat di Pelabuhan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sekitar 800 penumpang meninggalkan Bima menggunakan kapal Pelni.

"Ada peningkatan jumlah penumpang pada H+1 Lebaran 2026 di Pelabuhan Bima hari ini," kata Kepala PT Pelni Cabang Bima, Budiarto.

Budiarto mengatakan lonjakan penumpang itu merupakan bagian dari arus balik Lebaran 2026. Menurutnya, para pemudik memilih lebih awal kembali ke daerah perantauannya setelah merayakan Idul Fitri 1447 H di kampung halaman.

"Arus balik lebih cepat kemungkinan menyesuaikan dengan jadwal kapal," katanya.

Budiarto mengungkapkan penumpang akan diberangkatkan menggunakan KM Binaiya. Adapun rute pelayaran berbagai tujuan di kawasan Indonesia Timur, seperti Labuan Bajo, Makassar, Parepare dan Bontang.

"KM Binaiya ini adalah salah satu armada kapal Pelni yang disiapkan untuk mengangkut pemudik arus balik Lebaran 2026," katanya.

Budiarto menambahkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus balik Lebaran 2026 via Pelabuhan Bima, Pelni menyiapkan beberapa armada kapal dengan berbagai rute dan tujuan. Seperti Bali, Lombok, Surabaya, Makassar, hingga Sumba.

"Ada sekitar lima dan enam kapal dengan berbagai rute dan tujuan yang disiapkan Pelni untuk melayani kebutuhan transportasi laut masyarakat melalui Pelabuhan Bima," jelas dia.

Staf Operasional dan Pelayanan Pelni Bima, Abdul Aziz Ramadhani, membeberkan jumlah pemudik yang diberangkatkan menggunakan KM Binaiya pada H+1 mencapai lebih dari 800 penumpang.

"Jumlah penumpang yang berangkat via Pelabuhan Bima hari ini kurang lebih 800 orang. Tujuannya beragam ada yang ke Labuan Bajo, Makassar, Parepare hingga Bontang," katanya.

Abdul Aziz memperkirakan lonjakan penumpang akan terus ramai dan padat dalam beberapa hari ke depan seiring berakhirnya masa libur cuti Lebaran 2026.

"Kami mengimbau untuk para calon penumpang agar datang lebih awal ke Pelabuhan Bima. Memastikan tiket perjalanan telah sesuai jadwal untuk menghindari kepadatan dan keterlambatan," tandasnya.(Sekjend MDG)

Walikota Bima dan Wakil Walikota Bima Mengucapkan


Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Memprihatinkan ! Puluhan Tahun Pasutri di Lingk. Sigi Paruga Kota Bima Tinggal di Rumah Roboh, Pemerintah Jangan Apatis


Kota Bima, Media Dinamika Global.Id.- Sungguh miris, sudah hampir puluhan tahun Pasangan Suami-Istri (Pasutri) Siti Mariam - Jaharudin warga Lingkungan Sigi RT 10 Rw. 03 Kelurahan Paruga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima tinggal di rumah reot yang hampir roboh. Mereka mengaku tidak pernah tersentuh bantuan bedah rumah dari pemerintah. Seperti dikutip dari Media SorotNTB.com

Menurut Siti Mariam, rumah mereka sudah beberapa kali difoto dan didata, tapi nama mereka tidak pernah keluar sebagai penerima manfaat Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah. "Sudah lama kami tinggal di sini, tapi belum pernah dapat bantuan apa-apa," ujarnya.

Mariam dan Jaharudin berharap semoga pemerintah dapat memperhatikan kondisi mereka dan memberikan bantuan yang dibutuhkan. 

Selain ke pemerintah, Pasutri ini juga sungguh berharap kepada Baznas Kota Bima untuk di akomodir pada program bedah rumah Baznas. 


Perlu diketahui pasutri ini merupakan warga katagori miskin ekstrem tak punya apa-apa sama sekali. Kesehariannya hanya kerja serabutan untuk menyambung Hidup.

Sementara itu, Pihak Lurah Paruga Kota Bima belum dapat di Konfirmasi hingga Berita ini di Turunkan.(Team)

Momentum Salat ID, Wali Kota Ajak Masyarakat Lebih Bijak Gunakan Media Sosial


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menghadiri dan mengikuti salat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, di Halaman Kantor Wali Kota, Sabtu pagi (21/3/2026).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH melaksanakan salat Hari Raya Idulfitri di Masjid Agung Al-Muwahiddin Kota Bima, serta Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. Muhammad Fakhrunraji, ME dijadwalkan melaksanakan salat Idulfitri di Lapangan Pahlawan Raba.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin menyampaikan rasa syukurnya setelah sebulan penuh kita ditempa oleh Ramadhan, menahan diri, memperbanyak ibadah, serta memperkuat kepedulian kepada sesama, hari ini kita dipertemukan dengan Hari Raya Idul Fitri, hari kemenangan yang penuh berkah.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Bima, saya menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh masyarakat Kota Bima di manapun berada," ungkapnya.

Wali Kota menegaskan Idul Fitri bukan sekadar perayaan. Ia adalah momen refleksi untuk kembali kepada fitrah. Ramadhan telah mengajarkan kita kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama. Karena itu, di hari kemenangan ini marilah kita membuka hati untuk saling memaafkan, mempererat silaturahim, dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan Kota Bima yang kita cintai ini, agar selalu diberikan keberkahan, keamanan, kedamaian, serta kemajuan pembangunan yang membawa kesejahteraan bagi seluruh warga," ujar Wali Kota.

H. A. Rahman menambahkan, Pemerintah Kota Bima terus berikhtiar menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dibidang kesehatan. Saat ini, sambungnya, kami tengah berjuang meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui penguatan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima. Pemerintah Kota Bima tengah membangun fasilitas rawat inap baru dengan kapasitas sekitar 100 tempat tidur.

"Insyaallah dalam waktu dekat akan segera dilakukan proses pemindahan layanan dari RSUD lama yang berada di Ranggo ke gedung RSUD yang baru, sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal, nyaman, dan representatif bagi masyarakat," ucapnya.

Kedepan, kata Wali Kota, RSUD Kota Bima diproyeksikan menjadi rumah sakit pusat layanan KJSU-KIA. Program ini merupakan layanan kesehatan prioritas dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang berfokus pada penanganan penyakit berat, meliputi Kanker, Jantung dan pembuluh darah, Stroke, Uronefrologi (penyakit ginjal dan saluran kemih), serta Kesehatan Ibu dan Anak.

Melalui penguatan fasilitas, sumberdaya, dan dukungan pemerintah pusat, diharapkan masyarakat Kota Bima dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, lebih lengkap, dan semakin berkualitas di daerah sendiri. Sehingga jumlah pasien yang perlu dirujuk ke Rumah Sakit di luar daerah semakin berkurang.

Wali Kota bersama Wakil Wali Kota dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Bima terus berjuang sekuat tenaga meminta dukungan pemerintah pusat agar pembangunan dan pemenuhan fasilitas layanan Kesehatan maupun pelayanan dasar lainnya di Kota Bima, dapat terus ditingkatkan.

Namun di sisi lain, Wali Kota Bima mengakui bahwa daerah kita masih menghadapi keterbatasan kemampuan fiskal dan anggaran. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersikap positif, optimis, dan terus berjuang bersama membangun perekonomian daerah.

"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, kemajuan Kota Bima membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat, sesuai dengan peran dan tanggungjawab masing-masing. Para pelaku usaha terus menggerakkan ekonomi, para pemuda mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta masyarakat secara umum menjaga semangat gotong royong dilingkungan masing-masing," tegasnya.

Lebih jauh, Wali Kota juga mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk terus mengambil peran penting dalam membimbing dan memberikan pencerahan kepada masyarakat. Saat ini kita dihadapkan pada berbagai tantangan sosial seperti narkoba, judi online, kenakalan remaja, serta berbagai persoalan sosial lainnya yang dapat merusak masa depan generasi kita.

Ia menegaskan, bimbingan moral, keteladanan, dan nasihat yang baik dari para tokoh sangat dibutuhkan agar masyarakat tetap berada pada jalan yang benar.

"Di era digital saat ini, saya juga mengajak kita semua untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Jangan sampai ruang digital justru dipenuhi dengan kegaduhan, prasangka, dan perdebatan yang tidak produktif. Mari kita kurangi energi untuk hal-hal yang tidak membawa manfaat," pesan Wali Kota.

Sebaliknya, Wali Kota juga berpesan salurkan energi kita untuk berbuat nyata bagi lingkungan, membangun kebersamaan, membantu sesama, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperkuat persaudaraan ditengah masyarakat.

Momentum Idul Fitri ini hendaknya menjadi pengingat bahwa kekuatan terbesar sebuah daerah adalah persatuan dan kebersamaan masyarakatnya. Jika kita mampu menjaga kebersamaan, saling mendukung, dan terus bekerja bersama, insya Allah Kota Bima akan mampu melewati berbagai tantangan dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

"Akhirnya, mari kita berdoa semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita selama bulan Ramadhan, mengampuni dosa-dosa kita, serta menjadikan Idul Fitri ini sebagai awal kehidupan yang lebih baik bagi kita semua," imbuhnya.(Sekjend MDG)

Forkopimda Gelar Patroli Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar patroli pengamanan malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. Jumat malam, 20 Maret 2026.

Turut hadir pada patroli pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1446 H tersebut antara lain, Wali Kota Bima, Ketua DPRD Kota Bima, Sekda Kota Bima, Kapolres Bima Kota, Dandim 1608/Bima, Kepala KSOP Pelabuhan Bima, Asisten III Setda Kota Bima, dan Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah pada patroli malam takbiran start di Mako Polres Bima Kota menuju Pos Pengamanan Terpadu di Pelabuhan Bima, Amahami dan terminal Dara hingga Batas Kota perbatasan antar kota dan kabupaten Bima.

Tujuan patroli pengamanan malam takbiran menjelang Idul Fitri 1447 H, meliputi, pertama pos terpadu Pelabuhan Bima yang melibatkan TNI AL, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan. Kedua, Pos Pelayanan Terminal Dara, ketiga, pos penyekatan pintu masuk perbatasan kota Ni'u, keempat, pos pengamanan Taman Amahami.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman, dalam patroli pengamanan ini memberikan dukungan semangat kepada tim yang bertugas di lapangan.

"Kepada tim yang bertugas, tetap jaga kesehatan, tugas memang kewajiban utama, tapi jangan lupa jaga keselamatan jiwa saat bertugas. Kalembo ade (berbesar hati) kepada semua tim yang bertugas," ujar Wali Kota.(Sekjend MDG)

Tak Sampai 24 Jam, Polres Bima Kota Ringkus 3 Pelaku Pemanahan di Lambu


Bima NTB , Media Dinamika Global.id.-- Tim gabungan Polres Bima Kota bergerak cepat dan berhasil mengamankan tiga terduga pelaku pemanahan yang menjadi pemicu perkelahian antar warga Desa Melayu dan Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Penangkapan tersebut dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian. Sementara itu, tiga terduga lainnya masih dalam proses pencarian.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 17.00 WITA di Jalan Lintas Lambu–Sape, tepatnya di wilayah Desa Soro dan Desa Melayu, Kecamatan Lambu.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa pihaknya bersama personel gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna meredam konflik antar warga.

“Personel gabungan Polres Bima Kota segera mendatangi tempat kejadian untuk mengendalikan situasi dan mencegah konflik meluas,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, dua orang warga mengalami luka, yakni Kisno (24), warga Desa Melayu, yang mengalami luka robek pada mata kaki kanan, serta Arif Rahman alias Arif (20), warga Desa Soro, yang mengalami luka robek pada bagian punggung kaki kanan.

Dalam penanganan kasus ini, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah parang, dua buah ketapel panah, serta tiga anak panah.

Adapun tiga terduga pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial DE alias Deden (20), SU alias Didi (26), dan FE (24), yang saat ini telah diamankan di Polres Bima Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, tiga terduga lainnya yakni ONA, Sulaiman alias Leman, serta dua orang lainnya yang belum diketahui identitasnya, masih dalam pencarian oleh personel gabungan.

Berdasarkan kronologis kejadian, peristiwa bermula saat korban bersama beberapa rekannya sedang duduk di depan rumah warga di Desa Melayu. Tiba-tiba datang sekelompok orang yang dipimpin DE alias Deden bersama beberapa rekannya sambil membawa senjata tajam dan melakukan pengancaman.

Pada saat bersamaan, dua pelaku lainnya yang membawa panah langsung melakukan penyerangan terhadap korban dan teman-temannya hingga menyebabkan korban mengalami luka.

Setelah melakukan aksi tersebut, para pelaku melarikan diri dan sempat dikejar oleh warga hingga ke arah Dusun Bombay. Situasi sempat diredam oleh anggota Polsek Lambu yang berada di lokasi.

Namun sekitar 20 menit kemudian, situasi kembali memanas saat salah satu pihak kembali mendatangi warga dengan membawa senjata tajam, sehingga memicu aksi saling serang antara kedua kelompok warga.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri serta terus melakukan upaya pengamanan guna mencegah konflik susulan.

Polres Bima Kota juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian, demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Polres Bima Kota menegaskan akan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.(Team MDG)

Patroli Dialogis Subsatgas PRC Ops Ketupat Krakatau 2026 di Tempat Wisata.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan Ops Ketupat Krakatau 2026, Subsatgas PRC Satbrimob Polda Lampung melaksanakan kegiatan patroli dialogis di sejumlah tempat wisata yang ramai dikunjungi masyarakat seperti di Navara City Park Bandar Lampung ini.

Kegiatan patroli ini difokuskan pada lokasi-lokasi wisata yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung menjelang dan saat libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Personel melakukan pemantauan situasi sekaligus berinteraksi langsung dengan para pengunjung dan pengelola wisata.

Dalam patroli dialogis tersebut, petugas memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat selalu menjaga barang bawaan, mengawasi keluarga terutama anak-anak, serta tetap mematuhi aturan yang berlaku di area wisata. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan kepada petugas terdekat atau melalui layanan kepolisian 110.

Kehadiran personel Subsatgas PRC di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan, serta mencegah potensi gangguan keamanan selama momentum libur Lebaran.

Dengan adanya patroli dialogis ini, diharapkan situasi di tempat-tempat wisata wilayah hukum Polda Lampung tetap aman, tertib, dan kondusif. (Fs/Red) 

Babinsa Desa Soro Koramil 1608-03/Sape Pantau Aktivitas Wisatawan di Pantai Lariti


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Babinsa Desa Soro Koramil 1608-03/Sape, Serka Masykur, melaksanakan pemantauan aktivitas masyarakat di objek wisata Pantai Lariti pada Minggu (22/3) sekitar pukul 13.30 WITA.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Sertu Sahlan serta satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Pemantauan difokuskan pada wilayah dan objek vital di kawasan Pantai Lariti yang berada di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.



Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan maupun kejadian yang tidak diinginkan, khususnya menjelang dan selama libur Hari Raya Idul Fitri 2026.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa situasi di kawasan wisata Pantai Lariti dalam kondisi aman dan tertib. Aparat gabungan juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para pengunjung agar tetap menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang berlaku di lokasi wisata.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif aparat kewilayahan dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun berlibur di kawasan tersebut.