Media Dinamika Global

Jumat, 03 Oktober 2025

Ciptakan Rasa Aman Bagi Warga,Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling Di Wilayah Desa Rato-Lambu


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman Anggota Koramil 1608-03/Sape Sertu Wahyudin Babinsa Desa Rato Kecamatan Lambu beserta 1 orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.(03/10/2025)

Pada Pukul 20.00 wita anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Rato Kec.Lambu di lanjutkan dengan Pemantauan Situasi Wilayah Sambil memberikan Himbauan kepada warga Desa agar tidak melakukan Hal-hal yang Negatif seperti Penjualan Miras, transaksi Narkoba, dan tidak boleh membawa Senjata Tajam maupun barang-barang yang di larang.

Patroli Siskamling yang dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-03/Sape juga melibatkan Aparat pemerintah Desa Rato Kecamatan Lambu,Tokoh agama,Toda dan masyarakat dalam  menjaga ketertiban yang ada khusus nya di waktu malam hari.



Kegiatan Patroli dilaksanakan  di tempat-tempat yang di anggap rawan terjadinya tindak kejahatan, seperti Fasilitas umum dan tempat-tempat yang biasa dijadikan tongkrongan anak-anak muda serta pemukiman warga yang padat penduduk dan patroli tersebut di laksanakan secara bergantian ataur bergiliran dimana warga juga turut hadir.

Danramil 1608-03/Sape Lettu Inf Ruslin saat dikonfirmasi Patroli Siskamling ini akan terus dilakukan guna untuk memastikan situasi di wilayah tetap aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan tenang, Ucapnya.

Keterlibatan Unsur terkait sangat diharapkan dalam kegiatan Patroli Siskamling ini disamping menjaga Kamtibmas di wilayah agar tercipta akan menciptakan hubungan Emosinal yang sangat erat antara TNI dengan masyarakat dan antara masyarakat dengan masyarakat itu sendiri.

Salah Satu warga yang mengikuti Patroli Siskamling menyatakan Kami sangat senang dengan ada nya kegiatan Patroli Siskamling yang di laksanakan oleh Kodim 1608/Bima melalui Koramil 1608-03/Sape khusus nya malam hari Kami merasa aman dan harapan Kami sebagai masyarakat dengan kegiatan ini tindak kejahatan seperti, pencurian, perkelahian dll dapat kita cegah sedini mungkin.

(Team.MDG.03)

DPRD Bima Bungkam Kritik Aktivis, Status Tersangka Depan Mata


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.– Mesin hukum yang digerakkan oleh Wakil Ketua I DPRD Bima, Muhammad Erwin, kini resmi berjalan dengan kecepatan penuh. Namun, alih-alih menemukan target yang ketakutan, mesin itu justru menabrak tembok perlawanan yang semakin kokoh.

Pada Kamis, 2 Oktober 2025, sekitar pukul 15:30 WITA, Muhlis Plano, didampingi oleh kuasa hukumnya yang juga Direktur LBH-PRI, Imam Muhajir, SH., MH., memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Bima Kota. Suasana di ruang pemeriksaan bukanlah suasana penyesalan, melainkan penegasan sikap.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, dalam pemeriksaan tersebut, pihak penyidik menegaskan komitmen mereka untuk menuntaskan kasus ini hingga akhir. Sinyal kuat mengarah pada eskalasi proses hukum: Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) akan segera diterbitkan, dan penetapan Muhlis Plano sebagai tersangka hanya tinggal menunggu waktu.

Namun, ancaman status tersangka yang seringkali menjadi momok bagi banyak orang, diterima Muhlis Plano dengan sikap yang mengejutkan. Tanpa keraguan sedikit pun, ia menatap langsung konsekuensi hukum di depannya dan menyatakan perang yang lebih besar.

“Saya tidak akan pernah mundur selangkah pun dari masalah ini,” tegas Muhlis Plano usai memberikan keterangan. “Saya akan tetap kooperatif pada proses yang dijalankan pihak kepolisian, itu adalah kewajiban saya sebagai warga negara. Tapi catat baik-baik, gema perlawanan saya kepada pejabat publik Erwin, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima, justru akan semakin membesar dan menggema lebih kencang.”

Pernyataan ini mengubah status hukum menjadi bahan bakar politik. Penetapan tersangka yang diharapkan Erwin menjadi akhir dari kritik, kini dibajak oleh Muhlis Plano menjadi awal dari sebuah gerakan perlawanan rakyat yang lebih terorganisir dan masif.

Langkah Polres Bima Kota untuk melanjutkan kasus ini, secara de facto, telah memposisikan Muhlis Plano bukan lagi sebagai individu yang berhadapan dengan hukum, melainkan sebagai martir dari kebebasan berpendapat. Setiap langkah hukum yang maju, di mata publik, akan dibaca sebagai satu lagi paku yang ditancapkan pada peti mati demokrasi di Bima oleh tangan kekuasaan.

Kini, pertarungan telah bergeser. Ini bukan lagi soal pembuktian fitnah di ruang pengadilan, melainkan soal seberapa besar keberanian publik untuk berdiri di belakang seorang warga negara yang akan segera dilabeli tersangka hanya karena berani mengawasi wakilnya di parlemen. Erwin mungkin akan mendapatkan status tersangka yang ia inginkan untuk Muhlis, namun ia tampaknya akan kehilangan sesuatu yang jauh lebih berharga yaitu, “LEGITIMASI DAN KEPERCAYAAN PUBLIK MASYARAKAT KABUPATEN BIMA AKAN RUNTUH SEKETIKA.”(Sekjend MDG)

Herlinawati Qudrotul Tegaskan PKK Sebagai Garda Terdepan Kesejahteraan Keluarga di Penawar Tama.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.id || Ketua TP PKK Kabupaten Tulang Bawang Herlinawati Qudrotul., SH, memimpin langsung kegiatan Monitoring dan Pembinaan TP PKK Kecamatan serta Kampung dan Kelurahan Se-Kecamatan Penawar Tama, Kamis 02 Oktober 2025.

Acara yang dipusatkan di Kampung Tri Tunggal Jaya ini berlangsung penuh semangat kebersamaan dan dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tulang Bawang Ida Seprdia.,SE.,M.Ec.,Dev , jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten, serta Camat Penawar Tama.

Dalam arahannya, Herlinawati menegaskan bahwa PKK bukan sekadar organisasi pendamping, tetapi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

“PKK hadir untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kita harus terus berinovasi, mendorong keluarga agar sehat, mandiri, dan sejahtera. Seluruh jajaran PKK di Kecamatan Penawar Tama harus mampu menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi kreatif keluarga,” ujar Herlinawati.

Beliau juga mengingatkan pentingnya soliditas kader PKK yang menjadi ujung tombak di lapangan. 

"Keberhasilan PKK berawal dari ketulusan dan kerja nyata para kader. Karena itu, kader harus aktif, kompak, dan mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” tambahnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Ketua TP PKK Tulang Bawang bersama jajaran melaksanakan aksi sosial “Udang Manis Berbagi”, sebuah kegiatan berbagi dengan masyarakat yang menjadi wujud nyata kepedulian dan kehadiran PKK di tengah masyarakat. Program ini diharapkan mampu mempererat ikatan sosial, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan keluarga dan kampung.

Dengan adanya monitoring, pembinaan, serta aksi sosial tersebut, PKK Kabupaten Tulang Bawang semakin meneguhkan perannya sebagai penggerak kesejahteraan keluarga menuju masyarakat yang lebih maju, sehat, dan sejahtera. ( Fs/Red) 

Wabup Hankam Hasan Ikuti Ziarah Nasional Peringati HUT Ke-80 TNI di TMP Tiuh Tohou.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.id || Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2025, Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan, menghadiri Acara Ziarah Nasional yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tiuh Tohou, Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Jum’at 03 Oktober 2025.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI-Polri, pejabat pemerintah daerah, serta para veteran dan organisasi masyarakat. 

Acara dimulai dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga dan tabur bunga di makam pahlawan.

Wakil Bupati Hankam Hasan menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.

“Ziarah Nasional ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme di tengah masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Hankam Hasan.

Ia juga menambahkan bahwa TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian yang luar biasa bagi bangsa dan negara. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendukung peran dan sinergi TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tulang Bawang.

Peringatan HUT ke-80 TNI tahun ini mengusung semangat pengabdian demi Indonesia yang lebih kuat, bersatu, dan berdaulat.

Melalui kegiatan ziarah ini, diharapkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan dapat terus hidup dan menjadi teladan bagi seluruh elemen masyarakat.
( Fs/Red)

Gangguan Teratasi, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aceh Kembali Stabil


Banda Aceh. Media Dinamika Global.id. 2 Oktober 2025 – PT PLN (Persero) berhasil memulihkan kembali 100 persen sistem kelistrikan Aceh pada Kamis (2/10) pukul 00.07 WIB yang sebelumnya terdampak gangguan di sebagian wilayah. Kini, seluruh pelanggan telah menikmati kembali pasokan listrik secara normal. Kamis, (02/10/25)

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Mundhakir menjelaskan bahwa personel gabungan lintas unit PLN di Aceh dikerahkan untuk merespons gangguan dan bekerja 24 jam guna mempercepat penormalan pasokan listrik.

“Hingga saat ini, seluruh sistem kelistrikan di Aceh telah berhasil pulih sepenuhnya. Personel kami tetap bersiaga untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, khususnya prioritas pada sektor vital seperti rumah sakit, fasilitas pemerintahan, pusat komunikasi, hingga pusat-pusat pelayanan publik,” ujar Mundhakir dalam keterangan tertulis, Kamis (2/10/25).

Mundhakir menambahkan, PLN terus melakukan evaluasi menyeluruh guna memperkuat keandalan sistem kelistrikan, sehingga masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang andal sebagaimana biasanya.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan pelanggan, sekaligus apresiasi atas kesabaran dan pengertian seluruh masyarakat Aceh selama proses pemulihan berlangsung,” lanjutnya.

Jika masyarakat mengalami kendala atau kebutuhan terkait kelistrikan, PLN juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile.

Serka Abdul Manan Gelar Siskamling Guna Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Terhadap Warga


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Bertempat di Kelurahan Tanjung, telah berlangsung kegiatan Siskamling di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae yang di pimpin oleh Serka Abdul manan Dkk / personil 2 orang. Kamis, (02/10/25)

Adapun personil yang terlibat Siskamling tersebut, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae 2 orang, Lurah Tanjung Bpk Faisal S.Pd, Ketua LPM, Tokoh agama, Linmas Kel. Tanjung, Ketua RT / RW

Sasaran Siskamling di wilayah Kel tanjung dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut.

Pukul 21.00 Wita, Apel pengecekan personil Siskamling di lingkungan tanjung Pos Kamling Rt 03 Rw 01 di pimpin oleh Lurah tanjung dengan menyampaikan yang intinya 

Kegiatan Patroli Siskamling yg kita laksanakan pada malam ini adalah merupakan tugas kita untuk mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali siskamling dan ronda malam guna untuk mengurangi kejadian atapun hal - hal yang kita tidak inginkan di wilayah khususnya di Kota bima ini.

Pada kesempatan malam ini kita memberikan himbauan kepada warga dan anak -anak muda yang ada di wilayah kelurahan tanjung untuk selalu menjauhi minuman keras dan obat - obat terlarang karna hal ini sangat merugikan diri sendiri ataupun keluarga.

Upaya yang dilakukan pada kegiatan Siskamling yakni, Koramil 1608-01/Rasanae melaksanakan kegiatan Siskamling dalam rangka menghimbau dan memberikan rasa aman dan nyaman terhadap warga masyarakat Kota Bima.

Kegiatan selesai pukul 21. 30 Wita dalam keadaan Aman dan lancar.. (Koramil-01/Tim MDG)

Pelapor Laka Lantas Gunakan Plat Palsu #Polda Sumut Pasti Dicek


MEDAN. Media Dinamika Global.id. Pelapor kasus kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di kawasan Perumahan Citra Land Bagya City Jl. Kenangan Baru, Desa Percut Seituan terindikasi menggunakan plat mobil palsu.

Berdasarkan cek data di Kantor Samsat Jl. Putri Hijau, Medan, plat BK 1880 CA yang terpasang di mobil BYD Sealion 7 milk Pelapor bernama Susi tidak terdaftar, sehingga membuktikan nomor plat 1880 CA palsu.

Sementara, Terlapor Sukidi, 60, mengaku telah mendapat surat panggilan untuk diminta keterangan kasus tersebut oleh penyidik Sat Lantas Medan. Laporan tertuang dalam Surat Panggilan No. S.Pang/57/VIII/2025/Lantas dan No. S.Pang/59/IX/2025/Lantas.

Peristiwa Laka Lantas tersebut terjadi Selasa, 12 Agustus 2025 sekira pukul 19:53. Sukidi berprofesi sebagai sopir pribadi mengatakan, mengendarai mobil Honda CRV BK 1944 VA menjemput dua anak majikannya.

Menuju rumah majikan, Sukidi melintas melalui Jl. Orchard BLVD, persimpangan Orchard Road, kawasan Citraland Bagya City. Saat di persimpangan jalan itu, Ia melaju pelan karena melewati gundukan (polisi tidur). Tiba-tiba, saat bersamaan mobil BYD Sealion 7 warna hitam BK 1880 CA melintas di persimpangan, memaksa maju sehingga menyerempet bumper depan mobil dikendarai Sukidi.

Akibatnya bumper CRV BK 1944 VA dikendarai Sukidi ringsek berat dan airbag mengembang. Sedangkan body samping mobil BYD dikendarai seorang wanita bernama Susi penyok dan tergores panjang.

Kuasa hukum Terlapor, Joko Suandi, SH, MH kepada wartawan mengatakan, saat kejadian wanita pengendara BYD menggunakan plat BK 1880 CA, tapi dalam laporannya tertera BK 1128 AGC.

“Hal itulah membuat kami curiga sehingga mengeceknya, dan hasilnya mobil BYD Sealion BK 1880 CA dikendarai Susi menggunakan identitas kosong alias palsu,” kata Joko Suandi.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP I Made Parwita dikonfirmasi via pesan WhatsApp terkait kasus itu, Senin (29/9) tidak merespon. Dihubungi kembali via telepon, Selasa (30/9), juga tidak mengangkat telepon. 

Hal itu menimbulkan kecurigaan, bahwa Kasat Lantas diduga "bermain mata" atas kasus tersebut. Apalagi Sat Lantas menerima laporan pihak Pelapor yang jelas-jelas menggunakan plat yang tidak terdaftar di Samsat.

Namun sebelumnya, kepada wartawan, Kamis (18/9/2025) lalu, Kasat Lantas sempat mengatakan, "Kalau masalah nomor plat mobil, itu kan mobil baru dan saat kejadian masih menggunakan plat sementara dari toko. Pada saat membuat laporan, plat aslinya sudah keluar dari toko dan dibawanya, dan ini bisa dipertanggungjawabkan."

Penjelasannya terkait plat tak terdaftar itulah yang menimbulkan kecurigaan, adanya keberpihakan Sat Lantas menangani kasus Laka Lantas tersebut.

Terpisah, Kasubbid Penerangan Masyarakat Bid Humas Polda Sumut AKBP Siti Rohani Tampubolon dikonfirmasi, Kamis (2/10) mengatakan akan mengecek ke Samsat terkait palsu atau tidaknya plat digunakan Pelapor.

Saat wartawan menunjukkan bukti data dari Samsat bahwa plat BK 1880 CA tidak terdaftar di Samsat, Siti merespon dengan mengatakan, pihaknya segera pertanyakan persoalan itu ke Lantas. "Pasti akan di cek, dan saya akan tanyakan," katanya.

Siti menjelaskan, berdasarkan UU No. 20 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sanksi plat nomor palsu adalah pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp500.000, dan pelanggar akan diberikan surat tilang.

Namun, penggunaan plat nomor palsu juga dapat masuk dalam ranah pidana pemalsuan dokumen sebagaimana diatur dalam Pasal 263 KUHP, yang dapat berujung pidana penjara hingga 6 tahun. (Tim)

12 Pembalap Meriahkan Parade MotoGP 2025


Mataram, Media Dinamika Global.Id || Sebagai pembuka rangkaian Indonesia GrandPrix MotoGP 2025,  sebanyak dua belas pembalap MotoGP diantaranya pembalap Indonesia, menyapa masyarakat dan penggemarnya di Nusa Tenggara Barat, Rabu (01/10). 

Salah seorang pembalap asal Italia, Pecco Bagnaia merasakan antusiasme dan "kegilaan" masyarakat menyambut hadirnya event olahraga internasional ini pada 3-5 Oktober besok yang diawali parade dan bertemu penggemar serta masyarakat. 

"Ini adalah dunia dan masyarakat yang luarbiasa hangat dan antusias", ucapnya di panggung Riders Parade di Teras Udayana.

Parade ini melibatkan belasan motor dari komunitas otomotif dan menempuh rute dari Taman Sangkareang di Jalan Pejanggik dan berakhir di Teras Udayana di Jalan Udayana, Kota Mataram.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Dinda Damayanti, Sekda dan para kepala OPD serta Forkopimda dan pejabat Pemkot Mataram serta petinggi Dorna Sport membersamai para pembalap mengungkapkan keseruan hadir lagi di NTB dan menerima kegembiraan dari anak anak sekolah dengan bendera merah putih, pegiat komunitas dan masyarakat umum. 

Gubernur dan Wagub juga naik panggung menyapa masyarakat sambil membagikan merchandise berupa topi dan tshirt bahkan merelakan topi yang dipakainya saat diminta  oleh warga yang tak kebagian oleh oleh dari  panitia MotoGP. 

“Ini hanya ada di Indonesia, secara konsep MotoGP disini berbeda dengan negara lain,” kata Chairman MotoGP Mandalika 2025 yang juga Direktur Operasional ITDC, Troy Warokka.

Daftar pembalap yang hadir yakni Francesco Bagnaia, Fabio Quartararo, Marco Bezzecchi, Luca Marini, Maverick ViƱales, Brad Binder, Miguel Oliveira, Raul Fernandez, Franco Morbidelli, Fabio Di Giannantonio sampai Somkiat Chantra dan Mario Aji.

Pihak MGPA sendiri menegaskan perbedaan   rangkaian gelaran MotoGP 2025 dengan ditambahkannya agenda Riders Goes to School yang akan mengunjungi beberapa sekolah di Lombok Tengah sebagai ajang berbagi motivasi, ilmu hingga keamanan berkendara dan lain lain. Adapula Student Goes to Paddock bagi 200 siswa untuk mengunjungi langsung garasi para pembalap dan 1000 siswa yang diundang menyaksikan langsung balapan dalam agenda Student Goes to Crcuit. 

Selain hiburan, panggung Parade Riders  Spirit di Teras Udayana juga memberikan kesempatan para pembalap yang ikut mengenalkan diri dan menyapa masyarakat yang disambut dengan keramahan. Tak lupa dengan pesan agar masyarakat tak melewatkan ajang balapan dengan menyiapkan tiket untuk menyaksikan langsung seri balap motor dunia itu di Sirkuit Mandalika. (Surya Ghempar).

Kelompok Masyarakat Duri 13, Teguh Memperjuangkan Hak Kelola Kebun Sawit Eks PT SIS, Mohon Perhatian Presiden Prabowo

Bathin Solapan, Riau - Kelompok Masyarakat Duri 13 yang dipimpin oleh Andika Sakai dari Suku Sakai Bathin Sobanga menyatakan keteguhan mereka untuk bisa mengelola sendiri kebun sawit seluas 364 hektare (Ha). Lahan ini merupakan bagian dari kebun yang sebelumnya dikelola oleh pihak yang diidentifikasi sebagai Handoko eks PT SIS di wilayah Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, yang selama ini diketahui berkonflik dengan kelompok masyarakat setempat.

Total luasan kebun yang dimaksud adalah 833,95 Ha dan telah disita serta disegel oleh Satuan Tugas Penertiban Kebun dalam Kawasan Hutan (Satgas PKH) sejak tiga bulan.

Dalam keterangannya terhadap awak media, Andika Sakai, atas nama Kelompok Masyarakat Duri 13, menyampaikan permohonan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto agar dapat memperhatikan nasib mereka sebagai masyarakat lokal dan tempatan.

"Kami bermohon kepada Bapak Presiden Prabowo agar kiranya bisa memperhatikan kami masyarakat lokal dan tempatan demi kemajuan kearifan lokal," ujar Andika. "Kelompok kami kami bina demi kemajuan perekonomian dan pengentasan kemiskinan, maka kami ingin mengelola sendiri dengan luasan 364 Ha yang tergabung didalam luasan 833,95 Ha yang disegel PKH," tambahnya.

Masyarakat Duri 13 menyatakan rasa syukur dan apresiasi atas program Presiden Prabowo Subianto dalam menertibkan kebun-kebun yang berada di kawasan hutan. Mereka menilai langkah ini sebagai upaya konkret negara dalam menegakkan aturan dan memberikan kepastian hukum.

Namun, di saat yang sama, kelompok ini juga menyoroti adanya dugaan ketidakadilan dalam penindakan yang dilakukan oleh Satgas PKH di wilayah Kecamatan Bathin Solapan.

"Kami masyarakat bersyukur dengan ada program dari presiden Prabowo menertibkan kebun dalam kawasan hutan," kata Andika Sakai.

Ia kemudian membandingkan penindakan terhadap perusahaan besar di wilayah mereka:

* PT MURINI dengan luas kurang lebih 7.000 Ha dalam kawasan hutan, baru disegel 315 Ha.

* PT SIS dengan luas kurang lebih 5.000 Ha, baru disegel 700 Ha.  


"Kalau kami menilai ada ketidakadilan dalam penindakan oleh Satgas PKH. Maka dari itu, kami akan terus menyuarakan agar lebih diutamakan perusahaan besar kebun dalam kawasan hutan," tegas Andika.

Kelompok Masyarakat Duri 13, yang beranggotakan kurang lebih 300 Kepala Keluarga (KK), berharap diberikan kebebasan dan izin untuk mengelola lahan sawit tersebut secara mandiri.

"Kami atas nama kelompok masyarakat Duri 13 mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, agar kami diberikan kebebasan dalam mengelola kebun sawit kelompok kami yang beranggotakan kurang lebih 300 KK," tutup Andika, dengan harapan pemerintah pusat dapat memberikan solusi yang berpihak pada masyarakat adat dan lokal.

Kamis, 02 Oktober 2025

PLT Kadis Dukcapil Kab Bima Terlihat Arogan Saat Audiensi Dengan LSM


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- PLT Kadis Dukcapil Kab Bima Terlihat Arogan Saat Audiensi Dengan LSM. Koalisi LSM/Pers Lakukan Audiensi dengan Dukcapil Kabupaten Bima Hari Jumat, 03 Oktober 2025 dimulai sejak Pukul 09.34 Wita hingga selesai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Dukcapil Kabupaten Bima, yang dihadiri oleh PLT Kadis, Kabid, para Pemangku kepentingan di Dinas Dukcapil Kabupaten Bima juga Ketua LSM.

Dalam Pertemuan tersebut Perwakilan dari Ketua Harian Armannul Haqim, S.H saat dialog itu menyebutkan beberapa hal yaitu :
1. Masalah Anggaran 4 Miliar
2. Masalah Dokumen ada Kejanggalan seperti ada Yang membuat KTP tidak di sama ratakan dengan yang berada di luar
3. Ada Perbedaan NIK
4. Regulasi 

Problem yang kedua adalah Susahnya mengurus Identitas Warga itu sendiri dari Dalam Dukcapil Kabupaten Bima bahkan terkesan di Perlambat, padahal ada Uang yang di berikan oleh Warga Masyarakat yang jauh sekali seperti di Monta, Parado, Langgudu dll

Juga banyak sekali Alasan diantaranya Ada juga Jaringan rusak, apa karena adanya Kongkalikong Pegawai dari dalam maupun dari Luar. 

Problem yang Ketiga adalah adanya Data Warga Masyarakat yang dibuat oleh Dukcapil lalu kemudian di arahkan ke Pengadilan untuk di sidangkan lalu Kemudian di Tolak oleh Pengadilan terhadap Pemohon. Lalu siapa yang bertanggungjawab terhadap nasib Warga Masyarakat ?

Keempat bahwa jangan Mempersulit Data Warga, warga juga siap Mempertanggungjawabkan terhadap Data nya itu sendiri, hingga hari ini belum ada Warga yang menggugat Dukcapil karena salah Datanya justru mereka yang membuat aturan untuk Mempersulit Pengurusan Warga saja. Ujarnya

Harapannya adalah sebagai PLT Kadis janganlah Arogan seperti itu, ini baru Pelaksana Tugas sudah Arogan. Bagaimana kalau Sudah Definitif, kalau Jadi Kadis seperti Masyarakat pasti Merasa sangat Kecewa sekali terhadap Pelayanannya. Jadi, kami Berharap Agar Bupati Bima dan Wakilnya segera meninjau ulang terhadap PLT itu.

Ada beberapa hal yang kami sesalkan terhadap Sikap Arogansinya yaitu Tidak pernah menghargai kami selaku LSM yang selalu Mengawal setiap Kebijakan Publik, bahkan PLT Kadis lebih banyak Abuse Of Power. Sekali lagi Kami harap Bupati Dan Wakil Bupati Bima Mempertimbangkan. Tuturnya Kesal.

Disisi lainnya Bang Syahril juga menuturkan kekesalannya bahwa Dalam Dialog tidak ada satu Solusi pun yang diberikan oleh PLT Kadis justru lebih banyak Retorikanya, secara jujur kami butuh Regulasinya, tidak butuh retorika karena di Kampus saja Retorika itu berlaku.

Karena itu, kami akan kembali datang ke Inspektorat Kab Bima untuk segera Mengaudit Anggaran yang diduga Salah Sarannya, bahkan terkesan membuat Aturan diatas aturan itu. Tukasnya 

Di sisi lainnya, PLT Kadis Dukcapil Kabupaten Bima dalam pertemuan tersebut menjelaskan bahwa Pelayanan kita dalam beberapa bentuk Pelayanan yaitu Ada Tiga Kecamatan yang siap melayani yaitu Wera, Sape dan Lambu 

Ada juga Kerjasama di beberapa Puskesmas, RSUD Sondosia dan RSUD Bima, masalah Lahir Bayi, Jangankan yang sudah di atensi, yang tidak di kenal saja dilayani. Tuturnya.( Team ).