Media Dinamika Global

Selasa, 21 Oktober 2025

Prof. Marniati: Saatnya Rakyat Aceh Bangkit Lewat Politik yang Tulus dan Cerdas


BANDA ACEH. Media Dinamika Global.id. – Gerakan politik baru lahir dari Tanah Rencong. Ratusan masyarakat, akademisi, dan tokoh lintas profesi memenuhi Gedung Amel Convention Hall untuk menyaksikan Deklarasi Partai Perjuangan Aceh (PPA) yang digagas oleh Prof. Adjunct Dr. Marniati, S.E., M.Kes., seorang akademisi dan tokoh perempuan Aceh yang telah lama berkiprah di bidang pendidikan dan sosial. Selasa , (21/10/2025)

Acara yang berlangsung khidmat ini mengusung tema “Bersatu dalam Kepemimpinan, Berjuang untuk Perubahan.”

Turut hadir sejumlah tokoh nasional dan daerah seperti Nasir Djamil dan Muslim Ayub (anggota DPR RI), Darwati Agani (DPD RI), Afdhal Khalilullah (Wakil Wali Kota Banda Aceh), serta Meurah Budiman (Kepala Kanwil Kemenkumham Aceh).

Dalam wawancara eksklusif dengan Satuja.com, Prof. Marniati menegaskan bahwa politik harus menjadi ruang pengabdian, bukan ambisi pribadi.

“Saya datang dari dunia pendidikan. Dua puluh tahun saya berjuang untuk anak-anak kurang mampu, kini saatnya memperluas perjuangan lewat politik yang bersih dan bermartabat,” ujar Prof. Marniati.

Ia menambahkan, PPA lahir sebagai wadah baru bagi rakyat Aceh yang ingin berpartisipasi aktif membangun daerah tanpa harus terjebak dalam politik uang dan kepentingan sempit.

“Politik bukan tentang kekuasaan, tapi tentang kejujuran dan pelayanan. PPA adalah rumah bagi rakyat yang ingin Aceh berubah,” tegasnya.

Deklarasi ini menjadi tonggak lahirnya partai lokal dengan semangat moral, intelektual, dan kepemimpinan perempuan — membuka babak baru politik Aceh yang berpihak pada rakyat kecil, petani, nelayan, dan kaum muda. (Tim MDG)

Kutipan psikoanalisis : kecemasan eksistensial generasi muda Kurniyaji holle


 Mediadinamikaglobal.id|Di setiap era, zaman dan kemajuan umat manusia, generasi muda selalu menjadi kelompok garda terdepan yang selalu membawa harapan dan egoisme yang menggebu gebu. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan oleh seorang pakar psikologi Jean M. Twinge yang menyimpulkan bahwa generasi muda memiliki “sense of specialness” atau rasa “saya luar biasa”

yang lebih besar dibanding generasi sebelumnya.(Brainworld megazine:2019) Kita bisa melihat bahwa kemampuan ini memiliki keunikan tersendiri yang menjadi bahan bakar bagi kaum muda untuk terus menjalankan produktivitasnya dalam mencapai tujuan yang dia harapkan. 

Namun kondisi ini tidak sepenuhnya baik, keinginan yang kuat dan rasa ingin mengountentikan diri sebagai kaum muda yang produktif bukanlah hal yang mudah dicapai oleh sebagian orang. Sebab pada kondisi tertentu ada sebuah pertanyaan yang berkecamuk di dalam kepala kaum muda tatkala dia melihat ketidaksesuaian antara pengharapan dan realita di sekeliling hidupnya. 


Munculnya sebuah pertentangan struktural dan analisis perbandingan yang dia temui baik itu di media sosial atau di lingkungan sekitarnya selalu memunculkan sebuah konflik batin yang bahkan tidak dia pahami. Hal inilah  yang kemudian menjadi cikal bakal kemunculan  kecemasan eksistensial.

Kecemasan eksistensial adalah bentuk kecemasan yang muncul ketika seseorang menyadari keterbatasan, ketidakpastian, dan makna keberadaannya di dunia. Berbeda dengan kecemasan biasa (yang terkait dengan ancaman spesifik), kecemasan eksistensial bersifat lebih mendasar—berhubungan dengan pertanyaan seperti “Siapa aku?”, “Apa tujuan hidupku?”, “Mengapa aku ada?”, dan kesadaran akan kematian. Sejalan dengan apa yang telah dibahas sebelumnya, seorang filsuf asal Kanada Søren Kierkegaard dengan aliran

eksistensialisme  juga pernah memberikan komentar tentang hal ini. Ia menyebut kecemasan (angst) sebagai “pusingnya kebebasan”—yakni perasaan cemas yang timbul karena manusia menyadari bahwa ia bebas membuat pilihan, tetapi kebebasan itu sendiri menimbulkan ketakutan akan kemungkinan yang tak terbatas.(Søren Kierkegaard :1844) Lantas bagaimana proses munculnya gejala ini dapat terjadi?. Penulis akan mengulik melalui psikoanalisis dalam melihat akar munculnya persoalan ini.

Teori psikoanalisis adalah pendekatan yang dikembangkan oleh Sigmund Freud yang menekankan pentingnya proses bawah sadar dalam membentuk perilaku, pikiran, dan emosi manusia. Freud berpendapat bahwa kepribadian manusia terdiri dari tiga struktur utama: id, ego, dan superego, yang saling berinteraksi untuk mengatur dorongan, moralitas, dan realitas. Teori ini juga menyoroti pentingnya pengalaman masa kanak-kanak dalam pembentukan kepribadian dan gangguan mental seseorang. (Sigmundfreud : 1966)

Psikoanalisis merupakan cabang ilmu psikologi yang menekankan adanya pengaruh yang sangat kuat dari 3 struktur utama manusia yang disebut dengan id (keinginan), ego (rasionalitas), superego (moralitas). Apabila ketiga struktur ini saling berbenturan (mencoba untuk mendominasi antara satu dengan yang lain) maka akan memicu kecemasan yang sampai pada kecemasan eksistensial. 

Untuk lebih jelasnya lagi kita akan menggunakan salah satu istilah dalam psikoanalisis yang disebut dengan represif (repression). Dalam istilah psikoanalisis represif adalah mekanisme pertahanan ego yang bertugas untuk menekan dorongan- dorongan instingtif yang bersifat libido (seksual), atau agressif (thanatos) kedalam alam bawah sadar karena dorongan- dorongan itu tidak diterima oleh kesadaran, Sehingga dapat dikatakan bahwa represif ini mampu untuk menyeimbangkan keseimbangan psikis namun disaat yang sama dia justru menciptakan tekanan internal laten. (London:Hogart press, 1923)

Ketika dorongan yang direpresi terus berusaha muncul ke permukaan, ego harus terus menekan dorongan tersebut. Proses ini menimbulkan ketegangan batin yang kronis, yang kemudian dapat berkembang menjadi kecemasan eksistensial — yaitu perasaan cemas yang tidak hanya terkait dengan objek eksternal, melainkan menyangkut makna keberadaan diri, kebebasan, dan kesadaran akan kefanaan hidup. Dengan ini kita dapat mengetahui bahwa repressi pada mulanya adalah sebuah sistem yang berfungsi secara positif untuk menjaga keseimbangan psikis berubah menjadi sebuah sistem yang

 menciptakan kecemasan eksistensial yang menggambarkan sebuah kondisi dimana individu menolak atau menekan dorongan itu ke alam bawah sadar yang mengakibatkan kecemasan universal, mendalam dan sulit dijelaskan secara rasional. Jika kita kaitkan teori ini dengan permasalahan anak muda yang cenderung mudah menemui kecemasan eksistensial, kita dapat melihat bahwa semangat yang menggebu gebu dari anak muda seringkali beriringan dengan ketakutan, keraguan dan ketidakpastian eksistensial Generasi muda, dalam usahanya menyesuaikan diri dengan standar kesuksesan modern—seperti karier ideal, prestasi akademik, atau eksistensi sosial di media digital—sering kali secara tidak sadar menekan rasa cemas dan ketakutannya akan kegagalan atau kehilangan makna hidup.


Lik////




Korban Pembacokan Di Pacuan Kuda Desa Buncu, Kecamatan Sape


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.– Insiden pembacokan menimpa 2 korban pada Senin 21 Oktober 2025 yang berlokasi di area Pacuan Kuda desa buncu kecamatan sape Korban mengalami luka akibat insiden yang diduga merupakan salah sasaran dalam pembacokan tersebut.

Korban merupakan Anggota Brimob. Korban mengalami luka akibat pembacokan di area sekitar tangan dan luka bagian di atas kuping nya. mengkonfirmasi hal tersebut ke pihak Polsek sape, membenarkan bahwa ada korban insiden tersebut.

Ia mengatakan, laporan kejadian itu sudah diajukan ke pihak berwenang oleh korban sesaat setelah kejadian. Menurutnya, pelaku kemungkinan besar memiliki dendam masa lalu yang diperpanjang sehingga memicu adanya insiden pembacokan.

“Korban sama sekali tidak tahu apa-apa, dia hanya diajak bermain. Namun, saat tiba di lokasi, ia menjadi korban salah sasaran. Seharusnya pelaku menyerang musuhnya, tetapi justru yang terkena adalah teman dari musuhnya,”.

Sementara, dari informasi yang dihimpun Polsek Sapedari beberapa pihak, termasuk pihak korban, insiden bermula ketika awalnya berada di tempat pacuan kuda tersebut.

“Saat mau putar balik, korban justru terkena bacokan di bagian atas kuping dan tangan. Setelah kejadian tersebut itu, Korban dibawa lari ke rumah sakit.

Korban sendiri saat ini sedang menjalani perawatan di RS daerah kabupaten Bima atas luka yang dialaminya.

Sementara, pihak desa setempat, kala dikonfirmasi mengaku menunggu tindak lanjut dari kepolisian Kecamatan sape


sekitar pukul 12:15 wita telah terjadi pembacokan dibelakang SMP 3 Desa Buncu dan dipegunungan Dusun Sengari Desa Buncu Kecamatan Sape Kabupaten Bima, yang diduga dilakukan oleh pelaku berinisial (A), umur 35 Tahun, Alamat Dusun Mpori Wau Rt.002 Rw 001 Desa Buncu Kecamatan Sape Kabupaten Bima terhadap 2 personil anggota Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor yaitu BHARAKA GITA ARIADI dan BHARADA MAHYUDIN, atas kejadian tersebut BHARAKA GITA ARIADI mendapatkan luka bacok di lutut kanan, dan BHARADA MAHYUDIN mendapatkan luka di telinga bagian kiri, tidak lama dari itu Anggota Brimob Kompi 3 Batalyon C pelopor berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial (A) di pegunungan Dusun Sengari Deda Buncu Kecamatan Sape Kabupaten Bima dan menyerahkan terduga pelaku ke Polsek Sape, setelah sampai di Polsek sape, Anggota personil Polsek sape langsung membawa terduga pelaku ke Polres Bima Kota dan melakukan penyerahan beserta serah terima pelaku ke Sat Reskrim Polres Bima Kota.


Sementara itu, Kapolsek sape, kala dikonfirmasi hal tersebut membenarkan adanya terjadi pembacokan di tempat pacuan kuda kecamatan sape. Namun, pihaknya pelaku tersebut langsung menyerahkan ke Unit Reskrim Polres bima kota oleh Polsek sape, untuk di mintai keterangan hingga berita ini diturunkan.( Tim MDG)

Militan Bupati Dan Wakil Bupati Bima Resmi Melaporkan 3 Akun Facebook Yang Diduga Menghina


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Militan Bupati dan Wakil Bupati Bima, Ady – Irfan Resmi Melaporkan 3 Akun Facebook yang diduga menghina Bupati Bima melalui Media Sosial Facebook belum lama ini. Puluhan orang berkumpul di Paruga Nae menuju Kantor Mapolres Bima Kota dalam rangka membuat Laporan Pengaduan terhadap Beberapa Akun yang di anggap meresahkan alias membuat Gaduh di tengah Masyarakat Bima Khususnya.

Laporan polisi tersebut dibenarkan oleh militan Ady – Irfan, Abdul Majid pada Konferensi Pers menyampaikan, pihaknya resmi melaporkan 3 akun Facebook yang diduga menghina Bupati Bima.

“Ada Puluhan orang militan Ady – Irfa mendatangi Polres Bima Kota, dan kami resmi melaporkan akun Facebook K NTB, KK, dan AB. Kami langsung ketemu dengan Kanit Tipiter Bapak Jonatan, dan beliau sudah merespon cepat laporan kami,” ujarnya Senin (20/10)2025).

Hafid Musa selaku Anggota Team Militansi Ady-Irfan menjelaskan, laporan tersebut merupakan bentuk ketegasan Militan Ady-Irfan melawan Hoax yang beredar di sosial media yang meresah Warga Net saat.

“Vidio yang diunggah 3 akun itu, diduga vidio diedit dan mencoba merusak nama Bupati dan Wakil Bupati Bima,” jelasnya.

Bang Hafid sapaan akrabnya menegaskan, pihaknya tetap mengawal laporan tersebut dan memproses akun – akun di laporkan tersebut diproses sesuai Undang – undang yang berlaku.

“Kasus ini tetap kami kawal, dan kami meminta pihak kepolisian memproses secepatnya ketiga akun yang telah kami laporkan saat ini,” tegasnya.

Disisi lainnya, pihak Kepolisian sangat berterima kasih dengan adanya Informasi yang diberikan kepada kami, kami tetap menjunjung tinggi nilai-nilai dan norma sehingga konsep ini perlu dilakukan dengan  saksama.

Dan insyaallah kami juga sesuai harapan dari Pengadu akan berusaha semaksimal mungkin untuk bekerja dan berikan kesempatan kepada kami ya. Tuturnya(Team).

SISTEM PENERIMAAN MURID BARU SMAN 1 KOTA BIMA TAHUN PELAJARAN 2025/2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. — SMAN 1 Kota Bima kembali membuka pendaftaran peserta didik baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2025/2026. Proses seleksi dilaksanakan secara sistematis dan transparan sesuai dengan jadwal resmi yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB.

Tahapan SPMB dimulai dengan proses validasi data/pra-SPMB yang berlangsung pada 3–15 Juni 2025. Selanjutnya, calon peserta didik dapat melakukan pendaftaran dan verifikasi berkas di sekolah sesuai dengan jalur yang dipilih, yakni jalur afirmasi, perpindahan orang tua, prestasi, dan domisili. Proses pendaftaran terbagi atas beberapa tahap, dimulai tanggal 13 Juni dan berakhir pada 3 Juli 2025.

Seleksi dilakukan secara daring melalui sistem pada tanggal 16 hingga 26 Juni untuk jalur afirmasi, perpindahan, dan prestasi. Sementara itu, jalur domisili diseleksi pada 4–5 Juli 2025. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan secara bertahap sesuai jalur, dimulai dari tanggal 18 Juni hingga 6 Juli 2025. Peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang sesuai jadwal masing-masing jalur.

SMAN 1 Kota Bima juga mempersiapkan berbagai fasilitas dan program unggulan guna menunjang proses pembelajaran yang berkualitas. Beberapa program andalan yang ditawarkan antara lain pembelajaran mendalam (deep learning), program SKS dua tahun, perpustakaan digital, pelayanan administrasi berbasis IT, dan lebih dari 29 jenis ekstrakurikuler seperti OSN, paskibra, PMR, tahfiz, bahasa Inggris, dan karya ilmiah.

“Melalui proses seleksi yang akuntabel dan program pembinaan yang unggul, kami berkomitmen menciptakan generasi yang berkarakter, cerdas, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dedy Rosadi, M.Pd, M.Sc selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Bima.

Bagi calon peserta didik dan orang tua yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai SPMB, dapat mengakses laman resmi pendaftaran di https://spmb.ntbprov.go.id atau menghubungi langsung panitia melalui nomor yang tertera di brosur resmi.(Sekjend MDG)

SELAMAT DAN SUKSES SISWA SMAN 1 KOTA BIMA LOLOS SNBP, SNBT DAN POLITEKNIK PU 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--SMAN 1 Kota Bima kembali memberikan prestasi membanggakan. Puluhan siswa berhasil lolos dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta seleksi Politeknik PU tahun 2025. Para siswa diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Indonesia, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Malang (UM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Negeri Mataram (UNRAM), Universitas Hasanuddin (UNHAS), Universitas Nusa Cendana (UNDANA), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) hingga Universitas Udayana (Unud)

Kepala SMAN 1 Kota Bima, Bapak Dedy Rosadi, M.Pd., M.Sc., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas pencapaian ini. "Kami bangga atas kerja keras dan semangat juang para siswa yang telah berusaha maksimal dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi. Keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi antara siswa, guru, dan orang tua dalam mendukung pendidikan yang bermutu," ujarnya.

Beliau juga berharap agar para siswa yang telah diterima SNBP 22 Siswa dan SNBT 29 Siswa, dapat terus mengukir prestasi dan menjaga nama baik almamater di jenjang pendidikan tinggi.

Prestasi ini bukti nyata bahwa SMAN 1 Kota Bima terus konsisten dalam mencetak generasi unggul. Selamat dan sukses kepada seluruh siswa yang lolos SNBP, SNBT, dan Politeknik PU 2025. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal menuju masa depan gemilang.(Sekjend MDG)

GURU BESAR DAN DOKTOR UIN MATARAM HADIR DALAM KELAS INSPIRASI SMAN 1 KOTA BIMA


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— SMAN 1 Kota Bima menggelar kegiatan Kelas Inspirasi yang menghadirkan para guru besar dan doktor dari UIN Mataram sebagai narasumber bertempat di Aula Sekolah. Kegiatan ini ditujukan khusus bagi siswa kelas SKS dan kelas unggulan, dengan tujuan memberikan motivasi dan wawasan akademik serta sosial bagi peserta didik. 21 Oktober 2025

Tiga akademisi UIN Mataram yang hadir dalam kegiatan ini adalah Prof. Dr. Abdul Malik, M.Ag., M.Pd. yang membawakan materi tentang karakter remaja, Dr. Iskandar dengan topik psikologi remaja masa kini, serta Dr. Mujakir yang menyampaikan materi mengenai nilai-nilai akademik.

Kehadiran para akademisi dari UIN Mataram disambut antusias oleh seluruh civitas akademika SMAN 1 Kota Bima. Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk mendapatkan inspirasi langsung dari para pakar pendidikan tinggi.

Kepala SMAN 1 Kota Bima, Dedy Rosadi, M.Pd., M.Sc, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi para siswa dalam meraih cita-cita mereka.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak kita, terutama yang berada di kelas SKS dan unggulan, dapat mengambil pelajaran berharga dari pengalaman para akademisi. Cerita dan perjalanan mereka bisa menjadi bekal awal dalam menghadapi dunia perkuliahan nanti, baik dari segi kompetensi sosial maupun akademik,” ujar Dedy Rosadi.

Lebih lanjut, Dedy menambahkan bahwa yang menarik dari kegiatan ini adalah bagaimana para akademisi turut mengajarkan strategi bergaul dan berkomunikasi secara konstruktif di lingkungan kampus. Mereka menekankan pentingnya menghindari pergaulan yang toxic serta membangun relasi sosial yang positif demi kesuksesan studi di masa depan.


Para narasumber juga menyampaikan harapan agar kelak para siswa SMAN 1 Kota Bima dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang S1, S2, bahkan menjadi guru besar, mengikuti jejak para akademisi yang hadir pada kesempatan tersebut.

Kegiatan Kelas Inspirasi ini menjadi bukti nyata komitmen SMAN 1 Kota Bima dalam menghadirkan pengalaman belajar bermakna yang tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan motivasi peserta didik menuju masa depan yang gemilang.(Sekjend MDG)

ANTUSIASME TINGGI WARNAI HARI PERTAMA SPMB JALUR DOMISILI di SMAN 1 KOTA BIMA


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Hari pertama pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur Domisili (Zonasi) di SMAN 1 Kota Bima disambut dengan antusiasme tinggi dari para calon peserta didik. Sejak pagi hari, ratusan siswa bersama orang tua sudah memadati area pendaftaran untuk mengikuti proses seleksi yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Juli 2025.

Pelaksanaan SPMB jalur domisili ini merupakan bagian dari sistem penerimaan siswa baru berdasarkan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah, yang bertujuan memberikan akses pendidikan yang merata bagi semua lapisan masyarakat.

Kepala SMAN 1 Kota Bima, Dedy Rosadi, M.Pd., M.Sc., menyampaikan bahwa pihak sekolah telah mempersiapkan proses seleksi dengan baik agar berjalan tertib dan transparan.

“Kami menyambut baik antusiasme para pendaftar di hari pertama ini. Semoga seluruh proses berjalan lancar, adil, dan tetap mengedepankan prinsip pelayanan prima. Harapan kami, dari jalur domisili ini, akan lahir siswa-siswa terbaik dari wilayah sekitar yang siap berkembang bersama SMAN 1 Kota Bima,” ungkapnya.

Panitia pelaksana juga telah menyiapkan berbagai layanan informasi dan bantuan teknis di lokasi pendaftaran untuk memastikan kelancaran proses bagi seluruh peserta.

Pelaksanaan hari pertama ini menandai dimulainya rangkaian penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025/2026 di SMAN 1 Kota Bima yang terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi muda.(Sekjend MDG)

Selamat Dan Sukses Ferdiansyah Siswa SMAN 1 Kota Bima, Mendapatkan Juara 2 Kategori Lead You A Putra


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – SMAN 1 Kota Bima dengan bangga mengucapkan selamat kepada Ferdiansyah, siswa kelas XI-2, atas prestasinya meraih Juara Dua di kategori Lead Youth A Putra dalam Kejuaraan Provinsi Panjat Tebing Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) NTB 2025, yang berlangsung di Sumbawa Barat pada tanggal 11-14 September 2025. Acara Kejurprov Panjat Tebing NTB tahun ini diikuti oleh atlet-atlet muda berbakat dari berbagai kabupaten/kota di NTB. Persaingan sangat ketat, terutama di kategori Lead Youth A Putra, di mana teknik, ketahanan, dan mental diuji secara bersamaan.

Kepala SMAN 1 Kota Bima, Bapak Dedy Rosadi, M.Pd, M.Sc, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi atas capaian Ferdiansyah. Beliau berharap prestasi ini menjadi motivasi tidak hanya bagi Ferdiansyah sendiri, tapi juga bagi seluruh siswa dan atlet di SMAN 1 Kota Bima untuk terus berlatih keras, mendisiplinkan diri, dan menjaga semangat kompetisi.

“Semoga pencapaian ini tidak hanya berhenti pada satu lomba, tetapi menjadi batu loncatan untuk prestasi‐prestasi yang lebih tinggi. SMAN 1 Kota Bima siap mendukung Ferdi dan atlet-atlet lain dengan fasilitas dan pelatihan agar bisa bersaing di level provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujar Bapak Dedy Rosadi.

Momen ini diharapkan memicu munculnya atlet-atlet baru dari sekolah yang memiliki potensi di cabang panjat tebing dan cabang olahraga lainnya. Pihak sekolah berkomitmen , memberikan dukungan serta memastikan lingkungan yang mendukung prestasi akademik dan olahraga seimbang. Sekali lagi, selamat kepada Ferdiansyah, XI-2 SMAN 1 Kota Bima: prestasi ini sangat membanggakan! Semoga terus berprestasi dan menginspirasi teman-teman di sekolah dan komunitas.(Sekjend MDG)

Fredi Marbun: HKBP Terancam Kehilangan Roh Ilahi karena Terlalu Dekat dengan Kekuasaan


Medan. Media Dinamika Global.id. Sebagai Aktivis Intoleransi dan Radikalisme serta Pemerhati HKBP, Fredi Marbun dikenal vokal menyoroti arah pelayanan gereja yang dinilai telah kehilangan kemandirian moral dan spiritualnya. Ia menilai HKBP saat ini tengah berada dalam bahaya besar karena semakin dekat dengan kekuasaan duniawi, baik politik maupun ekonomi. Dalam pandangannya, gereja seharusnya menjadi penuntun nurani masyarakat, bukan alat kepentingan pejabat atau korporasi, Selasa (21/10/2025).

“Ephorus dan seluruh pendeta hidup dari keringat jemaat, bukan dari Luhut Binsar Pandjaitan,” ujar Fredi dengan tegas.

Ia menilai pernyataan Ephorus yang mengaitkan gerakan ‘Tutup PT TPL’ dengan perintah Luhut Binsar Pandjaitan sebagai bukti ketidakmandirian dan lemahnya integritas pimpinan gereja.

“Jika benar gereja bergerak karena perintah pejabat, maka itu preseden buruk bagi kemandirian gereja. Di mana martabat gereja jika setiap kebijakannya harus menunggu perintah pejabat?” tanya Fredi retoris.

Fredi menegaskan bahwa gereja tidak boleh menjadi perpanjangan tangan kekuasaan. HKBP harus berdiri di atas kebenaran, keadilan, dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

“Jangan jadikan HKBP budak kepentingan siapa pun. Jangan tunduk pada kuasa ekonomi dan politik,” seru Fredi.

Ia juga kembali mengingatkan persoalan transparansi dan moralitas di tubuh HKBP.

“Sudah terlalu lama dana dan aset gereja tidak pernah dibuka secara transparan. Ini tanda krisis moral dan krisis iman di puncak pimpinan,” ujarnya.

Menurutnya, HKBP hari ini bukan lagi gereja yang mencerdaskan jemaat dan menolong orang sakit sebagaimana diperjuangkan oleh para missionaris.


“HKBP kehilangan roh Missionaris Dunia yang dibawa Haine, Klimmer, Beitz, dan V. Pan. Sekarang gereja lebih sibuk dengan urusan duniawi ketimbang pelayanan,” tegasnya.

Mereka minta Fredi menutup pernyataannya dengan seruan keras: “Pelayan Tuhan harus berani berdiri di sisi kebenaran, bukan di sisi kekuasaan. Jika gereja kehilangan keberanian moralnya, maka HKBP hanya akan menjadi bangunan megah tanpa roh ilahi.” sebutnya. (Tim)