Media Dinamika Global

Jumat, 14 November 2025

SMP Negeri 2 Kota Bima dan SMP Muhammadiyah Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. — Dalam upaya bersama meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bima, dua sekolah menengah pertama, yaitu SMP Negeri 2 Kota Bima dan SMP Muhammadiyah Kota Bima, menjalin kerja sama strategis yang difasilitasi oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kegiatan kolaborasi ini merupakan bagian dari program BPMP NTB yang bertujuan memperkuat jaringan antar satuan pendidikan serta mendorong inovasi dalam proses pembelajaran. Tim BPMP NTB hadir langsung untuk meninjau pelaksanaan kegiatan kolaboratif yang berlangsung di SMP Negeri 2 Kota Bima.(5/11/2025)

Dalam sambutannya, Kepala BPMP NTB, Katman, menyampaikan apresiasinya terhadap kedua sekolah yang menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kemitraan yang positif.

“Kolaborasi antara SMP Negeri 2 Kota Bima dan SMP Muhammadiyah ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat mutu pendidikan di Kota Bima. Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Provinsi NTB dalam mengembangkan inovasi pendidikan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Kota Bima, Jumadil Akbar, S.Pd, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk saling belajar dan bertukar pengalaman.

“Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan SMP Muhammadiyah. Melalui kerja sama ini, kami ingin bersama-sama meningkatkan kualitas pembelajaran, baik dari segi metode pengajaran, pengembangan karakter, maupun manajemen sekolah,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala SMP Muhammadiyah Kota Bima juga menyambut positif program kolaboratif ini.

“Kami percaya bahwa sinergi antar sekolah akan membawa dampak positif, tidak hanya bagi guru dan peserta didik, tetapi juga bagi lingkungan pendidikan di Kota Bima secara keseluruhan,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi, berbagi praktik baik, serta perencanaan program tindak lanjut untuk penguatan mutu pendidikan di kedua sekolah. Beberapa program yang akan dikembangkan antara lain penguatan literasi dan numerasi, pelatihan guru berbasis kebutuhan, serta kegiatan proyek kolaboratif antar siswa.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan SMP Negeri 2 Kota Bima dan SMP Muhammadiyah dapat menjadi model kemitraan pendidikan yang inspiratif di NTB. Melalui sinergi dan semangat kebersamaan, kedua sekolah berkomitmen untuk terus berinovasi demi tercapainya tujuan pendidikan nasional dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.(Sekjend MDG)

Kolaborasi Bersama BNNK Bima, Penguatan Ketahanan Diri Remaja Lewat Platform DEKTARI


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. — Dalam upaya meningkatkan ketahanan diri remaja terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bima berkolaborasi dalam pelaksanaan Platform Kuesioner Digital DEKTARI (Deteksi Ketahanan Diri). Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memperkuat kebijakan berbasis data dalam pencegahan dan penanggulangan narkotika di Indonesia.(4/112025)

Melalui platform DEKTARI, dilakukan pengukuran Indeks Ketahanan Diri Remaja, yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana daya tahan generasi muda terhadap pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba. Data yang diperoleh akan menjadi dasar penyusunan strategi pencegahan yang lebih efektif di tingkat daerah.

Kepala BNNK Bima dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam membangun kesadaran dan ketangguhan generasi muda.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu sekolah-sekolah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam memahami pentingnya ketahanan diri sebagai benteng utama melawan narkoba,” ujarnya.

Selain pengisian kuesioner digital, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi bahaya narkoba, diskusi interaktif, serta edukasi tentang peran remaja dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkotika.

Dengan adanya kegiatan kolaboratif ini, diharapkan Kabupaten Bima dapat menjadi contoh daerah yang aktif mendukung gerakan nasional Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) melalui pendekatan berbasis data dan teknologi digital.(Sekjend MDG)

Guru BK Ibu Novi Utami Ningsih, S.Pd Hadiri Pelatihan Kader Perlindungan Anak (DP3A) Tingkat Kota Bima Tahun 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Memenuhi undangan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bima, Ibu Novi Utami Ningsih, S.Pd, selaku guru Bimbingan dan Konseling (BK), turut menghadiri kegiatan Pelatihan Kader Perlindungan Anak Tingkat Kota Bima Tahun 2025 yang dilaksanakan pada Jumat, 7 November 2025.

Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas DP3A Kota Bima, Syahruddin, S.H., M.M., yang sekaligus menjadi pemateri pertama. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya peran kader dan tenaga pendidik dalam memberikan perlindungan terhadap anak, mencegah kekerasan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak.

Sebagai pemateri kedua, hadir Ibu Lily Marfu’atun, S.H., M.H., seorang advokat perempuan yang aktif sebagai narasumber dan bagian dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Bima. Beliau menyampaikan materi tentang aspek hukum dalam perlindungan anak, termasuk pencegahan serta penanganan kasus kekerasan terhadap anak di wilayah Kota Bima.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para kader dalam memahami isu-isu perlindungan anak, memperkuat kolaborasi antarinstansi, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dan lembaga pendidikan dalam mewujudkan Kota Bima Layak Anak.

Menanggapi keikutsertaan guru BK dalam kegiatan ini, Kepala Sekolah SMPN 2 Kota Bima, Jumadil Akbar,S.Pd menyampaikan apresiasinya. Beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam memperkuat peran sekolah sebagai lingkungan yang aman dan ramah anak.

“Kami sangat mendukung partisipasi guru BK dalam kegiatan pelatihan ini. Diharapkan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di sekolah dalam upaya memperkuat budaya perlindungan anak dan pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta, termasuk guru BK yang hadir, dapat menjadi pelopor dan mitra strategis dalam upaya perlindungan anak, serta terus berkontribusi menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.(Sekjend MDG)

SMPN 2 Kota Bima, Ciptakan Lingkungan Literasi yang Inklusif, Ibu Arty Yati Jadi Inspirasi di Sekolah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Dalam upaya memastikan tidak ada satu pun siswa yang tertinggal dalam perjalanan literasi, Ibu Arty Yati, guru TIK SMP Negeri 2 Kota Bima, terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah.(12/11/25)

Dengan penuh semangat, beliau memberikan dukungan dan motivasi kepada siswa untuk meningkatkan kemampuan literasi baca-tulis maupun literasi digital. Ibu Arty Yati juga berperan aktif menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan inspiratif, agar setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Kepala SMP Negeri 2 Kota Bima, Bapak Jumadil Akbar, S.Pd, memberikan apresiasi atas upaya tersebut. Menurutnya, langkah Ibu Arty Yati sejalan dengan visi sekolah dalam membangun budaya literasi yang kuat dan berkelanjutan.

Kiprah beliau menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus menumbuhkan semangat literasi sebagai dasar membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter.(Sekjend MDG)

Kamis, 13 November 2025

Kolaborasi Guru Bangun Karakter Disiplin dan Kepedulian Lingkungan pada Siswa Terlambat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Dalam rangka menanamkan karakter disiplin serta meningkatkan rasa tanggung jawab siswa, para guru di sekolah berkolaborasi melaksanakan pembinaan khusus bagi siswa yang datang terlambat. Pembinaan ini tidak hanya menekankan pentingnya tepat waktu, tetapi juga diarahkan untuk membentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah.(14 November 2025)

Guru BK, Novi Utami Ningsih, S.Pd, bersama guru piket dan guru lainnya, menginisiasi kegiatan pembinaan dengan mengajak siswa yang terlambat untuk berpartisipasi dalam menjaga kebersihan area sekitar masjid sekolah. Masjid dipilih karena merupakan tempat suci yang digunakan untuk kegiatan keagamaan dan membutuhkan perhatian lebih terkait kebersihan dan kerapian lingkungan.

Dalam arahannya, Novi Utami Ningsih, S.Pd menjelaskan bahwa disiplin bukan hanya soal waktu, tetapi juga tentang sikap peduli, tanggung jawab, dan kesediaan untuk melakukan hal-hal positif demi kebaikan bersama. Melalui kegiatan membersihkan sekitar masjid, siswa diajak untuk memahami bahwa tindakan kecil seperti menjaga kebersihan dapat mencerminkan karakter yang baik.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari siswa. Selain melaksanakan tugas kebersihan, mereka juga belajar bahwa disiplin dan peduli lingkungan merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Kolaborasi antar guru ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai upaya membangun budaya positif di sekolah.

Dengan kerja sama yang solid antar guru, sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang tertib, bersih, dan mendukung pembentukan karakter siswa secara menyeluruh.(Sekjend MDG)

Ketua PGRI Kabupaten Bima Hj. Ico Rahmawati, Hadiri Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Monta


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Monta gelar Konferensi Cabang sekaligus pemilihan pengurus baru periode Tahun 2022-2030 yang bertempat di PKG Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima. Sabtu, (08/11/25)

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PGRI.

Agenda utama Konferensi melaporkan realisasi pelaksanaan program dan pertanggung jawaban masa bakti 2020-2025 dan pemilihan pengurus baru cabang Monta masa bakti 2025-2030

Tema pada Konferensi “ Transformasi PGRI Menunju Bima Bermartabat Dan Monta Berdaya Saing ".

Kegiatan dihadiri oleh Ketua PC PGRI Monta, dan anggotanya, camat Monta, Ketua PGRI Kabupaten Bima Hj. Ico Rahmawati , M. Pd, Sekretaris PGRI Kabupaten Bima Eddy Ilhamsyah, Korwil Monta Bahtiar, S.Pd, Danramil Monta, Kapolsek Monta, beserta Kepala Sekolah dan perwakilan tiap sekolah yang berada di lingkungan Kecamatan Monta 

Ketua PGRI Kabupaten Hj. Ico Rahmawati, M. Pd pada kesempatan itu menyampaikan, apresiasi terhadap kebersamaan Guru yang ada di Kecamatan Monta, hal ini dibuktikan dengan jumlah terbanyak penerima tunjangan adalah Guru Kecamatan Monta, ujarnya.

Lanjutnya, mengutip dari tema konferensi PGRI hari ini, "Transformasi PGRI Menunju Bima Bermartabat Dan Monta Berdaya Saing", saya selaku Ketua PGRI Kabupaten Bima sekaligus Kabid PTK, memberikan himbauan sekaligus harapan, bahwa guru yang ada di Kecamatan Monta ini wajib membawa nama Kecamatan Monta mewakili Kabupaten Bima di tingkat Propinsi untuk setiap lomba, baik guru maupun siswa, pungkasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, sesuai dengan slogan Bupati Bima yaitu "Bima Bermartabat", yang artinya jadilah diri Bapak dan Ibu guru menjadi guru yang bermatabat.

Selain dari pada itu, mari kita saling menjaga sikap, tingkah laku, tutur kata, agar jangan sampai ada iri dan dengki kepada sesama guru, jangan memberikan informasi-informasi yang tidak jelas terhadap Wartawan dan LSM, mari kita menjaga keutuhan Pendidikan, tidak ada yang bisa menjaga PGRI Se-Kabupaten Bima, kalau bukan Bapak dan Ibu guru semuanya.

Selanjutnya beliau dengan tegas menjelaskan kepada seluruh Calon Kepala Sekolah di Kecamatan Monta agar bisa memberikan pencerahan kepada semua orang, kepada LSM atau kepada pegiat yang main dengan FB, bahwa dirinya sudah menyampaikan kepada calon Kepala Sekolah di tahun 2025 satu gelas air putih dirinya haramkan untuk masuk kedalam perutnya.

Hal ini membuktikan bahwa kelulusan Calon Kepala Sekolah di tahun 2025 tersebut tidak ada sogok menyogok, suap menyuap, semuanya tergantung pada sistem.


Lebih lanjut dijelaskannya, usai dari kegiatan ini, saya akan terbang ke pusat guna untuk memperjuangkan hak guru sertifikasi yang sejak bulan Juni masih banyak yang belum dicairkan, mohon doanya agar perjuangan itu dapat berjalan dengan baik. Karena bukan hanya tunjangan sertifikasi saja, bahkan tunjangan-tunjangan guru lainnya yang belum cair insyaallah akan di perjuangkan.

Melalui kegiatan ini saya berharap agar guru-guru TPU juga bisa bergabung dalam Organisasi PGRI, sebab bila ada persoalan akan kita hadapi bersama dan PGRI harus menjadi barisan terdepan dalam setiap persoalan.

Terakhir disampaikannya, saya berharap dan mengajak, mari kita bersatu tunjukan jati diri kita bahwa PGRI Kabupaten Bima adalah PGRI yang patut di jadikan contoh bagi PGRI lainnya. 

Dalam pemilihan ketua PC PGRI Kecamatan Monta terdapat tiga Bakal Calon yaitu, Mahfud, S.Pd yang menjabat sebagai Kepala SDN Sondo, Munajib, S.Pd Kepala SMP Negeri 1 Monta, dan Bahtiar, S.Pd selaku Korwil Kecamatan Monta.

Dalam pemilihan Ketua baru PC PGRI Kecamatan Monta  di menangkan oleh Mahfud, S.Pd sebagai Ketua PC PGRI Kecamatan Monta. (Tim)

Pemerintah Harus Intervensi Turunkan Harga Barang

 


Medan. Media Dinamika Global.id. Ketua Lembaga Perberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) Sumut, Ir Ronald Naibaho, MSi, berharap pemerintah melakukan intervensi menurunkan harga bahan pokok dalam menanggulangi inflasi di Sumut. Dia berharap masyarakat berperan dalam menjaga stabilitas inflasi daerah Sumatera Utara. 

"Dalam diskusi ini kami ingin melihat dampak inflasi melalui kaum ibu-ibu dan kelompok masyarakat rentan (penyapu jalan). Ternyata memang benar, kita dapat keluhan langsung dari kaum ibu-ibunya soal kenaikan harga kebutuhan pokok. Untuk itu, kami berharap pemerintah harus ada intervensi dan punya kebijakan dalam menyikapi naiknya kebutuhan pokok,"jelas Ir Ronald Naibaho saat menggelar Diskusi Kelompok Masyarakat Rentan Bersama LPER Sumut dengan topik "Penanggulangan Inflasi Daerah Sumut" di AW Cafe Jalan Sisingamangaraja, Medan, Jumat (14/11). 

Dalam diskusi yang diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari kelompok masyarakat rentan (penyapu jalan) dan mahasiswa, Ir Ronald Naibaho menjelaskan, saat ini keadaan ekonomi kita memang sedang tidak baik-baik saja. Untuk itu, masyarakat harus mempercayakan Pemprovsu dan para stakeholder dalam mengatasi inflasi di Sumut. 

"Biasanya jelang perayaan hari-hari besar harga kebutuhan pokok akan melonjak. Kami imbau pada masyarakat agar hemat dan bijak dalam menggunakan uang,"ungkapnya.

Sementara, Ketua Panitia, Ilham Fauji Munthe, SE, ME, menambahkan, melalui diskusi ini pihaknya ingin mengedukasi masyarakat bagaimana menanggulangi inflasi untuk membantu Pemprovsu dalam mengatasi inflasi daerah. Selain itu, diskusi ini juga diharapkan dapat menyerap langsung persoalan inflasi yang dirasakan kelompok rentan. 

Selain diskusi, dalam kegiatan tersebut pihak penyelenggara juga membagikan sembako yang terdiri dari telur dan cabai merah untuk 200 penerima manfaat/ kelompok masyarakat rentan yang dibagikan langsung di lokasi dan di wilayah Marindal. (Tim)

THM Studio 21 Kembali Dibuka Usai Di-Police Line, DPP KOMPI B Desak Kapolri Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Hukum dan Izin Bangunan


Pematangsiantar. Media Dinamika Global.id. Polemik kembalinya beroperasi Tempat Hiburan Malam (THM) Studio 21 menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, beberapa bulan lalu tempat hiburan tersebut baru saja dipasang garis polisi (police line) oleh pihak berwajib setelah terbukti menjadi lokasi peredaran narkotika jenis ekstasi.

Namun, pantauan di lapangan menunjukkan bahwa Studio 21 kini mulai dibuka kembali dan melakukan aktivitas renovasi serta persiapan operasional. Kondisi ini dinilai mencederai upaya penegakan hukum dan melemahkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum di wilayah Polda Sumatera Utara.

Beberapa pelaku yang sebelumnya terjaring operasi narkotika di lokasi tersebut hingga kini masih mendekam di tahanan, namun Amut, selaku pemilik gedung dan penyedia tempat, belum pernah tersentuh proses hukum. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar tentang keberpihakan penegakan hukum dan potensi adanya tebang pilih dalam penindakan kasus narkoba.

Selain dugaan pelanggaran pidana terkait narkotika, Studio 21 juga diduga kuat melanggar aturan tata ruang dan lingkungan hidup. Pembangunan gedung disebut melanggar garis sempadan sungai, yang seharusnya menjadi kawasan lindung dan bebas dari aktivitas bangunan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai, Pasal 5 ayat (1) yang menyebutkan bahwa “Sempadan sungai berfungsi sebagai ruang penyangga antara ekosistem sungai dan kegiatan manusia yang tidak boleh dibangun permanen.”

Sementara dari sisi hukum pidana, pembiaran beroperasinya kembali tempat yang pernah menjadi lokasi peredaran narkoba berpotensi melanggar Pasal 131 dan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu:

Pasal 131: “Setiap orang yang mengetahui adanya tindak pidana narkotika tetapi tidak melaporkannya kepada pihak berwenang dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp50 juta.”

Pasal 132 ayat (1): “Setiap orang yang melakukan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika dipidana dengan pidana yang sama dengan pelaku tindak pidana tersebut.”

Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Masyarakat Peduli Indonesia Baru (DPP KOMPI B), Henderson Silalahi, menyampaikan keprihatinan mendalam dan desakan keras kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk turun langsung mengusut kasus ini

Kami minta Kapolri menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam pembiaran ini. Jika Studio 21 kembali beroperasi, maka besar kemungkinan tempat itu akan kembali menjadi sarang peredaran narkotika. Ini jelas mencoreng wibawa hukum di Sumatera Utara,” tegas Henderson Silalahi.

Henderson juga menambahkan bahwa pembiaran terhadap pelanggaran hukum semacam ini dapat menjadi preseden buruk, terutama dalam upaya pemberantasan narkoba dan penegakan tata kelola ruang kota yang bersih dan tertib hukum.

> “Kami berharap pihak Polda Sumut dan Pemerintah Kota segera menindaklanjuti perizinan dan legalitas bangunan Studio 21 yang diduga melanggar sempadan sungai. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tambahnya.

Publik kini menanti langkah konkret dari aparat penegak hukum, terutama Polda Sumatera Utara dan Mabes Polri, dalam menindaklanjuti kasus Studio 21 yang dinilai telah mengabaikan proses hukum dan menodai semangat pemberantasan narkoba di Kota Pematangsiantar.

Lebih lanjut,Henderson menyebut akan menyurati langsung Kapolri Jenderal Listio Sigit Prabowo untuk meminta penanganan serius terkait penegakan hukum terhadap studio 21 serta Amut sebagai pemilik dan penyedia tempat,"tutupnya (Tim)

Kampus II UM Bima, Menempati Peringkat Satu Sinta Skor Tertinggi di Bima dan Dompu NTB


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.---memiliki banyak perguruan tinggi yang unggul, baik negeri maupun swasta. Setiap universitas memiliki kekuatan tersendiri dalam hal penelitian, inovasi, publikasi, serta kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Untuk menilai seberapa besar kontribusi akademik suatu universitas Muhammadiyah bima kampus 2, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menggunakan sistem bernama SINTA (Science and Technology Index).

SINTA adalah platform yang menghimpun data publikasi, sitasi, jurnal, dan kinerja riset dari dosen serta institusi pendidikan di universitas Muhammadiyah Bima NTB. Dari sinilah kita bisa melihat universitas Muhammadiyah mana saja yang paling aktif serta berkontribusi besar dalam dunia akademik.

Tidak hanya bagi dunia penelitian, peringkat universitas Muhammadiyah bima di SINTA juga dapat menjadi tolak ukur kualitas universitas Muhammadiyah bima tersebut di mata calon mahasiswa, dosen, dan peneliti.

Berdasarkan data terbaru, berikut UM bima adalah sudah punya universitas kampus 1, 2 dan Kampus 3 dengan skor tertinggi di SINTA:

Universitas Muhammadiyah Bima (UM)

Sebagai universitas dan terbesar di Bima NTB, UM bima berhasil menempati posisi pertama dengan skor SINTA paling tinggi.

Hal ini bukanlah kejutan, mengingat UM bima memiliki sejarah panjang dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

UM bima dikenal sebagai universitas yang memiliki fakultas lengkap, mulai dari Gizi, teknik, hukum, ekonomi, hingga jurusan teknik sipil, dan berbagai macam jurusan jurusan lainnya.

Ribuan publikasi ilmiah dari dosen dan penelitinya menjadi salah satu faktor yang mengantarkan UM bima pada puncak peringkat SINTA.

Selain itu, UM bima NTB, juga aktif dalam kerja sama internasional dengan berbagai universitas ternama dunia. Mahasiswa UM mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam riset global, pertukaran pelajar, hingga program magang internasional.(Sekjend MDG)

Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80, SMK Negeri 1 Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Yang bertindak selaku pembina upacara yaitu Ketua Program Kompetensi Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Ibu Sri Mulyanti, S.E. dan yang bertugas sebagai petugas upacara yaitu pengurus OSIS. Upacara berjalan dengan lancar.

Kegiatan dilanjutkan dengan menabur bunga di pelabuhan Kota Bima sebagai simbol penghormatan kepada pahlawan Indonesia yang diwakili oleh perwakilan guru dan OSIS SMK Negeri 1 Kota Bima.

Semoga nilai-nilai perjuangan para pahlawan menginspirasi kita untuk terus berkarya, berdisiplin, dan memberikan yang terbaik bagi negeri.

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional ke-80, SMK negeri 1 Kota Bima melaksanakan Upacara Bendera dengan penuh semangat dan khidmat pada Senin, 10 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan murid SMK negeri 1 Kota Bima sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan bangsa.

“Perjuangan para pahlawan tidak hanya dengan mengangkat senjata, tetapi juga dengan ilmu, semangat, dan kerja keras. Tugas kita sebagai generasi penerus adalah melanjutkan perjuangan mereka dengan belajar sungguh-sungguh dan berbuat baik untuk bangsa,” tutur ibu mulyanti S.E dalam amanatnya.

Selain itu, beliau juga menyampaikan rasa bangga dan syukur atas penetapan Sultan Muhammad Salahuddin sebagai Pahlawan Nasional Tahun 2025. Penetapan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bima, karena sosok Sultan Muhammad Salahuddin dikenal sebagai pemimpin yang bijaksana, pejuang keadilan, dan tokoh yang berjasa besar dalam memperjuangkan harkat dan martabat bangsa.


Upacara berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sikap hormat dan semangat nasionalisme yang tinggi. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kepahlawanan dapat terus hidup dalam diri generasi muda SMK negeri 1 Kota Bima sebagai penerus perjuangan bangsa.(Sekjend MDG)