Media Dinamika Global

Kamis, 05 Maret 2026

Progam Makanan Bergizi Gratis (MBG) SDN Inpres Bajo Kab, Bima


Soromandi, Media Dinamika Global.id.-- Program makan bergizi (MBG) di SDN Inpres Bajo, Kabupaten Bima berjalan lancar dengan antusiasme tinggi, terutama membantu siswa dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Program ini disajikan dalam 1 kali (kelas 1 -6 ) dan diharapkan meningkatkan gizi serta fokus belajar siswa. 

Detail Program makan bergizi gratis (MBG) di SDN Inpres Bajo:

Penyediaan Tahap: Makanan diberikan dalam satu tahap, pukul 09.15 WITA .

 Program ini , disambut gembira oleh sangat siswa dan siswi serta dewan guru di sekolah tersebut ,semoga dengan program MBG meningkatkan kualitas belajar.serta kesehatan yang layak bagi semua siswa dan siswi di sekolah.

Keamanan Pangan: pihak penyedia Makanan bergiji Gratis (MBG) .Berupaya semaksimal mungkin dan melakukan pengontrolan, bersama pihak sekolah di SDN Inpres Bajo .

sebelum pembagian makanan bergizi gratis diberikan kepada siswa dan siswi di SDN Inpres Bajo Kabupaten Bima. Akhir -akhir ini pembagian makanan Bergizi gratis (MBG) berjalan dengan lancar dan positif .

Secara umum, program makan bergizi gratis MBG di SDN inpres bajo kabupaten Bima , berfokus pada asupan gizi seimbang untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan konsentrasi siswa- siswi di sekolah SDN Inpres. (Rajuli MDG)

Guru di Kejutkan Temukan Se Ekor Tikus Yang Masih Hidup dalam Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Wawo Kambilo Kab, Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wawo di Desa Kambilo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menuai sorotan. Pasalnya, dalam sajian makanan untuk siswa ditemukan seekor tikus hidup serta roti yang telah berjamur. Temuan tersebut terjadi di SDN 1 Kambilo pada Jumat lalu saat para guru membuka kantong plastik berisi menu MBG yang akan dibagikan kepada siswa. Di dalam salah satu kantong plastik berwarna merah, guru dikejutkan dengan keberadaan seekor tikus yang masih hidup. Selain itu, beberapa hari setelah kejadian tersebut, muncul lagi temuan makanan yang tidak layak konsumsi. Pada Senin, 2 Maret 2026, guru di sekolah yang sama kembali menemukan kue dalam paket MBG yang sudah berjamur.

Salah satu pemuda Wawo Kambilo, Ramadan, mengkritik keras kejadian tersebut. Ia menilai pelaksanaan program MBG di wilayah itu perlu segera dievaluasi karena dinilai tidak memenuhi standar keamanan pangan.

Menurut pria yang akrab disapa Negeri Langit itu, program yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto seharusnya dijalankan dengan penuh tanggung jawab karena menggunakan anggaran negara. “Ini tidak amanah. MBG itu menggunakan anggaran negara, bukan anggaran pribadi,” kata dia kepada media, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika guru membuka kantong plastik menu MBG dan menemukan tikus di dalamnya. Beberapa hari kemudian, masalah baru muncul saat paket makanan kembali ditemukan dalam kondisi tidak layak konsumsi karena sudah berjamur.(Jurnalis MDG)

Berbagi di Bulan Suci Ramadhan, Koramil 1608-06/Wawo Bersama Ketua Persit Ranting 7 Bagikan Paket Kepada Masyarakat

Bima, Mediadinamikaglobal.id - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, personel Koramil 1608-06/Wawo DPP Peltu Sahlan Bati Tuud bersama Ibu-ibu Persit ranting 7 melaksanakan Bhakti sosial dalam rangka bulan suci ramadhan dengan tema "Berbagi Kepedulian Menebar Kebahagian", kegiatan berbagi paket kepada masyarakat di Wilayah binaan Koramil 1608-06/Wawo, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kamis (05/03/2026), pukul 08.30 Wita. 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bati Tuud Koramil 1608-06/Wawo, Dpp Peltu Sahlan, didampingi Ibu Ketua Persit Ranting 7 Koramil 1608-06/Wawo. Dengan penuh semangat kebersamaan, anggota Koramil dan Persit turun langsung membagikan puluhan paket takjil kepada masyarakat yang layak membutuhkan.

Koramil 1608-06/Wawo, Dpp Peltu Sahlan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI bersama Persit kepada masyarakat, sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi.

“Momentum Ramadhan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi dan semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Semoga apa yang kami berikan membawa manfaat dan keberkahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, di Wilayah binaan Koramil 1608-06/Wawo Khususnya di Kecamatan Langgudu telah melaksanakan kegiatan di berbagai titik yakni : Desa Rompo, Desa Sambane, Desa Dumu, dan Desa Doro O'o. 

Sementara itu, kehadiran Ibu-ibu Persit menambah suasana kebersamaan dan kekeluargaan dalam kegiatan tersebut. Warga yang menerima paket tampak antusias dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian Koramil dan Persit.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar, serta tetap memperhatikan faktor keselamatan di jalan raya. Melalui kegiatan sosial ini, diharapkan sinergitas antara TNI, Persit dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kebersamaan di wilayah binaan.(MDG)  

TMMD Ke-127 Kodim 1608/Bima Kembali Menunjukkan Progres Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTH) Desa Waro Kec, Monta


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Program TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima kembali menunjukkan progres menggembirakan. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Waro, Kecamatan Monta kini telah rampung pada tahap utama dan memasuki proses finishing.

Babinsa Desa Waro Sertu Saturnino Amaral bersama anggota Babinsa wilayah teritorial Koramil 1608-07/Monta terus bahu-membahu membantu pengerjaan di lapangan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat jelas dalam proses penyelesaian rumah tersebut.

Kegiatan ini juga dipantau langsung oleh Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1608/Bima Mayor Cpl Rusdi Mail selaku Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadansatgas) TMMD ke-127. Dalam peninjauannya, ia memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana dan dapat segera diselesaikan.

Dengan rampungnya pembangunan RTLH ini, diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi penerima manfaat. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sendiri menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.(Jurnalis MDG)

Wujudkan Pemerataan, Pemprov NTB Siapkan Investasi Pendidikan bagi SMK di Wilayah Pelosok


Lombok Tengah, Media Dinamika Global.Id.- ​Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) berkomitmen penuh untuk menghapus stigma Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai penyumbang angka pengangguran. Dalam kunjungannya di SMKN 1 Kopang, pada Rabu (4/3/2026).

Gubernur menekankan, pentingnya sertifikasi keahlian sebagai kunci utama lulusan SMK terserap di dunia kerja.

​"SMK tidak boleh lagi menjadi penyumbang pengangguran. Salah satu kendala selama ini adalah masalah sertifikasi LSP-P (Lembaga Sertifikasi Profesi). Oleh karena itu, semester ini pemerintah provinsi menyiapkan subsidi untuk sekitar 420 hingga 430 sertifikasi," ujarnya.

​Langkah ini diambil agar para siswa tidak hanya mengantongi ijazah saat lulus, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional. Hal ini diharapkan mempermudah lulusan masuk ke dunia kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Jika program ini terbukti efektif, Pemprov NTB berencana menjadikannya sebagai anggaran rutin setiap tahun.

Selain masalah sertifikasi, Gubernur juga menyoroti adanya kesenjangan perkembangan antara SMK di wilayah perkotaan dan pedesaan. SMK di kota dinilai lebih cepat berkembang karena jumlah murid yang banyak, sehingga dana Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) yang terkumpul lebih besar.

​Sebaliknya, SMK di wilayah pedesaan seperti Kopang seringkali menghadapi kendala finansial karena mayoritas siswanya berada pada status ekonomi desil 1 dan 2 (kurang mampu), sehingga tidak mampu membayar Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP).

​Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov NTB tengah menghitung skema investasi melalui dana BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah).

"Insya Allah kami akan investasi BOSDA untuk daerah-daerah yang siswanya banyak dari kategori ekonomi rendah. Kami ingin level perkembangan SMK di kota dan desa bisa bersaing secara adil," tegasnya.

​Di akhir kunjungannya, Gubernur memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat mengejar prestasi. Ia menegaskan bahwa siswa yang tinggal di kampung tetap memiliki akses dan kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang layaknya siswa di kota.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Kopang, Lalu Subhanudin, M. Pd., mengungkapkan bahwa sekolah yang dipimpinnya telah melakukan langkah progresif melalui kerja sama dengan Pertamina Pusat (Enduro). Kerja sama ini mencakup berbagai aspek pengembangan kualitas siswa dan guru.

​"Alhamdulillah, melalui kerja sama dengan Pertamina, kami telah menghadirkan dua pembalap MotoGP untuk memberikan motivasi langsung kepada siswa. Kami juga telah menyepakati kemitraan di mana setiap tahun siswa kami akan mendapatkan pelatihan langsung dari mekanik nasional di Jakarta," ungkapnya.

​Lebih jauh lagi, kolaborasi ini akan diwujudkan dalam bentuk fisik berupa pembangunan bengkel dengan branding bersama antara SMK dan Pertamina Enduro. Langkah ini diharapkan menjadi laboratorium nyata bagi siswa dari tujuh jurusan yang ada, mulai dari Teknologi Kendaraan Ringan hingga Desain Komunikasi Visual.

Redaksi ||

Gubernur NTB Ajak Warga Tanam Pohon Cegah Banjir


Praya, Media Dinamika Global.Id.- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal, mengajak masyarakat untuk mulai melakukan gerakan menanam pohon sebagai upaya menjaga keseimbangan alam dan mencegah bencana banjir.

Ajakan tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan masyarakat dalam rangka Safari Ramadan Pemerintah Provinsi NTB di Masjid Agung Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (5/3).

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan bahwa dirinya baru saja melakukan kunjungan kerja ke berbagai wilayah di NTB, mulai dari Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa, termasuk Kota Bima dan Kabupaten Bima. Dari hasil kunjungan tersebut, dirinya mencermati bahwa dalam dua bulan terakhir sejumlah daerah mengalami bencana, terutama banjir bandang yang sebelumnya jarang terjadi.

“Dalam dua bulan terakhir ini hampir semua tempat mengalami bencana, dan yang paling banyak kita hadapi adalah banjir bandang yang dulu tidak pernah ada, sekarang mulai terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, meningkatnya frekuensi bencana tersebut tidak terlepas dari terganggunya keseimbangan alam, salah satunya akibat kerusakan hutan.

Dirinya menjelaskan bahwa penggundulan hutan untuk pembukaan lahan tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan menyebabkan tanah mudah terbawa aliran air saat hujan deras. Kondisi tersebut memicu banjir bandang dan merusak berbagai infrastruktur.

“Ketika hutan gundul, air tidak lagi terserap dengan baik. Akibatnya, lumpur dan air mengalir deras ke wilayah pemukiman dan merusak berbagai fasilitas,” jelasnya.

Melalui momentum Safari Ramadan, Gubernur Iqbal mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan menanam pohon serta tidak merusak kawasan hutan.

“Mari kita mulai menanam pohon, pohon apa saja. Pohon keras, pohon buah, apa saja yang bisa kita tanam untuk menjaga keseimbangan alam,” ajaknya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi NTB akan menyiapkan ratusan bibit pohon yang dapat diambil masyarakat secara gratis untuk ditanam di lingkungan masing-masing.

“Nanti mulai hari Senin saya siapkan di Kauman beberapa ratus bibit pohon, mulai dari durian, alpukat, kopi, dan lainnya. Silakan masyarakat mengambil dan menanamnya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal juga mengajak masyarakat untuk mendoakan keselamatan umat Islam di berbagai negara di kawasan Timur Tengah yang tengah menghadapi situasi sulit, mengingat banyak warga Indonesia, termasuk dari NTB, yang bekerja di kawasan tersebut.

“Mari kita doakan saudara-saudara kita kaum muslimin dan muslimat agar diberikan keselamatan, kemudahan, dan solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Iqbal juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Pemerintah Provinsi NTB.

Redaksi ||

Gubernur NTB Dorong Penanganan Stunting di Batukliang Utara


Lombok Tengah, Media Dinamika Global.Id- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal, bersama Ketua TP-PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal, mengunjungi Posyandu Dusun Lantan Duren, Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (5/3). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa sekaligus memastikan penanganan stunting berjalan optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal menyoroti adanya empat anak di Dusun Lantan Duren yang tercatat dalam data stunting. Dirinya meminta agar kondisi tersebut segera ditangani secara serius dengan melibatkan tenaga kesehatan, termasuk dokter anak, agar penyebab utama dapat diketahui dan ditangani secara tepat.

“Nanti kita komunikasi dengan dokter anak untuk melihat apa masalah utama dari empat anak yang masuk data stunting ini. Mudah-mudahan ada solusi sehingga mereka bisa keluar dari daftar stunting,” ujar Gubernur Iqbal.

Selain meninjau pelayanan kesehatan, Gubernur Iqbal juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Desa Lantan yang memiliki peran penting sebagai wilayah penyangga ekosistem di Pulau Lombok. Kawasan tersebut memiliki hutan lindung, wilayah konservasi, serta menjadi daerah tangkapan air bagi sejumlah wilayah di sekitarnya.

“Daerah ini adalah jantungnya NTB. Mungkin masyarakat di sini tidak terlalu merasakan, tetapi mereka yang tinggal di wilayah bawah seperti Batukliang, Praya hingga pesisir sangat bergantung pada kawasan ini,” jelasnya.

Dirinya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan. Pemerintah Provinsi NTB, lanjutnya, tengah menyiapkan berbagai upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat tanpa merusak lingkungan.

“Kita sedang membenahi dan mencari solusi bagaimana memberdayakan masyarakat sekitar hutan agar hutan tetap lestari dan tidak terganggu,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal, mengajak para ibu untuk lebih aktif memanfaatkan layanan posyandu serta mendukung para kader dalam menyosialisasikan pentingnya kesehatan ibu dan anak.

Dirinya juga mengingatkan pentingnya membiasakan anak-anak menjaga kebersihan lingkungan sejak dini, termasuk membuang sampah pada tempatnya.

“Anak-anak harus diajarkan sejak kecil untuk menjaga kebersihan. Kalau desa kita bersih, tentu akan semakin indah dan sehat,” katanya.

Kepala Desa Lantan Lalu Irwan, menjelaskan bahwa Posyandu Lantan Duren merupakan salah satu posyandu lama yang dibangun melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Namun saat ini bangunan posyandu mengalami kerusakan setelah atapnya roboh akibat hujan dan angin kencang.

Dirinya mengatakan pemerintah desa sebenarnya telah merencanakan perbaikan melalui musyawarah desa. Namun keterbatasan anggaran membuat rencana tersebut belum dapat direalisasikan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur Iqbal juga melakukan penanaman pohon di Dusun Pemasir, Desa Lantan melalui kegiatan bertema “Tanam Pohon Hidupkan Ramadan” sebagai bagian dari dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan di daerah. 

Redaksi ||

Kodim 1608/Bima Dampingi Gubernur NTB Tanam Pohon di Kantor Desa Talabiu Kecamatan Woha


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan mendampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat dalam kegiatan penanaman pohon secara simbolis di halaman Kantor Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan penghijauan tersebut merupakan bagian dari program pelestarian lingkungan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan di wilayah Kabupaten Bima.

Acara ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, Camat Woha, serta sejumlah pejabat daerah dan tamu undangan lainnya yang menunjukkan dukungan terhadap gerakan penghijauan di daerah tersebut.

Penanaman pohon secara simbolis tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendorong gerakan penghijauan di wilayah Kabupaten Bima.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar serta diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi keberlanjutan alam di masa depan. (Sekjend MDG)

Gubernur NTB Minta Pendamping Desa Berdaya 'Orkestrasi' Penanganan Kemiskinan di Lombok Tengah


Lombok Tengah, Media Dinamika Global.Id- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem dan stunting. Hal tersebut disampaikan saat mengawali Safari Ramadhan melalui pertemuan bersama Pendamping Desa Berdaya di aula kantor Desa Barebali, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Rabu (4/3/2026).

​Dalam arahannya, Lalu Iqbal menyoroti status NTB yang masih bertahan dalam daftar 12 provinsi termiskin di Indonesia. Menurutnya, kegagalan selama ini disebabkan oleh ego sektoral atau kurangnya "orkestrasi" dalam bekerja.

​"Kenapa kemiskinan kita sulit turun? Karena kita sering jalan sendiri-sendiri atau lampak mesak-mesak. Tidak ada kolaborasi yang solid. Saya minta teman-teman pendamping jangan mulai dari nol, rangkul kader Posyandu, PKH, hingga Karang Taruna yang sudah ada di lapangan," tegasnya.

​Ia menginstruksikan para pendamping untuk melakukan pendekatan personal dengan memahami kondisi warga dari pintu ke pintu (KK per KK). Strategi ini bertujuan untuk memetakan akar masalah, apakah bersumber dari hunian yang tidak layak, rendahnya pendidikan, atau masalah gizi.

​Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa intervensi harus dibagi menjadi dua tahap: perlindungan sosial untuk memenuhi standar hidup layak, kemudian dilanjutkan dengan pemberdayaan ekonomi. Targetnya, setiap keluarga miskin ekstrem harus mampu mencapai pendapatan minimal Rp1.250.000 per bulan.

​"Sekarang logikanya dibalik. Kita punya pasar besar melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebutuhan telur kita saja masih impor 87% dari luar daerah. Ini peluang bagi warga desa untuk berdaya secara ekonomi," tambahnya.

​Kegiatan tersebut diakhiri dengan peninjauan langsung dan pemberian bantuan kepada anak stunting dan warga yang tergolong kemiskinan ekstrem di Desa Barebali sebagai langkah nyata intervensi pemerintah provinsi NTB, termasuk melakukan rehab perbaikan rumah melalui BAZNAS NTB.

Sementara itu, Plt. Kepala Desa Barabali, Salbi, memaparkan tantangan besar yang dihadapi desanya dengan jumlah penduduk yang mencapai 15.519 jiwa. Ia melaporkan adanya 84 kasus stunting dan 250 KK tergolong kemiskinan ekstrim di wilayahnya dan mengusulkan pemekaran wilayah sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pelayanan publik.

"Kami mengusulkan pemekaran menjadi tiga desa persiapan: Barabali Timur, Barabali Barat, dan Wira Surya. Berkas saat ini sedang diverifikasi di tingkat provinsi, dan kami memohon dukungan Bapak Gubernur agar prosesnya dimudahkan," ujarnya.

Redaksi ||

Safari Ramadan di Kabupaten Bima, Wagub Ajak Warga Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial


Kabupaten Bima, Media Dinamika Global.Id. Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Indah Dhamayanti Putri, menyerahkan bantuan sebesar Rp40 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Bahrur Khairat di Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Selasa (3/3). Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi NTB.

Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan bahwa pembangunan masjid tidak hanya ditentukan oleh kapasitas pendanaan, tetapi juga oleh kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat. Menurutnya, masjid yang nyaman dan representatif mencerminkan komitmen umat dalam menjaga nilai-nilai keagamaan serta memperkuat kohesi sosial.

“Kami percaya apa yang diberikan hari ini mungkin belum mencukupi seluruh kebutuhan pembangunan, tetapi keikhlasan dan kebersamaan akan membuka jalan bagi dukungan yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan Rp40 juta tersebut merupakan kontribusi pribadi atas nama keluarga besar almarhum Ferry Zulkarnaen. Selain itu, dukungan juga diberikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari sebesar Rp10 juta, serta bantuan dari Baznas Provinsi NTB sebesar Rp15 juta sebagai bagian dari kolaborasi pendanaan pembangunan sarana ibadah.

Wagub turut mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk meningkatkan kualitas ibadah, mempererat kebersamaan keluarga, serta menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat.

Sementara itu, Camat Sape Muhammad Akbar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Gubernur dan jajaran. Ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan di wilayah pesisir Sape yang kerap terdampak pasang air laut sehingga mempercepat kerusakan. Selain itu, ruas jalan nasional di kawasan tersebut dinilai rawan longsor dan berpotensi mengganggu mobilitas warga serta aktivitas ekonomi.

Redaksi ||