Media Dinamika Global

Jumat, 22 Agustus 2025

Wali Kota Bima Terima Silaturahmi Ikatan Keluarga Minang Sakato (IKMS) Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima didampingi Asisten I Setda Kota Bima dan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan menerima kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dari Ikatan Keluarga Minang Sakato (IKMS) Bima, bertempat di Kantor Wali Kota Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua IKMS menyampaikan bahwa organisasi ini telah berdiri sejak tahun 1990 dengan lingkup awal di Pulau Sumatra. Di Kota Bima, IKMS telah eksis selama enam tahun dan saat ini menaungi hampir 300 kartu keluarga masyarakat Minang. Selain itu, IKMS aktif dalam kegiatan sosial, salah satunya donor darah yang rutin diikuti sekitar 150 orang anggota setiap tahunnya.

“Kami berharap mendapat arahan serta petunjuk dari Wali Kota, bagaimana keluarga Minang di Bima bisa lebih berkontribusi untuk kemajuan daerah. Setiap tahun kami melaksanakan donor darah, dan kami ingin tetap menjadi bagian dari masyarakat Kota Bima,” ujar Ketua IKMS.

Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi keluarga Minang di Bima. Beliau menegaskan bahwa masyarakat Minang yang telah lama bermukim di Kota Bima merupakan bagian dari keluarga besar Kota Bima.

“Keluarga Minang dikenal kuat dalam bidang perdagangan. Kami berharap dapat membantu kegiatan pemerintah, termasuk menjaga kebersihan kota. Mari bersama ikut berkontribusi untuk Kota Bima yang tertib, bersih, dan nyaman,” ungkap Wali Kota.

Lebih lanjut, H. Man mengajak keluarga besar IKMS untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pemerintah, termasuk pawai kendaraan hias yang akan digelar tanggal 25 Agustus ini.

“Kalau kota kita bersih, secara otomatis orang dari luar akan nyaman tinggal di Kota Bima. Ini kerja sama kita semua, dimulai dari hal sederhana seperti menjaga kebersihan dan mengajak para pengusaha ikut serta,” Tutupnya.

Kegiatan Silaturahmi tersebut mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Bima dengan masyarakat Minang serta di akhiri dengan kegiatan Foto Bersama.(Sekjend MDG)

Hj. Badrah H. A. Rahman Hadiri Puncak Peringatan HKG PKK Ke-53


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima, Hj. Badrah Ekawati, H. A. Rahman, SE, STR.Keb menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-53 di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram, pada Kamis (21/8).

Peringatan HKG PKK Ke-53 yang dirangkaikan juga dengan Rapat Kerja Daerah TP-PKK Provinsi NTB Tahun 2025 ini dibuka secara resmi oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal didampingi Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.IP, serta dihadiri oleh PKK kabupaten/kota se Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Lalu Muhammad Iqbal menegaskan pentingnya sinergi antara program pemerintah dan PKK. Kata dia, pembangunan sejati harus dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.

"Saya sering mengatakan, sebagian besar urusan pemerintahan bersentuhan langsung dengan keluarga. Disinilah PKK hadir menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat," ungkap Gubernur.

Sebelumnya, Ketua TP PKK NTB, Hj. Sinta M. Iqbal, mengingatkan bahwa PKK adalah gerakan masyarakat yang masif dengan jutaan kader di seluruh Indonesia. Dengan semangat “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Astacita Menuju Indonesia Emas 2045”.

"Saya mengajak kader PKK untuk terus berinovasi, adaptif, dan berdaya guna bagi keluarga Indonesia, khususnya bagi keluarga di Nusa Tenggara Barat," imbuhnya.

Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan Bazar PKK yang menampilkan berbagai produk unggulan serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.(Sekjend MDG)

Malam Terakhir Haflah Al-Qur'an Qori Internasional, Menggema di Kelurahan Jatibaru


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Malam terakhir Haflah Al-Qur'an yang menghadirkan Qori internasional berlangsung meriah, dan penuh khidmat. Ratusan jamaah dari berbagai elemen, memadati Lapangan Perjuangan Kelurahan Jatibaru, untuk mendengarkan lantunan indah, dan syahdu, bacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an oleh kedua qori, ust. H. Ahmad Khoiri Novandra, SH., dan Ust. H. Zainal Abidin, S. Pd.I. Kamis, 21 Agustus 2025.

Acara yang dimulai selepas sholat Isya ini dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh kedua qori cilik asal Kota Bima, yakni Zian, dan Zaqir, disusul penampilan memukau dari kedua qori Internasional, dengan suara yang menggema membuat suasana larut dalam kekhusyuan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., dalam sambutannya beliau sampaikan bahwa acara haflah Al-Qur'an ini selenggarakan dalam rangka memperingati HUT Ke-80 Kemerdaan Republik Indonesia, selain sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia, acara ini juga di gelar, dengan harapan untuk menumbuh kembangkan kecintaan masyarakat Kota Bima pada Al-Qur'an.

"Kami, selaku Pemerintah Kota Bima, sengaja mengadakan acara ini, dengan tujuan, pertama, sebagai rasa syukur kita, atas HUT kemerdekaan RI, yang telah memasuki usia 80 Tahun, kedua, kami berharap dengan adanya haflah Al-Qur'an ini, memberi dampak positif bagi masyarakat Kota Bima, untuk lebih memahami, dan mencintai Al-Qur'an," ujarnya.

Safari tilawatil Qur'an malam ini, merupakan hari terakhir, setelah sebelumnya dilaksanakan di dua lokasi yeng berbeda, yakni di Kecamatan Mpunda, (Halaman Kantor Wali Kota Bima), dan di Kecamatan Rasanae Timur. (Halaman Terminal Kumbe)

Dengan telah suksesnya acara ini, Pemerintah Kota Bima berkomitmen, bahwa acara acara ini akan dijadikan agenda tetap, yang rutin akan dilaksanakan tiap tahunnya, bahkan lebih jauh Wakil Wali Kota sampaikan, bahwa di tahun-tahun berikutnya akan mengadakan Tablik Akbar, dengan mengundang da'i-da'i kondang, seperti, UAS, UAH, dan Ust. Das'at Latif.

"Inya Allah, kami berdua (Wali Kota & Wakil Wali Kota), sudah mengintruksikan Kabag Kesra, agar melakukan komunikasi, dan koordinasi, supaya Tablik Akbar, tahun depan telah bisa kita selenggarakan di tengah-tengah masyarakat Kota Bima," ungkapnya.

Pada kesemapatan ini pula, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan beberapa perihal penting, terkait perkembangan pembangunan yang ada di Kota Bima, antara lain, Pemkot Bima, saat ini tengah membangun Rumah Sakit Rujukan, seperti sakit jantung, ginjal, paru-paru, dan lain-lain, sehingga pasien tidak lagi berobat ke Rumah Sakit lain di luar Kota Bima, selain itu Pemerintah Kota Bima juga, tengah gencar mengantisipasi terjadinya banjir, dengan memperbaiki sungai Melayu, sungai Padolo, dan pelebaran drainase primer, yang tersebar di sudut-sudut Kota Bima, dan yang baru-baru ini, rencana pengangkatan pegawai honor, menjadi pegawai paruh waktu, ini semua dilakukan sebagai wujud nyata Pemerintah di dalam membangun Kota Bima ini menjadi lebih baik.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh, Sekda Kota Bima, Forkopimda, Asisten, Staf Ahli, beberapa Kepala OPD, Camat, dan Lurah se Kota Bima. Dengan berakhirnya seluruh rangkaian  kegiatan Haflah Al-Qur'an selama tiga hari berturut-turut ini, diharapkan seluruh masyarakat Kota Bima, lebih khusus warga Kelurahan Jatibaru, terinspirasi untuk lebih membuka diri, untuk belajar, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an yang terkandung didalamnya.(Sekjend MDG)

Efek Domino Biaya Politik: DPR RI Dan Hasrat Kenaikan Tunjangan


Bima, NTB. Media Dinamika Global.Id.-

Isu kenaikan gaji dan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) kembali mencuat ke permukaan setelah Menteri Keuangan membacakan nota keuangan RAPBN untuk 2026 nanti. Bagi publik, isu ini selalu menimbulkan reaksi yang massif dari netizen di media social maupun public di kehidupan nyata, bahkan sering berujung pada kemarahan. Bagaimana tidak, ketika mayoritas rakyat masih berjuang menghadapi tingginya harga kebutuhan pokok, akses layanan kesehatan, serta keterbatasan lapangan kerja, wakil rakyat justru tampak sibuk memikirkan kesejahteraan finansial mereka sendiri. Salah satu alasan yang kerap dilontarkan adalah tingginya biaya politik yang harus ditanggung untuk sampai ke kursi DPR. Namun, apakah beban biaya politik itu layak “diganti rugi” dengan menaikkan gaji dan tunjangan?

Biaya Politik yang Mahal dan Kursi DPR Sebagai Investasi

Demokrasi di Indonesia dikenal sebagai salah satu yang paling mahal di dunia. Calon anggota legislatif (caleg) DPR harus mengeluarkan dana besar untuk biaya kampanye, logistik sosialisasi, iklan di media, hingga praktik transaksional yang menjadi rahasia umum. Penelitian sejumlah lembaga dari KISP menunjukkan, untuk maju sebagai caleg DPR RI, seorang kandidat bisa menghabiskan sekitar 30 miliaran rupiah sesuai dengan konteks dinamika di setiap dapil masing-masing.

Realitas ini menimbulkan logika baru: kursi legislatif dianggap sebagai investasi. Ketika seseorang sudah “berkorban” besar secara finansial, ia terdorong untuk mengembalikan modalnya setelah duduk di kursi parlemen. Dalam konteks inilah muncul gagasan bahwa gaji dan tunjangan perlu dinaikkan agar sebanding dengan biaya politik yang dikeluarkan. Tetapi pola pikir seperti ini sesungguhnya berbahaya, sebab menggeser makna jabatan publik dari pengabdian menjadi investasi pribadi untuk menambah puing-puing kekayaan.

Beban yang Kembali ke Rakyat

Masalah utama dari wacana kenaikan tunjangan DPR RI adalah beban akhirnya akan kembali ditanggung oleh rakyat melalui APBN. Ketika anggaran negara terbatas dan defisit masih menjadi persoalan, ditengah upaya pemerintah efesiensi terhadap anggaran Negara, menaikkan gaji wakil rakyat berarti mengurangi porsi anggaran yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik: pendidikan, kesehatan, subsidi pangan, maupun, infrastruktur desa dan sektor-sektor pembangunan lainnya harus dikurangi dan dipangkas.

Selain itu, kenaikan tunjangan tidak menjamin peningkatan kualitas kinerja legislatif. Tingkat kehadiran yang rendah dalam sidang, kualitas undang-undang yang sering diperdebatkan karena substansi dan esensi yang lemah, hingga kasus korupsi yang masih menjerat anggota dewan, semuanya menunjukkan bahwa problem DPR bukan pada kesejahteraan finansial, melainkan pada moralitas, akuntabilitas, dan integritas.

Efek Domino Politik Mahal

Biaya politik yang tinggi menciptakan efek domino yang berbahaya bagi demokrasi. Pertama, politisi akan mencari jalan pintas untuk mengembalikan modal, termasuk melalui praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Kedua, hanya mereka yang memiliki modal besar yang bisa bersaing dalam kontestasi politik, sehingga membuka ruang bagi dominasi oligarki. Ketiga, wakil rakyat cenderung lebih loyal pada para penyandang dana ketimbang pada rakyat yang memilihnya.

Efek domino inilah yang seharusnya menjadi fokus pembenahan. Jika biaya politik terus dibiarkan tinggi, maka demokrasi Indonesia hanya akan menjadi pasar bagi mereka. Oleh:(Muhammad Fakhrur Rodzi, S.IP., M.IP)

IMPERIUM Desak Kajati NTB Seret dan Adili YM Kabid Cipta Karya PUPR NTB


Mataram, Media Dinamika Global.Id || Ikatan Mahasiswa Pemuda Pemerhati Hukum NTB (IMPERIUM ) melaporkan dugaan pungli dan fee proyek sebesar 10 hingga 20 persen. Yang diduga melibatkan oknum Kabid Cipta Karya PUPR yang berinsial YM.

Tindakan yang di lakukan oleh YM tentu dapat diindikasikan dan diduga telah melabrak aturan dan undang undang yang berlaku sebagaimana yang di atur dalam pasal 12 huruf e UU No. 20 Tahun 2001 adalah Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Undang-undang ini bertujuan untuk memberantas korupsi di Indonesia dan mendefinisikan berbagai jenis tindakan korupsi, seperti suap-menyuap, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, perbuatan curang, benturan kepentingan dalam pengadaan, serta gratifikasi. 

Wakil Ketua IMPERIUM NTB Muhammad Ramadhan berharap setelah laporan lisan ini di terima oleh pihak Kejati NTB, agar segera membentuk tim khusus dan meminta Gubernur NTB mencopot YM dari jabatannya demi kelancaran proses hukum dan agar di tubuh PUPR tidak mengakar hal hal KKN dan merusak citra dan nama baik PUPR.

"Kabid Aksi dan Advokasi IMPERIUM NTB Ahmad Husni, SH minta Kejaksaan Tinggi transparan dalam penanganan kasus itu,” ungkapannya. Jum'at (22/8/25).

Lanjutnya, jika dalam waktu dekat Kajati NTB tidak memberikan informasi progres kasus itu, maka pihaknya akan melakukan aksi besar besaran di depan Kejati NTB hinga ke Kejagung RI, terangnya.

Dalam menutup hearing (Audiensi) Tersebut, Awan Dermawan, S.Kom selaku Ketua DPD IMPERIUM NTB mewakili anggota nya mengucapkan berterimakasih atas sambutan dan respon baik dari Kejati NTB.

"Kami berharap juga, ini langkah awal untuk menjalin sinergitas dalam mengerjakan prinsip prinsip keadilan di wilayah hukum NTB. Terutama praktek KKN karena merupakan kejahatan yang luar biasa," pungkasnya.

Pihak PUPR NTB belum bisa dikonfirmasi hingga berita dipublikasikan (*).

Kamis, 21 Agustus 2025

3000 Paket MBG di Bagikan di Wilayah Desa Bugis,Babinsa Koramil 1608-03/Sape Terus Dampingi


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Kegiatan pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sape, Bima, telah dimulai. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak dan kelompok rentan lainnya. Di Sape, MBG disalurkan ke sekolah-sekolah, dan pengawasannya dilakukan oleh Dinas Kesehatan untuk memastikan kualitas dan kebersihan makanan.




Pada hari ini Jum'at tanggal 22 Agustus 2025 Pukul 08.00 Wita s/d Selesai Serda Irfan Babinsa Desa Bugis Koramil 1608-03/Sape melaksanakan Pendampingan Pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG Wilayah Desa Bugis Kec.Sape dengan sasaran 3.000 Paket.

Untuk pengantaran (MBG) dilakukan dalam 2 tahap Sebagai Berikut:Yaitu mulai Pukul 08.00 - 09.00 Wita di bawa keTK, PAUD, SDN Kls.1, 2, 3, Balita.

Kemudian pada Pukul 10.00 - 10.50  Wita dibawa ke SDN Kls 4, 5,6,MTSN /SMA/MAN 2 BIMA, Ibu Hamil dan Menyusui

Adapun daftar Sekolah yang mendapat Makan Bergizi Gratis Sebagai Berikut:

- Paud At Taqwa:  81 Siswa.

- Paud Nanga Nuri :  21 Siswa

- Paud Darmawan : 82 Siswa

- Tk Darmawan : 109 Siswa

- Tk Nanganuri Baru : 30 Siswa

- SDN Bugis : 323 Siswa

- SDN Inpres Bugis : 174 Siswa

- MTS N 2 Bima :  521 Siswa

- SMA N 1 Sape : 1112 Siswa

- MAN 2 Bima : 366 Siswa

Dan untuk Daftar ibu hamil dan menyusui serta Balita :

- Balita : 80 Orang

- Ibu Hamil : 55 Orang

- Ibu Menyusui : 46 Orang 

TOTAL: 3.000 Paket

Isi Menu MBG Berupa Paket basah Antara lain :

- Nasi Putih

- Telur Omlet

- Sayur Tumis Buncis

- Tempe Goreng

-  Buah Anggur

- Susu Clevo

Pihak Sekolah,Siswa hingga orang tua siswa merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dianggap sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup siswa dan membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak. Kepala sekolah juga berharap program ini dapat menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas, serta mendukung tercapainya "Generasi Emas 2045".

Kegiatan Berlangsung dengan lancar tertib dan sukses.(Team.MDG.03)

Kapolres Tanggamus Pimpin Penyerahan Jabatan Kabag SDM, Sertijab Kasat Lantas, Kapolsek Kota Agung dan Sumberejo


Tanggamus – Media Dinamika Global.id Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H. memimpin upacara penyerahan jabatan Kabag SDM dan serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama di lapangan Mapolres Tanggamus, Jumat (22/8/2025).

Adapun pejabat yang melaksanakan Sertijab di antaranya, Kabag SDM Polres Tanggamus kepadanAKP Restu Marwoto, S.H. yang sebelumnya Kasubbag Dalpers Bag SDM Polres Pringsewu, 

Penyerahan jabatan abag SDM Polres Tanggamus, oleh Kapolres setelah pejabat sebelumnya Kompol Sarwani, S.E., M.M. memasuki masa purna tugas.

Kemudian, Sertijab Kasat Lantas Polres Tanggamus dari Iptu Made Agus Dwi Dayana, S.H., mendapat penugasan baru sebagai Kasat Lantas Polres Lampung Selatan. Jabatan Kasat Lantas Polres Tanggamus kini diemban oleh Iptu Rudi Khisbiyantoro, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kota Agung.

Jabatan Kapolsek Kota Agung diserahkan dari Iptu Rudi Khisbiyantoro, S.Pd., M.H. kepada AKP Feriyantoni, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Punggur, Polres Lampung Tengah.

Terakhir, Kapolsek Sumberejo dari AKP Ridwansyah, S.H., dipercaya menempati jabatan baru sebagai Kasubbag Dalops Bagops Polres Tanggamus, kepada penggantinya adalah Iptu Zulkarnaen, yang sebelumnya menjabat Kasubbag Binkar Bag SDM Polres Tanggamus.

Dalam amanatnya, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko menjelaskan bahwa mutasi jabatan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kapolda Lampung Nomor: ST/497/VIII/2025 tanggal 7 Agustus 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Lampung.

Disebutkannya, mutasi pejabat di lingkungan Polda Lampung merupakan salah satu upaya penyegaran organisasi pada aspek sumber daya manusia dan pembinaan kesatuan, serta pembinaan karier bagi personel yang bersangkutan. 

"Oleh karena itu, hendaknya hal ini disikapi sebagai sesuatu yang wajar, untuk lebih meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas Polri sebagai pemelihara kamtibmas dan penegak hukum,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko.

AKBP Rahmad Sujatmiko juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama yang telah memberikan kontribusi besar selama bertugas di Polres Tanggamus.

“Atas nama pimpinan dan seluruh jajaran Polres Tanggamus, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama. Semoga selalu diberikan kesehatan, perlindungan Allah SWT, serta kesuksesan dalam meniti karier di tempat tugas yang baru,” ucapnya.

Sementara kepada pejabat yang baru, Kapolres menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung. Ia berharap seluruh pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, serta meningkatkan kinerja yang telah dibangun oleh pejabat sebelumnya.

“Saya menaruh harapan besar agar pejabat yang baru mampu menjaga dan meningkatkan situasi kondusif di wilayah hukum Polres Tanggamus. Upaya yang telah dilakukan pejabat lama hendaknya dapat dipelihara secara dinamis dan ditingkatkan. Kekurangan yang ada sebaiknya dijadikan tantangan sekaligus peluang untuk keberhasilan tugas ke depan,” pungkasnya.

Upacara diikuti oleh Wakapolres Tanggamus Kompol Gigih Andri Putranto, S.H., S.I.K., M.H., para pejabat utama, Kapolsek jajaran, personil gabungan dan ASN,  perwakilan Polsek jajaran serta Bhayangkari. (Umar.MDG)

Serda Abdul Hafid,Babinsa Naru Barat Sape Dampingi Pembagian MBG di Wilayah Desa Binaannya


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Kegiatan pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sape, Bima, telah dimulai. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak dan kelompok rentan lainnya. Di Sape, MBG disalurkan ke sekolah-sekolah, dan pengawasannya dilakukan oleh Dinas Kesehatan untuk memastikan kualitas dan kebersihan makanan.

Pada hari ini Jum,at 22 Agustus 2025 Pukul 08.00 Wita s/d Selesai,Serda Abdul Hafid Babinsa Naru Barat



Anggota Koramil 1608-03/Sape Mendampingi Pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG Wilayah Desa Naru Barat Kec.Sape dengan sasaran 497 Paket.

Untuk pengantaran (MBG) dilakukan dalam 3 tahap Sebagai Berikut:

Mulai Pukul 08.00 - 09.00 Wita,

 TK,SDN Kls.1, 2, 3 kemudian dilanjutkan Pukul 09.00 - 10.00 Wita, SDN Kls 4, 5, 6

Adapun daftar sekolah yang mendapat Makan Bergizi Gratis Sebagai Berikut:

A. TK Menta Dea  41 Siswa

B. SDN INP DEA  156 Siswa

C. SDN 5 Sape 161 Siswa

D. SDN 1 Sape 139 Siswa

Total : 497 Paket:*

Denga Isi Menu MBG berupa 

*Paket basah Sbb:*

- Nasi Putih

- Ayam goreng

- Tumis kacang panjang,toge dan Wortel

- Yakult

- Jeruk

Kegiatan Berlangsung dengan lancar tertib dan sukses.(Team.MDG.03)

Sertu Syarif Hidayat,Koramil 1608-03/Sape Dampingi Pembagian 2.320 Paket MBG di Wilayah Desa Naru


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Kegiatan pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sape, Bima, telah dimulai. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak dan kelompok rentan lainnya. Di Sape, MBG disalurkan ke sekolah-sekolah, dan pengawasannya dilakukan oleh Dinas Kesehatan untuk memastikan kualitas dan kebersihan makanan.



Pada hari ini Jum'at 22 Agustus 2025 sekitar Pukul 08.00 Wita s/d Selesai, Sertu Syarif Hidayat Babinsa Desa Naru

Anggota Koramil 1608-03/Sape Mendampingi saat Pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG Wilayah Desa Naru Kec.Sape dengan sasaran 2.320 Paket.

Pihak sekolah terutama para siswa dan orang tua siswa merasa bangga,bahagia dan mengucapkan terima kasih atas Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dianggap sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup siswa dan membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.kami juga berharap program ini dapat menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas, serta mendukung tercapainya "Generasi Emas 2045".Ucapan salah satu Guru

Untuk pengantaran (MBG) dilakukan dalam 3 tahap Sebagai Berikut:

Mulai Pukul 08.00 - 09.00 Wita,TK, PAUD, SDN Kls.1, 2, 3 Dan pada Pukul 09.00 - 10.00 Wita,SDN Kls 4, 5, 6 dan kemudian pada Pukul 09.15 -10. 30 Wita,SMP /SMA/SMK

Adapun daftar sekolah yang mendapat Makan Bergizi Gratis Desa Naru sbb :

A. TK Naru 1 = 121 Siswa

B. TK Bunga Ros = 40 Siswa

C. TK KB Arsila Inara = 40 Siswa

D. TK KB Hafizatu Rafah = 25 Siswa

E. TK IT Azzauti = 68 Siswa

F. SD IT Azzauti = 78 Siswa

G. SD Inpres 1 Naru = 195 Siswa

H. SD Inpres 2 Naru = 54 Siswa

I. SD/MI Nurul Khalifah = 34 Siswa

J. SMP IT Nurul Khalifah = 37 Siswa

K. SLB Aisyah Sape : 52 Siswa

L. SMA N 1 Sape = 1.112 Siswa

M. SMA Muhammadiyah Sape = 280 Siswa

N. SMA PGRI Sape = 184 Siswa

TOTAL  = 2.320 Paket*

Isi Menu MBG Berupa Paket Basah antara lain :

Nasi Putih,Ayam Goreng,Sayur Tumis Kacang Panjang,Toge dan Wortel,Buah Jeruk dan Minuman Yakult

Kegiatan Berlangsung dengan lancar tertib dan Sukses.(Team.MDG.03)

Empat Kasus Besar Narkoba Terbongkar, Jaringan Antar Provinsi Dibekuk di NTB


Mataram, Media Dinamika Global.Id ||  Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB kembali menorehkan hasil signifikan, dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Dalam konferensi pers, Rabu (20/8/2025), Direktur Resnarkoba Polda NTB, Kombes Pol. Dr. Roman Smaradhana Elhaj, S.I.K., M.H., menyampaikan jika sepanjang Juli hingga Agustus 2025, pihaknya berhasil mengungkap 12 kasus narkoba dengan 23 tersangka, terdiri dari 21 pria dan 2 wanita.

Barang bukti yang berhasil disita tidak main-main, 599,318 gram sabu dan 3.753,63 gram ganja. Sementara itu, untuk periode April hingga Agustus 2025, Polda NTB telah mendapatkan penetapan pengadilan untuk memusnahkan 1,53 kilogram sabu, 33,6 kilogram ganja, dan 298 butir ekstasi.

“Ini bentuk komitmen kita dalam memberantas peredaran gelap narkoba. Dukungan dari masyarakat, wartawan, BNN, Kejaksaan, Balai POM, Bea Cukai, dan instansi terkait lainnya sangat berarti sehingga hambatan dalam penegakan hukum semakin kecil,” ujar Kombes Pol. Roman.

Disebutkan, dari 12 kasus tersebut, setidaknya ada empat yang menonjol di antaranya di Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah (31 Juli 2025), tiga tersangka ditangkap setelah mengambil paket berisi 2,015 kg sabum yang dikirim dari Medan menggunakan jasa ekspedisi.

Kedua, di Batu Layar, Lombok Barat (2 Agustus 2025), polisi menggagalkan peredaran 494 gram sabu yang diselundupkan dari Bali. Tersangka berperan sebagai kurir dengan upah Rp5 juta. Ketiga penangkapan di Pelabuhan Lembar (3 Agustus 2025). Dua tersangka ditangkap dengan 92 gram sabu. Barang haram tersebut berasal dari jaringan antarprovinsi Madura–Bali–Lombok.

Sedangkan kasus menonjol keempat penagkapan di Lingsar, Lombok Barat (12 Agustus 2025). Polisi menemukan 1,4 kg ganja saat melakukan penggeledahan di sebuah kebun durian.

Kombes Pol. Roman menegaskan, para pelaku dijerat dengan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

“Tahun ini saja sudah ada 9 tersangka yang terancam pidana mati. Ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman hukum, bagi siapa pun yang mencoba bermain-main dengan narkoba di NTB,” tegasnya.

Di akhir konferensi pers, Kombes Pol. Roman menyampaikan pesan tegas kepada para tersangka.

“Jadikan ini pengalaman pahit yang terakhir. Jangan lagi terjerumus menjadi pelaku peredaran gelap narkoba. Di NTB, hukumannya sangat berat. Mari kita jaga generasi muda dan masa depan daerah ini bersama-sama,” pungkasnya.

Konferensi pers ini turut dihadiri perwakilan Kejati NTB, Kepala Balai Besar POM Mataram, Bea Cukai, serta advokat dari para tersangka.

Redaksi : Surya Ghempar.