Media Dinamika Global

Kamis, 30 Oktober 2025

Patroli Siskamling, Sertu Syarif Hidayat Babinsa Naru Koramil 1608-03/Sape Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman Anggota Koramil 1608-03/Sape Sertu Syarif Hidayat Babinsa Desa Naru Kecamatan Sape beserta 1 orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.(30/10/2025)

Pada Pukul 20.00 wita anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Naru Kec.Sape di lanjutkan dengan Pemantauan Situasi Wilayah Sambil memberikan Himbauan kepada warga Desa agar tidak melakukan Hal-hal yang Negatif seperti Penjualan Miras, transaksi Narkoba, dan tidak boleh membawa Senjata Tajam maupun barang-barang yang di larang.

Patroli Siskamling yang dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-03/Sape juga melibatkan Aparat pemerintah Desa Naru Kecamatan Sape, Tokoh agama,Toda dan masyarakat dalam  menjaga ketertiban yang ada khusus nya di waktu malam hari.




Kegiatan Patroli dilaksanakan  di tempat-tempat yang di anggap rawan terjadinya tindak kejahatan, seperti Fasilitas umum dan tempat-tempat yang biasa dijadikan tongkrongan anak-anak muda serta pemukiman warga yang padat penduduk dan patroli tersebut di laksanakan secara bergantian ataur bergiliran dimana warga juga turut hadir.

Danramil 1608-03/Sape Lettu Inf Ruslin saat dikonfirmasi Patroli Siskamling ini akan terus dilakukan guna untuk memastikan situasi di wilayah tetap aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan tenang, Ucapnya.

Keterlibatan Unsur terkait sangat diharapkan dalam kegiatan Patroli Siskamling ini disamping menjaga Kamtibmas di wilayah agar tercipta akan menciptakan hubungan Emosinal yang sangat erat antara TNI dengan masyarakat dan antara masyarakat dengan masyarakat itu sendiri.

Salah Satu warga yang mengikuti Patroli Siskamling menyatakan Kami sangat senang dengan ada nya kegiatan Patroli Siskamling yang di laksanakan oleh Kodim 1608/Bima melalui Koramil 1608-03/Sape khusus nya malam hari Kami merasa aman dan harapan Kami sebagai masyarakat dengan kegiatan ini tindak kejahatan seperti, pencurian, perkelahian dll dapat kita cegah sedini mungkin.

(Team.MDG.03)

Kiprah Ibu Reni Ayu Rukmana Dewi, Guru SMPN 9 Kota Bima yang telah Melahirkan Program Inovasi 'GERILYA', Metode Pembelajaran Kreatif Anak


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Reni Ayu Rukmana Dewi, S.Pd adalah salah seorang guru yang mengajar di SMP Negeri 9 Kota Bima. Ia tidak hanya berperan sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat. Baginya, pendidikan sejati tidak berhenti di tembok sekolah. Oleh karena itu, saya dengan sepenuh hati mendedikasikan diri untuk mengembangkan kegiatan penguatan literasi dan numerasi bagi anak-anak di lingkungan sekitar sekolah melalui program GERILYA (Gerobak Literasi dan Karya). Program ini masuk sebagai salah satu Kandidat nominasi Lomba GTK Tahun 2025. Bagaimana ia membuat serta memilih ide tersebut? berikut catatannya. Senin (13 Oktober 2025)

Berawal ingin melakukan berbagai kegiatan kreatif dan menyenangkan untuk anak didik, guru yang telah Tujuh Tahun mengabdi di SMPN 9 Kota Bima ini, sebuah sekolah yang berada di ujung timur Kota Bima, ia kerap berpikir bagaimana berupaya menumbuhkan semangat belajar anak-anak agar mereka mencintai membaca, berpikir kritis, serta terampil memecahkan masalah sehari-hari. Dari beberapa hal tersebut, upaya menumbuhkan semangat belajar anak akhirnya melahirkan ide membuat program GERILYA.

Dedikasinya untuk mengajar dijalankan bukan sekadar sebagai tugas tambahan, melainkan sebagai panggilan hati untuk ikut berkontribusi membangun masyarakat yang melek literasi dan numerasi. Ia juga tercacat aktif membangun komunikasi dan berkolaborasi dengan orang tua, tokoh masyarakat, dan rekan sejawat untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, penuh semangat, dan berorientasi pada pengembangan potensi setiap anak.

Keteladan yang Patut Ditiru,

Sebagai seorang pendidik, Ibu. Reni Ayu meyakini bahwa keteladanan adalah bentuk pendidikan paling kuat. Di sekolah, ia berusaha menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar kepada peserta didik dengan menunjukkan sikap konsisten terhadap waktu, tugas, dan profesionalisme. Selalu hadir tepat waktu, menyiapkan pembelajaran dengan matang, dan memperlakukan setiap siswa dengan empati dan keadilan.

“Saya dalam salam setiap kegiatan belajar, selalu berusaha menciptakan suasana yang menyenangkan agar anak-anak tidak hanya memahami pelajaran, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kehidupan, kejujuran, kerja keras, dan rasa saling menghargai,” ungkapnya.

Di sela kesibukannya mengajar di sekolah, dalam pergaulan di Masyarakat dirinya berperan aktif dalam kegiatan sosial dan edukatif di lingkungan sekitar. Kandidat memprakarsai program penguatan literasi dan numerasi bagi anak-anak di masyarakat, sebuah kegiatan yang ia jalankan dengan tulus sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kemajuan pendidikan di luar ruang kelas. Melalui kegiatan membaca bersama, permainan edukatif, dan bimbingan belajar kontekstual. “Saya berupaya menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap ilmu pengetahuan serta membangun kepercayaan diri mereka untuk terus berkembang,” terangnya.

Manfaat yang Dirasakan Masyarakat dari Kiprah Kandidat

Kegiatan penguatan literasi dan numerasi yang diinisiasi oleh kandidat di lingkungan masyarakat membawa dampak nyata yang dirasakan oleh berbagai pihak, terutama anak-anak dan orang tua di sekitar sekolah. Kegiatan belajar yang dikemas secara menarik membuat anak-anak menjadikan membaca dan berhitung sebagai kegiatan yang dinantikan.

Bagi orang tua, kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyadari peran mereka dalam mendampingi proses belajar anak di rumah. Melalui pendekatan kolaboratif, kandidat berupaya melibatkan para orang tua untuk ikut serta dalam kegiatan sederhana seperti membaca bersama, membuat media belajar dari bahan bekas, atau mendukung kebiasaan belajar anak di rumah. Manfaat yang di rasakan oleh masyarakat diantaranya lingkungan menjadi lebih hidup dengan aktivitas positif, munculnya kelompok belajar kecil, dan meningkatnya interaksi antarwarga yang didasari oleh semangat gotong royong.

Rekam Jejak

Selama menjalankan tugas sebagai pendidik, Ibu. Reni Ayu senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme, tanggung jawab, dan integritas. Selain itu, kandidat dikenal sebagai pribadi yang terbuka terhadap masukan, mampu bekerja sama dengan semua pihak, Kandidat yakin bahwa kepercayaan adalah hasil dari konsistensi perilaku, dan selama bertahun-tahun kandidat berusaha membangun serta menjaga kepercayaan.

Tidak hanya telah melahirkan ide Inovasi belajar anak GERIYA, guru yang selalu berpegang pada prinsip serta komitmen mengajar dengan melibatkan para orangtua ini juga pernah mendapat nominasi dalam lomba Inovasi dan TTG Tingkat Kota Bima Tahun 2025 dengan sebuah karya dari bahan baku jagung, dan juga inovasi JAGAT yakni Jagung untuk alternatif Teknologi Kertas Berkelanjutan. (Sekjend MDG)

SMK Negeri 2 Kota Bima Perkuat Akuntabilitas Anggaran Lewat Klinis RAB, Pastikan Kebutuhan Jurusan Tepat Sasaran


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.---SMK Negeri 2 Kota Bima sukses menyelenggarakan kegiatan tahunan Klinis Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk Tahun Anggaran 2026 pada hari Selasa, 21 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan perencanaan anggaran setiap jurusan dan unit kerja berjalan efektif, efisien, dan transparan, sekaligus menjamin ketersediaan sumber daya untuk peningkatan mutu pembelajaran.

Bertempat di ruang rapat sekolah, kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran inti manajemen, termasuk para Kepala Program Keahlian (Kaprog), Kepala Bengkel (Kabeng) dari setiap jurusan, serta Tim Wakil Kepala Sekolah (Wakasek). Pertemuan intensif ini menjadi forum krusial untuk meninjau, memverifikasi, dan menyelaraskan usulan kebutuhan operasional dari tingkat jurusan.

Harmonisasi Kebutuhan dan Efisiensi

Fokus utama Klinis RAB adalah mengkaji ulang setiap item anggaran, mulai dari pengadaan bahan praktik, perawatan peralatan bengkel, hingga kebutuhan pengembangan kompetensi guru. Para Kaprog dan Kabeng mempresentasikan detail kebutuhan riil di lapangan, yang kemudian diverifikasi silang oleh tim Wakasek untuk memastikan kesesuaiannya dengan Rencana Kerja Jangka Menengah Sekolah (RKJM) dan prinsip penghematan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Taufik Hidayat, ST, menekankan bahwa kegiatan ini adalah langkah preventif untuk menghindari pembengkakan biaya yang tidak perlu.

"Klinis RAB ini bukan sekadar koreksi angka, tetapi upaya kita bersama untuk menjamin bahwa anggaran digunakan seefektif mungkin untuk menunjang kebutuhan praktik siswa. Dengan melibatkan Kaprog dan Kabeng secara langsung, kami memastikan dana yang diusulkan benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis dan urgensi di bengkel masing-masing. Ini adalah wujud akuntabilitas dan komitmen kami pada kualitas lulusan," ujarnya.

 Dampak pada Mutu Pendidikan

Hasil dari Klinis RAB ini akan menjadi dasar final penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS) tahun depan. Dengan adanya harmonisasi anggaran ini, diharapkan operasional seluruh jurusan dapat berjalan optimal, alat dan bahan praktik tersedia tepat waktu, serta kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat berlangsung tanpa kendala finansial.

Komitmen manajemen SMK Negeri 2 Kota Bima dalam mengadakan Klinis RAB secara rutin menunjukkan keseriusan sekolah dalam mengelola dana publik secara terbuka dan terencana demi mencapai standar kompetensi yang lebih tinggi bagi peserta didiknya.(Sekjend MDG)

SMK NEGERI 2 KOTA BIMA GELAR PROGRAM SAKTI, FOKUS PENGUATAN PELAJARAN DAN PENGEMBANGAN DIRI SISWA


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--SMK Negeri 2 Kota Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui pelaksanaan Program Sakti (Satuan Kegiatan Terpadu) pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025. Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa kelas X dan XI ini berfokus pada penguatan mata pelajaran keahlian dan pengembangan minat bakat siswa. 18 Oktober 2025

Pelaksanaan Program Sakti diawali dengan pengkondisian awal oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Iskandar Fahrulsyah, S.Ag., yang memberikan arahan dan motivasi kepada para siswa untuk memanfaatkan waktu kegiatan ini secara maksimal.

Dalam kegiatan inti, siswa kelas X terlibat dalam kegiatan kolaboratif yang menarik. Mereka melaksanakan kegiatan penguatan mata pelajaran bersama guru-guru dari Kombel (Komunitas Belajar) PKN dan IPAS. Kolaborasi ini menghasilkan proyek nyata berupa pembuatan Apotek Hidup di lingkungan sekolah. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman teoritis siswa terhadap mata pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan dan keterampilan praktis.

Sementara itu, siswa kelas XI dibagi berdasarkan program kegiatan. Sebagian besar siswa kelas XI mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat mereka di luar kurikulum wajib.

Khusus untuk siswa kelas XI jurusan otomotif, mereka mengikuti kegiatan penguatan mata pelajaran keahlian yang dilakukan bersama guru-guru dari Kombel Teknik Otomotif. Kegiatan ini difokuskan di jurusan masing-masing untuk memberikan pendalaman materi dan praktik yang relevan dengan kompetensi keahlian mereka, memastikan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja atau melanjutkan studi.

Bapak Fathur Rahman, ST, M.M.Inov., berharap Program Sakti ini dapat menjadi agenda rutin yang efektif dalam mendukung pencapaian kompetensi akademik dan non-akademik siswa, sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak lulusan yang unggul dan siap bersaing.(Sekjend MDG)

SMK Negeri 2 Kota Bima Perkuat Kualitas PKL Melalui Monitoring Serentak di Enam DUDIKA


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – SMK Negeri 2 Kota Bima hari ini melaksanakan kegiatan monitoring serentak Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa di enam lokasi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDIKA) yang berbeda. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pengawas Pembina bersama Kepala Sekolah dan Tim Hubungan Masyarakat (Humas) sekolah, menegaskan komitmen sekolah dalam memastikan kualitas pelaksanaan PKL. 20 Oktober 2025

Tim monitoring terbagi untuk mengunjungi berbagai sektor industri, yaitu:

Bengkel Mobil Manuru Waki

PT Ulet Jaya Bima

Krida Motor Bima

Metro Mini Sellular

BKL Pratama Mandiri

Perusahaan Tahu Tempe CV. Karya Mandiri

Tujuan utama dari monitoring ini adalah untuk memastikan kualitas pelaksanaan PKL berjalan sesuai kurikulum, ketercapaian tujuan kompetensi yang telah ditetapkan, serta memantau kedisiplinan siswa selama bekerja. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi sarana vital untuk mengidentifikasi secara langsung masalah dan kendala yang mungkin dihadapi siswa di lapangan, baik teknis maupun non-teknis.

Dalam keterangannya, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kota Bima menyampaikan, "Monitoring ini bukan sekadar formalitas, tetapi upaya nyata kita untuk menjamin bahwa siswa kita mendapatkan pengalaman kerja yang relevan dan berkualitas. Kita perlu memastikan mereka disiplin, kompeten, dan aman selama berada di DUDIKA."

Sementara itu, Pengawas Pembina mengapresiasi kerja sama yang baik dari pihak industri. "Kami melihat para siswa telah menunjukkan etos kerja yang baik di berbagai perusahaan. Komunikasi yang terjalin antara sekolah dan DUDIKA sangat penting untuk menyiapkan lulusan yang benar-benar siap kerja," ujar beliau.

Dari hasil monitoring awal, secara umum siswa menunjukkan semangat dan kedisiplinan yang tinggi. Tim Humas juga mencatat beberapa masukan dari pihak industri terkait peningkatan materi ajar di sekolah agar lebih relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Kegiatan monitoring ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi untuk peningkatan mutu program PKL SMK Negeri 2 Kota Bima di masa mendatang.(Sekjend MDG)

SMK Negeri 2 Kota Bima Gelar Seleksi Ketat Calon Peserta Skill Contest TSM 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 2 Kota Bima hari ini menyelenggarakan kegiatan seleksi internal yang ketat untuk memilih perwakilan terbaik yang akan berlaga di ajang Skill Contest Kejuruan tingkat regional di Mataram. 30 Oktober 2025.

Kegiatan seleksi yang diadakan langsung di Bengkel TSM SMK Negeri 2 Kota Bima ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII dari Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor. Seleksi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mematangkan bakat siswa dalam bidang perbaikan dan pemeliharaan sepeda motor sesuai standar industri.

Fokus pada Standar Industri dan Kesiapan Lulusan

Kepala Bengkel  TSM SMK Negeri 2 Kota Bima, Syamsurijal, ST, menjelaskan bahwa proses seleksi ini bukan sekadar perlombaan, melainkan simulasi uji kompetensi yang sesungguhnya.

"Kegiatan ini menjadi tolok ukur kesiapan siswa kelas XII sebelum mereka terjun ke dunia kerja atau melanjutkan studi. Kami menguji kemampuan dasar hingga pemecahan masalah kompleks pada sistem injeksi, kelistrikan, dan mesin. Siswa yang lolos hari ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kompetensi di atas rata-rata dan siap bersaing di tingkat provinsi," ujar Syamsurijal.

Selama kegiatan, para peserta dinilai langsung oleh tim penguji internal sekolah  didampingi oleh perwakilan dari Industri Mitra. Fokus penilaian mencakup kecepatan, ketepatan diagnosis, prosedur keselamatan kerja, dan kemampuan komunikasi teknis.

Tahap Selanjutnya: Skill Contest di Mataram

Siswa yang berhasil melalui tahap seleksi internal ini akan menjalani pemusatan pelatihan (training center) intensif sebagai persiapan menuju ajang Skill Contest Kejuruan di Mataram. Kompetisi di Mataram tersebut akan mempertemukan siswa-siswa terbaik dari seluruh SMK di wilayah [Sebutkan Provinsi/Region] dan menjadi arena pembuktian kualitas pendidikan vokasi yang diberikan oleh SMK Negeri 2 Kota Bima.

Menurut Bapak Fathur Rahman, ST, M.M.Inov kegiatan ini merupakan bentuk komitmen penuh SMK Negeri 2 Kota Bima  untuk terus meningkatkan mutu lulusan agar memiliki daya saing tinggi dan relevan dengan kebutuhan Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (IDUKA/Sekjend MDG).

Kepala SMK Negeri 2 Kota Bima Bagikan Tumbler untuk Dukung Program Ge-Trams di Hari Sumpah Pemuda Ke-97


Kota Bima Media Dinamika Global.id.– Suasana Lapangan Upacara SMK Negeri 2 Kota Bima hari ini tampak meriah. Usai pelaksanaan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-97, Kepala Sekolah memimpin langsung kegiatan pembagian doorprize berupa tumbler kepada para guru dan TU. 28/10/2025

Pembagian tumbler ini bukanlah sekadar hadiah biasa, melainkan bagian dari inisiatif sekolah untuk mendukung program lingkungan bertajuk Ge-Trams (Generasi Tumbler Ramah Sekolah). Program ini secara khusus bertujuan untuk mengurangi penggunaan air minum kemasan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah. 

Sebagai langkah awal dari program ini, sekolah telah mewajibkan guru dan TU untuk membawa tumbler selanjutnya siswa akan mulai dihimbau juga untuk melaksanakan program ini


Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 2 Kota Bima, Fathur Rahman, ST, M.M.Inov menyampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk kepedulian terhadap lingkungan. "Sebagai generasi penerus bangsa, pemuda-pemudi harus mengambil peran dalam menjaga bumi. Dengan program Ge-Trams, kita mulai dari hal kecil, yakni membawa tumbler sendiri, yang secara signifikan dapat mengurangi sampah plastik di sekolah kita," ujarnya.

Antusiasme guru dan TU terlihat jelas saat nama mereka diumumkan sebagai pemenang doorprize. Mereka menyambut gembira tumbler yang diharapkan dapat menjadi pengingat harian untuk bergaya hidup lebih ramah lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menandai komitmen SMK Negeri 2 Kota Bima dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap isu-isu keberlanjutan.(Sekjend MDG)

Moratorium BPP, SMKN 2 Kota Bima Lakukan Perampingan


Media Dinamika Global.id.-- BPP, SMKN 2 Kota Bima Lakukan Perampingan

Kepala SMKN 2 Kota Bima, Fathurrahman.

KBRN, Kota Bima: Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Bima, akan mengikuti moratorium tentang Pungutan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP). Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) Gubernur bernomor: 100.3.4/7795/Dikbud/2025 tentang Moratorium Pemungutan BPP.

Kepala SMKN 2 Kota Bima, Fathurrahman menyampaikan, moratorium itu diakui berdampak pada kegiatan di sekolah kejuruan. Mengingat, banyak biaya yang dibutuhkan, namun tidak ada dalam Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Untuk menyiasati kebutuhan yang ada dan moratorium BPP yang sudah diterbitkan, maka SMKN 2 Kota Bima berkoordinasi dengan Komite Sekolah untuk menggalang sumbangan pendidikan.

Disamping itu, kata Fathurrahman, pihaknya akan melakukan perampingan di sekolah. Agar komponen-komponen yang dianggap tidak terlalu penting ditiadakan.

“Kami lakukan perampingan atau penggabungan, pembiayaan yang dianggap tidak terlalu penting ditiadakan,” ujarnya pada RRI, Jumat (17/10/2025).

Fathurrahman berharap kondisi ini dapat dipahami, sehingga orang tua melalui komite sekolah dapat membantu melalui sumbangan. Banyak item pembiayaan yang tidak bisa didanai oleh Dana BOS.(Sekjend MDG)

Penyaluran Sembako Lumbung Sosial Kemensos Jadi Solusi Atasi Kemiskinan Ekstrem di Wawo

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Ketua Lumbung Sosial (Lumsos) Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nurpatriatis, S. Sos, menegaskan bahwa penyaluran bantuan sembako oleh Lumbung Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) di Kecamatan Wawo menjadi solusi penting dalam mengatasi kemiskinan ekstrem. 

Pernyataan ini disampaikan Ketua Lumsos Kecamatan Wawo saat memimpin langsung kegiatan penyaluran sembako yang menyasar beberapa desa di Kecamatan Wawo secara bertahap. Bantuan ini merupakan respons cepat dari Kemensos terhadap kondisi memprihatinkan yang dialami warga. 

"Kami sangat berterima kasih kepada Kemensos atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Penyaluran sembako ini sangat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan dan kelaparan," ujar Ketua Lumsos Kecamatan Wawo di sela-sela kegiatan penyaluran.

Ketua Lumsos juga menjelaskan bahwa penyaluran sembako ini dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan relawan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Wawo,"tambahnya.

Lanjutnya ia menyampaikan bahwa bantuan sembako ini merupakan bagian dari program nasional untuk mengatasi kemiskinan ekstrem dan kerawanan pangan. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait untuk memastikan program ini berjalan efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat," kata Triat. 

Kegiatan penyaluran sembako ini disambut antusias oleh warga Kecamatan Wawo. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. 

"Bantuan ini saya bermanfaat bagi kami, dan saya mengucapkan terimakasih kepada Kemensos atas perhatian dan sikap kepeduliannya kepada kami dikalangan bawah," ucap salah seorang penerima bantuan.

Sementara Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos, mengungkapkan sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kementerian Sosial atas respons cepat dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Wawo. Penyaluran sembako ini sangat penting dan menjadi solusi sementara untuk mengatasi dampak kemiskinan ekstrem. 

Kami berperan aktif dalam berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Lumbung Sosial Kemensos, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan relawan. Kami memastikan data penerima bantuan valid dan bantuan disalurkan tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Kami juga memantau dan mengevaluasi pelaksanaan penyaluran untuk memastikan efektivitasnya,"ungkapnya 

program ini dapat terus berlanjut dan diperluas, tidak hanya dalam bentuk penyaluran sembako, tetapi juga program-program lain yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan adanya sinergi antara Ketua Lumsos Kecamatan Wawo , Kemensos, dan berbagai pihak terkait, diharapkan masalah kemiskinan ekstrem di Kecamatan Wawo dapat segera teratasi. (Mdg05) 

Pemdes Naru Barat Sape Bentuk Tim Seleksi Penjaringan Perangkat Desa Formasi Kadus Kalo


Sape Bima NTB.Media Dinamika Global.id Sehubungan dengan telah terjadinya kekosongan Salah Satu perangkat Desa Naru Barat pada Formasi Kepala Kewilayahan atau Kepala Dusun yang pada beberapa bulan yang lalu telah purna Tugas atau usia Genap 60 tahun,maka pada hari ini  Pemerintah Desa Naru Barat berdasarkan aturan yang ada Melaksanakan Satu agenda Penting yaitu Rapat Pembentukan Tim Seleksi Penjaringan Perangkat Desa.(Kamis.30/10/2025)



Rapat dimulai pukul 09:10 Wita yang bertempat di Balai Desa Naru Barat yang dihadiri oleh Kades,Sekdes,Ketua BPD dan Anggota, Pendamping Desa Kecamatan Sape,PLD,Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan, pemuda,Kadus,RT/RW.

Kades Naru Barat (Sri Mulyati.SE) Dalam sambutan nya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh undangan dan masyarakat yang sudah berkesempatan hadir memenuhi undangan pemerintah desa dalam rangka Rapat Pembentukan Tim Seleksi Penjaringan Perangkat Desa untuk Formasi Kepala Dusun Kalo dan Pengawas.

Kades juga menambahkan bahwa dasar hukum yang bisa kita pakai adalah Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024 Tentang Perubahan kedua atas undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Juga Peraturan Bupati Bima Nomor 29 Tahun 2023 tentang Perubahan atas peraturan Bupati Bima Nomor 9 tahun 2015 tentang petunjuk pelaksanaan peraturan Daerah kabupaten Bima Nomo 1 Tahun 2015 tentang perangkat Desa dan Peraturan peraturan pemerintah lainnya.

Selain itu Kades juga berharap semoga Tim Seleksi yang terbentuk hari ini adalah orang-orang yang bisa bekerja dengan penuh tanggungjawab dan yang lebih penting lagi dapat mengedepankan Netralitasnya sebagai Panitia.Ucapnya

Pendamping Desa Kecamatan Sape (Arif Budiman.S.Pi) juga menjelaskan bahwa berdasarkan aturan yang ada bahwa Jumlah Kepanitiaan sebanyak 5 orang yang keanggotaannya terdiri dari:

a. Perangkat Desa

b. Tokoh Masyarakat

c. Tokoh Agama

d. Golongan Profesi 

Selain dari itu PD Kec.Sape juga menjelaskan Bahwa Tim Seleksi Penjaringan Perangkat Desa harus memenuhi persyaratan antara lain :

- Berpendidikan paling rendah SMU atau sederajat

- Berusia sekurang-kurangnya 25 tahun 

- Warga Desa Setempat

- tidak memiliki hubungan keluarga sedarah sampai derajat ketiga

- tidak memiliki hubungan keluarga semenda yang timbul karena pernikahan

Hal - hal lain akan dibahas lebih lanjut pada rapat kerja panitia selanjutnya.Tutur PD Sape 

Rapat berlangsung dengan lancar tertib dan sukses dan dilanjutkan dengan foto bersama.(Team.MDG.03)