Media Dinamika Global

Sabtu, 28 Februari 2026

Safari Ramadan Hari Kedua, Sekda : Melawan Bahaya Narkoba Butuh Peran Semua Pihak


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Sekretaris Daerah Kota Bima menegaskan bahwa ada empat hal yang sangat meresahkan dan mengkhawatirkan bagi kita semua yakni maraknya peredaran bahaya narkoba, judi online, peredaran minuman keras serta menjaga agar paham radikalisme dan intoleransi tidak terjadi di daerah kita.

Hal itu disampaikan Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME saat menghadiri Safari Ramadan 1447 H/2026 M bersama masyarakat Kelurahan Penanae, bertempat di Masjid At-Taqwa, Rabu malam (25/2/2026).

Turut hadir Asisten II Setda Kota Bima, Inspektur Kota Bima, Kepala Perangkat Daerah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima, Komisioner Baznas Kota Bima, Camat Raba, Lurah se Kecamatan Raba, serta masyarakat kelurahan Penanae.

"Narkoba sudah sangat merajalela, bahkan sasarannya sudah sampai ke anak sekolah hingga anak SD. Ini tantangan bagi kita. Keadaan ini menjadi kewajiban bagi kita semua, cukuplah yang sudah terjadi akhir-akhir ini," ungkap Sekda.

Sekda Kota Bima juga menyoroti maraknya peredaran minuman keras yang kian meresahkan, serta paham radikalosme dan intoleransi agar tidak terjadi ditengah kita.

"Pemkot Bima mengajak semua pihak mari jaga diri, jaga keluarga, dan jaga lingkungan dari bahaya narkoba, judol, dan minuman keras," pungkasnya.

Sebelum melaksanakan salat tarawih berjamaah, Sekda Kota Bima didampingi Asisten II Setda Kota Bima, Camat Raba, Lurah Penanae, serta Komisioner Baznas menyerahkan bantuan berupa 50 paket sembako dan 50 lembar sarung bersumber dari zakat profesi ASN Kota Bima yang dikelola oleh Baznas Kota Bima.(Sekjend MDG)

Pemkot Bima Lanjutkan Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Penanae


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima kembali menggelar Operasi Pasar Murah bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Bima sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Kamis (26/02/2026). Setelah menghadiri operasi pasar di Kelurahan Penatoi, kegiatan dilanjutkan di Kelurahan Penanae.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Penanae tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga memanfaatkan momentum ini untuk memperoleh bahan pangan pokok dengan harga di bawah pasaran pada Bulan Ramadhan.

Kegiatan tersebut turut diwakili oleh Asisten II Setda Kota Bima, Drs. Supratman, yang didampingi oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima, Kepala Bidang Kominfo, Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan serta staf Kelurahan Penanae.

Dalam kegiatan operasi Pasar Murah Kali ini Pemerintah menyediakan beberapa komoditas antara lain: Beras SPHP sebanyak 1 seharga Rp57.000 per 5 kilogram, Beras premium 100 kg dengan harga Rp74.500 per 5 kilogram, Minyak goreng 480 liter, Minyak premium 36 liter, Gula pasir 100 kg seharga Rp17.500 per kilogram.

Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kota Bima berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat, menjaga stabilitas harga bahan pokok, serta menekan laju inflasi daerah, khususnya pada komoditas pangan strategis.

Pemerintah Kota Bima terus berkomitmen melaksanakan kegiatan pasar murah secara bertahap di berbagai kelurahan guna membantu masyarakat serta menjaga stabilitas perekonomian daerah.(Sekjend MDG)

Menkes Budi Sadikin Akan Hadir di Kota Bima, Tinjau Progres RSUD Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU dijadwalkan akan hadir di Kota Bima.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, S.Sos, SH., M.Ec.Dev, Kamis (26/2/2026).

Hasyim menjelaskan, kehadiran Menteri Kesehatn Republik Indonesia di Kota Bima dalam rangka melihat dan meninjau secara langsung pembangunan RSUD Kota Bima pada bulan Desember 2025 yang lalu telah selesai dikerjakan.

"Iya benar, bapak Menkes Budi Sadikin akan hadir di Kota Bima untuk meninjau secara langsung RSUD Kota Bima yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus. Beliau dijadwalkan hadir tanggal 27 Februari 2026," ungkapnya.

Selain meninjau secara langsung progress pembangunan RSUD Kota Bima, sambung Hasyim, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ingin memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, salah satunya Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam rangka mendukung program KJSU KIA ( Kanker,Jantung, stroke, Uronefrology dan Kesehatan Ibu dan Anak) berjalan sesuai harapan.

"Pembangunan bangunan induk RSUD Kota Bima telah rampung dikerjakan pada 26 Desember 2025. Rencana peresmiannya sekitar bulan Agustus 2026 setelah pembangunan gedung rawat inapnya selesai," imbuhnya.(Sekjend MDG)

Wali Kota Bima Hadiri Silaturahmi Kamtibmas Plh Kapolres Bima Kota, Tegaskan Perang Melawan Narkoba


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima, H. A. Rahman, H. Abidin, SE., menghadiri kegiatan Silaturahmi Kamtibmas yang digelar Plh Kapolres Bima Kota, AKBP Hariyanto, S.H., S.I.K., bersama Forkopimda Kota dan Kabupaten Bima serta para stakeholder, dalam momentum bulan suci Ramadhan, Kamis (27/02/2026).

Kehadiran Wali Kota yang didampingi para asisten dan staf ahli merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Kota Bima dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menciptakan situasi daerah yang aman dan kondusif.

Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Bima Kota ini turut dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, pimpinan DPRD, para camat, lurah, kepala desa, serta jajaran pejabat terkait lainnya. Suasana silaturahmi berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, AKBP Hariyanto menegaskan komitmen jajarannya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, khususnya dalam memberantas peredaran narkoba. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi, tidak mudah terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya, serta bersama-sama menjaga kondusivitas daerah, terutama di bulan Ramadhan.

Dalam sambutanya, Wali Kota Bima menekankan bahwa Ramadhan harus menjadi momentum mempererat persatuan dan koordinasi dalam menghadapi ancaman serius, termasuk narkoba. Ia menegaskan peran strategis lurah sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat kelurahan untuk aktif melakukan pencegahan dan deteksi dini di lingkungan masing-masing.

“Narkoba adalah penghancur masa depan generasi muda. Sudah saatnya kita bergerak bersama, mulai dari lingkungan terkecil hingga tingkat kota dan kabupaten, untuk menyatakan perang terhadap narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, AKBP Hariyanto menegaskan komitmen jajarannya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, khususnya dalam memberantas peredaran narkoba. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi, tidak mudah terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya, serta bersama-sama menjaga kondusivitas daerah, terutama di bulan Ramadhan.

Pemerintah Kota Bima memandang kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat sebagai kunci utama mewujudkan Bima yang aman, kondusif, dan bersih dari narkoba. Kegiatan ditutup dengan ceramah agama oleh Ustad Islamudin serta buka puasa bersama sebagai simbol kebersamaan dan persatuan.(Sekjend MDG)

Staf Ahli Wali Kota Bima Hadiri Vicon Rakor Kepatuhan Pemda dalam Pemenuhan Iuran JKN


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima yang di Wakili Staf Ahli Wali Kota Bima hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang membahas terkait upaya mendorong kepatuhan pemerintah daerah dalam pemenuhan iuran JKN. Jum’at (27/02/2026).

Rakor yang dilaksanakan secara virtual tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna memastikan keberlanjutan program JKN, khususnya terkait kewajiban pembayaran iuran bagi peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah.

Dalam arahannya, Direktur Jenderal Keuangan Daerah (Dirjen Keuda) Agus Fatoni menyampaikan bahwa JKN merupakan program strategis pemerintah sebagai bagian dari sistem jaminan sosial nasional yang bertujuan menjamin kesehatan masyarakat Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk memastikan program ini berjalan optimal.

Agus Fatoni menegaskan pentingnya penyelesaian kewajiban atas iuran JKN oleh pemerintah daerah. Pemerintah daerah diminta mengambil langkah-langkah konkret guna menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sebagai bagian dari urusan wajib pelayanan dasar. Langkah tersebut antara lain dengan menganggarkan iuran secara memadai dalam APBD serta memenuhi kewajiban atas tunggakan iuran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan merupakan salah satu program strategis nasional dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Karena itu, kepatuhan pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban iuran menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional.

Dirjen Keuda juga berharap seluruh pemerintah daerah dapat memperhatikan dan memenuhi kewajiban di daerah masing-masing secara disiplin dan tepat waktu. Dengan komitmen yang kuat serta koordinasi yang berkelanjutan, diharapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat terus terjamin dan berjalan secara optimal.

Melalui partisipasi dalam rakor tersebut, Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah guna memastikan penganggaran dan pembayaran iuran JKN berjalan sesuai ketentuan, sebagai wujud tanggung jawab dalam memberikan pelayanan dasar terbaik bagi masyarakat.(Sekjend MDG)

Menkes Tinjau Progres RSUD Kota Bima, Siap Jadi Pusat Rujukan Regional


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin bersama Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan mendampingi kunjungan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhammad Iqbal untuk meninjau langsung progres pembangunan RSUD Kota Bima, Jumat (27/2/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memeriksa kesiapan fisik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima tipe C yang telah rampung dibangun pada Desember 2025 melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK). Selain itu, peninjauan ini juga memastikan kesiapan implementasi program prioritas nasional KJSU-KIA, yang meliputi layanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

A. Rahman menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi atas kunjungan langsung Menteri Kesehatan, hal ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus motivasi besar bagi Pemerintah Kota Bima dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Menurutnya, dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan dari Pemerintah Pusat menjadi fondasi utama terwujudnya RSUD Kota Bima.

“Merupakan kehormatan dan motivasi besar bagi Pemerintah Kota Bima atas kunjungan langsung Bapak Menteri Kesehatan. Dukungan Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan dari Pemerintah Pusat menjadi fondasi utama terwujudnya RSUD Kota Bima yang representatif dan modern,” ujarnya.

RSUD Kota Bima dirancang dengan kapasitas 100 tempat tidur dan dibangun melalui skema pembiayaan tahun jamak (multi years). Pembangunannya tidak hanya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), tetapi juga mendapat dukungan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Kota Bima sebagai wujud komitmen daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Secara fisik, gedung utama rumah sakit telah selesai pada 26 Desember 2025 dan kini memasuki tahap akhir pengerjaan, meliputi pekerjaan finishing serta instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP). Masa kontrak pekerjaan berlangsung hingga Juli 2026. Selanjutnya, proses pemindahan peralatan medis dan persiapan operasional dijadwalkan pada Juli hingga Agustus 2026. Peresmian RSUD Kota Bima direncanakan pada Agustus 2026, setelah seluruh pembangunan, termasuk gedung rawat inap, tuntas sepenuhnya.

Menteri Kesehatan menyampaikan keyakinannya bahwa RSUD Kota Bima memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat rujukan layanan kesehatan regional bagi wilayah Bima dan sekitarnya. Ia menegaskan bahwa Kementerian Kesehatan akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah.

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan akan memberikan dukungan dalam pemenuhan standar sarana dan prasarana medis, termasuk penyediaan alat kesehatan yang dibutuhkan. Selain itu, diharapkan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis, dapat diprioritaskan dari putra-putri asli daerah

Pemerintah Kota Bima pun berharap kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dapat terus ditingkatkan guna mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Pembangunan RSUD ini dipandang bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan sebagai investasi jangka panjang untuk menjamin keselamatan serta meningkatkan kualitas hidup warga Kota Bima.

Dengan capaian pembangunan yang berjalan sesuai rencana, RSUD Kota Bima ditargetkan segera beroperasi secara maksimal dan menjadi tonggak baru hadirnya layanan kesehatan yang modern, profesional, serta berstandar nasional di Kota Bima.(Sekjend MDG)

Safari Ramadan di Sarae, Wawali Feri Sofiyan : Ini Ramadan Tahun Kedua Selama Kami Memimpin


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH mengikuti salat isya dan tarawih berjamaah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan safari ramadan 1447 Hijriyah/2026 Masehi Pemerintah Kota Bima di hari ketiga, bertempat di Masjid Al-Falah Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, Jum'at malam (27/2/2026).

Turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota Bima diantaranya Sekretaris Daerah Kota Bima, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bima, Camat dan Lurah. Selain itu turut dihadiri oleh Ketua Baznas Kota Bima, MUI Kota Bima, tokoh masyarakat dan tokoh agama di kelurahan setempat.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Kelurahan Sarae yang telah menerima dengan hangat jajaran Pemerintah Kota Bima pada kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M.

"Antara umara dan ulama harus selalu bergandengan tangan, seiring sejalan dalam membangun daerah Kota Bima tercinta, sehingga tercipta masyarakat dan daerah yang baldatun thoyyibatun warabungaffur," ungkap Wakil Wali Kota.

Feri Sofiyan mengaku safari ramadan tahun ini merupakan ramadan tahun kedua sejak ia dan Wali Kota Bima dilantik pada Februari 2025 lalu di Istana Negara oleh Presiden Republik Indonesia. Ia menegaskan tentu selama setahun terakhir ini belum bisa berbuat banyak ditengah keterbatasan fiskal daerah akibat adanya kebijakan Efisiensi Anggaran dari pemerintah pusat.

"Tahun 2026 ini tahun berat bagi saya dan Wali Kota Bima. Akibat adanya kebijakan efisiensi ini, dana transfer kita dipangkas lebih kurang 300 miliar, ditambah lagi kami harus mengakomodir tenaga honorer yang telah lama mengabdi melalui pengangkatan PPPK beberapa waktu lalu yang menyita anggaran besar pula. Keadaan ini harus kami sampaikan, agar tidak ada dusta diantara kita, supaya masyarakat mengetahui bahwa pemerintah saat ini bekerja dengan transparan, walau ditengah situasi serba terbatas," ujar Aba Feri sapaannya.

Wakil Wali Kota mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu bergandengan tangan bersama pemerintah daerah untuk selalu mendukung setiap kebijakan yang ada demi kemajuan daerah.

Ia menegaskan, ditengah situasi serba terbatas ini, kita dituntut untuk berinovasi, mendorong peningkatan pendapatan asli daerah demi mewujudkan visi Kota Bima Maju Bermartabat.

"Tentu, untuk mewujudkan itu semua kami berdua (Wali Kota-Wakil Wali Kota) tidak bisa bekerja sendiri, kami hanya memiliki dua tangan, kami memiliki keterbatasan sebagai manusia biasa. Kami butuh kerjasama dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Kota Bima," tandasnya.(Sekjend MDG)

Pemkot Bima Tegaskan Musrenbang Tetap Dilaksanakan Secara Berjenjang


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima menegaskan bahwa Musrenbang tetap dilaksanakan secara berjenjang, baik mulai dari tingkat kelurahan, tingkat kecamatan hingga tingkat kota sebagai upaya menjaring aspirasi masyarakat (Jaring Asmara) dan ide cerdas dari stakeholder lainnya dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Pemkot Bima yang juga selaku Kepala Diskominfotik Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, S.Sos., SH., M.Ec.Dev, Jum'at (27/2/2026).

Hasyim menjelaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2026 Kota Bima dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2027 tetap mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

"Wali Kota Bima telah menerbitkan surat edaran tentang panduan pelaksanaan Musrenbang. Musrenbang tetap dilakukan secara berjenjang. Proses perencanaan penyusunan RKPD hanya dibalik meja, Pemkot Bima tegaskan itu tidak benar," tegas Hasyim.

Ia menambahkan, berdasarkan surat edaran Wali Kota Bima nomor 46 tahun 2026 tentang panduan pelaksanaan Musrenbang tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2027, berikut jadwal pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Bima tahun 2027. Musrenbang Kelurahan terjadwal pada minggu ke 3 dan 4 bulan Februari 2026, Musrenbang Kecamatan pada minggu pertama Maret 2026, forum perangkat daerah minggu ke 3 dan 4 Maret 2026, serta Musrenbang tingkat Kota Bima pada minggu ke 4 bulan Maret tahun 2026.

Selain itu juga, kata dia, perencanaan berjenjang merupakan amanah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang wajib diilaksanakan secara konsisten.

Juru Bicara Pemkot Bima ini pun mengapresiasi buah pikiran dari lembaga legislatif sebagai bagian dari sistem pengawasan dan evaluasi dari lembaga legislatif kepada pemerintah daerah.

"Pemkot Bima apresiasi setiap kritikan dan masukan positif demi perbaikan dimasa akan datang," pungkasnya.(Sekjend MDG)

AP3 Guncang Bappenda NTB, Kepala Wilayah V Diduga Dalang Pungli Pajak di Samsat Panda


Mataram, Media Dinamika Global.Id.– Gelombang protes mengguncang kantor Badan Pendapatan Daerah Nusa Tenggara Barat (Bappenda NTB). Aliansi Pemuda Pemerhati Pembangunan (AP3 NTB) turun ke jalan, menuntut pengusutan tuntas dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan penggelapan pajak yang disebut-sebut terjadi di lingkungan UPTD Samsat Panda, Bima, sejak 2023. Aksi tersebut berlangsung di depan kantor Bappeda NTB setempat. Jum'at, (26/2/26).

Aksi yang berlangsung panas terkait dengan dugaan keterlibatan oknum pejabat berinisial N yang menjabat sebagai Kepala Wilayah V. AP3 menduga oknum tersebut menjadi aktor utama dalam skema penyimpangan dana pajak, yang seharusnya masuk ke kas daerah namun diduga dialihkan ke rekening pribadi salah satu pegawai.

Koordinator Lapangan AP3, Firdaus, menegaskan aksi tersebut merupakan hak konstitusional warga negara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28E ayat (3). Namun lebih dari itu, ia menyebut gerakan ini sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik kotor yang mencederai kepercayaan publik.

“Temuan kami diperkuat dengan data screenshot yang menunjukkan adanya pengondisian internal terkait rekening yang diduga menjadi tempat penampungan dana sebelum pemeriksaan oleh RPK. Ini bukan isu liar, ini hasil investigasi kami,” tegas Firdaus.

AP3 menilai dugaan tersebut berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 372 dan 374 KUHP terkait penggelapan dalam jabatan. Jika terbukti, praktik ini bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan kejahatan yang berpotensi merugikan keuangan daerah.

Dalam tuntutannya, AP3 mendesak Kepala Bappenda NTB bertanggung jawab secara institusional dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh Samsat di NTB. Mereka juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) Perwakilan NTB segera memanggil dan memeriksa pihak-pihak terkait guna memastikan ada atau tidaknya kerugian daerah.

Menanggapi aksi tersebut, Kabid Pengendalian dan Pembinaan (Dalbin) Bappenda NTB, Muhari Isnaeni, mengatakan bahwa penggunaan rekening pribadi untuk transaksi kedinasan tidak dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Seluruh pelayanan di lingkungan UPTD/Samsat dilaksanakan berbasis sistem (by system). Jika ada dugaan praktik di luar sistem, itu bukan kebijakan institusi dan akan dilakukan cross-check sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pajak Bappenda NTB, Hamid Fahmi Ardianto, menjelaskan setiap pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) selalu ditandai dengan terbitnya notice atau Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD), yang wajib disetorkan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) maksimal 1×24 jam.

“Kalau notice sudah tercetak, dalam 1×24 jam uang itu wajib masuk ke RKUD. Jika ada wajib pajak diminta mentransfer ke rekening tertentu, itu tidak dibenarkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh pembayaran telah terintegrasi secara elektronik, termasuk melalui QRIS, sehingga setiap transaksi tercatat dan dapat diaudit. Jika ada transfer ke rekening pribadi atas dasar hubungan personal dengan oknum tertentu, hal tersebut berada di luar mekanisme resmi dan tidak tercatat sebagai penerimaan daerah sebelum dana masuk ke RKUD.

Saat ini, Wilayah V disebut tengah dalam proses pemeriksaan oleh BPK. Pihak Bappenda menyatakan akan menunggu hasil resmi audit tersebut.

Bagi AP3, dugaan ini bukan sekadar persoalan teknis sistem, melainkan ujian integritas birokrasi. Mereka menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan melaporkan secara resmi ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Redaksi.

Luar Biasa..‼️ KDKMP Tuntas 100%, Program Presiden Hadirkan Berkah Ramadhan,Masyarakat Ramai Takjil, Bazar UMKM Dan Pasar Murah.


Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.Id || Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P, menghadiri kegiatan Bazar Sembako Murah dan Berbagi Takjil dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 H yang dilaksanakan di lokasi KDKMP Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung. Lampung Selatan. Sabtu 28 Februari 2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta berbagi takjil kepada warga yang menjalankan ibadah puasa.

Antusiasme masyarakat Desa Marga Agung dan sekitarnya terlihat dari banyaknya warga yang hadir dan memanfaatkan kegiatan bazar tersebut.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0421/LS yg Didampingin Danramil 421-09/Tjb Kapten Inf Tarekat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Diharapkan melalui kegiatan berbagi di bulan penuh berkah ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Fs/Red)