Media Dinamika Global

Minggu, 28 Desember 2025

MIBA Kali Ini Menjadi Ruang Krusial Bagi Mahasiswa STIT Sunan Giri Bima Untuk Bertukar Ide, Berbagai Pengalaman di Bidang Terstruktur


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Kegiatan Mengasah Intelektual Bersama Alam (MIBA) atau pra-MIBA kembali digelar 25 Desember 2025 dengan menghadirkan atmosfer pembelajaran yang inklusif dan reflektif. pengenalan ini terlaksana kondusif di aula Kampus STIT Bima. Lebih dari sekadar agenda rutin, MIBA kali ini menjadi ruang krusial bagi mahasiswa untuk bertukar ide, berbagi pengalaman, serta merancang peta jalan masa depan yang lebih terstruktur.

Agenda utama MIBA kali ini menghadirkan sosok inspiratif, Syafrudin, S.Pd. (akrab disapa Bang Ucok), yang merupakan demisioner Ketua Umum LBC angkatan pertama (2015-2016). Dalam sesi bertajuk “Pengenalan LBC”, beliau memaparkan sejarah dan filosofi organisasi dengan gaya penyampaian yang mengalir dan mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Dalam pemaparannya, Syafrudin menekankan bahwa LBC bukan sekadar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) biasa, melainkan sebuah ekosistem pertumbuhan.

“LBC hadir sebagai wadah bagi mahasiswa untuk belajar, berkarya, dan mengasah potensi melalui proses nyata. Kami ingin menanamkan kebiasaan berpikir kritis, bekerja keras, dan menjaga konsistensi dalam berproses,” ujarnya.

Urgensi Keterampilan di Era Disrupsi Kegiatan MIBA juga menggarisbawahi pentingnya penguasaan keterampilan praktis di tengah cepatnya perkembangan zaman. Mahasiswa diingatkan untuk tidak hanya terpaku pada penguasaan teori di ruang kelas, tetapi juga membangun kemandirian dan daya saing melalui kemampuan teknis yang relevan dengan tantangan dunia nyata.

Pembinaan di LBC melalui semangat MIBA menekankan tiga nilai utama:

Ketekunan: Konsistensi dalam menghadapi tantangan.

Kolaborasi: Kemampuan bekerja sama untuk menciptakan solusi.

Keberanian: Nyali untuk mencoba hal baru dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Antusias 41 peserta terlihat sangat tinggi sepanjang sesi. Mahasiswa mengikuti setiap materi dengan perhatian penuh, menandai langkah awal mereka dalam menempuh perjalanan akademik yang lebih serius dan berorientasi pada masa depan. Melalui MIBA, mahasiswa diajak untuk menyadari bahwa kecerdasan intelektual dan keterampilan praktis adalah dua pilar yang saling melengkapi dalam membentuk karakter pemimpin masa depan.

Sekilas wawasan umum, LBC adalah organisasi pengembangan mahasiswa yang berfokus pada pengasahan intelektualitas, karakter, dan keterampilan praktis. Melalui berbagai program seperti MIBA, LBC berkomitmen menciptakan kader-kader yang mandiri, kreatif, dan siap menjawab tantangan zaman.(Sekjend MDG)

Kaleidoskop Pembangunan Lampung 2025, Gubernur Mirza Paparkan Perjalanan Pembangunan Akhir Tahun.


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memaparkan capaian pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan Kaleidoskop Pembangunan Provinsi Lampung 2025 yang digelar di Mahan Agung, Minggu 28 Desember 2025

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta insan pers dari berbagai media di Lampung.
Dalam paparannya, Gubernur yang akrab disapa Mirza menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela, yang secara khusus difokuskan pada kerja nyata serta penataan fondasi pembangunan daerah. 

“Ini bukan soal capaian pribadi gubernur atau wakil gubernur. Ini adalah kerja bersama Pemerintah Provinsi Lampung yang perlu disampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” ujar Gubernur.

Mirza mengungkapkan, Lampung memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan kelautan. Namun, selama ini potensi tersebut belum memberikan nilai tambah maksimal bagi masyarakat.
Nilai komoditas Lampung disebut mencapai sekitar Rp140 triliun per tahun, namun sebagian besar masih keluar daerah dalam bentuk bahan mentah. Akibatnya, perputaran ekonomi di dalam provinsi menjadi terbatas.

“Kita kaya komoditas, tapi uangnya banyak keluar. Inilah persoalan mendasar Lampung, capital outflow,” tegasnya.
Dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung sebesar Rp483 triliun, jika dibagi rata, pendapatan per kapita seharusnya mencapai sekitar Rp4 juta per bulan. Namun faktanya, tingkat kemiskinan masih berada di kisaran 10 persen dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tergolong rendah.
Karena itu, Pemprov Lampung menetapkan 2025 sebagai tahun penataan dan penguatan pondasi pembangunan, dengan fokus pada akses, konektivitas, dan pemerataan.

Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas
Salah satu kebijakan utama yang disoroti adalah pembangunan infrastruktur jalan. Melalui program BMBK, Pemprov Lampung merekonstruksi, merehabilitasi, dan melebarkan 52 ruas jalan provinsi sepanjang 66,209 kilometer.

Selain itu, sebanyak 21 jembatan dengan total panjang 451,36 meter dibangun dan direhabilitasi. Meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan kondisi geografis, proyek tetap berjalan secara bertahap dan hati-hati. 

Hingga akhir Desember 2025, dua jembatan masih dalam proses penyelesaian. Pemerintah memastikan keterlambatan bukan akibat penghentian proyek, melainkan demi menjaga kualitas dan keselamatan konstruksi.
Berdasarkan survei November 2025, tingkat kemantapan jalan provinsi meningkat 1,71 persen menjadi 79,79 persen, sementara tingkat degradasi jalan berhasil ditekan dari 4 persen menjadi 2,25 persen.
“Jalan bukan hanya soal ekonomi, tapi juga aktivitas sosial. Orang ke sekolah, ke pasar, ke tempat ibadah, semuanya butuh jalan yang layak,” ujar Gubernur.

Ia menargetkan pada 2027–2028, sekitar 90 persen jalan provinsi berada dalam kondisi mantap dengan mayoritas konstruksi beton untuk menopang angkutan hasil pertanian.Konektivitas Darat, Laut, dan Udara Penguatan infrastruktur juga diikuti peningkatan konektivitas darat, laut, dan udara. Jalur penyeberangan Bakauheni–Merak tetap menjadi urat nadi nasional, terutama saat arus Natal dan Tahun Baru.

Sebanyak 47 kapal disiapkan untuk melayani penyeberangan, yang dioperasikan BUMD Provinsi Lampung bersama mitra operator. Di sektor udara, Pemprov Lampung memperkuat Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional serta merealisasikan reaktivasi Bandara Gatot Subroto di Kabupaten Way Kanan.

Desa Kumaju dan Ekonomi Rakyat. 

Pembangunan juga menyentuh desa melalui program unggulan Desa Kumaju sebagai penguatan ekonomi rakyat berbasis potensi lokal. Program ini mencakup pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata, hingga UMKM.
Sepanjang 2025, Pemprov Lampung membangun 500 unit pusat produksi pupuk organik cair di desa-desa. Program ini menjangkau lebih dari 190.000 petani di lahan seluas 175.788 hektare dengan dampak sosial mencapai 477.000 jiwa.

Ketergantungan pupuk kimia berhasil ditekan hingga 30 persen dan produktivitas meningkat sekitar 25 persen. Selain itu, 34 unit bed dryer dibangun di 34 desa untuk mendukung hilirisasi hasil pertanian.

“Program ini bertujuan membangkitkan cara berpikir inovatif masyarakat desa agar mandiri dan berdaulat,” kata Gubernur. 

Inflasi, Pendidikan, dan Layanan Publik. 

Dalam pengendalian inflasi, Pemprov Lampung memperkuat peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalui pemantauan harga rutin dan operasi pasar murah menjelang hari besar keagamaan. Hasilnya, inflasi Lampung hingga akhir 2025 berada pada level terkendali dan termasuk terendah secara nasional.

Disektor pendidikan, Pemprov Lampung membebaskan uang komite SMA, SMK, dan SLB Negeri melalui BOPD, menjalankan Sekolah Rakyat untuk keluarga miskin ekstrem, serta membuka program Kelas Migran Vokasi ke Jepang yang diikuti 137 siswa.

Lebih dari 23.000 ijazah siswa yang tertahan berhasil dibebaskan, membuka akses mereka ke dunia kerja dan pendidikan lanjutan.

Di bidang kesehatan, berbagai inovasi layanan diluncurkan, termasuk Klinik Berhenti Merokok, Klinik Nyeri dan Paliatif, serta penguatan penanganan tuberkulosis. RSUD Mohammad Thohir di Pesisir Barat juga resmi beroperasi sebagai rumah sakit rujukan tipe C.

Transformasi pelayanan publik diwujudkan melalui peluncuran super app “Lampung In”, yang hingga Desember 2025 telah diunduh lebih dari 14.000 kali dan menampung ratusan laporan masyarakat.

Menuju Perubahan
Menutup paparannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa tahun pertama kepemimpinannya bukan tentang kesempurnaan, melainkan tentang arah pembangunan yang berpihak kepada rakyat.

“Kami memilih bergerak, menata fondasi, dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan,” tegasnya.
Pada sesi diskusi yang dipandu Sekda Marindo Kurniawan, Gubernur dan jajaran Pemprov Lampung menerima berbagai saran, kritik, dan apresiasi dari insan pers serta pegiat media.
Sekda Marindo menutup diskusi dengan menegaskan bahwa 2025 adalah tahun pondasi pembangunan Lampung.

“Pondasi telah dibangun dan arah pembangunan semakin jelas. Izinkan kami melanjutkan kerja-kerja di 2026 dan tahun-tahun berikutnya dengan memperkuat kolaborasi, khususnya bersama insan media yang selalu berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.
Lampung Maju, menuju Indonesia Emas 2045.(Fs/Red) 

Patroli Siskamling, Anggota Koramil-1608-01/Rasanae Edukasi Warga Jauhi Narkoba Dan Minum-minuman Keras


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Anggota Koramil-1608-01/Rasanae Melaksanakan kegiatan Patroli Batas Kota dan Siskamling di wilayah teritorial yang di pimpin oleh Sertu Syahruddin Babinsa Kelurahan Paruga yg bertempat di batas Kota, kelurahan Dara Kecamatan Rasana'e barat Kota Bima. Minggu, (28/12/25)

Adapun personil yang terlibat siskamling sebagai berikut, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae 4 orang, Ketua RT 17 RW 07 Kel. Paruga, Ketua Pemuda Kel. Paruga, serta Tokoh Masyarakat Kelurahan Paruga 

Kegiatan Patroli Batas Kota dan Siskamling ini merupakan langkah rutin yang dilakukan oleh pihak TNI untuk memberikan rasa aman dan kondusif terhadap warga yang berada di Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, juga mencegah hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat meresahkan warga.

Selain itu, dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman menjelang Natal dan Baru, yang tentunya diharapkan masyarakat bisa saling menunjukkan sikap saling toleransi antar umat beragama selama dalam perayaan Natal, sehingga pelaksanaan Natal dapat berjalan dengan Khidmat.

Sasaran Siskamling kali ini di wilayah RT. 17 RW. 07 Kelurahan Paruga dan Kelurahan Dara, dengan rangkaian jadwal kegiatan yang sudah disusun, Pukul 20.00 Wita, personil siskamling tiba di Kelurahan Paruga serta memberikan himbauan kepada Warga 

Falam.himbauan tersebut dijelaskan bahwa, Patroli siskamling malam ini dalam rangka mengajak warga untuk mengaktifkan kembali Siskamling, guna menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, terutama di Kelurahan Paruga ini sendiri.


Disisi lain kegiatan Siskamling juga penting dilakukan l, karena kita bisa mengontrol dan sekaligus memberikan edukasi terhadap anak-anak muda agar anak muda jangan terpengaruh dengan apapun bentuk barang-barang haram atau Narkoba, bila perlu mereka harus menjauhi narkoba dan miras yang bisa merusak diri sendiri nama baik keluarga.

Setelah melaksanakan Patroli Siskamling dan memberikan himbauan kepada Warga oleh Personil, Pukul 21.30 Wita, kegiatan patroli siskamling selesai dalam keadaan aman. (Koramil-01/Tim MDG)

Cegah Gangguan Kamtibmas,Serda Asnaidin Babinsa Boke Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman Anggota Koramil 1608-03/Sape Serda Asnaidin Babinsa Desa Boke Kecamatan Sape beserta 1 orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.(28/12/2025)

Pada Pukul 20.00 wita anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Boke Kec.Sape di lanjutkan dengan Pemantauan Situasi Wilayah Sambil memberikan Himbauan kepada warga Desa agar tidak melakukan Hal-hal yang Negatif seperti Penjualan Miras, transaksi Narkoba, dan tidak boleh membawa Senjata Tajam maupun barang-barang yang di larang.

Patroli Siskamling yang dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-03/Sape juga melibatkan Aparat pemerintah Desa Boke Kecamatan Sape,Tokoh agama,Toda dan masyarakat dalam  menjaga ketertiban yang ada khusus nya di waktu malam hari.

Anggota Koramil 1608-03/Sape juga memberikan Himbauan kepada warga Desa Boke Kecamatan Sape seperti halnya Banyak sekali kejadian rata-rata akibat anak muda yang tidak bisa mengontrol emosi,akibat minuman keras,hindari kegiatan yang negatif yang merugikan diri sendiri.saat hujan di malam hari,selalu waspada terhadap banjir tanah longsor dan  gangguan listrik mengakibatkan terjadinya kebakaran.



Kegiatan Patroli dilaksanakan  di tempat-tempat yang di anggap rawan terjadinya tindak kejahatan, seperti Fasilitas umum dan tempat-tempat yang biasa dijadikan tongkrongan anak-anak muda serta pemukiman warga yang padat penduduk dan patroli tersebut di laksanakan secara bergantian ataur bergiliran dimana warga juga turut hadir.

Danramil 1608-03/Sape Lettu Inf Ruslin saat dikonfirmasi Patroli Siskamling ini akan terus dilakukan guna untuk memastikan situasi di wilayah tetap aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan tenang, Ucapnya.

Keterlibatan Unsur terkait sangat diharapkan dalam kegiatan Patroli Siskamling ini disamping menjaga Kamtibmas di wilayah agar tercipta akan menciptakan hubungan Emosinal yang sangat erat antara TNI dengan masyarakat dan antara masyarakat dengan masyarakat itu sendiri.

Salah Satu warga yang mengikuti Patroli Siskamling menyatakan Kami sangat senang dengan ada nya kegiatan Patroli Siskamling yang di laksanakan oleh Kodim 1608/Bima melalui Koramil 1608-03/Sape khusus nya malam hari Kami merasa aman dan harapan Kami sebagai masyarakat dengan kegiatan ini tindak kejahatan seperti, pencurian, perkelahian dll dapat kita cegah sedini mungkin.

Kegiatan Berlangsung dengan Lancar tertib dan sukses.

(Team.MDG.03)

Siti Hawa Mahasiswi Fakultas Hukum & Ekonomi Prodi Kewirausahaan UM Bima Raih Juara II Pada Ajang Lomba Pencak Silat Nasional IPSI di Lombok Timur


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Prestasi yang membanggakan dari Siti Hawa Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Bima Fakultas Hukum & Ekonomi Prodi Kewirausahaan.

Prestasi gemilang kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah bima(UMB). Siti Hawa, mahasiswa fakultas hukum & ekonomi, berhasil meraih juara 2 pada ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Nasional IPSI lombok timur, Minggu, 28 Desember 2025.

Siti Hawa mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Saya sangat senang dan bangga dengan diri saya sendiri. Meskipun hanya juara 2, saya sangat bersyukur karena usaha saya telah mendapatkan hasil yang terbaik bagi diri saya,” ujarnya.

Tantangan Ganda di Arena dan Tugas Koordinator Tim

Perjalanan siti hawa dalam Kejuaraan Pencak IPSI lombok timur Championship 3 kategori kelas B dewasa putri, kuliah berprestasi UMB bukan hanya soal adu teknik di arena, tetapi juga ujian kepemimpinan di luar lapangan. 

Dalam ajang ini, siti hawa mahasiswa Fakultas hukum dan ekonomi tersebut tak hanya berperan sebagai atlet, melainkan juga dipercaya oleh rekan-rekannya sebagai lurah atau ketua pemberangkatan tim.

Tugas ini menuntutnya untuk mengkoordinir seluruh kebutuhan tim, mulai dari pengumpulan berkas peserta, pengecekan kelengkapan perlengkapan bertanding, hingga memastikan semua barang bawaan tim terorganisir dengan baik sebelum berangkat lombok timur.

Tanggung jawab tersebut menjadi tantangan tersendiri, apalagi ia harus tetap fokus mempersiapkan diri untuk bertanding. 

Jadwal pertandingan yang padat menambah beban fisik dan mentalnya.

“Setelah main di penyisihan dan menang, saya harus langsung lanjut ke semifinal dengan jarak hanya 3–5 partai. Begitu seterusnya hingga final, karena semua partai harus selesai di hari terakhir,” jelasnya. 

Kondisi ini membuatnya harus mengatur energi dan konsentrasi dengan cermat agar tidak kehilangan fokus di tengah pertandingan.

Persiapan Ketat Fisik dan Mental

Prestasi di arena pencak silat tidak diraih secara instan. Siti Hawa telah melakukan persiapan matang sejak satu hingga dua bulan sebelum pertandingan. 

Salah satu persiapan krusial adalah menentukan kelas yang akan ia ikuti. Jika kelas tersebut memiliki batas berat badan di bawah berat badannya saat itu, ia rela melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan secara sehat.

“Kalau kelas itu mengharuskan berat badan saya kurang dari kondisi saat itu, saya melakukan diet. Selain itu, saya menjaga kesehatan dan pola makan agar badan tetap fit hingga hari H,” ungkapnya.

Latihan intensif juga menjadi rutinitasnya, meliputi teknik dasar, strategi bertanding, hingga simulasi pertandingan. 

Sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP), siti hawa merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membuktikan dirinya mampu meraih prestasi yang sesuai dengan minat dan bakat. 

Dari Ortom Tapak Suci UM bima, ia bukan hanya mengasah kemampuan bela diri, tetapi juga belajar tentang kerja sama tim, kepemimpinan, dan nilai-nilai sportivitas.

Menurut siti hawa, bergabung dengan organisasi seperti Tapak Suci tidak hanya membawanya pada prestasi, tetapi juga memberinya banyak pengalaman hidup. 

“Dari sini saya mendapatkan banyak ilmu dan tentunya bisa belajar berorganisasi,” tambahnya.

Motivasi Tanpa Beban Target Berlebihan

Meski berhasil meraih juara 2, Siti Hawa Mahasiswi Universitas muhamadiyah bima tidak merasa cepat puas. Ia tetap bertekad untuk tampil lebih baik pada event berikutnya. 

Namun, ia memilih untuk tidak membebani diri dengan target yang terlalu tinggi. 

“Yang penting saya memaksimalkan usaha, untuk hasilnya saya serahkan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa ekspektasi berlebihan justru bisa memicu tekanan mental yang berdampak negatif pada performa. B

aginya, proses latihan, kerja keras, dan pengalaman di lapangan jauh lebih berharga daripada sekadar gelar juara.

Siti Hawa juga tak lupa memberikan pesan untuk mahasiswa UMB lainnya, khususnya yang belum siap mengikuti kompetisi di bidang akademik. 

Ia menegaskan bahwa masih banyak kejuaraan non-akademik yang bisa diikuti melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di kampus.

“Untuk mahasiswa yang belum siap ikut kompetisi akademik, masih banyak kejuaraan non-akademik yang bisa diikuti lewat UKM. Selain pengalaman di arena, kalian juga akan mendapat ilmu berorganisasi yang bermanfaat di masyarakat,” tuturnya.

UKM sebagai Wadah Mengasah Potensi Mahasiswa

mahasiswa UMB juara 2 pencak silat nasional

Ia mengaku bahwa UKM adalah wadah penting bagi mahasiswa universitas Muhammadiyah bima, untuk mengembangkan potensi diri di luar kelas. 

Dengan bergabung di UKM, mahasiswa tidak hanya mengasah bakat, tetapi juga membangun jejaring sosial, belajar bekerja sama dalam tim, dan memahami pentingnya manajemen waktu.

Bagi siti hawa, pencapaian ini hanyalah langkah awal. Ia berharap akan ada lebih banyak mahasiswa Umsida yang berani mencoba tantangan di luar akademik, memanfaatkan peluang yang ada, dan mengembangkan diri secara optimal. 

Dengan semangat dan kerja keras, ia yakin setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi di bidang yang mereka cintai.

Juara 2 pada Kejuaraan Pencak Silat Nasional IPSI LOMBOK TIMUR CHAMPIONSHIP 3.

Kategori kelas B dewasa Putri

Kuliah Berprestasi

  UM BIMA SOLUSINYA. (Sekjend MDG)

Biodata Zahra Dilla, Mahasiswi ULM Tewas Usai Hubungan Intim dengan Oknum Polisi


Banjarmasin Kalimantan Selatan, Media Dinamika Global.id.//Zahra Dilla, mahasiswi ULM yang tewas dibunuh. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banjarmasin berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang menewaskan seorang mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Zahra Dilla (20)

Jasad korban ditemukan di kawasan Kampus STIH Sultan Adam (STIHSA) Banjarmasin, mengundang duka dan kecemasan publik.

Kasus yang diungkap pada Kamis, 25 Desember 2025 ini, berdasarkan laporan Kasat Intelkam Polresta Banjarmasin, berawal dari sebuah pertemuan pada Selasa (23/12) malam.

1. Pertemuan Awal: Pelaku, Muhammad Seili (20), yang berstatus sebagai anggota Polri, mengajak korban bertemu sekitar pukul 20.00 WITA di sebuah Indomaret di Jalan Mali-Mali. Zahra datang menggunakan sepeda motor, kemudian beralih ke mobil Toyota Rush milik pelaku.

2. Perjalanan Berkelana: Keduanya sempat menuju Bukit Batu untuk membicarakan persoalan pribadi pelaku, lalu singgah di Mess Polda Banjarbaru, dan rumah kakak pelaku di Landasan Ulin, sebelum melanjutkan lewat jalan tol.

3. Lokasi Kejadian Perkara: Sekitar pukul 01.30 WITA dini hari pada Rabu, 24 Desember 2025, mereka berhenti di depan SPBU Gambut, Kelurahan Kayu Bawang, Kabupaten Banjar. Di dalam mobil, terjadi hubungan intim antara pelaku dan korban.

4. Pemicu Pembunuhan: Usai kejadian, Zahra mengancam akan melaporkan perbuatan tersebut kepada pacar pelaku. Ancaman ini diduga membuat Seili panik dan kehilangan kendali.

5. Tindak Kekerasan: Dalam kepanikannya, pelaku kemudian mencekik Zahra hingga tak sadarkan diri.

6. Pembuangan Jasad: Pelaku membawa tubuh korban menuju Banjarmasin, berputar-putar melalui kawasan Pemurus dan Sungai Andai. Sekitar pukul 03.00 WITA, jasad Zahra Dilla akhirnya dibuang di depan Kampus STIHSA Banjarmasin.

Terduga Pelaku dan Zahra Dilla, mahasiswi Unila yang tewas dibunuh.

Korban telah teridentifikasi sebagai Zahra Dilla, perempuan berusia 20 tahun, asal Desa Lok Tamu, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar. Zahra adalah seorang mahasiswi aktif Program Studi S1 Akuntansi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Ayahnya, Sarmani (55), mengonfirmasi Zahra sempat pulang ke rumah sebelum kembali ke tempat indekosnya pada Selasa malam. Keluarga kemudian dibuat cemas karena sejumlah barang milik Zahra dilaporkan hilang, termasuk sepeda motor, telepon genggam, dan perhiasan emas sekitar 10 gram.

Teman-teman dekatnya, seperti Badriansyah (34), menyatakan Zahra sempat berkomunikasi normal sebelum akhirnya hilang kontak. Mereka juga menyadari kejanggalan berupa unggahan yang tidak wajar di akun media sosial Zahra setelah kepergiannya.

Polisi, setelah mendapat laporan temuan mayat, melakukan penyelidikan intensif. Pelaku, Muhammad Seili, berhasil diamankan oleh Polres Banjarbaru karena adanya indikasi kuat. Ia kemudian dibawa ke Pos Macan Polresta Banjarmasin untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Satreskrim.

Dari hasil penyidikan, polisi menyimpulkan motif pembunuhan didasari rasa takut pelaku bahwa perbuatannya (persetubuhan) akan diketahui pacarnya setelah diancam oleh korban. Kepanikan itu yang mendorongnya melakukan pembunuhan.

Barang Bukti Diamankan

Tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti krusial, di antaranya:

Dua unit handphone Android yang dibuang pelaku di Jalan Ahmad Yani Km 15.

Dompet, kalung, dan cincin emas milik korban.

Kartu identitas korban.

Pakaian dalam korban.

Satu unit mobil Toyota Rush dan satu unit sepeda motor Honda Vario.

Biodata Zahra Dilla

1. Identitas Pribadi

Nama Lengkap: Zahra Dilla

Jenis Kelamin: Perempuan

Usia: 20 Tahun

Status: Pelajar/Mahasiswi

Domisili: Desa Lok Tamu, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Status Pernikahan: Belum Menikah

2. Latar Belakang Keluarga

Nama Ayah: Sarmani (55 Tahun)

Hubungan Keluarga: Anak kandung (putri)

3. Latar Belakang Pendidikan

Perguruan Tinggi: Universitas Lambung Mangkurat (ULM)

Fakultas: Ekonomi dan Bisnis (FEB)

Program Studi: S1 Akuntansi

Status Akademik: Mahasiswi Aktif (hingga meninggal dunia)

Penegakan Hukum Transparan

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan perkara ini secara terbuka dan transparan. Langkah ini diambil untuk menghindari ketidakpuasan keluarga korban sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum yang berjalan.


Kasus ini telah menyita perhatian masyarakat Kalimantan Selatan, menimbulkan duka mendalam atas meninggalnya Zahra Dilla, seorang mahasiswi berprestasi yang hidupnya berakhir tragis. Proses hukum terhadap tersangka Muhammad Seili kini terus berlanjut.(tim)


Yayasan Hammasah Li Mashlahatil Ummah Kota Bima Jalin Kerja Sama dengan STIT Sunan Giri Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Yayasan Hammasah Li Mashlahatil Ummah Kota Bima resmi menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan pada Ahad, 28 Desember 2025, bertempat di STIT Sunan Giri Bima, dan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan dalam bidang pendidikan. Kerja sama ini difokuskan pada pembinaan serta pengembangan sumber daya manusia, baik pada aspek akademik maupun nonakademik.

MoU ditandatangani oleh pihak STIT Sunan Giri Bima yang diwakili Adi Haryanto, M.Pd. selaku Kepala Gugus Program Studi PAI dan Trimansyah, M.Pd. selaku Ketua Program Studi PGMI. Sementara itu, pihak Yayasan Hammasah Li Mashlahatil Ummah Kota Bima diwakili oleh Hj. St. Aisyah, S.Pd., selaku Ketua Yayasan.

Kegiatan penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan oleh Asisten III Setda Kota Bima, Muhammad Saleh, serta Wakil Ketua I, II, dan III STIT Sunan Giri Bima, dosen, panitia, dan peserta kegiatan MIBA UKM Laskar Bima Craft STIT Sunan Giri Bima. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak sepakat membangun kemitraan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pengabdian kepada masyarakat.(Sekjend MDG)

Yayasan Hammasah Li Mashlahatil Ummah Kota Bima Jalin Kerja Sama Dengan STIT Sunan Giri Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Yayasan Hammasah Li Mashlahatil Ummah Kota Bima resmi menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan pada Ahad, 28 Desember 2025, bertempat di STIT Sunan Giri Bima, dan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan dalam bidang pendidikan. Kerja sama ini difokuskan pada pembinaan serta pengembangan sumber daya manusia, baik pada aspek akademik maupun nonakademik.

MoU ditandatangani oleh pihak STIT Sunan Giri Bima yang diwakili Adi Haryanto, M.Pd. selaku Kepala Gugus Program Studi PAI dan Trimansyah, M.Pd. selaku Ketua Program Studi PGMI. Sementara itu, pihak Yayasan Hammasah Li Mashlahatil Ummah Kota Bima diwakili oleh Hj. St. Aisyah, S.Pd., selaku Ketua Yayasan.

Kegiatan penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan oleh Asisten III Setda Kota Bima, Muhammad Saleh, serta Wakil Ketua I, II, dan III STIT Sunan Giri Bima, dosen, panitia, dan peserta kegiatan MIBA UKM Laskar Bima Craft STIT Sunan Giri Bima. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak sepakat membangun kemitraan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pengabdian kepada masyarakat.(Sekjend MDG)

Asisten III Setda Kota Bima Resmi Membuka Kegiatan MIBA UKM Laskar Bima Craft STIT Sunan Giri Bima 2025



Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bima, Drs. Muhammad Firdaus, secara resmi membuka kegiatan Mengasah Intelektual Bersama Alam (MIBA) yang diselenggarakan oleh UKM Laskar Bima Craft (LBC) STIT Sunan Giri Bima, pada Minggu (28/12/2025).

Dalam sambutannya, Drs. Muhammad Firdaus menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika STIT Sunan Giri Bima, khususnya UKM Laskar Bima Craft, atas terselenggaranya kegiatan MIBA sebagai bentuk pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia, baik dalam aspek akademik maupun nonakademik. Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk membentuk karakter, intelektualitas, serta keterampilan mahasiswa yang adaptif terhadap tantangan zaman.


Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Akademik STIT Sunan Giri Bima, Ahmad Syagif, HM., M.Pd., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bima, khususnya kepada Asisten III Setda Kota Bima, yang telah berkenan hadir dan memberikan motivasi kepada seluruh peserta MIBA di tengah kesibukan tugas pemerintahan.

Kegiatan MIBA tahun 2025 ini mengusung tema “Intelektualitas sebagai Payung Keterampilan”. Pembukaan kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WITA, sementara pelaksanaan MIBA akan berlangsung pada 29 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, bertempat di Kalikuma Library & EduCamp Ule, Kota Bima.

Adapun jumlah peserta MIBA tahun ini sebanyak 41 orang, yang terdiri atas 20 peserta dari STIT Sunan Giri Bima, 4 peserta dari Yayasan Hammasah, 16 peserta dari Hammasah Islamic Boarding Education Program Kota Bima, serta 1 peserta dari STKIP Taman Siswa Bima.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Ketua dan Pengurus Yayasan Hammasah Li Maslahatil Ummah Kota Bima, Ketua Program Studi PAI dan PGMI STIT Sunan Giri Bima, Ketua Program Studi PGSD UNSWA Bima, dosen, mahasiswa STIT Sunan Giri Bima, serta tamu undangan lainnya.



Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Program Studi PAI dan PGMI STIT Sunan Giri Bima dengan Yayasan Hammasah Li Maslahatil Ummah Kota Bima, dalam bidang pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia, baik pada aspek akademik maupun nonakademik.(Sekjend MDG)

Gebyar Agroeduwisata UMKM Deaa Jatimulyo Diresmikan, Langkah Awal Bangkitnya Ekonomi Pelaku UMKM.


Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.id || Pemerintah Desa jatimulyo kecamatan jati agung kabupaten lampung selatan secara simbolis meresmikan Agroeduwisata kuliner dihalaman balai desa Jatimulyo, sabtu 27 Desember 2025.

Peresmian ditandai pemberian simbolis gerobak usaha kepada pedagang kuliner desa jatimulyo, yang diserahkan langsung oleh camat jati agung rizwan effendy didampingi kepala desa jatimulyo H. Sumardi beserta uspika kecamatan jati agung. 

Agroeduwisata kuliner merupakan program transformasi program UMKM di bidang Kuliner Berbasis pembangunan ekonomi masyarakat dengan mengubah fasilitas desa menjadi fasilitas aktivitas baru yang menggabungkan, edukasi, wisata kuliner, agroeduwisata di desa Jatimulyo. 

Disamping itu juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat lokal yang sampai saat ini telah mencapai 28 gerai kuliner agroeduwisata desa jatimulyo

Inisiatif yang didorong oleh:pemerintah desa jatimulyo guna mengoptimalisasi Aset Desa, Memaksimalkan fungsi bangunan yang mungkin kurang dimanfaatkan.

Didalam segi Pemberdayaan Ekonomi Lokal serta Menciptakan peluang usaha baru bagi warga melalui penjualan produkdan kuliner.yang menampung
Edukasi Masyarakat dalam 
Peningkatan Pariwisata desa Menarik pengunjung dari luar desa dan daerah, meningkatkan pendapatan asli desa.

Inisiatif Agroeduwisata desa jatimulyo melibatkan kolaborasi antara pemerintah desa, warga, yang membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah atau kementerian terkait, seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 

Saat diwawancarai, camat jatiagung rizwan effendy menyampaikan, bahwa pada malam hari ini, saya menghadiri undangan kepala desa jatimulyo dalam rangka pembukaan gebyar UMKM Agroeduwisata deaa jatimulyo, jelas camat jati agung. 

Tentunya saya sangat mengapresiasi langkah langkah yang diambil oleh kepala desa untuk me dukung pelaku pelaku usaha UMKM yang ada di desa jatimulyo kecamatan jati agung. 

Harapannya, kedelapan lokasi usaha UMKM yang di bangun oleh pemerintah desa jatimulyo bisa berkembang, bisa menjadi salah satu contoh bagi desa deaa lainnya di kecamatan jatiagung, tutup camat jatiagung rizwan effendy. 

Diwaktu yang sama, kepala desa jatimulyo H. Sumardi, SE juga menyampaikan, pada malam hari ini pemerintah desa jatimulyo meresmikan gebyar UMKM Agroeduwisata yang ada desa jatimulyo, jelas kepala deaa. 

Harapan kami, semoga bisa membantu Pedagang kecil atau UMKM agar bisa mendapatkan tempat yang layak, yang juga bisa kita bina untuk lebih maju lagi. 

Selain itu juga untuk mengurangi kemacetan yang terjadi di jalan poros desa jatiagung karna sebelumnya para pedagang UMKM berjualan di pinggir jalan, sekarang kita arah kan mereka ke halaman desa jatimulyo agar kedepannya transaksi pedagang kuliner UMKM dan pembeli lebih ramai, aman dan menjadi tempat pusat sosialisasi warga desa jatimulyo. 

Terakhir, untuk gerai pedagang kuliner UMKM saat ada 28 gerai yang sudah ada, kemungkinan akan bertambah para pelaku usaha yang mau ikut bergabung disni, tutup kepala desa jatimulyo H. Sumardi. (Fs/Red)