Media Dinamika Global

Jumat, 08 Agustus 2025

Dirlantas Polda Lampung Ajak Masyarakat Lakukan Uji Emisi: Udara Bersih Dimulai dari Kendaraan Kita Sendiri


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Direktur Lalu Lintas Polda Lampung, Kombes Pol Medyanta, S.I.K., mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menjaga kualitas udara dengan cara melakukan uji emisi kendaraan secara rutin dan berkala. Ajakan tersebut disampaikan melalui kampanye edukatif bertajuk:

“Uji Emisi Hari Ini, Udara Bersih Selamanya.”

Dalam poster resmi yang dirilis Ditlantas Polda Lampung, Kombes Pol Medyanta menegaskan bahwa kendaraan bermotor merupakan salah satu kontributor utama pencemaran udara di wilayah perkotaan. Oleh karena itu, uji emisi secara berkala menjadi langkah nyata dalam menciptakan udara bersih dan menjaga kesehatan generasi masa depan.

“Mari kita mulai dari kendaraan kita sendiri. Dengan uji emisi berkala, kita jaga udara tetap bersih dan generasi tetap sehat,” ujar Kombes Pol Medyanta.

Dasar Hukum Pelaksanaan Uji Emisi
Uji emisi tidak hanya menjadi imbauan moral, tetapi juga kewajiban hukum yang telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan, antara lain:

- Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 48 ayat (3) huruf a menyatakan bahwa uji emisi merupakan bagian dari uji berkala kendaraan bermotor.

- Peraturan Menteri LHK No. 8 Tahun 2023, Pasal 2 ayat (2) huruf b mewajibkan setiap kendaraan yang telah berusia lebih dari 3 (tiga) tahun untuk melakukan uji emisi.

Dari Lampung untuk Indonesia yang Bersih Emisi. 

Kampanye ini tidak hanya menjadi bagian dari proyek perubahan di lingkungan Ditlantas Polda Lampung, namun juga membawa semangat nasional dalam menanamkan budaya tertib emisi. Uji emisi diposisikan sebagai wujud kepatuhan terhadap regulasi sekaligus tanggung jawab moral warga negara untuk menjaga lingkungan hidup yang sehat.

Dari Lampung, kita mulai. Menuju Indonesia yang Sehat, Tertib, dan Bersih Emisi.”

Ajakan ini juga selaras dengan arah transformasi Polri Presisi, yang menempatkan pelayanan publik sebagai bagian dari inovasi yang humanis, adaptif, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.

Pemdes Nisa Bentuk Panitia MTQ Tingkat Desa Yang Ke-XXII.


Kades Nisa, Junaidin Syamsu  saat memimpin  Rapat Pembentukan Panitia MTQ Tingkat Desa tahun 2025 jum,at (08/08).


Bima.Media Dinamika Global.Id_ Pemerintah Desa Nisa Kecamatan Woha, Melaksanakan Musyawarah untuk  membentuk panitia Musabakah Tilawatil Qur,an (MTQ) Tingkat Desa tahun anggaran 2025, pada hari jum,at tanggal (08/08) di aula kantor Desa setempat.


Kades Nisa, Junaidin Syamsu Menyampaikan dalam sambutannya,Mengharapkan kepada seluruh lembaga desa dan ketua RT dan tokoh masyarakat untuk ikut terlibat bersama dalam membantu untuk persiapan pelaksanaan MTQ dan berharap kepada panitia yang terpilih agar dapat melaksanakan amanat tersebut dengan penuh keikhlasan. Harap  Glara Nisa biasa di sapa pada saat rapat musyawarah tersebut.


Selain itu, Glara Nisa, Menjelaskan, Pemdes Nisa telah menganggarkan khusus untuk pelaksanaan kegiatan MTQ yang bersumber dari Anggaran Dana Desa tahun 2025 sebesar Rp 49 Juta, " silakan panitia  pergunakan anggaran tersebut sesuai dengan kebutuhan supaya dapat mencukupi  untuk persiapan hadiah nanti". Ucapnya.


Dalam pembentukan dan pemilihan panitia MTQ terpilih  sdr, Muh. Ali Syamsu sebagai ketua panitia, Usman Ismail, SHi, Wakil Ketua, Sekretaris, Suhardin dan Bendahara Juraidah, Para panitia pelaksana MTQ tingkat Desa Nisa terbentuk berdasarkan hasil musyawarah dengan tokoh masyarakat.


Usai pembentukan, panitia yang terbentuk  langsung melakukan rapat kerja  untuk rencana persiapan pembangunan panggung musabakah pekan ini. (Mdg/04)



Respon Isu Nasional dan Daerah BPK LMND X Sukses Melaksanakan Dialog Publik Pasal 33


Mataram, Media Dinamika Global.Id || Badan pekerja kongres Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) X sukses malaksanakan agenda perdana pra kongres dalam bentuk dialog publik dengan tema pasal 33: koperasi tambang rakyat wujud nyata hilirisasi dan industrialisasi nasional di kedai bhumi resto kota Mataram. Jum'at, 04/08/2025.

Dialog publik yang dilaksanakan menghadirkan empat narasumber dengan latar belakang mumpuni seperti Ahmad Masyhuri Selaku kepala dinas koperasi UMKM Nusa Tenggara Barat, Iwan Harsono selaku akademisi Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Mataram, Aryana Perdana Putra selaku pemerhati lingkungan dan Fikrin selaku wakil sekretaris jenderal bidang ideologi eksekutif nasional LMND.

Afhdol Ilhamsyah selaku ketua wilayah LMND Nusa Tenggara Barat sekaligus ketua panitia lokal kongres X LMND dalam sambutannya menyampaikan dialog publik merupakan agenda perdana konsolidasi organisasi menuju kongres X LMND yang dilaksanakan pada  akhir bulan tanggal 28-31 Agustus 2025 mendatang da Nusa Tenggara Barat Kota Mataram sebagai tuan rumah.

Lanjut, Afdhol kenapa pasal 33: koperasi tambang rakyat wujud nyata hilirisasi dan industrialisasi nasional diangkat menjadi tema dialog publik tidak hanya merespon isu yang sementara hangat di Nusantara Tenggara Barat akan tetapi LMND secara nasional sudah sejak lama menggaungkan gerakan nasional pasal 33 agar sumber daya alam yang ada di Indonesia dipergunakan baik-baiknya untuk kemakmuran rakyat.

"Beberapa waktu lalu pemerintah provinsi NTB bersama dengan Kapolda meluncur 16 ijin koperasi tambang rakyat yang diinisiasi oleh Kepolisian NTB hal ini menjadi pertanyaan besar posisi kepolisian bekerja sudah melebihi kapasitas dinas koperasi," tegasnya.

Ahmad Masyuri dalam pemaparannya menyampaikan koperasi adalah lembaga yang berbadan hukum berusaha punya pengurus, punya anggota dengan tujuan utama untuk kesejahteraan anggota.

Lanjut Ahmad Masyhuri, koperasi itu milik anggotanya jangan ad kesan koperasi dibuat oleh pemerintah tidak ada koperasi dibuat oleh  pemerintah melainkan difasilitasi pemerintah. koperasi itu dibuat oleh anggota melalui rapat-rapat dan musyawarah dengan waktu tertentu minimal sekali setahun, disebut dengan rapat anggota untuk merumuskan kebijakan pokok koperasi sehingga memiliki keuntungan bagi semua anggota  koperasi.

"Hari kita bicara koperasi tambang rakyat adalah pilihan yang paling dekat, jika kita biacara kedaulatan ekonomi rakyat karena semua kembali kepada anggota tidak ada orang diluar koperasi nyetir koperasi, terkecuali perusahaan-perusahaan yang pemiliknya adalah kapitalis atau pemodal besar," tambahnya.

Fikrin dalam pemaparannya menyampaikan bahwa wujud nyata dari pasal 33 UUD 1945 adalah koperasi yang dijabarkan dalam ayat 1-3 bahwa perekonomian kita disusun berdasarkan asas kekeluargaan hal ini menjadi basis dasar pembentukan koperasi tambang rakyat.

"Beberapa periode kemimpinan nasional  kita hari ini telah mendorong program hilirisasi dan industrialisasi nasional dan LMND secara kelembagaan melihat ini sebagai lompat progresif bangsa Indonesia dalam upaya ngelola dan mempergunakan kaya alamnya sendiri," tegas Fikrin.

Fikrin, Juga menambahkan Koperasi tambang rakyat yang diluncurkan oleh pemerintah nasional merupakan suatu ide yang bagus akan tetapi ada beberapa kita harus melihat secara kritis pertama; asumsi dasar kita melihat peluncuran ini soal kewenangan kepolisian yang mengurus tambang, Kedua; kita sangat mengapresiasi kepada pemerintah yang telah memfasilitasi Tambang-tambang ilegal untuk mengurus ijin tetapi disisi lain ada keraguan jangan koperasi tambang hanya jadi stempel bagi korporasi besar.

Iwan Harsono saat pemaparan menyampaikan dalam buku Adam Smith the wealth of nation bagaimana resort kita, dalam ilmu ekonomi mempelajari manusia untuk sejahtera, ditengah keterbatasan sumber ekonomi.

Lanjut Iwan Harsono, Sumber ekonomi harus dioptimalkan, yang saya diamati sampai hari ini semua terlihat gakaruan di korupsi dll. Di buku -buku rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN).

Catatan -catatan bohong semua dan tidak tepat.

‎Koperasi melalui pendekatan ekonomi, negara menggunakan resort ekonomi untuk mensejahterakan masyarakat, di Indonesia menggunakan sistem ekonomi Pancasila ditulis dalam esensi pasal 33, untuk mengoptimalkan ekonomi ditengah keterbatasan sumber daya maka harus melibatkan tiga pelaku utama ekonomi Negara (BUMN), Koperasi dan Swasta dengan cara produksi, distribusi dan konsumsi.

Terkait koperasi tambang rakyat saya sangat setuju sebab sudah ada regulasinya yang diterbitkan pada bulan Desember 2024 akan tetapi ada beberapa kendala yang harus diantisipasi.

1. Adanya ketimpangan akses dalam kepemilikan sumber daya

2. Model ekonomi ekstraktif tidak berkelanjutan ekspor bahan mentah tanpa nilai tambah masih dominan tidak ada jaminan pembangunan industri smelter daerah tambang.

3. Ketedian skema legal untuk koperasi rakyat.

4. Keterbatasan modal, teknologi dan kelembagaan koperasi harus dibina di bantu, banyak koperasi tambang belum memiliki tata kelola profesional dan minimnya hilirisasi dan industri pengelolaan lokal.

‎Aryana Perdana Putra, dalam pemaparannya Indonesia mengenal tiga kelayakan sebelum pembangunan yaitu kelayakan ekonomi orang selalu bicarakan nilai keuntungan terlebih dahulu, kelayakan teknis dan yang terakhir adalah lingkungan.

‎"Padahal menurut aktivis lingkungan semestinya masalah lingkungan yang diutamakan, terkait masalah pertambangan tanpa ijin (PETI) atau sekarang penyebutan baru yaitu pertambangan emas sekal kecil (PESK) yang sejatinya tujuannya sama, kalau skala nasional ada 60 ribu sebaran titik tambang PESK, Mulai dari Jawa, Sumatra, Sulawesi dan terutama di NTB sendiri paling banyak terdapat di pulau Sumbawa dan pindah ke Labaong," lanjut Aryana Perdana Putra.

‎Berbeda dengan masyarakat kita di Sumbawa atau di NTB pada umumnya kerena emasnya ada di dalam bebatuan maka butuh proses amalgamasi untuk memecah mengambil emas dari bebatuan proses tersebut dikenal oleh masyarakat yaitu glondong, kemudian dari glondong masih ada emasnya lagi meningkat dengan proses yang namanya tong.

"‎2019, kita melakukan indentifikasi di Sumbawa menemukan ada 176 titik PSEK, satu titik bisa ada 3-4  lubang dan itu tersebar kawasan lindung termasuk di wilayah konsensi tambang PT. Aman, kemudian proses pengelolaan emasnya ada 4000 sekian titik glondong dan proses pemurnian ada 40 sekian unit,," tegasnya.

‎Dalam proses amalgamasi pemurnian emas yang dilakukan masyarakat lebih cepat mereka mendapatkan emas dan cuan dengan menggunakan mercury, "Bahaya mercury adalah masuk dalam kelompok logam berat sehingga dia tidak terdegradasi oleh lingkungan dia akan tetap ada disetiap proses rantai makanan  dan berdampak pada mutasi genetik," tutupnya. 

(Reporter MDG ).

Kompak NTB Minta Kejati NTB Tangkap Yang Terlibat Dalam Uang Siluman di DPRD NTB


Mataram, Media Dinamika Global.Id || Polemik uang "siluman" mengalir di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal tersebut mengundang reaksi dari Komando Pemuda Anti Korupsi- NTB (KOMPAK NTB).

Anggaran yang diduga kuat diterima ratusan juta per oknum DPR tersebut. Dianggap merupakan pemotongan program pokir anggota DPRD NTB periode 2019-2024 yang sudah menjadi pelaksanaan anggaran di APBD NTB tahun 2025. 

“Artinya masih menjadi hak anggota DPRD NTB yang sebelumnya, karna penjaringan aspirasi mereka dan di sahkan pada saat mereka menjabat,” ujar Koordinator umum, (Kordum) aksi Kompak NTB Arif Kurniadin. Jum’at, (8/8/25).

Menurut Arif Kurniadin, skandal ini berawal dari pemotongan program Pokir DPRD NTB dalam APBD NTB 2025 oleh pemerintah provinsi NTB melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Saya menduga Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan BPKAD NTB, Nursalim terlibat dalam pemotongan anggaran ini,” kata Arif melanjutkan.

Pria yang akrab disapa Gebi ini mengungkapkan bahwa sejujurnya pemotongan tidak boleh terjadi karena mendapat pengecualian. Tapi anehnya, BPKAD tetap memaksakan kehendak untuk memotong anggaran tersebut. 

“Beberapa oknum anggota dewan yang baru melakukan pembagian uang tersebut.  Uang ini berasal dari pemotongan Pokir anggota lama. Seharusnya anggota lama mendapat Rp 4 miliar, tetapi pemotongan menyisakan hanya Rp 1 miliar,” jelas Gebi.

Maka dari itu, lanjut Gebi, Komando Pemuda Anti Korupsi- NTB (KOMPAK NTB) mendukung penuh langkah Kejati NTB mengusut tuntas kasus tersebut. Dirinya juga menegaskan bahwa Kompak NTB akan tetap mengawal total kasus ini dengan melakukan aksi berjilid-jilid setiap minggu sampai ada kepastian hukum tetap.

“Mewakili masa aksi, saya meminta oknum DPR yang mengembalikan uang, agar dipanggil dan ditangkap,” tegasnya mengakhiri.

Redaksi : Surya Ghempar.

Operasi SAR Ditutup, Korban Terseret Ombak di Pantai Goa Matu Ditemukan Meninggal Dunia.

Pesisir Barat, Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Setelah tiga hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban terseret arus di perairan Pantai Goa Matu, Kecamatan Way Cindi, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Jumat 08 Agustus 2025.

Korban atas nama Alfindo Ziotri (22), warga Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh nelayan pada Jumat (08/08) pagi sekitar pukul 07.10 WIB, mengapung sekitar 1 mil laut dari lokasi kejadian. Tim SAR Gabungan yang mendapatkan laporan segera bergerak ke lokasi penemuan dan melakukan proses evakuasi.

Pada pukul 08.00 WIB, korban tiba di Dermaga Stabas dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Krui untuk penanganan lebih lanjut. Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 10.00 WIB, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Sebelumnya, upaya pencarian pada hari ke-3 dilaksanakan sejak pukul 06.00 WIB dengan melibatkan tiga Search and Rescue Unit (SRU):

SRU I menggunakan perahu jukung milik BPBD Kab. Pesisir Barat untuk melakukan penyisiran laut sejauh 1,5 mil laut dari lokasi kejadian

SRU II menggunakan Rubber Boat milik BASARNAS untuk penyisiran sejauh 1,5 mil laut pada sektor berbeda.

SRU III melakukan penyisiran darat sepanjang bibir pantai sejauh 2 kilometer dari titik awal kejadian.

Cuaca di lokasi kejadian pada saat operasi berlangsung dilaporkan cerah berdasarkan informasi dari BMKG.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung Deden Ridwansah yang diwakili oleh Danpos SAR Tanggamus Robi Rusliansyah menyampaikan bahwa dengan telah ditemukannya korban maka operasi SAR diusulkan untuk ditutup.

“Korban terseret ombak di Pantai Goa Matu telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pagi ini sekitar 1 mil arah Utara dari Lokasi kejadian. Kemudian korban dievakuasi ke dermaga stabas untuk dibawa ke Puskesmas Krui,” ujar Roby.
( Fs/Red) 

Seminar Kesehatan PT ACS: Strategi Pencegahan HIV dan Tuberkulosis di Lingkungan Kerja

 

Seminar Kesehatan PT ACS: Strategi Pencegahan HIV dan Tuberkulosis di Lingkungan Kerja
Poster Seminar Kesehatan PT Adiguna Cakra Semesta

Tangerang Selatan — Seminar kesehatan bertajuk “Pencegahan dan Penanggulangan (P2) HIV-AIDS dan Tuberkulosis (TBC)” diselenggarakan pada Jumat, 8 Agustus 2025 di kantor PT Adiguna Cakra Semesta (ACS). Acara yang menghadirkan dr. Hanif Rahman dari Yayasan Kasih Globalindo sebagai pembicara ini diikuti oleh karyawan dan pemangku kepentingan perusahaan dengan tujuan meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan di tempat kerja terhadap dua penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat tersebut.

Sebelum pemaparan materi, Direktur Utama PT Adiguna Cakra Semesta, Ibu Sugiarti, memberikan sambutan pembukaan. Dalam sambutannya Ibu Sugiarti menegaskan komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja:

“Kesehatan karyawan adalah prioritas utama perusahaan. Melalui seminar ini kami berharap seluruh tenaga kerja memperoleh pemahaman yang tepat tentang pencegahan dan penanganan HIV serta TBC, sehingga lingkungan kerja menjadi lebih aman dan produktif.”

Ibu Sugiarti juga mengajak seluruh peserta untuk aktif mengikuti rangkaian edukasi dan memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan yang disediakan perusahaan.

Seminar Kesehatan PT ACS: Strategi Pencegahan HIV dan Tuberkulosis di Lingkungan Kerja
Dokumentasi sesi Penyerahan Plakat dari Yayasan Kasih Globalindo kepada PT Adiguna Cakra Semesta

Dalam paparan materinya, dr. Hanif menekankan bahwa tuberkulosis merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan umumnya menyerang paru, namun dapat pula mengenai organ lain. Penularan terjadi melalui droplet udara saat pasien batuk, bersin, atau meludah; bila pasien TBC tidak segera mendapat pengobatan terdapat risiko menularkan kepada 10–15 orang di sekitarnya. Gejala, kelompok berisiko (termasuk kontak serumah, penderita HIV, perokok aktif, pasien diabetes, anak-anak, lansia, dan populasi marjinal), serta jenis-jenis TBC dibahas secara sistematis selama sesi. dr. Hanif juga menyoroti pentingnya prinsip 3T—Tepat waktu, Tepat cara, Tepat dosis—dalam pengobatan TBC serta peran Terapi Pencegahan TBC (TPT) untuk mencegah orang yang terinfeksi berkembang menjadi sakit.

Selain itu, seminar membahas langkah penanggulangan TBC di lingkungan kerja. Rangkaian rekomendasi yang disampaikan meliputi penyusunan kebijakan penanggulangan TBC di perusahaan, sosialisasi dan edukasi, penemuan kasus, penanganan kasus, serta dukungan rehabilitasi bagi pekerja pasca-pengobatan sehingga mereka dapat kembali bekerja apabila dinyatakan layak oleh tenaga medis. Sesi juga mengupas mitos umum seputar TBC (misalnya: TBC tidak hanya menular lewat berbagi alat makan; TBC dapat diobati sampai sembuh) untuk memperbaiki stigma dan miskonsepsi di komunitas kerja.

Pada sesi HIV/IMS (Infeksi Menular Seksual), dr. Hanif memaparkan hubungan antara IMS dan risiko penularan HIV: IMS berfungsi sebagai ko-faktor yang meningkatkan kerentanan seseorang terhadap HIV, dan penderita HIV lebih rentan terinfeksi IMS lainnya. Materi mencakup definisi HIV, perbedaan HIV dan AIDS, masa jendela (window period), jalur penularan (seksual, darah, ibu ke anak), serta cairan tubuh yang mengandung konsentrasi virus tinggi. Peserta diberikan penjelasan praktis mengenai pemeriksaan untuk mendeteksi HIV (rapid test, ELISA) dan pentingnya skrining terutama setelah adanya perilaku berisiko.

Seminar Kesehatan PT ACS: Strategi Pencegahan HIV dan Tuberkulosis di Lingkungan Kerja
Dokumentasi Pelaksanaan Seminar Kesehatan PT Adiguna Cakra Semesta

Sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian, seminar menekankan beberapa pesan kunci: perilaku seks aman (termasuk penggunaan kondom), tidak berbagi jarum suntik, program skrining donor darah, pencegahan penularan dari ibu ke anak, serta protokol kewaspadaan standar bagi tenaga kesehatan. dr. Hanif juga membahas terapi ARV (antiretroviral) sebagai pengobatan yang menekan jumlah virus sehingga meningkatkan kualitas hidup Penderita HIV. Konsep U = U (Undetectable = Untransmittable) disampaikan sebagai bukti bahwa ODHIV yang mencapai viral load tidak terdeteksi (≤ 50 copies/ml) tidak menularkan HIV kepada pasangan seksualnya, asalkan pengobatan dan pemantauan terpenuhi.

Seminar diakhiri dengan sesi tanya jawab dan penegasan bahwa deteksi dini, pengobatan yang patuh, serta kebijakan dukungan perusahaan adalah kunci menekan risiko penularan di lingkungan kerja. PT ACS sebagai penyelenggara mengimbau seluruh tenaga kerja untuk berperan aktif dalam program pencegahan dan memastikan akses ke pemeriksaan serta layanan kesehatan yang tepat.

Kamis, 07 Agustus 2025

Sambut HUT RI ke-80, Pemdes Naru Gotong Royong Pembersihan Lingkungan Warga.


Kades Naru, Usman Ab saat melakukan gotong royong bersama pilar keamanaan di lingkungan Dusun Tani Mulya Desa Naru Jum,at (08/08)


Bima. Media Dinamika Global.Id_ Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Pemerintah Desa (Pemdes) Naru Kecamatan Woha, Melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan bersama warga di Dusun Tanimulya, Pada hari jum,at tanggal (08/08) pagi.



Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk Kepala Desa Naru Usman AB, para perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dari Kecamatan Woha, serta masyarakat umum yang turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.


Kepala Desa Naru, Usman AB, saat dimintai keterangan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Indonesia yang ke-80.


Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami untuk menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga," ujar Usman.


Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai cinta tanah air dan semangat nasionalisme, khususnya kepada generasi muda.


Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, tidak hanya menjelang hari besar nasional, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan desa. Ujar Kades.(Mdg/04)



Kecelakaan Helikopter Tewaskan Menteri Pertahanan dan Menteri Lingkungan Hidup Ghana


Helikopter yang mengalami kecelakaan itu membawa lima penumpang dan tiga anggota kru.

Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Menteri Pertahanan Ghana, Edward Omane Boamah, dan Menteri Lingkungan Hidup, Ibrahim Murtala Muhammed, mengalami kecelakaan helikopter militer yang mengakibatkan mereka dan enam orang lainnya tewas di wilayah Ashanti Tengah pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Kepala Staf Kepresidenan Ghana, Julius Debrah, mengonfirmasi kepada BBC mengenai kematian kedua menteri tersebut dan menyebut insiden ini sebagai "tragedi nasional".

Sebelumnya, Angkatan Bersenjata Ghana melaporkan bahwa helikopter Z9 yang mereka gunakan hilang dari radar.

Helikopter tersebut lepas landas dari ibu kota, Accra, pada pukul 09.12 waktu setempat dan sedang dalam perjalanan menuju Obuasi, sebuah kota tambang emas, untuk menghadiri acara nasional.

Saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab dari kecelakaan helikopter tersebut. Debrah juga telah memerintahkan agar bendera negara dikibarkan setengah tiang sebagai tanda penghormatan.

Atas nama Presiden John Dramani Mahama dan pemerintah, Debrah menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga para prajurit yang gugur saat menjalankan tugas negara.

Selain itu, Debrah mengungkapkan bahwa di antara tiga penumpang lain yang juga tewas dalam kecelakaan itu terdapat Alhaji Mohammed Muniru Limuna, penjabat Wakil Koordinator Keamanan Nasional Ghana; Samuel Sarpong, Wakil Ketua Partai Kongres Demokratik Nasional; dan Samuel Aboagye, mantan calon anggota parlemen.

Di sisi lain, anggota kru yang menjadi korban adalah Komandan Skuadron Peter Bafemi Anala, Perwira Penerbang Manin Twum-Ampadu, dan Sersan Ernest Addo Mensah.(Sekjend MDG)

Panitia Kongres Persatuan Sampaikan Undangan kepada Seluruh PWI Provinsi

JAKARTA,Mediadinamikaglobal.id - Panitia Kongres Persatuan PWI 2025 secara resmi telah mengirimkan undangan kepada seluruh PWI Provinsi yang menjadi peserta pada kongres yang digelar 29-30 Agustus di BPPTIK Komdigi, Cikarang. Nama-nama peserta kongres sebelumnya sudah diputuskan oleh Steering Comnittee (SC), dan difinalisasi dalam rapat bersama Organizing Committe (OC], Kamis (7/8).

"Undangan untuk seluruh peserta Kongres Persatuan PWI 2025 kita kirim hari ini juga, karena memang sudah ditunggu oleh teman-teman daerah," ujar Ketua Panitia Pengarah (SC) Kongres Persatuan PWI Zulkifli Gani Ottoh seusai rapat bersama SC dan OC di Hall Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Rapat bersama SC dan OC dilakukan secara daring dan luring di sekretariat panitia Kongres Persatuan PWI 2025, Hall Dewan Pers. Rapat diikuti tujuh anggota SC dan 12 anggota OC.

Sebagaimana diketahui, peserta Kongres Persatuan PWI 2025 merupakan hasil kesepakatan dari Hendry Ch Bangun,  ketua umum PWI Kongres XXV-2023 Bandung, dan Zulmansyah Sekedang, ketum umum KLB PWI 2024. 

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kongres Persatuan juga merujuk pada Kongres PWI XXV-2023 di Bandung. Jumlah DPT dari seluruh provinsi adalah 87. Itu sudah termasuk dua suara dari PWI Banten, yang berdasarkan keputusan SC, dibagi untuk dua kepengurusan PWI Banten.

"Kita harapkan setelah kepengurusan baru PWI Pusat 2025-2030 terbentuk khusus PWI Banten ini dilaksanakan pemilihan untuk mempersatukan kembali," ucap Zulkifli Gani Ottoh.

Rapat bersama SC dan OC juga menyepakati keberadaan lima peninjau untuk setiap PWI Provinsi, termasuk untuk dua kepengurusan PWI Banten. Berbeda dengan peserta kongres yang ditanggung oleh panitia, kehadiran peninjau atas biaya sendiri. Keikutsertaan peninjau juga dengan sepengerahuan atau rekomendasi masing-masing ketua PWI Provinsi.

Bersamaan dengan undangan untuk ketua-ketua Pengprov PWI dikirimkan juga formulir kehadiran peserta dan peninjau. 

Surat undangan kepada peserta kongres ditandatangani  oleh Ketua SC Zulkifli Gani Ottoh, Sekretaris SC IGMB Dwikora Putra, Ketua OC Marthen Selamet Susanto dan Sekretaris OC Tb. Adhi.

Berikut adalah nama-nama ketua peserta Kongres Persatuan PWI dari seluruh PWI provinsi di Indonesia:

Aceh – Nasir Nurdin

Sumatera Utara – Farianda Sinik

Riau – Raja Isham

Sumatera Barat – Widya Navies

Bengkulu – Marsal Abadi

Jambi – Ridwan Agus

Kepulauan Riau – Saibansyah

Sumatera Selatan – Kurnaidi

Lampung – Wirahadikusumah

Bangka Belitung – Faturahman

Banten – Mashudi dan Rian Nopranda

DKI Jakarta – Kesit Handoyo

Jawa Barat – Hilman Hidayat

Jawa Tengah – Amir Mahmud

Daerah Istimewa Yogyakarta – Hudono

Solo – Anas Syahirul

Jawa Timur – Lutfil Hakim

Bali – Dira Arsana

Nusa Tenggara Barat – Ahmad Ikliludin

Nusa Tenggara Timur – Ferry Jahang

Kalimantan Barat – Khundori

Kalimantan Tengah – M. Zainal

Kalimantan Selatan – Helmie Zainal

Kalimantan Timur – Abdurrahman

Kalimantan Utara – Nicky Saputra

Maluku – Alex Sariwating

Maluku Utara – Asri Fabanyo

Sulawesi Selatan – Agus Alwi Hamu

Sulawesi Barat – Sulaeman Rahman

Sulawesi Tengah – Tri Putra Toana

Sulawesi Tenggara – Sarjono

Gorontalo – Fadli Polii

Sulawesi Utara – Voucke Lontaan

Papua – Hans Bisai

Papua Barat – Bustam

Papua Tengah – Lambert Palaklely

Papua Pegunungan – Jean Bisay

Papua Selatan – Agustinus Kowo

Papua Barat Daya – Wahyudi

Kongres Persatuan PWI 2025 terus dipersiapkan secara baik. Raja Parlindungan Pane, wakil ketua OC, menjelaskan jika jajaran panitia pelaksana terus bekerja keras dalam mempersiapkan segala sesuatunya.  Kelancaran gelaran kongres dan kenyamanan peserta menjadi prioritas.

"Sseluruh peserta akan mendapatkan informasi lengkap mengenai jadwal, lokasi, dan agenda kongres melalui undangan yang disampaikan langsung maupun via saluran komunikasi resmi panitia," ujar Raja Pane.

"Kami akan bekerja keras memastikan semua peserta mendapatkan informasi lengkap dan tidak ada yang tercecer. Ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan kongres berjalan profesional," tegasnya.


Wali Kota Bima Apresiasi Baznas Salurkan Zakat Kepada 340 Anak Yatim-piatu dan Fakir Miskin


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin menghadiri acara Pendistribusian Zakat bertempat di kantor Baznas Kota Bima, pada Jum'at 8 Agustus 2025.

Turut hadir pada pendistribusian zakat oleh Baznas tersebut antara lain, Wali Kota Bima, Ketua dan Komisioner Baznas Kota Bima, Kabag Kesra, Kabag Prokopim, Setda II kota Bima, Dikpora kota bima, Lurah santi, lurah Mande.

Wali Kota Bima H A Rahman, menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Baznas Kota Bima. Ini luar biasa sekali, apalagi dibagikan tiap tahun kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ia menegaskan, kedepan tidak hanya zakat profesi, orang kaya juga dapat kita dorong yang mungkin selama ini mereka salurkan zakatnya langsung kepada masyarakat.

Wali Kota Bima menginginkan kedepan pihaknya mengajak dan mendorong masyarakat yang memiliki kemampuan keuangan yang lebih agar menitipkan zakat melalui Baznas, sehingga akan lebih banyak lagi masyarakat yang menerima manfaatnya.

"Alhamdulillah berkah, bapak dan ibu tidak sendiri. Ada pemerintah, ada baznas, Jangan lihat nilainya, tapi ada kepedulian dan rasa cinta dari pemerintah kepada masyarakat," kata Wali Kota dihadapan masyarakat penerima manfaat.

Ketua Baznas Kota Bima, H. Nurdin Mansyur dalam laporannya menyampaikan, penerima manfaat pada pendistribusian zakat yang bersumber dari zakat Baznas provinsi NTB, profesi ASN pemerintah Kota Bima tahun 2025 sebanyak 340x 250 per orang siswi-siswa MI, SDN, dan SMP/mustahik se Kota Bima. Hari ini pembagiannya Kecamatan Mpunda.

"Penerima zakat pagi ini di Kecamatan Mpunda sebanyak 340 siswa MI, SDN, SMP se kecamatan Mpunda. Hadir juga lurah Santi dan lurah mande," ujarnya.

H. Nurdin mengaku bahwa kegiatan pendistribusian zakat ini rutin dilakukan pihaknya tiap tahun. Selain fakir miskin, anak yatim-piatu, sebagai penerima manfaat dan Zakat untuk anak SMK dan SMA akan disalurkan langsung oleh BAZNAS provinsi NTB.

"Terima kasih kepada muzaki yang membayarkan zakatnya melalui Baznas, semoga dicatat sebagai ladang pahala di sisi Allah SWT," pungkasnya.(Sekjend MDG)