Kalau Guru Terus Takut Dilaporkan ke Polisi karena Menegur Murid, Siapa Lagi yang Berani Mendidik Akhlak Anak Kita? - Media Dinamika Global

Jumat, 23 Januari 2026

Kalau Guru Terus Takut Dilaporkan ke Polisi karena Menegur Murid, Siapa Lagi yang Berani Mendidik Akhlak Anak Kita?


Jambi, Media Dinamika Global.id.// Fenomena guru yang takut menegur murid karena khawatir dilaporkan ke polisi adalah tanda serius melemahnya wibawa pendidikan. Sekolah yang seharusnya menjadi ruang pembentukan karakter justru berubah menjadi tempat serba hati-hati, bukan karena profesionalisme, tetapi karena rasa takut.

Menegur bukan berarti menyakiti. Guru menegur karena peduli, karena ingin anak tumbuh dengan akhlak, disiplin, dan tanggung jawab. Jika setiap teguran dianggap kekerasan, maka pendidikan kehilangan rohnya. Anak mungkin pintar secara akademik, tetapi miskin adab dan empati.

Ketika guru dibungkam oleh ketakutan hukum, peran mendidik akhlak berpindah entah ke mana. Orang tua sibuk, lingkungan sering abai, media sosial justru memberi contoh yang keliru. Lalu siapa yang tersisa untuk membimbing anak agar tahu mana yang benar dan salah?

Sudah saatnya semua pihak—orang tua, sekolah, dan negara—duduk bersama. Guru harus dilindungi selama mendidik dengan niat baik dan cara yang manusiawi. Tanpa keberanian guru untuk menegur dan membina, pendidikan hanya akan melahirkan generasi cerdas, tetapi rapuh secara moral.

Karena mendidik akhlak tidak cukup dengan buku pelajaran, tetapi membutuhkan keteladanan, nasihat, dan kadang teguran yang mendewasakan.

memang jadi Guru itu sulit terutama mendidik dan membimbing dari ratusan siswa pasti lah berbeda tingkah laku nya tergantung didik orang tuanya dan lingkungannya atau memang pembawaannya dan fungsi guru di.sekolah ya mendidik dan membimbing agar siswa patuh dan taat akan peraturan sekolah dan guru tdk meninggal fungsi itu cuma sebaik mungkin hindari ada benturan fisik baik mengelus nya. mencubit atau menampar walau.cuma sekedar nya karna Guru berbuat seperti itu di dasar.rasa cinta kasih sayang terhadap.siswa namun di salah artikan oleh ortu dan masayarakat saat ini. jadi kesimpulan nya Hindari benturan Fisik.(Sekjend MDG)

Comments


EmoticonEmoticon