Media Dinamika Global

Jumat, 23 Januari 2026

Kalau Guru Terus Takut Dilaporkan ke Polisi karena Menegur Murid, Siapa Lagi yang Berani Mendidik Akhlak Anak Kita?


Jambi, Media Dinamika Global.id.// Fenomena guru yang takut menegur murid karena khawatir dilaporkan ke polisi adalah tanda serius melemahnya wibawa pendidikan. Sekolah yang seharusnya menjadi ruang pembentukan karakter justru berubah menjadi tempat serba hati-hati, bukan karena profesionalisme, tetapi karena rasa takut.

Menegur bukan berarti menyakiti. Guru menegur karena peduli, karena ingin anak tumbuh dengan akhlak, disiplin, dan tanggung jawab. Jika setiap teguran dianggap kekerasan, maka pendidikan kehilangan rohnya. Anak mungkin pintar secara akademik, tetapi miskin adab dan empati.

Ketika guru dibungkam oleh ketakutan hukum, peran mendidik akhlak berpindah entah ke mana. Orang tua sibuk, lingkungan sering abai, media sosial justru memberi contoh yang keliru. Lalu siapa yang tersisa untuk membimbing anak agar tahu mana yang benar dan salah?

Sudah saatnya semua pihak—orang tua, sekolah, dan negara—duduk bersama. Guru harus dilindungi selama mendidik dengan niat baik dan cara yang manusiawi. Tanpa keberanian guru untuk menegur dan membina, pendidikan hanya akan melahirkan generasi cerdas, tetapi rapuh secara moral.

Karena mendidik akhlak tidak cukup dengan buku pelajaran, tetapi membutuhkan keteladanan, nasihat, dan kadang teguran yang mendewasakan.

memang jadi Guru itu sulit terutama mendidik dan membimbing dari ratusan siswa pasti lah berbeda tingkah laku nya tergantung didik orang tuanya dan lingkungannya atau memang pembawaannya dan fungsi guru di.sekolah ya mendidik dan membimbing agar siswa patuh dan taat akan peraturan sekolah dan guru tdk meninggal fungsi itu cuma sebaik mungkin hindari ada benturan fisik baik mengelus nya. mencubit atau menampar walau.cuma sekedar nya karna Guru berbuat seperti itu di dasar.rasa cinta kasih sayang terhadap.siswa namun di salah artikan oleh ortu dan masayarakat saat ini. jadi kesimpulan nya Hindari benturan Fisik.(Sekjend MDG)

Denny Sumargo Dukung Aksi Tegas Ibu Tri: "Sekolah Bukan Tempat Gaya-gayaan!"


Jambi, Media Dinamika Global.id.– Aktor dan konten kreator ternama, Denny Sumargo, ikut angkat bicara mengenai video viral aksi disiplin yang dilakukan oleh Ibu Tri terhadap siswa berambut pirang. Pria yang akrab disapa "Densu" ini memberikan dukungan penuh terhadap langkah tegas pihak sekolah dalam menjaga aturan kedisiplinan.

Menurut Denny, lingkungan sekolah memiliki aturan main yang harus dipatuhi oleh setiap siswa tanpa terkecuali. Ia menegaskan bahwa institusi pendidikanu adalah tempat untuk menimba ilmu dan membentuk karakter, bukan ajang untuk memamerkan gaya hidup yang tidak sesuai dengan norma pendidikan.

"Sekolah itu tempat belajar, bukan tempat gaya-gayaan rambut pirang terus jadi berandal! Kalau mau gaya, nanti ada waktunya setelah lulus," ujar Denny Sumargo dengan nada tegas.

Denny juga memberikan pesan menohok bagi para orang tua. Ia mengingatkan agar orang tua tidak bersikap terlalu protektif atau memanjakan an4k ketika mereka melakukan kesalahan di sekolah.

4n4k perlu diajarkan konsekuensi agar tidak memiliki mental yang lemah.

Orang tua seharusnya bersinergi dengan guru dalam mendidik karakter anak, bukan malah membela kesalahan an4k.

"Buat orang tua, an4k jangan terlalu dimanja. Kalau mereka salah dan ditegur guru demi kebaikan mereka sendiri, ya harus diterima. Itu bagian dari pendidikan mental supaya mereka jadi orang yang bertanggung jawab di masa depan," pungkasnya.

Pernyataan Denny Sumargo ini pun langsung mendapat beragam reaksi dari netizen, yang mayoritas setuju bahwa ketegasan diperlukan untuk menciptakan generasi muda yang lebih disiplin dan beretika.(Sekjend MDG)



Kamis, 22 Januari 2026

Kapolres Bima AKBP M.Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., MH.,, Menghadiri Kegiatan Gotong Royong Bersama Forkopimda Kabupaten Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan tersebut bertempat atau di fokuskan di pertigaan patung kuda Desa Panda dan sepanjang Pantai Kalaki, jalan dua Panda.serta Sampai Bandara, Jum'at 23 Januari 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bima Ady Mahyudi, Wakil Bupati Bima dr Irfan Zubaidi serta sejumlah perwakilan Forkopimda dan Personel Polres Bima, instansi terkait. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh personel TNI.

Terlihat personel TNI Polri dan unsur Forkompinda serta masyarakat memungut sampah di lokasi yang juga sebagai pusat kuliner tersebut.

Dalam meningkatkan kebersamaan lintas instansi dan aksi kepedulian lingkungan. Para Peserta memungut sampah sebagai bentuk kampanye menjaga kebersihan.(Sekjend MDG)

Himbauan : Angin Kencang, Hujan Deras, Tanah Longsor Melanda Kabupaten Bima, Dampak Bibit Siklon Tropis di Selatan Indonesia


Himbauan, Media Dinamika Global.id.// Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan angin lapisan 3.000 feet pada Jumat, 23 Januari 2026 pukul 07.00 WITA, yang menunjukkan adanya pola angin cukup kuat di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk Kabupaten Bima.

Berdasarkan peta analisis BMKG, wilayah NTB berada dalam pengaruh aliran angin baratan-barat daya dengan kecepatan berkisar 20 hingga 32 knot. Kondisi ini dipicu oleh keberadaan Bibit Siklon Tropis 91S dan 92P di perairan selatan Indonesia yang menyebabkan pola konvergensi dan belokan angin di wilayah sekitar Nusa Tenggara.

Untuk Kabupaten Bima, pola angin terlihat relatif rapat dan mengarah dominan dari barat hingga barat daya, menandakan potensi angin kencang sesaat, terutama di wilayah pesisir, perbukitan, dan perairan sekitar Selat Sape serta Laut Flores. Kondisi ini juga dapat meningkatkan potensi gelombang laut dan cuaca kurang bersahabat bagi aktivitas nelayan.

BMKG mengimbau masyarakat Kabupaten Bima agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap Pohon tumbang dan baliho roboh akibat angin kencang, Gangguan pelayaran dan aktivitas nelayan, Potensi hujan disertai angin kencang dalam skala lokal. Nelayan kecil dan pengguna perahu tradisional disarankan menunda aktivitas melaut apabila kondisi angin dan gelombang dirasa membahayakan.

BMKG terus memantau perkembangan bibit siklon tropis tersebut dan mengimbau masyarakat untuk memantau informasi cuaca resmi BMKG serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Sekian dan Kalembo Ade. Tetap Meningkatkan Kewaspadaan Dou Mbojo Dompu 🙏

Ribuan Pelajar SMP Kota Bandar Lampung Ikuti Apel Besar Satgas Retina Angkatan Ke - II.

Bandar Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Ribuan pelajar tingkat SMP se-Kota Bandar Lampung mengikuti apel besar Satuan Tugas Remaja Anti Narkoba, Kekerasan dan Judi Online (Satgas Retina) Angkatan Ke II yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Karya Bakti Herman HN, Kepayang, Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat 23 Januari 2026.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 1.200 anggota Satgas Retina dari perwakilan sekolah tingkat SMP se-Kota Bandar Lampung. Apel besar tersebut turut dihadiri Kapolresta Bandar Lampung, Dandim 0410/KBL, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, serta para kepala sekolah se-Kota Bandar Lampung.

Dalam amanatnya, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menyampaikan bahwa kegiatan Satgas Retina bersama Dinas Pendidikan merupakan wujud sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.

“Sekolah harus menjadi ruang yang nyaman bagi peserta didik dalam membentuk karakter, disiplin, serta nilai-nilai kebangsaan,” ujar Kombes Pol Alfret.

Ia menegaskan, melalui Satgas Retina, Polresta Bandar Lampung berkomitmen memberikan respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan pendidikan, seperti kekerasan, perundungan, penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, hingga judi online.

Upaya tersebut dilakukan melalui langkah pencegahan, pendampingan, serta edukasi yang berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Kapolresta juga mengingatkan seluruh anggota Satgas Retina untuk selalu mengedepankan sikap dan perilaku yang baik, menjadi teladan bagi sesama pelajar, serta menghormati guru di lingkungan sekolah.

“Saat ini Satgas Retina Kota Bandar Lampung berjumlah 1.200 pelajar. Ini menjadi kekuatan besar untuk menanamkan nilai positif sejak dini agar generasi penerus terhindar dari narkoba, tawuran, bullying, dan budaya korupsi,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Wilson Faisol mewakili Wali Kota Bandar Lampung mengucapkan terima kasih kepada Polresta Bandar Lampung dan Dinas Pendidikan yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

Ia berharap Satgas Retina mampu menjadi motor perubahan di lingkungan sekolah masing-masing.

“Kami meminta seluruh anggota Satgas Retina untuk menjadi duta perubahan, menjaga kedisiplinan, serta mengajak teman-temannya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Kegiatan apel besar ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan dunia pendidikan dalam menjaga keamanan serta membangun masa depan generasi muda Kota Bandar Lampung yang berkarakter dan berprestasi.(Fs/Red) 

Armannul HaQim Ketua Harian LSM DG NTB Gelar Audensi dengan Pemerintah Kelurahan Ule Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Dalam audensi kami ada beberapa tuntutan dari LSM Lembaga swadaya masyarakat dinamika global ntb/aliansi mahasiswa dan pemuda kedo, Jumat 23 Januari 2026.

1. Mempertanyakan hasil laporan pertanggung jawaban (LPJ) tahun anggaran 2024-2025 

2. Bagaimana solusi dari pemerintah kelurahan Ule kota bima terhadap sampah yang berserakan.

Lewat audensi kami belum mampu untuk menjawab dan tidak dapat mencari solusi tentang pembuangan sampah yang berserakan maka dari itu saya selalu ketua harian LSM Lembaga swadaya masyarakat dinamika global ntb memberikan solusi terhadap pemerintah kelurahan dan di jawab oleh pemerintah kelurahan di sepakati bersama oleh pemerintah kelurahan Ule kota bima dan saya memanfaatkan adanya tiga roda yang ada di kelurahan uleh untuk membuang sampah.

Dan jadwal operasional sampah tiga roda 3 x seminggu untuk mengangkut sampah.

Dan pemerintah kelurahan akan mengadakan Jum'at kebersihan setiap hari. Tetapi pemerintah kelurahan Ule masih memikirkan tentang di mana untuk pembuangan sampah dan pemerintah kelurahan Ule menjawab angkut ke DLH, Tutup. Sadam masa audensi, ARMANNUL HAQIM Ketua Harian Lembaga Swadaya Masyarakat media dinamika global.(Sekjend MDG)

Drs. Listyo Sigit Prabowo M.si Resmikan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak Serta Pemberantas Perdagangan Orang di 11 Polda dan 22 polres Sebagai Penguatan Pelayanan dan Perlindungan bagi Kelompok Rentan


Jakarta, Media Dinamika Global.id.// Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meresmikan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) di 11 Polda dan 22 Polres sebagai penguatan pelayanan dan perlindungan bagi kelompok rentan. Kapolri menegaskan kehadiran Dit PPA-PPO Polri bertujuan memastikan korban kekerasan, TPPO, dan people smuggling mendapatkan perlindungan, pendampingan, serta keberanian untuk melapor.

Melalui pembentukan ini, Polri mendorong pelayanan yang lebih humanis, profesional, dan responsif, sekaligus 

memperkuat pencegahan kejahatan terhadap perempuan dan anak. Dit PPA-PPO juga akan bersinergi dengan kementerian, lembaga, dan mitra internasional guna menjamin hak dan keselamatan warga negara. Launching ini menjadi komitmen Polri untuk terus hadir melindungi masyarakat, khususnya perempuan, anak, dan kelompok rentan, Polri Terus Berkomitmen Prioritas Berikan Perlindungan kepada seluruh Masyarakat dan KonsistenTegakkan Hukum.(Sekjend MDG)

Prabowo Subianto Presiden RI : Ajak Membangun Dialog Terbuka di Tengah Dinamika Geopolitik Global Yang Kompleks


Jakarta, Media Dinamika Global.id.// Sebuah kehormatan bagi saya dapat menyampaikan pandangan di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Forum ini mengusung tema “A Spirit of Dialogue”, sebuah ajakan untuk membangun dialog yang terbuka dan kolaboratif di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Saya percaya bahwa dialog dan kerja sama adalah kunci untuk menghadapi tantangan dunia saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, saya memaparkan berbagai capaian Indonesia, termasuk penguatan posisi perekonomian nasional melalui kebijakan yang dirancang dan dikalibrasi secara cermat, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Indonesia terus bergerak maju dengan fondasi ekonomi yang semakin kuat dan inklusif.

Saya juga menyampaikan keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program-program prioritas yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Puluhan juta rakyat Indonesia telah merasakan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis dan Cek Kesehatan Gratis. 

Di bidang pendidikan, kami memperkuat sarana pembelajaran melalui penyaluran ratusan ribu papan interaktif digital serta pendirian Sekolah Rakyat. Di tingkat desa, pembentukan puluhan ribu Koperasi Desa Merah Putih menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri. Semua ini berjalan seiring dengan capaian Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi.

Kembali saya tegaskan komitmen kami untuk menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih, kuat, dan demokratis, memutus mata rantai kemiskinan, serta memastikan kesempatan yang setara bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Upaya ini terus kami gerakkan untuk membangun masa depan Indonesia yang berkelanjutan dan stabil, sekaligus membuka ruang investasi yang lebih luas demi mendorong kesejahteraan bangsa. Indonesia siap menjadi mitra yang dapat dipercaya dan berkontribusi aktif bagi kemajuan dunia.(Sekjend MDG)

Peristiwa Donggo : Bupati Meradang Lima Tokoh Merana tahun 1972, Sketsa Pergolakan Politik Bima Era Orde Baru


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.// sikap keras kepala bupati Sueharmadji, yang menolak Mentah-mentah aspirasi masyarakat donggo, menambah runyam suasana dan menyulut kobaran emosi perlawanan DOU DONGGO, Pimpinan masa demonstran kemabli merapatkan barisan melakukan aksi lebih lanjut. Masa berkosentrasi di pos komando I, rumah M. Ali Ta'amin, untuk melakukan diskusi menyikapi penolakan pihak pemerintah Bupati Sueharmadji, terhadap tuntutan masyarakat donggo. Tentu saja diskusi begitu dinamis dengan berbagai usulan, mulai dari yang radikal hingga lunak. Namun tahap awal diskusi merekomendasikan membuat petisi untuk kemudian di kirimkan kepada pemerintah daerah.

Pendanatangan Petisi 10 adalah Abas Oya BA, Jamaluddin M.yasin, M.Ali ta'amin, tuan Guru KH. Abdul Majid Bakry, H.Kako, H. M. Ali Arsyad, Ahmad Natsir, Yakub Dode, M.nor Sulaiman, Muhammad Amir Umar. Pernyataan yang berisikan desakan kepada bupati kabupaten tingkat II Bima Letkol Sueharmadji, Agar turun dari jabatan. Apabila orang nomor 1 kabupaten Bima, Enggan turun, massa donggo, akan turunkan paksa. Atau bima akan di jadikan kuburan massal bagi rakyat kabupaten Bima.

Pernyataan 10 tokoh tersebut di ketik oleh M.Amin Umar, ketika itu masih berstatus pegawai honorarium Dinas kesehatan di kantor kecamatan Donggo, di Sekretariat donggo, 72 desa O'0. Selanjutnya, pada tanggal 25 juni 1972 , pernyataan petisi sepuluh tersebut di serahkan kepada utusan pemerintah untuk disampaikan kepada bupati Sueharmadji. Perihal bupati mau Terima atau tidak, itu urusan yang bersangkutan. Namun masyarakat donggo, sudah melayangkan sebuah pernyataan supaya bupati Sueharmadji, segera angkat kaki dari bima, sebagai jawaban penolakan Bupati terhadap tuntutan masyarakat donggo.

Membaca petisi kiriman masyarakat donggo, bupati Sueharmadji meradang dan menantang dua hari kemudian (27/6-1972) sang bupati menjawab Petisi sepuluh dou donggo, dengan mengirim ratusan pasukan ABRI untuk menumpas demonstran. Sebelum itu sempat diisukan Gerakan donggo sebagai upaya pemberontakan. Sehingga masyarakat donggo, di imbau supaya bersiaga penuh mengantisipasi serangan tiba tiba membabi buta anggota gabungan ABRI/POLRI. Di samping itu, M. Ali Ta'amin mengirim spion mata mata Usman Dete Alias Usman Miu, Jamaluddin goya dan kawan kawan yang berpura pura mencari kuda untuk memata matai kedatangan rombongan ABRI ke donggo, di perbatasan desa bajo dengan dusun ndanondere. Sekaligus mengkover kegiatan ABRI di desa bajo, sarita, Dan Punti.

Intuisi penciuman intelijen ABRI lebih tajam daripada masyarakat Awam sehingga tak ayal lagi, Spion masyarakat donggo, Usman Dete di tangkap, di Introgasi dan di siksa oleh team operasi sadar donggo (TOSD) yang tengah lakukan Patroli penyisiran sepanjang pantai bajo--lewintana, bajo, Sarita, dan punti sekitar. Spion lain yang belum sempat tertangkap TOSD , Jamaluddin goya kembali kepos komando di desa O'o, kediaman M.Ali Ta'amin, melaporkan perihal penangkapan Usman Dete.

Setelah mendapat laporan tertangkap usman dete dan kawan kawan, pemuka masyarakat donggo mengadakan rapat kilat mencari solusi mengatasi masalah penangkapan tersebut. Rapat memutuskan mengirim bala bantuan pembebasan Usman Dete Cs di tangan TOSD. Sekitar 100-san orang massa Star dari O'o di kawal beberapa tokoh lapisan kedua Yakni:

1. Ahmad Natsir (Ama Gumba)

2. H. Yusuf (H. Bosa)

3. Busu Zain

4. Damo

5. Hama Agu

6. Jamaluddin goya

Mempersenjatai diri dengan senjata tajam berupa keris, pedang, tombak, dan parang. Entah bagaimana sampai muncul ide dari rombongan itu untuk singgah di kediaman Abbas Oya, dan memboyongnya Ikut ke Bajo, bersama sama melaksanakan Misi pembebasan Usman Dete.(Sekjend MDG)

Gubernur NTB Tinjau Lokasi Banjir Rob di Ampenan, Enam Rumah Warga Rusak Parah


Mataram, Media Dinamika Global.Id - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal, bersama rombongan meninjau langsung kondisi ombak tinggi serta kerusakan rumah warga yang terdampak Banjir Rob di Lingkungan Bugis, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan (22/1/2026). Kunjungan tersebut, dilakukan sepulang Gubernur Iqbal menjalani kunjungan kerja dari Pulau Sumbawa. Belum sempat ke Pendopo, Gubernur Iqbal langsung datang ke lokasi Banjir Rob sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Provinsi (Pemprov) terhadap bencana yang melanda kawasan pesisir.

Pada saat di lokasi, Gubernur Iqbal berdialog dengan warga terdampak, termasuk Ibu Sukma, warga RT 03 Lingkungan Bugis. Warga berharap adanya respons cepat dari Pemprov NTB untuk penanganan rumah-rumah yang rusak akibat terjangan gelombang, sekaligus solusi jangka pendek dan jangka panjang bagi masyarakat terdampak. Warga tampak senang dan terharu dengan kedatangan orang nomor satu di NTB tersebut. 

Kepala Lingkungan Bugis Suherman, mengatakan gelombang tinggi mulai terjadi sejak malam hari, sekitar pukul 20.00 hingga 01.00 dini hari. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai sekitar 1,5 meter. Jauh lebih besar dibandingkan hari-hari sebelumnya, sehingga menimbulkan hempasan kuat dan abrasi yang menghantam permukiman warga di kawasan pesisir.

“Malam-malam kami berjaga, dari jam delapan malam sampai jam satu. Gelombangnya besar sekali, tidak seperti hari-hari sebelumnya”, ujarnya.

Dirinya menambahkan, kerusakan terparah dialami oleh enam rumah warga. Dari jumlah tersebut, tiga rumah dilaporkan hanyut sepenuhnya. Sementara tiga rumah lainnya mengalami kerusakan berat dan tidak lagi dapat ditempati. Adapun rumah-rumah lain turut terdampak, namun sebagian masih dapat digunakan secara terbatas.

“Tiga rumah sudah hanyut sama sekali, tiga lainnya rusak parah. Rumah lain terdampak, tapi masih bisa digunakan. Rumah penduduk yang paling parah itu enam rumah”, imbuhnya.

Warga terdampak berharap adanya kepastian penanganan dari pemerintah, khususnya terkait tempat evakuasi. Sejatinya, penempatan warga telah direncanakan melalui relokasi ke rumah susun, namun keterbatasan kapasitas rusun membuat rencana tersebut belum sepenuhnya terealisasi.

Sebagai langkah sementara, Pemprov NTB bersama Pemerintah Kota Mataram menyiapkan tenda darurat untuk menampung warga terdampak. Penanganan lanjutan telah direncanakan, dengan relokasi bersifat sementara sambil menunggu solusi yang lebih permanen.

Sementara itu, Gubernur Iqbal menegaskan pentingnya mitigasi bencana yang terencana dan terukur, serta kerja sama seluruh pihak untuk mengantisipasi risiko bencana pesisir di masa mendatang. Tampak pula Tim Reaksi Cepat dari BPBD Kota Mataram dan BPBD Provinsi NTB, Dinas Sosial, Baznas NTB, unsur TNI-Polri beserta relawan kemanusiaan dan warga setempat. 

Gubernur NTB menyempatkan pula berbincang-bincang sejenak dengan warga sembari minum kopi, setelah melihat langsung areal rumah terdampak dan ombak pesisir pantai. Warga sekitar pantai diimbau berhati-hati dan waspada. Catatan prediksi BMKG, cuaca hujan dan angin kencang diperkirakan hingga tanggal 26 Januari 2026. Kita jaga alam, alam jaga kita.

Redaksi ||