Media Dinamika Global

Selasa, 12 Agustus 2025

KB.Pandu Jaya Sangia Sape Ikut Ambil Bagian Dalam Lomba Karnaval HUT RI Ke-80 Tahun 2025


Sape Bima NTB.Media Dinamika Global.id Dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke - 80 Tahun 2025 berbagai kegiatan Mulai dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Sape melalui Panitia yang telah terbentuk yaitu Kegiatan Pawai Karnaval Tingkat Kelompok Belajar (KB), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) SE Kecamatan Sape.(Selasa.12/08/2025)

Dalam Kegiatan Pawai Karnaval ini KB.Pandu Jaya yang beralamat di Dusun Ambarata RT.19/RW.10 Desa Sangia Kecamatan Sape Kabupaten Bima NTB ikut ambil bagian memeriahkan dan menyambut Semarak HUT RI yang ke 80 Tahun 2025.

Nampak terlihat Ribuan siswa/siswi sekolah KB dan TK dengan berpakaian tradisional daerah dan TNI/POLRI dengan membawa bendera merah putih sebagai wujud kecintaan mereka terhadap NKRI.

Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari panitia (Sudirman.S.Pd) bahwa jumlah peserta KB,PAUD dan TK yang ikut sebanyak 48 Peserta.

Panitia melepas seluruh Peserta Karnaval sekitar pukul 14:00 Wita yang diawali dengan Pertunjukan Dram Band dari SMAN 2 Sape.

Sesuai dengan jadwal dan aturan, Panitia telah membagi 2 titik sebagai tempat Star, yaitu untuk Tingkat Kanak-kanak Tempat Star di jalan Pertigaan Masjid Raya Al-Munawwarah Sape kemudian berjalan melewati rute yang telah di atur panitia hingga finish di depan kantor Camat Sape sedangkan untuk Tingkat PAUD / KB (Kelompok Belajar) dilepas di Depan Kantor Korwil Pendidikan Kec.Sape dengan Finish yang sama

Kegiatan HUT RI Ke - 80 Tahun ini tampak meriah,para orang tua siswa berlomba lomba merias Putra dan putri nya dengan menggunakan atribut polisi,tentara dan busana adat lainnya yang ada di Indonesia.

Korwil Pendidikan Kecamatan Sape atau Pejabat yang mewakili sekaligus sebagai Pihak panitia saat dikonfirmasi oleh awak media menyampaikan bahwa Karnaval ini bertujuan untuk mengingat para pejuang dan Perjuangan para pahlawan yang gugur di Medan perang dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Panitia juga sangat berterima kasih kepada Semua Pihak yang sudah bersama- sama dan ikut berpartisipasi sehingga bisa menyemarakan HUT kemerdekaan RI ke - 80 seperti dalam lomba karnaval Tingkat KB dan TK.

Muspika Kecamatan Sape menambahkan " Anak diusia dini ingatannya sangat kuat,betapa beratnya perjuangan, selain itu juga untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan antar warga masyarakat

Melalui Karnaval Jalan ini Anak - anak bisa menanamkan nilai-nilai Perjuangan dan Nasionalisme bagi Anak-anak usia Dini.

Masyarakat Kecamatan Sape maupun di luar kecamatan Sape ikut berjejeran menyaksikan di sepanjang ruas jalan utama Kecamatan Sape hingga untuk sementara arus lalu lintas jalan rayapun sementara terpaksa di tutup selama acara karnaval berlangsung dengan melibatkan petugas Dishub Kecamatan Sape, Kepolisian,TNI dan Satpol PP Kec.Sape sehingga arus lalu lintas pun tetap berlangsung dengan lancar.

Pantauan Awak Media Meskipun Cuaca Sangat terik,tidak mengurangi semangat anak - anak untuk mengikuti pawai/Karnaval.Penonton juga berjubel di sepanjang jalan ataupun rute yang dilalui, terutama orang tua yang ingin menyaksikan buah hatinya tampil.

"Anak - anak PAUD/KB dan TK peserta Karnaval sangat antusias mengikuti karnaval hingga selesai dan kegiatan berakhir sekitar pukul 16:30 Wita.



Kepala KB PANDU Jaya Sangia Kecamatan Sape (Nurhaerani,A.Md.Keb) Saat di Konfirmasi oleh awak media berharap semoga kegiatan yang digelar pada hari ini dapat berlangsung dengan lancar tertib dan sukses.

Melalui Kegiatan Karnaval jalan ini Anak - anak diharapkan bisa menanamkan nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme bagi anak-anak usia Dini.Ujarnya

Saya selaku Kepala Paud KB.Pandu Jaya pada kesempatan ini juga Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Yang Ke 80 Tahun 2025, Dengan Semangat kemerdekaan mari Bersama-sama Kita Wujudkan Nusantara Baru Indonesia Maju.

Dan Tampak di Garis Finish untuk menyambut seluruh peserta Karnaval yaitu Bapak Camat Sape, Anggota DPRD Kabupaten Bima, Sekcam Sape,PLT Korwil Pendidikan Kecamatan Sape, Danramil Sape dan Kapolsek Sape,Danki Brimob Kompi 3 Batalion C Pelopor Sape.

(Team.MDG.03)

Sampel DNA Identik, Polres Tanggamus Serahkan Mayat Tanpa Kepala di Limau ke Keluarganya


Tanggamus – Media Dinamika Global.id Misteri penemuan mayat anonim tanpa kepala di pesisir Pantai Cukuh Pandan, Pekon Padang Ratu, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus pada 15 Juli 2025, lalu akhirnya terungkap. 

Polres Tanggamus memastikan identitas korban setelah hasil tes DNA yang dilakukan Pusdokkes Polri menunjukkan kecocokan dengan pihak keluarga.

Pihak keluarga juga telah datang ke Tanggamus untuk menerima penyerahan dari Polres Tanggamus serta pembongkaran pemakaman, selanjutnya jenazah dibawa ke Jakarta.

Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H,. melalui Kasat Reskrim AKP Khairul Yasin Ariga, S.Kom., M.H., menjelaskan, jasad tersebut pertama kali ditemukan pada Selasa, 15 Juli 2025, sekitar pukul 15.10 WIB. 

Saat itu, korban tidak memiliki identitas yang melekat pada tubuhnya sehingga dilakukan penanganan awal sesuai prosedur.

“Langkah-langkah yang kami ambil yakni membawa jenazah ke RSUD Batin Mangunang, lalu ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi,” ungkap AKP Khairul Yasin didampingi Kasi Humas AKP M. Yusuf,  Senin (11/8) petang.

Dua hari berselang, pihak keluarga asal Cilincing, Jakarta Utara, menghubungi Polres Tanggamus setelah melihat kesesuaian ciri-ciri dengan anak mereka yang hilang di Kepulauan Seribu. 

Korban yang belakangan diketahui bernama Akbar Tanjung alias Aco (24) dilaporkan hilang pada 2 Juli 2025 dan resmi tercatat sebagai orang hilang di Polres Kepulauan Seribu pada 3 Juli 2025.

“Kami berkomunikasi dengan pihak keluarga. Mereka memberikan identitas, foto, dan video korban sebelum hilang. Setelah dilakukan wawancara, diperoleh kesesuaian sehingga kami mengambil sampel DNA dari ibu, kakak, dan adik korban untuk dicocokkan,” jelasnya.

Sampel tersebut kemudian dikirim ke Pusdokkes Polri untuk pemeriksaan laboratorium. Hasilnya, pada Sabtu, 9 Agustus 2025, DNA jenazah identik dengan ibu kandungnya, Ernawati.

“Alhamdulillah, hasil tes DNA sudah keluar dan memastikan MR X itu adalah Akbar Tanjung, anak biologis dari ibu Ernawati,” tegas Kasat Reskrim.

Setelah proses identifikasi rampung, keluarga memutuskan untuk memindahkan jenazah Akbar Tanjung alias Aco dari pemakaman RSUD Batin Mangunang untuk dimakamkan secara layak di kampung halamannya di Cilincing, Jakarta Utara.

“Jenazah akan dimakamkan di Cilincing, Jakarta Utara,” pungkasnya. (Umar.MDG)

Desa Karumbu Wakili Kabupaten Bima dalam Lomba Desa Berkinerja Baik Tingkat Nasional


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Desa Karumbu, Kecamatan Langgudu, menjadi salah satu peserta pada ajang Lomba Desa Berkinerja Baik tingkat nasional. Sebagai bagian dari tahapan penilaian, Tim Panelis dari berbagai lintas Kementerian (Kemendes PDT, Bappenas, Kemenkes, Kemendagri dan BKKBN Pusat) melakukan wawancara virtual pada Selasa (12/08/2025) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bima untuk menggali informasi terkait inovasi dan capaian desa dalam menurunkan angka stunting.

Wawancara yang dilakukan secara daring ini diikuti oleh Bupati Bima yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Fatahullah, S.Pd, Kepala Dinas Pemerintahan Desa Kab. Bima Kamaruddin, S.Sos, Kepala Desa Karumbu Suherman, SH, Kepala Puskesmas Langgudu, kader kesehatan, PKK, dan tenaga medis desa. Tim Kementerian Dalam Negeri memberikan sejumlah pertanyaan mendalam terkait strategi, program, dan hasil yang telah dicapai Desa Karumbu dalam penurunan stunting.

Membuka wawancara virtual tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra menyampaikan Pemerintah Kabupaten Bima mendukung penuh upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Bima.

“Inovasi desa untuk pencegahan dan penurunan stunting agar terus dilakukan secara terpadu agar angka prevalensi stunting dapat diturunkan dan diharapkan kinerja baik dapat terus ditingkatkan dan desa Karumbu dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Bima”, Lanjutnya.

DR, Zulkarnain Tim Panelis dari Kementrian Desa dan Daerah Tertinggal Republik Indonesia menyampaikan, “Meskipun terdapat beberapa catatan yang harus segera dilengkapi, Tim Panelis sangat mengapresiasi seluruh pemaparan dan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Karumbu yang dinilai bekerja baik dalam Konvergensi pencegahan dan penurunan stunting serta menjadi duta mewakili Provinsi NTB tingkat nasional.

Kepala Desa Karumbu Suherman, SH menyampaikan “Kegiatan wawancara virtual ini menjadi salah satu indikator penilaian dalam Lomba Desa Berkinerja Baik. Pemerintah Desa Karumbu berharap hasil positif dari evaluasi ini dan dapat mengantarkan desa Karumbu meraih prestasi terbaik sekaligus menjadi model bagi desa lain di Indonesia dalam upaya penurunan stunting. (MDG Tim)

Libatkan Aktivisi Kampus dalam riset, KAMMI Berikan Apresiasi dan Catatan Kritis Kepada Menristekdikti


Jakarta, Media Dinamika Global.Id ||  Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI), Nazmul Watan. M.Sc, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menristekdikti Prof Brian atas inisiasi strategis mengalokasikan dana sebesar Rp1,9 triliun guna mendukung kegiatan riset yang melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di seluruh Indonesia.

Menurut Nazmul, kebijakan ini merupakan terobosan penting dalam sejarah pendidikan tinggi di Indonesia, karena memposisikan mahasiswa bukan hanya sebagai agent of change dalam ranah wacana, tetapi juga sebagai agen solusi yang menghadirkan karya nyata berbasis riset dan inovasi. 

“Riset adalah napas kemajuan peradaban. Ketika mahasiswa diberi ruang, kepercayaan, dan dukungan sumber daya, maka gagasan-gagasan mereka tidak hanya berhenti di forum diskusi, tetapi menjelma menjadi solusi konkret yang menjawab tantangan zaman,” ungkap Nazmul di Jakarta, Selasa (12/8).

Keterlibatan BEM dalam penelitian akan memperkuat ekosistem kolaboratif antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan paradigma triple helix yang telah terbukti efektif dalam mengakselerasi inovasi dan daya saing bangsa.

Ia menilai bahwa transformasi daya kritis ke arah riset dan inovasi adalah langkah strategis yang sejalan dengan peran mahasiswa sebagai agen perubahan. “Kritik yang dibangun atas dasar penelitian dan inovasi akan lebih berpengaruh serta memiliki peluang besar untuk diadopsi sebagai kebijakan publik,” pungkasnya.

Sebaliknya, ia menanggapi keras pernyataan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV, Lukman, yang menyatakan bahwa dana proyek sebesar Rp200–300 juta per proposal untuk BEM lebih berguna ketimbang aksi demonstrasi. “BEM itu daripada demo… kita danai Rp200–300 juta per proyek unggulan mereka,” ujar Lukman saat menghadiri Konvensi Sains Teknologi Industri Indonesia (KSTI) di Bandung.

Ia menyayangkan sudut pandang tersebut, ia menegaskan bahwa demonstrasi adalah bagian penting dari tradisi akademik dan medium kritis dalam menyuarakan aspirasi masyarakat. “Tindakan kolektif seperti unjuk rasa bukanlah sekadar kritik kosong melainkan refleksi tanggung jawab moral mahasiswa,” tutur Nazmul, menambahkan bahwa semangat demokrasi kampus justru lahir dari interaksi aktif antara kritik dan dialog.

Ia juga menyoroti bahwa pemberian dana besar seharusnya tidak menjadi alasan untuk membungkam ruang demokrasi. KAMMI mendesak agar pemerintah dan institusi pendidikan memberikan ruang yang sama antara inovasi dan kemerdekaan beropini secara damai.

Nazmul menegaskan bahwa KAMMI siap menjadi mitra strategis untuk memastikan program ini berjalan optimal, serta akan mendorong seluruh kader KAMMI yang menjadi pimpinan BEM hari ini agar mengkonsolidasikan peluang ini secara maksimal demi penguatan kapasitas intelektual dan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. 

“Ini bukan hanya tentang angka Rp1,9 triliun, melainkan tentang investasi jangka panjang pada masa depan bangsa”, tutupnya. (*).

Panggung Ceria Anak Bangsa: Karnaval TK/PAUD Meriahkan HUT RI Ke-80 di Kecamatan Wawo

Bima,Mediadinamikaglobal.id – Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi saksi kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 dengan digelarnya karnaval tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Kelompok Belajar (KB). Acara yang berlangsung pada Selasa (12/08/2025) ini sukses menyedot perhatian warga dan menjadi panggung bagi kreativitas anak-anak bangsa.

Keterangan : Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos bersama Ketua Panitia (Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo Ismail, S. Pd, Kapolsek Wawo Iptu Ikhsan, SH beserta Ketua TP-PKK Kecamatan Wawo saat menyambut peserta karnaval TK/Kelompok Belajar. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos, Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo selaku Ketua Panitia Hati jadi Bima dan HUT RI Ke-80 Ismail, S. Pd, Kapolsek Wawo Iptu Ikhsan, SH dan anggota, Ketua TP-PKK Kecamatan Wawo Syamsuryati,A.Md.Keb, Para Kepala Sekolah se-Kecamatan Wawo, para guru se-Kecamatan Wawo, Kasi Trantib Satuan Pol. PP Kecamatan Wawo Ahmad, S. Sos dan anggota, Panitia penyelenggara dan masyarakat pada umumnya. 

Keterangan : Foto bersama beberapa peserta karnaval TK di Kecamatan Wawo. 

Karnaval dimulai pukul 13.00 Wita dengan titik awal di SMAN 1 Wawo dan berakhir di Lapangan Umum Kecamatan Wawo. Ratusan peserta yang mengikuti karnaval terdiri dari TK yang berjumlah 18 dan Kelompok Belajar (KB) berjumlah 5 di seluruh Kecamatan Wawo tampak antusias mengenakan kostum-kostum unik dan menarik.

"Kami sangat bangga melihat semangat anak-anak dalam memeriahkan HUT RI ke-80 ini. Karnaval ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga ajang untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini," ujar Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos.

Keterangan : Anggota Polsek Wawo bersama Satuan Pol.PP Kecamatan serta Dishub Kabupaten Bima sedang mengatur lalu lintas depan SMAN 1 Wawo

Berbagai kostum bertema perjuangan, budaya daerah, hingga profesi tampak menghiasi karnaval. Ada yang mengenakan pakaian adat Bima, seragam tentara, seragam polisi, pakaian petani, hingga kostum adat Jawa. 

Ketua panitia HUT RI ke-80 tingkat Kecamatan Wawo, Ismail,S.Pd, juga selaku Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini. "Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, terutama para guru, orang tua, dan seluruh masyarakat Kecamatan Wawo. Semoga semangat kemerdekaan ini terus berkobar di hati kita semua," katanya.

Dengan suksesnya karnaval ini, diharapkan menumbuhkan dan menanamkan semangat serta cinta tanah air semakin tumbuh di kalangan generasi muda Kecamatan Wawo terkhususnya anak-anak usia dini.(Mdg05)  

Wali Kota Bima Kukuhkan Hj. Badrah Ekawati Sebagai Bunda GenRe Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menghadiri pembinaan program generasi berencana dirangkaikan dengan penobatan Hj. Badrah Ekawati, SE., S.TR.Keb sebagai Bunda GenRe Kota Bima masa bhakti 2025–2030 di halaman kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bima, Selasa, 12 Agustus 2025.

Turut hadir Ketua TP. PKK Kota Bima, Hj. Badrah Ekawati, SE., S.TR.Keb, Ketua IWAPI Kota Bima, Hj. Yani Marlina HM Qurais, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Bima, Drs. H. Mahfud, M.Pd, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bima, Hj. Suharni, SE, Plt. Kepala Diskoperindag Kota Bima, serta Kepala Dinas PUPR Kota Bima.

Kepala DPPKB Kota Bima, Hj. Suharni, SE dalam laporannya menyampaikan kekhawatiran atas kondisi generasi muda saat ini ditengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Banyak anak sudah terpapar pengaruh negatif, mulai dari narkotika hingga seks bebas. Peran Forum GenRe menjadi sangat penting untuk mencegah hal-hal yang mengancam masa depan mereka,” ujar mantan Camat Rasanae Barat ini.

Sementara itu, Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengangkatan Bunda GenRe bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperteguh komitmen bersama membina generasi penerus yang sehat, berpendidikan, berkarakter, dan memiliki masa depan terencana.

“Genre bukan sekadar program administratif, melainkan upaya nyata menyiapkan remaja yang mampu memilih hidup matang, mulai dari kesehatan reproduksi, pendidikan, hingga keterampilan hidup,” ujarnya.

H. A. Rahman menyebut penunjukan Hj. Badrah Ekawati merupakan langkah strategis karena kepeduliannya terhadap isu keluarga, pendidikan anak, dan pemberdayaan perempuan sudah teruji melalui perannya sebagai Ketua TP PKK Kota Bima.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program GenRe memerlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh agama, tenaga kesehatan, hingga masyarakat luas. Pemerintah Kota Bima berkomitmen mendukung penuh melalui kebijakan, anggaran, serta program prioritas.

Visi yang diusung pun sederhana namun besar : menjadikan remaja Kota Bima mampu merencanakan hidupnya, menjaga kesehatan, mengembangkan potensi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Generasi muda yang kita bina harus menjadi agen perubahan yang menjaga kebersihan lingkungan, melestarikan budaya, hidup sehat, dan peduli terhadap kelestarian alam,” tambah Wali Kota.

Wali Kota Bima menyampaikan harapan agar Hj. Badrah Ekawati yang hari ini dinobatkan sebagai Bunda GenRe Kota Bima agar menjalankan amanah dengan tulus.

“Kami yakin, jika semua pihak bersatu, Kota Bima akan melahirkan generasi tangguh, tidak hanya bertahan, tapi juga unggul dan berdaya saing,” tutupnya.(Sekjend MDG)

Tersedia Jual Beli Sapi di Bima, Dompu, dan Sumbawa


Kabupaten Bima,
Media Dinamika Global.Id || Informasi bagi yang semua pihak ingin menjual dan beli sapi di Pulau Sumbawa, khususnya di daerah Bima dan Dompu, dan Sumbawa.

Lapak/Kandang sapi bertempat di Jalan Lintas Desa Madawau kecamatan Madapangga kabupaten Bima, lebih familiar di perbatasan Bima dan Dompu.

Pemilik lapak atau Kadang sapi, Yasin Ahmad menyebutkan, bagi masyarakat maupun teman-teman yang ada di di wilayah pulau Sumbawa ingin membeli dan menjual sapi, kami siap melayani sesuai dengan minat dan harga disepakati.

"Harga Deal, Barang langsung angkut barang," ucapnya saat diwawancara langsung di Lapak. Selasa (12/08/25).

Pasaran Harga sapi lokal dan sapi peternakan :

- Sapi lokal Rp.5.000.000 sampai 15.000.000 (Lima Juta Rupiah - Lima Juta Rupiah).

- Sapi peranakan Rp.10.000.000 sampai Rp.30.000.000 (Sepuluh Juta - Tiga Puluh Juta Rupiah).

Untuk lebih lanjut infomasi, silahkan hubungi kontak person di bawah ini.

- Yasin Ahmad : 0853-3342-7520

- Subagio : 0819-7736-1326

Kegiatan jual beli sapi telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Budaya peternakan sapi di sini bukan hanya sekadar bisnis, tetapi juga tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Bima, dikenal dengan kualitas sapi yang unggul, menjadi pusat perdagangan bagi peternak lokal. Setiap minggu, pasar hewan di Bima dipenuhi oleh peternak dan pembeli yang datang dari berbagai daerah untuk melakukan transaksi. Sapi-sapi yang dijual tidak hanya berkualitas baik, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang mendalam.

Dompu, masyarakat juga aktif dalam jual beli sapi. Para peternak di sini seringkali menghadiri pasar di Bima untuk menjual hasil ternak mereka. Selain itu, Dompu memiliki sejumlah koperasi peternakan yang membantu peternak dalam memasarkan sapi mereka, sehingga memudahkan akses bagi pembeli.

Sementara itu, Sumbawa juga tidak kalah penting dalam industri ini. Dengan padang rumput yang luas dan subur, Sumbawa menjadi tempat ideal untuk beternak sapi. Banyak peternak di Sumbawa yang memanfaatkan media sosial untuk menjangkau pembeli di luar daerah, memperluas jaringan dan meningkatkan penjualan mereka.

Transaksi jual beli sapi di ketiga daerah ini sering kali melibatkan tawar-menawar, di mana keahlian dalam bernegosiasi sangat dihargai. Selain itu, kepercayaan antara penjual dan pembeli menjadi kunci sukses dalam setiap transaksi.

Dengan adanya teknologi dan media sosial, informasi tentang sapi yang tersedia kini lebih mudah diakses, memungkinkan para peternak untuk menjangkau lebih banyak pembeli dan meningkatkan pendapatan mereka. Jual beli sapi di Bima, Dompu, dan Sumbawa bukan hanya sekadar transaksi, tetapi juga bagian dari identitas budaya dan ekonomi masyarakat setempat.

Redaksi : Surya Ghempar.

Senin, 11 Agustus 2025

Tangani Serius Soal Stunting, Desa Jatimulyo Adakan Musdes Rembug Stunting Tahun 2025.


Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.id || Pemerintah Desa jatimulyo kecamatan jatiagung kabupaten lampung selatan melaksanakan kegiatan musyawarah desa Rembug Stunting Tahun 2025 Bertempat dibalai desa setempat, Selasa 12 Agustus 2025.

Dalam Sambutannya, Kepala desa jatimulyo H.Sumardi, SE menyampaikan, bahwa hari ini kita desa jatimulyo alhamdulillah melaksanakan kegiatan rembug stunting untuk tahun 2025.

Dalam kegiatan rembug stunting ini harapan saya sebgai kepala desa, jatimulyo berstatus zero stunting pada tahun 2026 dengan kerja keras kita bersama baik aparatur desa, TP PKK, bidan desa, kader Kesehatan maupun Steakholder lainya. 

"Untuk stunting desa jatimulyo masih ada lima orang yang dinyatakan stunting, mudah mudahan bisa kita tangani bersama secepatnya sehingga bisa kita turunkan menjadi zero stunting dengan penanganan status gizi buruk maupun penanganan kesehatan lainnya. 

Saya berharap, kedepannya penanganan stunting didesa jatimulyo ini menjadi prioritas tahun ini maupun tahun depan, baik masuk dalam program program desa jatimulyo kedepannya, tutup Sumardi kepala desa jatimulyo. 

Kegiatan ini selain dihadiri oleh kepala desa jatimulyo, hadir pula perwakilan Kecamatan jatiagung, Ketua TP PKK , Ketua BPD, pendamping kecamatan, Pendamping lokal desa, bidan desa, kader PKK, aparatur deaa, kadus serta babinsa dan Bhabinkamtibmas.( Fs/Red) 

Tak Ada Hal Meringankan, Kopda Bazarsah Dihukum Mati karena Bunuh 3 Polisi, Kelola Judi dan Miliki Senjata Api


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Pengadilan Militer I-04 Palembang menjatuhkan vonis mati terhadap Kopral Dua (Kopda) Bazarsah, anggota TNI yang terbukti menembak mati tiga polisi saat penggerebekan arena judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung. 

Putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim Kolonel CHK Fredy Ferdian Isnartanto dalam sidang, Senin 11 Agustus 2025.

Ketiga korban adalah Kapolsek Negara Batin AKP Anumerta Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda Ghalib Surya Ganta. Ketiganya tewas akibat tembakan senjata laras panjang rakitan jenis FNC yang dikanibalkan dari SS1 milik terdakwa.

Hakim menyatakan dakwaan primer Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana tidak terbukti. Menurut majelis, penembakan dilakukan secara spontan saat penggerebekan berlangsung. Namun, dakwaan sekunder Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dinyatakan terbukti sah dan meyakinkan.

“Menyatakan terdakwa Kopda Bazarsah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan, menjatuhkan pidana mati, serta pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas TNI,” tegas Fredy.

Selain pembunuhan, Kopda Bazarsah juga terbukti melanggar Pasal 303 KUHP tentang perjudian serta Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api ilegal.

Hakim menilai tidak ada faktor yang dapat meringankan hukuman bagi terdakwa. Sebaliknya, sejumlah hal memberatkan, di antaranya terdakwa memiliki dan menyimpan senjata api ilegal, mengelola judi sabung ayam, dan pernah dipidana sebelumnya terkait penjualan senjata api ilegal.

“Terdakwa sudah dilatih mengemban tugas mulia menjaga NKRI, namun mengkhianatinya dengan membuka arena judi dan menembak mati tiga anggota Polri. Perbuatan terdakwa telah merusak citra TNI,” kata Fredy.

Suasana ruang sidang berubah haru dan tegang ketika putusan dibacakan. Keluarga korban yang hadir langsung menangis dan berpelukan. Sasnia, istri almarhum Kapolsek Negara Batin, bahkan berteriak terima kasih kepada majelis hakim.

“Terima kasih Pak Hakim, terima kasih,” ucapnya sambil menahan tangis.

Usai membacakan putusan, Fredy memberi wejangan kepada terdakwa. Ia menegaskan bahwa vonis ini adalah konsekuensi langsung dari tindakan terdakwa yang membabi buta menembak korban.

“Inilah yang kamu tanam. Kalau kamu tenang sedikit saja, tidak akan begini. Nasi sudah menjadi bubur. Silakan lakukan upaya hukum,” ujar Fredy.

Mendengar hal itu, Kopda Bazarsah hanya terdiam dalam sikap istirahat. Sementara tangisan keluarga korban kembali pecah memenuhi ruang sidang. ( Fs/Red) 

*Diduga Tidak Profesional, Perwira Polrestabes Medan Dilaporkan ke Propam*


MEDAN. Media Dinamika Global.id. Kabar Panas dari Medan. Seorang ibu rumah tangga berinisial ED melaporkan Kanit Resmob Polrestabes Medan Iptu ES dan anggotanya Briptu EH ke Propam Polda Sumut, Senin (11/8/2025).

   Keduanya dilaporkan atas dugaan ketidakprofesionalan dalam menangani kasus yang dilaporkan ED. Sehingga menyebabkan sosok yang dilaporkan ED berinisial JRP yang melakukan penipuan dan penggelapan.

  Adapun ketidakprofesionalan dar iKeduanya yaitu salah nama saat melakukan pemanggilan dan konfrontir terhadap JRP. Akhirnya mediasi tidak berjalan dan membuat ED kecewa.

  “Jadi kami laporkan JRP ke Polrestabes Medan atas dugaan penipuan dan atau penggelapan. Karena beli mobil tapi mobilnya tidak diberikan,” kata ED.

  Selanjutnya, ED melaporkan JRP ke Polrestabes Medan tepatnya April 2025. Namun, kepolisian yang menangani perkara bekerja tidak profesional.

 “Ketidakprofesionalan kepolisian adalah salah nama dan sampai sekarang SP2HP belum diberikan. Kami berharap agar Bapak Kabid Propam Polda Sumut untuk mengawasi penyidik yang menangani perkara saya ini agar mereka profesional,” tambahnya.

 Terakhir, pelapor berharap penyidik profesional menangani laporan dugaan penipuan yang dialaminya dan menetapkan tersangka terhadap pelaku penipuan-penggelapan.

 ED juga menjelaskan mengapa mobil tersebut tidak disita sama Polisi ,dimana kita sangat curiga sama penyidik nya karena kurang adanya profesional nya sebagai penyidik dan kurang adanya rasa nyaman yang dibuatnya terhadap saya sebagai pelapor. 

 "Apa ada kongkalikong nya polisi terhadap pelapor sampai dia lari keluar propinsi lombok,"sesal ED. 

  “Bapak Kapolda Sumut, kami harapkan agar terlapor ini ditindak agar bekerja dengan profesional,” terangnya.

 Terpisah, Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa laporan itu akan ditindaklanjuti. (Tim).