Media Dinamika Global

Sabtu, 03 Januari 2026

Originalitas Karya di Era AI: Peluang dan Tantangan oleh Ilyas Yasin, M.Pd.


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Unit Kegiatan Mahasiswa Laskar Bima Craft (LBC) STIT Sunan Giri Bima kembali menghadirkan narasumber inspiratif dalam rangkaian kegiatan Mengasah Intelektual Bersama Alam (MIBA). Kali ini, kegiatan menghadirkan Ilyas Yasin, M.Pd., akademisi dari STKIP Yapis Dompu, pada Kamis (1/1/2026).

Ilyas Yasin dikenal sebagai akademisi dan penulis produktif yang kerap diundang sebagai pemateri di berbagai forum ilmiah dengan beragam tema dan disiplin keilmuan. Pengalamannya dalam dunia akademik dan kepenulisan menjadikannya sosok yang diperhitungkan di berbagai kalangan, khususnya dalam isu literasi dan pengembangan karya ilmiah.

Dalam pemaparannya, Ilyas Yasin mengangkat tema “Originalitas Karya di Era AI: Peluang dan Tantangan”. Ia menegaskan bahwa karya yang lahir dari proses intelektual yang jujur dan mandiri memiliki “nafas keilmuan” yang kuat dan tidak tergantikan, meskipun di tengah maraknya penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia tulis-menulis.


Ia juga membagikan pengalaman pribadinya sebagai penulis dengan menyampaikan bahwa hingga saat ini telah menerbitkan lebih dari delapan buku yang seluruhnya ditulis tanpa bantuan AI. Menurutnya, hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bukti bahwa proses kreatif manusia tetap memiliki nilai yang tinggi di era digital.

Kegiatan MIBA ini diikuti oleh puluhan peserta lintas perguruan tinggi dan sekolah di Kota dan Kabupaten Bima. Keberagaman latar belakang peserta menjadikan suasana diskusi semakin hidup dan dinamis, terlebih dengan perspektif kritis yang disampaikan oleh para pemateri.


Materi berlangsung mulai pukul 08.00 WITA dan ditutup dengan pemberian dua buku karya Ilyas Yasin kepada dua peserta yang dinilai paling aktif dalam sesi diskusi. Pemberian buku tersebut dimaksudkan sebagai stimulus agar peserta terus mengembangkan budaya literasi dan termotivasi untuk menghasilkan karya tulis orisinal di masa mendatang.(Sekjend MDG)

Hari Amal Bakti Kemenag, Bupati Bima Serahkan Penghargaan Satyalencana


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Atraksi Semaphore Nusantara oleh siswi Gugus Depan Pramuka MTS Negeri 1 Wawo sebelum upacara bendera dimulai mengawali rangkaian puncak peringatan Hari Amal Bakti Ke - 80 Kementerian Agama Kabupaten Bima tahun 2026. Sabtu, (03/01/26)

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera MTsN 1 Wawo dan penyampaian amanat tertulis Menteri Agama Agama Republik Indonesia yang dibacakan oleh Bupati Bima Ady Mahyudi.

Acara kemudian ditutup dengan penyematan Penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 26 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengabdi dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bima oleh Bupati Bima dan didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag .

Tanda kehormatan pengabdian X, XX dan XXX tahun diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada PNS yang telah mengabdikan dirinya dengan penuh kesetiaan dan dedikasi yang tinggi.

Bupati Ady Mahyudi dalam sambutannya juga mengapresiasi kinerja seluruh jajaran Kemenag Kabupaten Bima yang telah bekerja keras dalam memberikan pelayanan pendidikan agama, bimbingan masyarakat, serta pelayanan haji dan umrah yang semakin membaik dari tahun ke tahun.

Dihadapan para pejabat teras Kementerian Agama, para Kepala Sekolah dan masyarakat setempat, Bupati Bima mengungkapkan, Peringatan HAB ini merupakan momentum untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh jajaran Kemenag dalam melayani umat beragama di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan keberhasilan sejumlah ikhtiar Kementerian Agama "Semua ikhtiar ini menegaskan satu komitmen, setiap angkah dan kebijakan Kementerian Agama harus menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat bukan sekadar urusan administratif dan birokrasi.' Imbuhnya. (Hy/Red/Tim).

Babinsa Kelurahan Monggonao Pimpin Apel Pengecekan Personil Siskamling di Mako Ramil 1608-01/Rasanae.


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Babinsa Kelurahan Monggonao Serka Iksan pimpin kegiatan apel pengecekan Patroli siskamling Skala Besar dalam rangka melaksanakan Patroli di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae wilayah Kota Bima, bertempat di Mako Ramil 1608-01/Rasanae.

Hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa, Kelurahan Monggonao Serka Iksan, dan Anggota Koramil 01/Rasane 6 orang.

Dalam kegiatan kali ini terdapat beberapa Sasaran Patroli Gabungan di Wilayah Kota Bima, mulai dari Kelurahan Sambi Na'e, Kelurahan Kumbe dan Batas Kota linkungan Ni'u Kelurahan Dara.

Sesuai jadwal kegiatan, Pukul 21.15 Wita dilaksanakan Apel pengecekan Personil di Makoramil 1608-01/Rasanae di pimpin oleh Serka Iksan menyampaikan hal-hal penting dalam melaksanakan Patroli Siskamling.

Dalam arahannya Serka Iksan menyampaikan, Kegiatan yang di laksanakan malam ini dalam rangka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengaktifkan kembali Siskamling dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing, ujarnya.

Lanjutnya, hal ini demi terciptanya situasi Kamtibmas yang Kondusif yang tentunya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada Masyarakat Kota Bima, namun kita harus mengedepankan komunikasi yang yang baik dan Humanis pastinya, tandasnya.

Sasaran Siskamling kita adalah di Kelurahan Sambi Na'e kalau ada anak-anak muda yang nongkrong kita memberikan himbauan bahaya tentang Narkoba dan Miras.


Sekali lagi, dalam setiap memberikan edukasi maupun himbauan terhadap masyarakat untuk selalu mengedepankan humanis, tutupnya.

Pukul 21.25 Wita, Patroli Siskamling langsung menuju sasaran yang sudah ditentukan. Pukul 21.35 Wita, Patroli Siskamling menuju Batas Kota Oi Ni'u Kelurahan Dara

Pukul 21.30 Wita.Patroli Siskamling berangkat dari Makoramil menuju Kelurahan Sambi Na'e dan memberikan himbauan kepada anak-anak muda agar mengaktifkan kembali Siskamling atau Ronda malam untuk menjaga kamtibmas dan menjauhi Narkoba dan Miras. 

Pukul 21.55 Wita, Patroli Siskamling menuju Koramil 1608-01/Rasanae untuk melaksanakan apel pengecekan selesai melaksanakan Patroli Siskamling 

Pukul 22.10 Wita, Seluruh rangkaian kegiatan Siskamling selesai berjalan dengan tertib dan aman. (Koramil-01/Tim MDG)

63 Mahasiswi Akademi Kebidanan Surya Mandiri Bima di Wisuda : Para wIsudawati siap menjadi bidan yang profesional dan berdedikasi tinggi untuk masyarakat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Akademi Kebidanan Surya Mandiri Bima Jurusan Diploma III Kebidanan menyelenggarakan acara Wisuda Angkatan ke XV di Paruga Nae Convetion Hall Kota Bima. Kegiatan ini diikuti oleh 63 orang mahasiswi . 

Dalam pelaksanaan Wisuda tersebut  di hadiri langsung oleh  Ketua Yayasan (M. Fakhrurrozi, SKM., M.K.M), Pembina Yayasan (Hj. Emiyati), Sekretaris (drKhairul Abrar), Kepala LLDIKTI Wilayah VIII yang dimana di wakili oleh bapak  I Wayan Suarjaya M. Ap, Walikota Bima di wakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bpk Supratman. M.Ap, Ketua Ikatan Bidan Indonesia Kota Bima Ibu BD. Fahroyani Str.seluruh instansi kesehatan dari Kota Bima dan kabupaten Bima serta Rektor STKIP Taman Siswa DR. Ibnu khaldun dan seluruh dosen, staf AKBID Surya Mandiri Bima. 

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, persembahan tari dari Mahasiswi yang dibawakan oleh mahasiswi Kebidanan AKBID Surya Mandiri Bima dilanjutkan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Abdul Arsyad Spd.I Selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars AKBID Surya Mandiri Bima.

Selanjutnya prosesi Wisuda Akademi Kebidanan Surya Mandiri Bima dibuka oleh Direktur AKBID Surya Mandiri Bima Bdn. Nurul Qamarya, SST, M.Kes, Beliau memberikan kata sambutan  yang memotivasi para lulusan untuk menjalani karier mereka di dunia kesehatan yang sangat penting ini. “Semoga para lulusan dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang didapat selama belajar di program profesi untuk bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pada lingkup kesehatan ibu dan anak serta kesehatan reproduksi perempuan. Serta terus bersemangat untuk selalu belajar dan mengembangkan diri.” Selain itu, beliau juga memberikan apresiasi kepada semua mahasiswa dan dosen yang telah berkontribusi dalam mencapai prestasi ini.  Dan hal yang terpenting lanjut Direktur Bdn. Nurul Qamarya, SST, M.Kes ialah jangan melupakan almamater dan jaga nama baik almamater serta selalu membawa diri melalui kemampuan masing-masing yaitu: Sikap, Karakter dan Etika yang mencerminkan jati diri tenaga kesehatan yang siap melayani setelah berada di lingkungan masyarakat.

Selanjutnya Prosesi Wisuda diwarnai dengan pembacaan surat keputusan kelulusan, penyematan simbolis kepada  mahasiswa, serta  piagam bagi mahasiswa berprestasi .

Suasana penuh haru terasa ketika para mahasiswa menyampaikan kesan dan pesan, serta ucapan terima kasih kepada dosen dan tenaga pendidik yang telah mendampingi selama masa studi. Salah satu peserta wisuda, mewakili rekan-rekannya, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. “Perjalanan ini penuh tantangan, mulai dari kuliah teori, praktik laboratorium, hingga pengalaman langsung di lahan praktik. Kami bersyukur dapat menyelesaikannya dengan baik dan siap mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

AKBID Surya Mandiri Bima berharap wisuda ini bukan hanya sekadar seremonial saja. Wisudawati harus berkontribusi nyata sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Melalui pemikiran inovatif, wisudawan tetap bersikap rendah hati dalam keberhasilan, kuat dalam prinsip, dan tinggi dalam cita-cita. Di mana pun kalian  berada, bawalah nama baik Almamater dengan penuh kebanggan dan tanggung jawab demi kemajuan bangsa. Acara ditutup dengan sesi foto, meninggalkan kenangan indah yang akan selalu melekat dalam perjalanan para lulusan menuju gerbang profesi yang penuh tantangan sekaligus kebanggaan.(Sekjend MDG)

125 Maba Ikuti PKKMB AKBID SMB


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.// Akademi Kebidanan Surya Mandiri Bima menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 di Aula AKBID Surya Mandiri Bimaa Unimed, Kamis (14/8) pagi. Kegiatan ini pun diikuti 125mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026.

Mahasiswa baru disambut Ketua Pembina Yayasan Surya Mandiri Bima dan senat serta pimpinan dekan, yang ditandai dengan acara penepungtawaran.

Pada kesempatan itu, Direktur AKBID SuryaMandiri Bima mengatakan, PKKMB merupakan langkah awal mahasiswa baru untuk lebih mengenal kehidupan di kampus. Menjadi mahasiswa, lanjutnya, berbeda dengan saat masih bersekolah. Menurut Ketua Yayasan SuryaMandiri Bima dr. Khairul Abrar mahasiswa dituntut lebih bertanggung jawab dan harus memiliki karakter.(Sekjend MDG)

Media, Hoaks, dan AI: Membangun Ketahanan Informasi Generasi Digital oleh Uki Ali Syariati



Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Kegiatan Mengasah Intelektual Bersama Alam (MIBA) yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Laskar Bima Craft (LBC) STIT Sunan Giri Bima memasuki hari ketiga, Rabu (31/12/2025). Pada kesempatan tersebut, panitia menghadirkan narasumber dari kalangan jurnalis berpengalaman, Rafi’in, S.E., yang dikenal luas dengan nama Uki Ali Syariati.



Dalam sesi tersebut, Uki Ali Syariati membawakan materi bertajuk “Media, Hoaks, dan AI: Membangun Ketahanan Informasi Generasi Digital”, yang disampaikan mulai pukul 08.00 WITA dan diikuti oleh peserta terpilih dari berbagai instansi pendidikan. Materi ini menyoroti tantangan besar generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital yang semakin kompleks.


Uki Ali Syariati menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi telah membuat penyebaran berita berlangsung sangat cepat, namun tidak selalu diiringi dengan proses verifikasi yang memadai. Kondisi ini menyebabkan masyarakat, khususnya generasi digital, rentan terpapar informasi keliru atau hoaks yang beredar luas di media sosial.

Sebagai contoh konkret, ia mengangkat isu yang sempat viral dan memancing reaksi netizen di jagat media sosial Bima–Dompu dalam beberapa pekan terakhir, yakni kasus hilangnya Given. Menurutnya, informasi terkait kasus tersebut menyebar dengan sangat cepat tanpa melalui proses verifikasi yang jelas. Hal ini diperparah oleh berkembangnya fitur FB Pro, yang mendorong sebagian konten kreator untuk membagikan informasi secepat mungkin demi jangkauan dan keuntungan, meskipun kebenarannya belum dapat dipastikan.


Lebih lanjut, Uki Ali Syariati juga menyinggung keterbatasan Artificial Intelligence (AI) dalam menjawab persoalan aktual. Ia mencontohkan, ketika muncul pertanyaan tentang keberadaan Given saat ini, AI tidak mampu memberikan jawaban pasti karena AI hanya bekerja berdasarkan data yang telah diinput sebelumnya. “Jika data tersebut belum ada atau belum valid, maka di situlah letak kelemahan AI,” ujarnya, sembari menegaskan pentingnya peran manusia dalam berpikir kritis dan melakukan verifikasi informasi.


Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif peserta yang mengajukan berbagai pertanyaan kritis. Suasana alam Kalikuma Library & EduCamp Ule, dengan pemandangan pantai dan perbukitan serta hembusan angin laut, turut menciptakan atmosfer belajar yang nyaman dan inspiratif, sehingga menjadikan pelaksanaan MIBA tahun ini tidak hanya edukatif, tetapi juga berkesan bagi seluruh peserta.(Sekjend MDG)

Kasus Kifen Masih Misterius, Polres Bima Kota Tetapkan Aldi Sebagai Tersangka

Foto : Kapolres Bima Kota didampingi Kabag OPS dan
Kasat Reskrim saat Konferensi Pers


Kota Bima, Media Dinamika Global.Id - Polres Bima Kota menyatakan kasus hilangnya Kifen (18) di kawasan Gunung Sangiang Api hingga kini masih misterius. Meski demikian, penyelidikan terus berlanjut bersamaan dengan pengungkapan kasus senjata api ilegal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres Bima Kota, Didik Putra Koncoro, dalam konferensi pers Sabtu sore, 3 Januari 2026. Kifen dilaporkan hilang sejak 13 Desember 2025 saat berburu rusa bersama rekannya di Pulau Sangiang.

Kapolres menjelaskan, pihaknya membentuk Satgas Pencarian Orang Hilang dengan melibatkan Polres Bima Kota, Polsek Wera, Tim SAR Kabupaten Bima dan Provinsi NTB, Tagana, serta Brimob. Namun pencarian terkendala medan ekstrem, cuaca buruk, dan kabut tebal.

“Upaya maksimal telah dilakukan, namun korban belum ditemukan. Kasus ini masih kami dalami dan menjadi atensi serius,” tegas Kapolres.

Di tengah proses pencarian, polisi menemukan dua pucuk senjata api rakitan laras panjang yang digunakan saat berburu. Dari hasil pengembangan, salah satu rekan korban berinisial A ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Bima Kota.

Tersangka dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api tanpa izin.

Kapolres menegaskan, penetapan tersangka senpi merupakan penyelidikan terpisah, namun masih berkaitan dengan rangkaian hilangnya Kifen di Gunung Sangiang.

Dalam pencarian terakhir, tim gabungan hanya menemukan kerangka kepala dan tanduk menjangan, sementara keberadaan korban masih belum diketahui.

“Kami akan terus melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh fakta dan motif yang terjadi,” tutup Kapolres.

Redaksi  ||

AKHIRNYA DRAMA REKAYASA KEHILANGAN KIFEN BERGESER KE DRAMA SENJATA ILEGAL... DAN AJO HONGGO HANYA DISEBUT SEBAGAI OKNUM TANPA PROSES HUKUM


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.//Sungguh sangat mengejutkan kita pasca terjadi konferensi pers oleh Polres Bima Kota soal Rekayasa KEHILANGAN KIFEN... 

Sejenak kita kembali melakukan pemeriksaan singkat atas rentetan peristiwa rekayasa KEHILANGAN KIFEN sebelumnya. 

Masih ingat dengan pengakuan Ayah Kifen di ruang tahanan Polres Bima Kota...?? 

Tepat sekali...... Peristiwa itu sempat menghebohkan jagat dunia virtual dimana ayah Kifen (26 Desember 2025) mengungkapkan bahwa "IA INGIN MELAPORKAN MASALAH REKAYASA KEHILANGAN KIFEN SECARA HUKUM TETAPI SI AJO HONGGO ALIAS ULA MELARANGNYA". 

Si Ajo Honggo Alias Ula memberikan keyakinan kepada Kadrun (Ayah Kifen) bahwa dia akan mengatasi masalah yang di alami oleh pihak keluarga Korban (KIFEN) baik secara hukum maupun persoalan lain yang muncul di kemudian hari. 

Bahwa pengakuan Kadrun (Ayah Kifen) di konfirmasi secara langsung melalui pernyataan resmi Polres Bima Kota melalui konferensi Persnya (3 Januarius 2026) yang menegaskan "PIHAK KELUARGA KIFEN TIDAK MEMBAWA MASALAH INI SECARA HUKUM KARENA DI LARANG OLEH OKNUM TERTENTU." 

Oknum tertentu yang dimaksud oleh Kapolres Bima Kota itu telah dengan bersama di ketahui Oleh Publik Yaitu SI AKTOR INTELEKTUAL PEREKAYASA KEHILANGAN KIFEN salah Satunya Adalah Si Ajo Honggo Alias Ula...

Tetapi yang aneh adalah sejak tanggal 26 Desember 2025 nama si Ajo Honggo telah menjadi buah bibir fakta yang diungkap secara langsung oleh Kadrun (Ayah Kifen) hingga pernyataan resmi Polres Bima Kota (3 Januarius 2026) Si Ajo Honggo Alias Ula ini belum juga di panggil dan di periksa oleh Polres Bima Kota...

Apakah Si Ajo Honggo ini benar-benar memiliki kekebalan hukum yang luar biasa hingga sekelas Polres Bima Kota pun tidak berani untuk menyinggungnya apalagi memanggil dan memeriksanya secara langsung atas keterlibatannya dalam kasus Dugaan Rekayasa KEHILANGAN KIFEN???

Pada bagian lainnya melalui konferensi pers tersebut (3 Januarius 2026) kita kembali di kagetkan oleh kasus yang semula paling prinsipil soal rekayasa kehilangan kifen yang menghebohkan publik hingga merugikan keuangan negara ratusan juta rupiah malah di geser pada persoalan penggunaan senjata ilegal yang ancamannya hukumannya Hukuman mati, seumur hidup atau ancaman hukuman 20 tahun penjara (Vide UU No. 12 tahun 1951 Pasal 1 ayat 1). Dimana tersangka tunggalnya adalah Aldi sementara yang lainnya Meri dan Kafun status hukumnya bersifat tidak terduga...

Tidak masalah tentang soal tindak pidana senjata ilegal tersebut tetapi tolong Pak Kapolres Bima Kota untuk jangan geser dan kaburkan soal REKAYASA KEHILANGAN KIFEN. Karena pangkal persoalan hingga menghebohkan publik itu adalah masalah REKAYASA KEHILANGAN KIFEN BUKAN PENGGUNAAN SENJATA ILEGAL.

Bukankah akan terus berkembang dengan baik dan akan meluas pada tingkat kejahatan yang lainnya termasuk penggunaan senjata ilegal maupun perburuan ilegal (Rusa) kalau persoalan Paling prinsipil berupa REKAYASA KEHILANGAN KIFEN ini harus diperiksa lebih serius dan lebih tajam lagi????

Tolong Pak Kapolres Bima Kota untuk selesaikan masalah prinsipil ini soal REKAYASA KEHILANGAN KIFEN, panggil semua para pihak yang di duga terlibat dalam kasus tersebut dan Panggil Si Ajo Honggo alias Ula Sebagai orang yang di duga sebagai Otak Intelektual yang mendesain REKAYASA KEHILANGAN KIFEN tersebut.

Jika Bapak Kapolres Bima Kota tidak mampu menyelesaikan masalah ini hingga tuntas termasuk masalah REKAYASA KEHILANGAN KIFEN maka kami mendesak Bapak Kapolda NTB untuk mengambil alih kasus ini dan berharap Kapolda NTB dapat menuntaskan hingga ke akar-akarnya masalah prinsipil soal REKAYASA KEHILANGAN KIFEN INI, Polres Bima Kota Info Polda NTB MABES POLRI (Markas Besar Polisi Republik Indonesia/Sekjend MDG)

Hasil Konferensi Pers Polres Bima Kota: Kifen Hilang Tanpa Jejak dan Masih Misteri, Sementara Aldi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kepemilikan Senjata Api


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Polres Bima Kota menyatakan kasus hilangnya Kifen (18) di kawasan Gunung Sangiang Api hingga kini masih misterius. Meski demikian, penyelidikan terus berlanjut bersamaan dengan pengungkapan kasus senjata api ilegal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres Bima Kota, Didik Putra Koncoro, dalam konferensi pers Sabtu sore, 3 Januari 2026. Kifen dilaporkan hilang sejak 13 Desember 2025 saat berburu rusa bersama rekannya di Pulau Sangiang.

Kapolres menjelaskan, pihaknya membentuk Satgas Pencarian Orang Hilang dengan melibatkan Polres Bima Kota, Polsek Wera, Tim SAR Kabupaten Bima dan Provinsi NTB, Tagana, serta Brimob. Namun pencarian terkendala medan ekstrem, cuaca buruk, dan kabut tebal.

“Upaya maksimal telah dilakukan, namun korban belum ditemukan. Kasus ini masih kami dalami dan menjadi atensi serius,” tegas Kapolres.

Di tengah proses pencarian, polisi menemukan dua pucuk senjata api rakitan laras panjang yang digunakan saat berburu. Dari hasil pengembangan, salah satu rekan korban berinisial A ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Bima Kota.

Tersangka dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api tanpa izin.

Kapolres menegaskan, penetapan tersangka senpi merupakan penyelidikan terpisah, namun masih berkaitan dengan rangkaian hilangnya Kifen di Gunung Sangiang.

Dalam pencarian terakhir, tim gabungan hanya menemukan kerangka kepala dan tanduk menjangan, sementara keberadaan korban masih belum diketahui.

“Kami akan terus melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh fakta dan motif yang terjadi,” tutup Kapolres.(Sekjend MDG)

Cegah Gangguan Kamtibmas,Sertu Rusdin Babinsa Monta Baru Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman Anggota Koramil 1608-03/Sape Sertu Rusdin Babinsa Desa Monta Baru Kecamatan Lambu beserta 1 orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.(03/01/2026)

Pada Pukul 20.00 wita anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Monta Baru Kec.Lambu di lanjutkan dengan Pemantauan Situasi Wilayah Sambil memberikan Himbauan kepada warga Desa agar tidak melakukan Hal-hal yang Negatif seperti Penjualan Miras, transaksi Narkoba, dan tidak boleh membawa Senjata Tajam maupun barang-barang yang di larang.

Patroli Siskamling yang dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-03/Sape juga melibatkan Aparat pemerintah Desa Monta Baru Kecamatan Lambu Tokoh agama,Toda dan masyarakat dalam  menjaga ketertiban yang ada khusus nya di waktu malam hari.



Anggota Koramil 1608-03/Sape juga memberikan Himbauan kepada warga Desa Monta Baru Kecamatan Lambu seperti halnya Banyak sekali kejadian rata-rata akibat anak muda yang tidak bisa mengontrol emosi,akibat minuman keras,hindari kegiatan yang negatif yang merugikan diri sendiri.saat hujan di malam hari,selalu waspada terhadap banjir tanah longsor dan  gangguan listrik mengakibatkan terjadinya kebakaran.

Kegiatan Patroli dilaksanakan  di tempat-tempat yang di anggap rawan terjadinya tindak kejahatan, seperti Fasilitas umum dan tempat-tempat yang biasa dijadikan tongkrongan anak-anak muda serta pemukiman warga yang padat penduduk dan patroli tersebut di laksanakan secara bergantian ataur bergiliran dimana warga juga turut hadir.

Danramil 1608-03/Sape Lettu Inf Ruslin saat dikonfirmasi Patroli Siskamling ini akan terus dilakukan guna untuk memastikan situasi di wilayah tetap aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan tenang, Ucapnya.

Keterlibatan Unsur terkait sangat diharapkan dalam kegiatan Patroli Siskamling ini disamping menjaga Kamtibmas di wilayah agar tercipta akan menciptakan hubungan Emosinal yang sangat erat antara TNI dengan masyarakat dan antara masyarakat dengan masyarakat itu sendiri.

Salah Satu warga yang mengikuti Patroli Siskamling menyatakan Kami sangat senang dengan ada nya kegiatan Patroli Siskamling yang di laksanakan oleh Kodim 1608/Bima melalui Koramil 1608-03/Sape khusus nya malam hari Kami merasa aman dan harapan Kami sebagai masyarakat dengan kegiatan ini tindak kejahatan seperti, pencurian, perkelahian dll dapat kita cegah sedini mungkin.

Kegiatan Berlangsung dengan Lancar tertib dan sukses.

(Team.MDG.03)