Media Dinamika Global

Rabu, 04 Februari 2026

Sepuluh Jemaah Jadi Korban. Polda Lampung Ungkap Penipuan Umrah.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung bertindak tegas terhadap oknum penyelenggara perjalanan ibadah umrah yang tidak berizin (ilegal). 

Dalam press release yang digelar hari ini, Polda Lampung mengumumkan penetapan tersangka terhadap Direktur PT Barokah Wisata Mandiri (Basma Tour) berinisial BW atas dugaan penipuan jemaah umrah di wilayah Lampung Tengah.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, didampingi Wadir Krimsus Polda Lampung, AKBP Yusriandi Yusrin, menjelaskan bahwa praktik ilegal ini telah merugikan banyak masyarakat yang berniat melaksanakan ibadah ke Tanah Suci.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah jemaah melaporkan adanya ketidakpastian keberangkatan sejak Desember 2024. 

Tersangka BW melalui perusahaannya menawarkan paket umrah dengan harga menggiurkan dan telah menerima setoran uang dari para jemaah.

“Tersangka mengumpulkan uang dari masyarakat, namun hingga waktu yang ditentukan, jemaah tidak kunjung diberangkatkan. Tersangka secara berulang kali memberikan janji palsu dan menunda waktu keberangkatan dengan berbagai alasan,” ungkap Kombes Pol Yuni Iswadari.

Berdasarkan hasil penyidikan dan koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, terungkap fakta bahwa PT Barokah Wisata Mandiri tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang sah.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 10 orang jemaah menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp299.000.000. 

Jumlah ini dikhawatirkan masih bisa bertambah seiring dengan pengembangan penyidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Tersangka kini terancam hukuman berdasarkan Pasal 124 jo Pasal 117 subsider Pasal 122 jo Pasal 115 UU RI No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah yang telah diubah dengan UU RI No. 6 Tahun 2023.

Wadir Reskrimsus Polda Lampung, AKBP Yusriandi Yusrin, menghimbau masyarakat agar lebih waspada dalam beraktivitas di ruang digital dan tidak mudah tergiur dengan tawaran umrah murah

"Kami meminta masyarakat untuk selalu mengecek legalitas travel umrah melalui aplikasi resmi Kementerian Agama dan tidak sembarang membagikan konten pribadi kepada siapapun di media sosial guna menghindari pemerasan," tegasnya. (Fs/Red) 

Tekan Inflasi, Pemkot Bima terus Gelar Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Melayu


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah Kota Bima menggelar Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Bima sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kamis(05/02/26).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Santi dan disambut antusias oleh masyarakat setempat yang memanfaatkan momentum ini untuk memperoleh bahan pangan pokok dengan harga di bawah pasaran menjelang Bulan Ramadhan.

Pemerintah Kota Bima dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Asisten II Setda Kota Bima Drs. Supratman yang didampingi oleh seluruh Tim Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima serta Lurah Melayu.

Dalam operasi pasar ini, sejumlah komoditas pangan disediakan dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP sebanyak 1.500 Kg seharga Rp57.000 per 5 kilogram, Beras Premium sebanyak 500 Kg dengan harga Rp74.500 per 5 kilogram, minyak goreng 300 Liter dengan harga Rp19.500 per liter, serta gula Manis Kita sebanyak 100 Kilogram seharga Rp17.500 per kilogram.


Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kota Bima berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat, menjaga stabilitas harga bahan pokok, serta menekan laju inflasi daerah, khususnya pada komoditas pangan strategis.

Pemerintah Kota Bima juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pro rakyat yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.(Sekjend MDG)

Presiden Prabowo Tegaskan Diplomasi Realistis dan Prinsip Kehati-hatian Indonesia dalam Board of Peace


Jakarta, Media Dinamika Global.id.// Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penjelasan mengenai arah kebijakan luar negeri Indonesia, khususnya terkait keikutsertaan dalam Board of Peace (BoP) dan upaya penyelesaian konflik Palestina, dalam pertemuan bersama tokoh diplomasi, akademisi, serta pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (04/02/2026).

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal menilai Presiden Prabowo memiliki pandangan yang realistis bahwa saat ini BoP merupakan satu-satunya opsi yang tersedia untuk mengawal transisi di Gaza. Dino mengapresiasi sikap Presiden yang memahami potensi tantangan dan risiko geopolitik yang ada, serta tetap menjaga opsi untuk menarik diri apabila proses tersebut nantinya terbukti bertentangan dengan prinsip dasar dan kepentingan nasional Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Hassan Wirajuda menyoroti bahwa keputusan Indonesia bergabung dalam BoP diambil setelah melalui rangkaian konsultasi intensif dengan negara-negara berpenduduk mayoritas Islam. Delapan negara Islam yang terlibat diharapkan dapat menjadi kekuatan penyeimbang dalam pengambilan keputusan guna memastikan proses yang berjalan tetap sejalan dengan tujuan kemanusiaan dan membantu rakyat Palestina.(Sekjend MDG)



Akselerasi Eliminasi Malaria, Bupati Ratu Wulla Galang Kekuatan Lintas Sektor di SBD


TAMBOLAKA, Media Dinamika Global.id. — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kini tengah berpacu dengan waktu untuk mewujudkan ambisi besar: mencapai status eliminasi malaria pada tahun 2026. Langkah strategis ini ditegaskan Bupati SBD, Ratu Ngadu B. Wulla, ST, saat membuka Forum Sinergi Lintas Sektor di Aula Bupati SBD, Rabu (04/02/2026).

Forum yang mempertemukan pemangku kebijakan, aparat keamanan, hingga sektor swasta ini menjadi saksi penguatan komitmen kolektif. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah SBD, Drs. Etmundus N. Nau, jajaran Forkopimda, Komisi I DPRD SBD, para kepala OPD, serta pimpinan Yayasan Marta Care dan Yayasan Marta Peduli Sumba.

Dalam Sambutanya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa masalah kesehatan, khususnya malaria, tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh Dinas Kesehatan semata. Ia mengapresiasi dukungan dari Yayasan Marta Care dan Marta Peduli sebagai bentuk kolaborasi nyata multisektor.

"Forum ini adalah wadah untuk menginventarisasi hambatan di lapangan sekaligus merumuskan solusi awal yang komprehensif. Prioritas utama kita adalah eliminasi malaria, namun tanpa mengesampingkan isu krusial lain seperti stunting, HIV/AIDS, kependudukan, hingga kebencanaan," tegas Bupati Ratu Wulla di hadapan peserta forum.

Data menunjukkan progres yang menantang. Pemerintah menargetkan angka kesakitan malaria turun drastis dari angka di atas 15 menjadi 6,19 per 1.000 penduduk pada tahun 2025. Meski target telah dipatok, Bupati secara jujur memaparkan sejumlah batu sandungan yang masih menghantui.

"Kita masih berhadapan dengan rendahnya cakupan Penyelidikan Epidemiologi (PE). Selain itu, dominasi infeksi Plasmodium vivax dan pola pengobatan pasien yang seringkali tidak tuntas menjadi ancaman serius bagi keberhasilan eliminasi ini," tambahnya.

Bupati mendesak seluruh lini pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, untuk bersinergi memastikan setiap temuan kasus segera ditangani secara tuntas. Melalui sinkronisasi data dan program yang dihasilkan dalam forum ini, Pemkab SBD optimis target "Bebas Malaria 2026" bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan sebuah transformasi kesehatan bagi masyarakat Loda Wee Maringi Pada Wee Malala, " Salam Sumba Barat Daya Maringina, maringina, maringina ".(Sekjend MDG)



Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026 di Ikuti 4.011 Peserta dari Berbagai Instansi



Bogor Jawa barat, Media Dinamika Global.id.// RapatKoordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diikuti oleh 4.011 peserta dari berbagai instansi dan jajaran pemerintahan, resmi dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari ini, Senin, 2 Februari 2026, di Sentul International Convention Center (SICC), Kab. Bogor, Jawa Barat.

Indonesia, menurut Presiden dibangun atas pengorbanan besar rakyat, sehingga seluruh pemimpin wajib mengabdi sepenuhnya kepada kepentingan bangsa dan negara. 

“Negara ini yang sekarang, saudara-saudara, yang sekarang ada dalam kendali kita, dibangun atas pengorbanan rakyat yang sangat besar. Karena itulah kita tidak boleh lupa adanya kita adalah untuk berbakti, mengabdi kepada rakyat kita. Ini hal yang selalu mudah kita ucapkan, tapi harus kita buktikan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi, dan menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata. Pemerintah pun akan segera memulai pembangunan 34 proyek waste to energy di 34 kota pada tahun ini.

Selain pengelolaan sampah, Presiden Prabowo juga memperkenalkan gagasan proyek “gentengisasi” sebagai bagian dari upaya memperindah lingkungan permukiman. Presiden menilai penggunaan atap seng yang meluas membuat kawasan menjadi panas dan kurang estetis. 

Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan arah besar pembangunan nasional melalui strategi transformasi bangsa. Strategi ini bertujuan untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju modern dengan tolok ukur utama peningkatan kualitas hidup seluruh rakyat.(Sekjend MDG)

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Gane Barat Turut Serta Dalam Penanaman Jagung Di Desa Moloku, Kec. Gane Barat Utara.


Mediadinamikaglobal.id|Humas Polres Halsel – Dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam bidang ketahanan pangan, Pemerintah Desa Moloku, Kec. Gane Barat Utara, Kab. Halsel laksanakan penanaman perdana jagung hibrida oleh kelompok tani Desa Moloku.

Turut hadir dan terlibat langsung dalam giat tersebut Kapolsek Gane Barat, Ipda Ruslan Anwar Bersama Personel Polsek Gane Barat. Kehadiran Polsek Gane Barat sebagai wujud nyata dukungan Polri terhadap Program ketahanan pangan.

Dengan gotong royong antara kelompok tani Desa Moloku dan Polsek Gane Barat, Sebanyak 5 Kg Benih Jagung Hibrida Syngenta NK306 berhasil ditanam dilahan Tani Seluas 1 Ha (Hektar) milik Desa Moloku.

Kepala Desa Moloku Kecamatan Gane Barat Utara Bpk. Yahya Asagaf melalui ketua kelompok Tani Desa Moloku memaparkan, dengan perawatan yang baik diperkirakan hasil panen dapat menyentuh angka 3 Ton dengan estimasi waktu panen Bulan Juni 2026. 


Kapolsek Gane Barat, Ipda Ruslan Anwar menjelaskan, seluruh Personel Polsek Gane Barat dilibatkan dalam kegiatan tersebut ini sebagai bentuk dukungan penuh program ketahanan pangan Persiden Prabowo.

“Semua anggota saya libatkan dalam proses penanaman jagung hibrida di Desa Moloku, kami hadir di tengah masyarakat untuk mendukung Program Swasembada Pangan, baik dalam hal Penanaman, Pengawasan maupun Pendampingan”. Ungkap Kapolsek Gane Barat.




Lik////

Sumber Gaji PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Sebanyak 13.970 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bima telah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Meski demikian, besaran gaji yang akan diterima belum bersifat final.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima memproyeksikan rentang gaji PPPK Paruh Waktu berada di kisaran Rp. 300 ribu hingga Rp. 2 juta per bulan. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Setda Bima, Suryadin.

“Skema penggajian masih dibahas. Nanti setelah final akan disampaikan ke Bupati untuk disetujui. Proyeksi sementara, ada yang Rp. 300 ribu sampai Rp. 2 juta per bulan,” ujar Suryadin beberapa hari yang lalu.

Ia menjelaskan, sumber anggaran gaji PPPK Paruh Waktu berbeda-beda, tergantung pada bidang dan status sebelumnya. PPPK yang sebelumnya berstatus tenaga pegawai tidak tetap (TPU) dengan SK Bupati akan digaji melalui APBD.

Sementara itu, gaji tenaga guru bersumber dari dana BOS, dan tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas akan digaji melalui dana BLUD.

“Seperti itu skema penggajiannya,” jelas pria yang akrab disapa Yan tersebut.

Sebelumnya, Bupati Bima Ady Mahyudi mengapresiasi ribuan tenaga honorer yang kini resmi diangkat menjadi ASN PPPK Paruh Waktu. Menurutnya, pengangkatan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara atas pengabdian para honorer.

“Ini bukti bahwa pengabdian tidak pernah sia-sia. Negara melalui pemerintah daerah hadir memberikan pengakuan dan kepercayaan,” kata Bupati Ady di hadapan belasan ribu penerima SK.

Ia menegaskan, perubahan status ini bukan sekadar administratif, melainkan membawa tanggung jawab dan makna baru. “Dari menunggu menjadi dipercaya, dari berharap menjadi bertanggung jawab, dan dari mengabdi dalam senyap menjadi pengabdian dalam kehormatan,” ujarnya.

Bupati Ady juga berpesan agar seluruh PPPK Paruh Waktu dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan melayani masyarakat dengan hati nurani.

“Layani masyarakat dengan hati nurani,” tegasnya.

Berdasarkan data BKD dan Diklat Kabupaten Bima, jumlah awal penerima SK PPPK Paruh Waktu tercatat sebanyak 14.077 tenaga honorer, terdiri dari 7.007 guru, 5.672 tenaga teknis, dan 1.400 tenaga kesehatan.

Namun, setelah verifikasi akhir, 104 orang tidak mengisi daftar riwayat hidup (DRH) dan tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sehingga jumlah akhir tenaga honorer yang menerima SK PPPK Paruh Waktu menjadi 13.970 orang.(Tim MDG)


Babinsa Sangia Koramil 1608-03/Sape Laksanakan Patroli Siskamling untuk Jaga Keamanan Wilayah


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Babinsa Desa Sangia, Sertu Syaifullah bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Rabu malam, 04 Februari 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA tersebut bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli Siskamling ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya dua orang anggota Koramil, tiga orang aparat desa, enam orang masyarakat, serta tokoh pemuda dan tokoh agama setempat. Kehadiran lintas elemen ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

Sasaran patroli meliputi pemukiman warga serta sejumlah tempat tongkrongan anak muda yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

Sekitar pukul 20.00 WITA, anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Sangia dan tiba 15 menit kemudian untuk melakukan pemantauan situasi wilayah. Pada pukul 20.30 WITA, Babinsa memberikan imbauan kepada warga agar menghindari kegiatan negatif, khususnya penyalahgunaan minuman keras, narkoba, dan barang terlarang lainnya yang dapat berdampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga.

Selain itu, warga juga diingatkan untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu, termasuk potensi pohon tumbang di jalan maupun di sekitar lingkungan tempat tinggal saat beraktivitas di luar rumah.

Patroli kemudian dilanjutkan dengan pemantauan wilayah desa binaan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.30 WITA. Kegiatan Patroli Siskamling tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Babinsa berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan semakin meningkat serta tercipta situasi wilayah yang aman dan nyaman.

(Team.MDG.03)

Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murbowo Dalam Menindak Anggotanya yang di Duga Keras Terlibat Jaringan Peredaran Narkoba, Agar Tidak Takut Pembusukan Dari Dalam


Matatam, Media Dinamika Global.id.// Karena Kapoda NTB yang sebelumnya yaitu Irjen Hadi Gunawan, beralibi dengan kalimat pamungkas lewat mulut-mulut Humas maupun Kapolres-Kapolres di Pulau Sumbawa bahwa bandar sulit dilacak.

Kami sebagai masyarakat merasa aneh dengan pernyataan tersebut, karena bagi kami masyarakat sipil tanpa senjata dan gaji negara, jalurnya terlihat jelas. Kalau kami rakyat saja bisa melihat, apakah intel kalian tidak bisa? Atau… tidak boleh?

Katanya dulu "Kami sudah bekerja sesuai prosedur, kamu jangan buat gaduh". 

Justru itu yang kami pertanyakan selama ini. Prosedur mana yang membolehkan? Apakah rilis penangkapan terbuka tapi penghentian perkara tanpa penjelasan publik? Prosedur mana yang memulihkan martabat ters4ngka n4rkoba kalau rilis penangkapan sudah viral, tapi rilis pelepasan tidak pernah ada?

Saya juga sering dicerca dengan kalimat-kalimat aneh lewat mulut-mulut oknum anggotanya selama ini, seperti "Apakah kamu ingin menggantikan peran polisi?"

Tapi ingin polisi menjalankan perannya dengan PRESISI. Sebab pola kejahatan peredaran narkoba di NTB ini khususnya pulau Sumbawa masalahnya bukan di luar, tapi di dalam komando.

Kepada Kapolda NTB yang baru, bapak Irjen Pol Edy Murbowo. Saya ingin bertanya, didalam kejah4tan terorganisir, siapa yang paling menentukan? kurir di bawah atau pengendali di atas? Kalau kurir selalu jatuh, tapi pengendali selalu aman, itu operasi penegakan hukum atau manajemen risiko untuk bandar?

Semoga pertanyaan sederhana ini tidak dianggap lancang ya bapak🫣 Karena kami tidak punya pangkat untuk diselamatkan, tidak punya karier untuk dijaga, tidak punya ser4gam untuk dilindungi. Yang kami punya hanya satu, anak-anak yang tumbuh di daerah zona merah narkoba.

Bapak Irjen Pol Edy Murbowo Kapolda NTB semoga bapak tetap ingat bahwa jabatan adalah amanah. Dalam teori komando, setiap kejah4tan berulang adalah cermin pengawasan. Kalau anggota busuk dibiarkan,

maka pembusukan itu bukan lagi kesalahan individu, tapi kegagalan pimpinan.

Kami sudah mulai catat kinerja dan integritas bapak dalam menindak anggota yang busuk, dan memberantas peredaran narkoba di NTB khususnya pulau Sumbawa sejak hari pertama dilantik bapak Irjen Pol Edy Murbowo🇮🇩(Team)

Survei Lokasi Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Desa Naru Barat.Sape


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id.– Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Naru Barat mendampingi Danramil Kecamatan Sape bersama Pemerintah Desa Naru Barat dan Tim Pembantu Percepatan Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih dalam kegiatan survei lokasi pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih, Rabu (4/2/2026).



Kegiatan survei tersebut dilakukan secara langsung di lokasi yang direncanakan sebagai tempat pembangunan gerai, yakni di So Lancara, Dusun Lawage, Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Lahan yang disiapkan memiliki luas sekitar 30 x 30 meter atau 9 are.

Adapun batas-batas lokasi pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih Desa Naru Barat yakni sebelah utara berbatasan dengan Jalan Lintas Naru–Kale’o, sebelah timur berbatasan dengan tanah milik Dandi, sebelah selatan berbatasan dengan tanah aset desa, serta sebelah barat berbatasan dengan tanah aset desa dan tanah milik Hj. Nurjannah.

Lokasi tersebut berada pada titik koordinat 8.577351, 118.985803. Hasil survei menunjukkan bahwa lahan dinilai layak dan strategis untuk pembangunan gerai koperasi yang nantinya diharapkan dapat menunjang perekonomian masyarakat Desa Naru Barat.

Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih ini direncanakan menjadi yang pertama dibangun di wilayah Kecamatan Sape. Pemerintah desa bersama seluruh pihak terkait berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

(Team.MDG.03)