Media Dinamika Global

Jumat, 03 Oktober 2025

Pegadaian Cabang Sape Bima,Serahkan Bantuan Renovasi Masjid Di Desa Buncu


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Sebagai Bentuk kepedulian sosial terhadap pengembangan sarana ibadah, PT.Pegadaian Cabang Sape Bima menyerahkan bantuan Bina Lingkungan Untuk Pembangunan Masjid Nurul Iman yang berlokasi di Desa Buncu Kecamatan Sape.Kab.Bima.NTB.(Sabtu.04/10/2025)



PT.Pegadaian kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang merupakan Hasil Keuntungan Perusahaan yang berikan kepada Masyarakat seperti halnya pada hari ini.

Bantuan hari ini secara resmi diserahkan langsung oleh Kepala Pegadaian Cabang Sape Bima dan Diterima oleh Ketua Panitia Pembangunan Masjid dan kepala Desa Buncu sebesar Rp.20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah) dan nantinya akan disalurkan dalam bentuk bahan material bangunan dari Toko Bangunan yang ada di Desa Buncu.

Saat penyerahan Bantuan tersebut juga di saksikan langsung oleh Pengurus Masjid,Jama,ah dan masyarakat Desa Buncu.

Kepala Desa Buncu Bersama Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Iman Desa Buncu Menyampaikan Ucapan Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Keluarga Besar PT.Pegadaian Sape Bima yang sudah menjembatani Proposal yang kami ajukan,dan Alhamdulillah tahun dapat ini terealisasi,Semoga Bantuan ini bermanfaat dan Pembangunan Masjid bisa kita lanjutkan kembali.

Panitia Masjid menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh Pegadaian,bagi kami Bantuan ini bentuk kepedulian yang luar biasa,kami dan Jama,ah sangat Berterima kasih kepada Keluarga Besar Pegadaian Sape.Ucap Ketua Panitia 

Sambutan Kepala Pegadaian Cabang Sape 

Selanjutnya pada kesempatan yang sama Kepala PT.Pegadaian Cabang Sape (Nurahman) Menyampaikan bahwa dukungan ini bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan.

"Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat Proses Renovasi Masjid sehingga Jama,ah bisa beribadah dengan lebih nyaman.

Nurahman juga menambahkan "Bagi Pegadaian Rumah Ibadah bukan hanya tempat ritual,melainkan pusat kebersamaan, pendidikan,serta pembinaan masyarakat,Ujarnya 





Pegadaian akan terus berupaya hadir ditengah masyarakat melalui berbagai program TJSL,yang Fokusnya tidak hanya pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga pembangunan fasilitas umum, pendidikan, lingkungan dan rumah ibadah, Keberadaan Pegadaian diharapkan dapat membawa menfaat nyata dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas.ujarnya.

Di penghujung kata sambutannya Kepala Pegadaian Cabang Sape menyampaikan informasi dengan Nama Program "Gadai Peduli" yang ada di Pegadaian Cabang Sape Bahwa terhitung mulai 01 Oktober Sampai 30 November 2025 Pegadaian Cabang Sape menawarkan Pinjam Tanpa Bunga dengan Maksimal Pinjaman Rp.2.500.000 dengan Persyaratan Cuku KTP yang belum pernah Gadai dan yang belum pernah jadi Nasabah sampai tahun 2024,Oleh sebab itu ini adalah kesempatan Emas bagi masyarakat terutama ibu-ibu yang punya usaha,Krn ini pinjaman tanpa bunga selama 2 bulan.Tuturnya.

Nampak terlihat setelah dilakukan foto Bersama saat penyerahan Bantuan secara simbolis, Selanjutnya Pihak Pegadaian bersama Pengurus Masjid Menuju Di sebuah Toko Bangunan. Untuk membuat Nota Belanja sesuai jumlah nominal Bantuan Tersebut.

Acara Berlangsung dengan lancar dan sukses.(Team.MDG.03)

Diduga PT. Musi Mas Mengalihfungsikan Hutan dan HGU PT. Musi Mas diduga melebihi batas izin yang diizinkan


Pelalawan - Permasalahan ataupun Sengketa Lahan Masyarakat Air Hitam, Pelalawan, Riau dengan PT. Musi Mas, kini menjadi sorotan publik, pasalnya, Masyarakat sampai saat ini mengklaim bahwa wilayah ulayat mereka termasuk dalam HGU PT. Musi Mas.

Beberapa waktu yang lalu, Masyarakat sempat mengajukan surat pengaduan kepada berbagai instansi, termasuk Pemerintah Pusat dan Kementrian LHK, akan tetapi pihak PT. Musi Mas, menyatakan bahwa klaim tersebut tidak benar, yang lebih mengejutkan lagi, pihak DPRD setempat menyebutnya lahan yang diklaim berada diluar HGU Perusahaan dan sengketa dianggap sudah selesai. Sabtu (4/10/2025). 

Salah seorang perwakilan masyarakat yang enggan disebutkan namanya kepada awak media mengatakan bahwa bahwa diduga kuat PT. Musi Mas mengelola lahan diluar Izin HGU.

Selain itu, dirinya juga menerangkan bahwa  PT. Musi Mas, diduga melakukan Alih fungsi dan perusakan Daerah Aliran Sungai (DAS), yang berdampak pada rusaknya ekosistem sungai (pendangkalan, penyempitan).

Kemudian, PT. Musi Mas, diduga mengalihfungsikan hutan di sepanjang lima anak sungai, termasuk Sungai Mangkarai, Napuh, Sinduan, Pantan dan Pelintai menjadi kebun kelapa sawit, padahal aturan melarang pembukaan lahan hingga 500 meter dari pinggir sungai besar dan 50 meter untuk anak sungai, ungkap perwakilan Masyarakat setempat (narasumber). 

Lanjutnya, akibatnya terjadi pendangkalan dan penyempitan aliran sungai, hingga sekitar 1 meter, Kami menilai PT. Musi Mas, diduga telah melakukan pelanggaran Undang-undang nomor 41 tahun 1999 dan Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup.

Terkait hal tersebut, Kami masyarakat dalam waktu dekat akan segera melakukan pelaporan ke pihak Kepolisian (Polda Riau/ Mabes Polri), dan juga ke Presiden Prabowo Subianto, atas dugaan pelanggaran tersebut.

"Masyarakat selama ini sudah sangat kecewa dan menderita terhadap PT. Musi Mas yang selalu mengganggap remeh masyarakat kecil, padahal akibat normalisasi Sungai dan konflik sosial tersebut Masyarakat dirugikan"

"Kami yakin bahwa dengan kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Prabowo Subianto, permasalahan ini dapat terselesaikan, serta tidak ada yang kebal hukum", ujar Masyarakat 

Lebih lanjut Masyarakat (narasumber) menyebutkan bahwa akibat normalisasi sungai Napuh yang dilakukan oleh PT. Musi Mas beberapa waktu yang lalu membuat turunnya populasi tangkapan ikan dan anak-anak Sungai banyak yang tertimbun. Permasalahan inipun sampai saat ini belum terselesaikan secara hukum.

"Kami minta agar Pemerintah dan Pihak yang terkait agar meninjau ulang HGU 

Perusahaan dan mencabut izinnya apabila terbukti terjadi penyerobotan lahan adat dan melakukan ketentuan hukum yang ada di Negara kita," tegas Narasumber.

Tidak hanya itu, diduga PT. Musi Mas, melakukan Penanaman Sawit Pada Sempadan Sungai, dampaknya melanggar Buffer Zone dan potensial kerusakan lingkungan, padahal menurut PP 

nomor 38 tahun 2022, sempadan sungai harus dijaga sebagai buffer zone (100meter sungai), sawit bukan vegetasi yang ideal untuk penyangga lingkungan, pungkasnya.

Masyarakat menuding HGU PT. Musi Mas diduga melebihi batas izin yang diizinkan :

+ 1.496,7 hektar berada diluar kawasan pelepasan hutan.

 + 286,3 hektar berada diluar HGU tanpa alas hak.

 + 801,8 hektar berada dalam kawasan hutan berdasarkan SK 903/2016.


Termasuk pemukiman warga dan DAS

Kalaupun PT. Musi Mas, mengklaim memiliki sertifikasi RSPO dan ISPO, akan tetapi seharusnya PT. Musi Mas, harus patuh terhadap aturan lingkungan 

dan tata kelola lahan, tutup Masyarakat Adat (Narasumber)

Catatan Redaksi:

Perlu kita ketahui bersama bahwa, Dugaan Kelebihan HGU dan Sertifikasi Rusak, dampaknya melanggar hukum, melemahkan kredibilitas sertifikasi RSPO/ISO.


(Red/Tim)

MPC Legenda Wartawan Kembali Eksis



MEDAN. Media Dinamika Global.id. Medan Pers Club (MPC) yang berdiri 16 Agustus 1998 yang pernah melegenda akan kembali eksis seperti sediakala dengan menggelar bakti sosial di tengah masyarakat.

Ketua MPC Drs. H. Hendra DS di sela temu kangen pengurus dan anggota di kediaman Pembina Oliv Sudjali komplek Bumi Seroja Jl. Gagak Hitam Ringroad, Jumat (3/10/2025) mengungkapkan, MPC kembali eksis mempertimbangkan kondisi masyarakat yang kian berat menghadapi tekanan ekonomi.

"Terkait itu, MPC yang pernah melegenda dalam kegiatan sosial akan kembali berbuat seperti dulu diantaranya menggelar kegiatan khitanan massal, menyantuni janda wartawan, membantu korban bencana alam, dan lainnya," ungkap Hendra.

Selain Oliv Sudjali selaku pembina turut hadir saat temu kangen Drs. Chairil Anwar, mantan Kadis Pariwisata Kota Medan. Sedangkan unsur pengurus MPC dan anggota yang hadir diantaranya Wakil Ketua Drs. Khairul Muslim, Edward Thahir, S.sos, MIKom, Zulkifli Harahap, Juliandar, Drs. Pangihutan Sirumapea, H. Syahren Nasution, Zul Anwar Marbun, Hendrik Prayetno, Riza Usty Siregar dan lainnya.

Ditambahkan Sekretaris MPC Zul Marbun, kegiatan sosial pertama digelar MPC di tahun 1998 adalah menyerahkan bantuan pakaian layak pakai kepada korban longsor di Sitonjo Kabupaten Dairi, kemudian berturut-turut menggelar khitanan massal di pelataran Masjid Raya Medan, Lapangan sepakbola Jalan Air Bersih Medan, Halaman Istana Maimun Medan, Buka Puasa Bersama di kediaman Ketua MPC Jl. Air Bersih Medan sekaligus menyantuni anak yatim dan para janda wartawan (Tim MDG)




Foto bersama pengurus dan anggota MPC di sela temu kangen di kediaman Pembina Oliv Sudjali komplek Bumi Seroja Jl. Gagak Hitam Ringroad, Jumat (3/10/2025).

Babinsa Nitu Bersama 3 Orang Anggota Laksanakan Patroli Siskamling


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Bertempat di Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda Kota Bima telah berlangsung kegiatan Siskamling bersama Lurah Kel Panggi, Ketua RT, Tokoh Agama dalam rangka melaksanakan Siskamling di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae yang di pimpin oleh Babinsa Kel. Nitu bersama 3 orang anggota. Jum'at, (03/10/25)

Hadir dalam kegiatan tersebut LurahPanggi, Ketua RT 02 Kel. Panggi, Pemuda, Tokoh Masyarakat

Adapun personil yang terlibat Siskamling sebagai berikut, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae 3 Orang, Lurah Kel Panggi, Ketua RT Kel. Panggi, Tokoh Masyarakat.


Adapun rangkaian kegiatan, Pukul 19.45,Wita, kumpul di Kantor Kelurahan di kediaman Ketua LPM untuk pengecekan Anggota Siskamling dan penyampaian oleh Lurah Panggi yang intinya :

Kegiatan Siskamling yang di laksanakan malam ini dalam rangka mengajak seluruh elemen Masyarakat terhadap pentingnya menjaga Keamanan 

Kemudian Ketertiban di wilayah masing-masing harus di perhatikan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada Masyarakat Kota Bima.

Pukul 19.55 Wita, Pengecekan selesai dan langsung ke wilayah melaksanakan Siskamling

Pukul 20,05 Wita, Personil Siskamling tiba di RT.02 Kel. Panggi dan langsung memberikan himbauan kepada warga

Pada Pukul 22.00 Wita Kegiatan selesai dalam keadaan aman dan tertib. (Tim MDG)

Lurah Jatiwangi Cepat Tanggapan Insfratruktur Pembangunan Jalan Drainase di Wilayah Tambana RT 22 RW 08 Kecamatan Asakota Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Peninjauan Lapangan staf lurah Jatiwangi kota bima. Proyek pembangunan infrastruktur berupa pavingisasi di Lingkungan tambana, Kelurahan Jatiwangi kota bima, ditandai dengan peninjauan lokasi (Anwizing) yang melibatkan berbagai pihak terkait pada hari kamis, 2/10 2025. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kelurahan dan masyarakat terkait dalam meningkatkan kualitas jalan lingkungan demi kenyamanan warga.

peninjauan ini disaksikan langsung oleh masyarakat dan staf lurah terkait), serta bertanggung jawab atas proyek tersebut.

Lurah Jatiwangi, mengungkapkan rasa syukurnya atas proyek ini. "Jalan lingkungan yang baik adalah urat nadi perekonomian dan aktivitas warga dengan harapan proyek ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh seluruh masyarakat Lingkungan tambana umumnya.

Dan pihak kelurahan Jatiwangi kota bima turut memastikan bahwa proyek ini akan dilaksanakan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi, memverifikasi detail rencana kerja, dan menyelaraskan persepsi antara pemerintah kelurahan, dan pelaksana kerja.

Pelaksana kerja menjelaskan bahwa pekerjaan proyek akan mencakup perbaikan dan pelapisan jalan sepanjang 150 meter lebar 3 meter untuk infrastruktur 1 meter untuk grainase  di RT 22 RW 08 kelurahan, Jatiwangi kec, asaskota. Mereka berkomitmen untuk meminimalisir dampak pekerjaan terhadap aktivitas warga sekitar.

kami telah menyiapkan tim dan material terbaik untuk memastikan kualitas proyek ini, juga memohon dukungan dan pengertian dari warga selama proses konstruksi berlangsung. Kegiatan Anwizing ini diakhiri dengan simbolis dimulainya pekerjaan, menandakan bahwa harapan warga Lingkungan tambana untuk memiliki infrastruktur jalan yang lebih baik akan segera terwujud. Proyek ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan yang lebih tertata, aman, dan nyaman di Kelurahan Jatiwangi, Ketua harian LSM (ARMANNUL HAQIM S.H/Sekjend MDG)

SMA Negeri 1 Woha Terus Berbenah dengan Inovasi Program Unggulan“Coin Cinta Berpahala dan LISA ” Jadi Motor Perubahan Karakter Siswa.

    Plt. Kepala SMA Negeri 1 Woha, Ikhsan, Spd.


Woha, Bima. Media Dinamika Global.Id_ Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, tertib, dan berkarakter, SMA Negeri 1 Woha terus melakukan pembenahan melalui berbagai inovasi program unggulan. Dua program terbaru yang menjadi perhatian utama adalah “Cinta Coin Berpahala dan Lihat Sampah Ambil (Lisa)”.


Program “Cinta Coin Berpahala” merupakan inisiatif yang menggabungkan pendidikan karakter, kepedulian sosial, dan semangat berbagi. Dalam program ini, siswa didorong untuk menyisihkan uang koin secara sukarela yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan sosial seperti bantuan kepada siswa kurang mampu, santunan, dan aksi solidaritas lainnya. Kegiatan ini tidak hanya melatih siswa untuk peduli terhadap sesama, tetapi juga membiasakan mereka beramal sejak dini.


Sementara itu, program “Lihat Sampah Ambil” bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan dan tanggung jawab pribadi pada setiap warga sekolah. Siswa diajak untuk tidak hanya menjaga kebersihan di sekitarnya, tetapi juga aktif mengambil tindakan setiap kali melihat sampah berserakan. Kebiasaan sederhana ini diharapkan mampu membentuk karakter peduli lingkungan yang kuat dalam diri setiap siswa.


Kepala SMA Negeri 1 Woha, Ikhsan, Spd, Menyampaikan bahwa program-program ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk membangun budaya positif di sekolah. “Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berjiwa sosial, peduli lingkungan, dan memiliki karakter yang kuat,” ujarnya pada media ini sabtu (03/10).


Respons positif datang dari para guru, siswa, dan orang tua yang melihat langsung dampak dari program-program ini. Lingkungan sekolah menjadi lebih bersih, interaksi sosial siswa lebih harmonis, dan semangat kebersamaan semakin tumbuh.


SMA Negeri 1 Woha berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, mendidik, dan membentuk pribadi yang utuh. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, sekolah ini siap menjadi contoh pendidikan karakter berbasis aksi nyata di Kabupaten Bima dan sekitarnya. (Mdg/04)


Kuliah Pakar UNSWA Bima Dengan Tema: Internalisasi Nilai Nilai Kearifan lokal Dalam Membentuk Mahasiswa Sosiologi Yang Berjati Diri


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Terbuka (FKIP UNSWA Bima) adalah salah satu komponen penting dari lembaga pendidikan terbuka dan jarak jauh terbesar di Indonesia lebih lebih khusus di bima NTB, FKIP Universitas nggusuwaru Bima, memiliki peran sentral dalam mengembangkan dan menyediakan program-program pendidikan dan pelatihan dalam bidang kependidikan dan ilmu pendidikan untuk para calon mahasiswa universitas nggusuwaru Bima,guru, pendidik, dan siapa pun yang tertarik dalam pengembangan pengetahuan di bidang pendidikan, dengan tema:

"Internalisasi nilai-nilai Kearifan lokal nggusuwaru dalam membentuk mahasiswa Sosiologi yang Berjati Diri"

Sebagai bagian dari nggusuwaru Bima, FKIP menawarkan berbagai program studi yang mencakup berbagai aspek pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah. Program-program ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan individu yang ingin mengembangkan karir mereka dalam dunia pendidikan, tanpa harus menghadiri kuliah secara fisik. Pendekatan ini memungkinkan para mahasiswa untuk belajar sesuai dengan jadwal mereka sendiri, sehingga sangat cocok bagi mereka yang memiliki komitmen lain seperti pekerjaan atau tanggung jawab keluarga. Saat ini FKIP Universitas nggusuwaru Bima memiliki 13 program studi yaitu Program Studi Pendidikan Guru PAUD, Program Studi Pendidikan Guru SD, Program Studi Pendidikan Matematika, Program Studi Pendidikan Fisika, Program Studi Pendidikan Biologi, Program Studi Pendidikan Kimia, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Program Studi Teknologi Pendidikan, dan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).


Secara keseluruhan, FKIP Universitas nggusuwaru Bima memiliki peran yang krusial dalam memfasilitasi pendidikan berkualitas bagi individu yang memiliki keterbatasan akses atau bagi mereka yang ingin mengembangkan karir di bidang pendidikan. Dengan pendekatan terbuka dan jarak jauh yang diadopsi, FKIP UT membantu menjembatani kesenjangan dalam akses pendidikan dan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan pendidikan di Indonesia.

Program Studi fakultas universitas nggusuwaru Bima

Website Fakultas

Program Sarjana

• Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

• Pendidikan Bahasa Inggris

• Pendidikan Biologi

• Pendidikan Fisika

• Pendidikan Kimia

• Pendidikan Matematika

• Pendidikan Ekonomi

• Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

• Mata Kuliah Umum

• Teknologi Pendidikan

• Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)

• Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

• Program Pendidikan Profesi Guru (PPG)

• Pendidikan Agama Islam (PAI/Sekjend MDG)

Ketua MPU Aceh Apresiasi Perjuangan Tak Kenal Lelah Para Petugas PLN


BANDA ACEH. Media Dinamika Global.id. Perjuangan PLN memulihkan sistem kelistrikan di Aceh yang sempat terganggu pada Senin (29/9) mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali atau akrab disapa Abu Sibreh. Setelah kerja keras tanpa henti, PLN berhasil menormalkan kembali seluruh pasokan listrik pada Kamis (2/10) pukul 00.07 WIB.

Abu Sibreh mengungkapkan apresiasi atas profesionalisme para petugas PLN yang bekerja siang dan malam di lapangan.

“Semua kita pasti melihat bagaimana petugas PLN berjuang tanpa kenal lelah di lapangan demi memulihkan kondisi padam listrik di Aceh. Profesionalisme terhadap tanggung jawab ini patut mendapat dukungan dan menjadi bukti pengabdian mereka kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mendoakan para petugas PLN, bukan mencaci maki.

“Petugas PLN adalah bagian dari kita sendiri yang bekerja dengan penuh tanggung jawab. Tak ada yang diuntungkan dari listrik padam. Tidak cuma masyarakat, PLN juga dirugikan. Semoga kerja keras ini menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.

Abu Sibreh menegaskan, ketersediaan listrik yang andal sangat penting, tidak hanya bagi kenyamanan beribadah masyarakat, tetapi juga bagi kemajuan pendidikan, perekonomian, dan pembangunan Aceh ke depan. Terkait banyaknya keluhan masyarakat, diharapkan segera dilakukan investigasi dan ditindak lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Tim)

Kapolda dan Ketua Komisi III DPRA Apresiasi Kegigihan Petugas PLN Pulihkan Listrik Aceh


BANDA ACEH. Media Dinamika Global.id. Pemulihan sistem kelistrikan di Aceh yang sempat terganggu sejak Senin (29/9) mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Setelah kerja keras tanpa henti, PLN berhasil menormalkan seluruh pasokan listrik pada Kamis (02/10/25) pukul 00.07 WIB.

Kapolda Aceh, Irjen. Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, mengungkapkan kekagumannya terhadap dedikasi para petugas PLN yang bekerja siang dan malam di lapangan.

 “Kami menyaksikan sendiri bagaimana petugas PLN terus melakukan perbaikan tanpa kenal lelah demi memulihkan listrik di Aceh. Kegigihan ini patut diapresiasi,” ujarnya.

Ketua Komisi III DPRA, Hj. Aisyah Ismail, S.Ag., beserta seluruh anggota Komisi III juga turut meninjau langsung ke kantor UP2D Aceh untuk memantau proses pemulihan sistem kelistrikan.

 “Alhamdulillah, listrik di Aceh sudah normal kembali. Kami mendapat informasi sekaligus menyaksikan langsung upaya PLN di lapangan. Komitmen dan perjuangan tanpa lelah ini sangat kami hargai. Semoga kerja keras ini menjadi amal ibadah dan membawa berkah bagi masyarakat,” tutur Aisyah.

Ia menambahkan, ketersediaan energi listrik yang andal tidak hanya penting bagi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi faktor kunci untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh. (Tim MDG)

Tingkatkan Kompetensi Guru, SMA Negeri 1 Woha Gelar Pelatihan In House Training Bagi Guru.

Plt Kepala SMA Negeri 1 Woha, Ikhsan, Spd, Saat menyampaikan sambutan kegiatan pelatihan IHT bagi guru di aula SMA setempat rabu (01/10).


Woha, Bima. Media Dibamika Global.Id_ Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik, SMA Negeri 1 Woha dibawah pimpinan Plt, Ikhsan, Spd, Menyelenggarakan kegiatan pelatihan In House Training (IHT) yang berlangsung di aula sekolah SMA  setempat, Pada hari rabu tanggal (01/10) kemarin.


Kegiatan IHT yang diikuti oleh seluruh guru di lingkungan SMA Negeri 1 Woha ini, Sebagai upaya penguatan kompetensi pendidik dengan bertujuan untuk memperkuat pemahaman para guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka serta strategi pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.


Plt, Kepala SMA Negeri 1 Woha, Ikhsan, Spd, dalam sambutannya Menyampaikan, kegiatan ini sebagai upaya sekolah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas seorang pendidik merupakan bagian dari pengembangan profesionalisme guru secara berkelanjutan.


“Guru harus selalu belajar dan berinovasi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. IHT ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, berdiskusi, dan meningkatkan kualitas diri,” ujarnya. 


Kegiatan IHT menghadirkan narasumber dari Koordinator Pengawas Kabupaten Bima, Ahmad, Mpd, dengan Materi yang disampaikan antara lain strategi implementasi Kurikulum Merdeka, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta peningkatan kompetensi literasi dan numerasi.


Begitu juga pemaparan materi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Syahdin, S.Sos., M.Si., yang menyampaikan tentang strategi dan praktik implementasi pembelajaran mandiri yang efektif, serta penguatan peran guru sebagai fasilitator belajar.


Para peserta tlsangat antusias mengikuti setiap sesi yang berlangsung interaktif dan aplikatif. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para guru dapat mengintegrasikan hasil pelatihan ke dalam proses pembelajaran di kelas, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.


Dengan adanya kegiatan ini, SMA Negeri 1 Woha menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan mutu.(Mdg/04)