Kamis, 05 Juni 2025
PTPN I Regional Tujuh Komitmen Siap Sukseskan Program Ketahanan Pangan Di Lampung.
Wakil Wali Kota Hadiri Panen Hadiah Simpedes BRI Raba Bima Semester Ke 2
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH menghadiri acara Panen Hadiah Simpedes untuk pengundian hadiah periode Semester 2 tahun 2024 bersama BRI Branch Office Raba Bima, bertempat di Beegining Coffee, Kelurahan Rabadompu Barat, pada Rabu malam (04/6).
Acara panen hadiah khusus bagi nasabah yang memiliki tabungan Simpedes tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bima bidang Kemasyarakatan, Kesra dan SDM, Syaifullah, Kepala Branch Office BRI Raba Bima, Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman, SH, serta jajaran BRI Cabang Raba Bima.
Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, menyampaikan, bahwa ini bukan sekadar panen hadiah antara bank BRI dengan para nasabah, tetapi esensinya adalah salah satu ikhtiar Bank BRI yang merupakan bank pertama di Indonesia untuk mempererat tali silaturrahmi dan mempererat nilai kebersamaan dengan seluruh nasabahnya.
Feri Sofiyan mengungkapkan bahwa pemerintah dan masyarakat Kota Bima benar-benar merasakan manfaat atas kontribusi nyata lembaga perbankan yang ada, khususnya Bank BRI Raba Bima terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di Kota Bima.
"Tidak mungkin ekonomi bisa ditingkatkan, tidak mungkin masyarakat bisa disejahterakan khususnya bagi pelaku UMKM, kalau tidak ada dukungan dari lembaga perbankan, karena dari situlah sumber pembiayaannya," ungkap Wakil Wali Kota.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bima akan terus mendukung kiprah lembaga perbankan, khususnya Bank BRI Raba Bima sepanjang memiliki komitmen dalam rangka bersama pemerintah untuk memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan kemajuan ekonomi masyarakat Kota Bima. Tutupnya.(Sekjend MDG)
Asisten I Setda Kota Bima Hadiri Acara Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 26 Rabadompu Barat
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Asisten I Setda Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin, M.AP menghadiri kegiatan Gelar Karya dan Pelepasan Siswa kelas VI SDN 26 Rabadompu Barat Tahun Pelajaran 2024/2025. Kamis, 5 Juni 2025.
Kegiatan pelepasan yang berlangsung di Halaman SDN 26 Rabadompu Barat tersebut, turut dihadiri oleh Kadis Dikpora, Kepala OPD yang Mendapat Undangan, serta Camat dan Lurah yang Mendapat Undangan.
Kehadiran Asisten I dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Bima terhadap dunia pendidikan, khususnya pada momen penting dalam perjalanan akademik peserta didik.
Dalam sambutannya, Asisten I menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, dewan guru, serta orang tua siswa atas kerja sama dan dedikasi dalam mendidik generasi muda. Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah dasar.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran sekolah, para guru, dan orang tua yang telah bersama-sama berperan dalam membentuk karakter dan pengetahuan anak-anak kita. Keberhasilan hari ini adalah hasil dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak," ucapnya.
Beliaupun berharap agar peserta didik yang di nyatakan lulus hari ini tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, demi masa depan yang lebih baik, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.
"Momentum pelepasan ini bukan hanya sebagai akhir dari proses belajar di sekolah dasar, melainkan juga sebagai awal dari perjalanan pendidikan yang lebih tinggi. Diharapkan para siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan semangat dan tekad untuk meraih cita-cita," ujarnya.
Di akhir sambutannya, beliau mengajak seluruh sekolah, termasuk SDN 26 Rabadompu Barat, untuk menerapkan program BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Aman) sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, tertib, dan mendukung proses pendidikan yang berkualitas.(Sekjend MDG)
Wakil Walikota Bima Hadiri Panen Raya Jagung Tahap II Serentak Secara Nasional Melalui Daring
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH mengikuti secara seksama, kegiatan Panen Raya Jagung Tahap II yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui konferensi daring yang diprakarsai oleh Kepolisian Republik Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dengan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional dalam rangka mendukung peningkatan produksi jagung sebagai komoditas strategis guna memperkuat ketahanan pangan nasional. Di Kota Bima sendiri, pelaksanaan panen raya jagung secara serentak, sekaligus mengikuti kegiatan vidio conference dengan seluruh Kepala Daerah, dan Kapolda se Indonesia dilaksanakan di Kelurahan Oi mbo Kecamatan Rasanae Timur.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Bima menyampaikan apresiasi atas kerja keras para petani, penyuluh, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan keberhasilan panen jagung tahap II ini. Beliau juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bima dalam mendukung sektor pertanian sebagai pilar utama swasembada pangan nasional, dan perekonomian daerah.
"Panen raya ini merupakan hasil nyata dari kerja sama yang baik antara petani, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Pusat. Keberhasilan ini harus terus kita dorong, mengingat jagung merupakan salah satu komoditi yang menunjang program swasembada pangan nasional". Ujarnya.
Acara panen raya jagung disertai vidio conference ini dihadiri juga oleh Plt. Asisten II, Kadis Pertanian, Kepala OPD yang mendapat undangan, Camat Rasanae Timur, dan Lurah Oi mbo, serta penyuluh lapangan, yang memberikan dukungan terhadap keberlanjutan program pertanian nasional di daerah.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kota Bima berharap dapat terus mendorong peningkatan produktivitas jagung serta memastikan keberlanjutan program penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
Dengan kontribusi yang konsisten, Kota Bima diharapkan dapat terus menjadi salah satu daerah penyangga produksi jagung nasional, khususnya di kawasan Indonesia timur.(Sekjend MDG)
Pangdam IX/Udayana Helat Silaturahmi dengan Kepala Daerah dan FORKOPIMDA
Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Silaturahmi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dan Pemerintah Kota Bima serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten Bima dan Kota Bima berlangsung Selasa (3/06/2025) di Pendopo Bupati Bima.
Pangdam yang hadir bersama Ketua Pengurus Daerah Persit Kartika Chandra Kirana IX/Udayana Ny. Indah Piek Budyakto, Danrem 162/Wirabhakti Brigjen. TNI M. Syasul Arief dan Ketua Persit KCK Koorcabrem 162/Wirabhakti dan para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana tersebut dalam sambutannya meminta agar TNI-Polri dan masyarakat tetap solid dan tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kota dan Kabupaten Bima relatif kondusif karena kerjasama jajaran TNI-Polri serta tingginya partisipasi masyarakat sangat besar dalam menjaga stabilitas.
"Tidak mudah menjaga stabilitas dan satu hal yang paling diantisipasi oleh Kementerian Pertahanan dan tidak boleh diganggu gugat yaitu ketersediaan pangan". Kata Pangdam
NTB merupakan salah satu penyangga pangan nasional baik beras dan jagung dan telah melampaui target. Target ini penting dalam menjaga stabilitas pangan dimana dari target dua tahun namun bisa dicapai dalam waktu belum setahun Presiden Prabowo menjabat". Ungkapnya.
Bupati Bima Ady Mahyudi dalam pengantarnya mengatakan, kehadiran Pangdam beserta jajaran menjadi sumber motivasi dan kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima.
"Sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah menjadi bagian strategis pembangunan nasional yang berkelanjutan dan inklusif.
Untuk ini, mari kita jaga daerah, melindungi rakyat dan membangun masyarakat masyarakat dan masa depan secara bersama-sama". Ajak Bupati.
Terkait kemitraan TNI dan Pemerintah, Kami menyampaikan komitmen penuh dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terutama melalui optimalisasi lahan pertanian dan produktif penguatan kelembagaan petani serta pemanfaatan teknologi tepat guna melalui pelibatan TNI didalam program tersebut. Jelas Bupati.
Pada Silaturahmi tersebut, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, SH dalam sambutannya mengatakan dinamika dinamika masyarakat di wilayah kota Bima dan Kabupaten Bima cukup tinggi. Namun demikian, TNI-Polri selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah kota Bima menyampaikan terima kasih kepada Bapak Pangdam IX/Udayana beserta jajaran. Imbuhnya.
Silaturahmi tersebut dihadiri Bupati Bima Ady Mahyudi, Wakil Walikota Feri Sofiyan, SH, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, Dandim 1608/Bima Letkol. (Inf) Andi Lulianto S.Kom, Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK, M.IK, Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K, Ketua TP.PKK Kabupaten Bima Ny Murni Suciyanti Ady Mahyudi, Ketua TP.PKK Kota Bima Ny. Badrah Ekawati, SE, S.Tr.Keb, Ketua GOW Kabupaten Bima Ny Anita H Irfan dan Ketua GOW Kota Bima Jumriah Feri Sofiyan serta Para Tokoh masyarakat dan mitra pemerintah daerah.(Sekjend MDG)
Menerima Audiensi Pengurus PSHT Cabang Tulang Bawang, Simak Pesan Bupati Qudrotul Ikhwan.
Rabu, 04 Juni 2025
Kurban Simbolik Dan Realitas: Antara Janji Politik Dan Pengorbanan Nyata
Opini. Media Dinamika Global.Id.- Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia merayakan Idul Adha sebagai momentum spiritual yang sarat makna: ketulusan, pengorbanan, dan keikhlasan. Ibadah kurban bukan sekadar ritual menyembelih hewan, melainkan simbol dari kerelaan melepaskan sesuatu yang sangat kita cintai demi tujuan yang lebih besar. Namun, ketika momen suci ini bersinggungan dengan arena politik, nilai-nilai itu sering kali hanya menjadi simbol—hampa makna dan manfaat nyata.
Dalam dunia politik Indonesia, narasi “pengorbanan” kerap dilontarkan para elite: rela mundur demi partai, menunda ambisi demi rakyat, atau berjuang tanpa pamrih demi negara. Namun, publik pun makin jeli: apakah itu betul-betul bentuk pengorbanan, atau sekadar strategi pencitraan yang dikemas dalam narasi religius?
*Kurban sebagai Nilai, Bukan Seremonial*
Kisah Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya atas perintah Tuhan adalah representasi puncak keikhlasan dan ketaatan. Ia bukan simbol politik, bukan panggung kampanye. Dalam konteks ini, kurban adalah tindakan konkret, berisiko, dan penuh konsekuensi. Maka, jika para pemimpin negeri mengklaim dirinya sebagai "pejuang rakyat", pengorbanan mereka seharusnya terlihat dalam sikap: memotong anggaran perjalanan mewah, memangkas birokrasi yang menyusahkan, atau bahkan mundur saat gagal menjalankan amanat.
Sayangnya, yang kerap terjadi justru sebaliknya. Idul Adha menjadi ajang bagi politisi untuk membagikan daging kurban sambil berswafoto, menyampaikan pesan-pesan “keikhlasan” melalui baliho, atau mengaitkan kurban dengan loyalitas politik. Di sini, makna kurban direduksi menjadi simbol seremonial semata—terlihat, tapi tidak menyentuh esensinya.
*Janji Politik: Di Mana Letak Pengorbanannya?*
Janji politik, pada dasarnya, adalah komitmen terhadap kepentingan publik. Ketika seseorang berjanji akan memperbaiki pendidikan, membangun jalan, atau menurunkan harga bahan pokok, maka dia sedang menyiapkan dirinya untuk berkorban: waktu, tenaga, bahkan kenyamanan pribadi. Namun jika setelah terpilih, janji itu dilupakan dan kepentingan pribadi yang dikedepankan, maka sejatinya tidak ada “kurban”—yang ada hanyalah transaksi.
Pengorbanan sejati tidak membutuhkan sorotan kamera. Ia hadir dalam bentuk kebijakan yang tidak populer tapi menyelamatkan rakyat, dalam keputusan sulit demi keadilan, atau dalam sikap diam saat difitnah tapi tetap bekerja dengan tulus. Ini jauh berbeda dengan kurban simbolik yang hanya menyentuh permukaan.
*Refleksi Idul Adha untuk Pemimpin*
Idul Adha adalah waktu yang tepat untuk para pemimpin, baik yang sedang menjabat maupun yang sedang mempersiapkan diri menuju kekuasaan, untuk merenung: apakah mereka benar-benar rela berkorban demi rakyat? Apakah jabatan dipandang sebagai amanah atau semata-mata kendaraan kekuasaan? Apakah janji kampanye benar-benar diniatkan untuk ditepati, atau sekadar umpan elektoral?
Jika makna kurban dipahami dengan sungguh-sungguh, maka bangsa ini akan memiliki pemimpin yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga rela melepaskan kepentingannya demi kebaikan bersama. Inilah wujud nyata dari pengorbanan: diam-diam, dalam, dan berdampak luas.
Sebagai Penutup Penulis Ingin Mengatakan
Di tengah krisis kepercayaan terhadap elite politik, masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar simbol kurban. Yang dibutuhkan adalah pengorbanan nyata—seperti yang dicontohkan Nabi Ibrahim: berani melepas, ikhlas memberi, dan taat pada nilai moral tertinggi. Karena hanya dengan itu, bangsa ini bisa benar-benar bangkit dan bersatu.
Oleh: Muhammad Fakhrur Rodzi, S.IP., M.IP
(Lingkar Pinggir Bima)
Desa Kalampa, Kamis 05 Juni 2025
Babinsa Ngali dan Muspika Kecamatan Belo Gelar Gotong Royong.
Bima. Media Dinamika Global.Id_ semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, Babinsa Ngali Serda M. Saleh dari Koramil 1608-04/Woha bersama Pemerintah Kecamatan Belo melaksanakan kegiatan gotong royong pada hari Kamis (05/07). Kegiatan ini berlokasi di sepanjang jalan raya perbatasan antara Desa Ngali dan Desa Renda, dimulai dari kawasan SMA Al Jihad Desa Ngali hingga Wadu Nocu Desa Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima.
Gotong royong ini dipimpin langsung oleh Camat Belo beserta jajarannya dan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan instansi terkait. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Babinsa Ngali, lima orang perwakilan dari UPT DP3AP2KB, tenaga kesehatan dari Pustu PKM Ngali, serta Kepala Sekolah dan staf dari SMA Al Jihad Desa Ngali. Kegiatan difokuskan pada pembersihan sampah dan parit di sepanjang jalan utama desa, sebagai bentuk persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H yang tinggal beberapa hari lagi.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Ngali Serda M. Saleh menyampaikan himbauan kepada seluruh warga agar terus menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjadikan gotong royong sebagai budaya yang harus terus dilestarikan. "Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga desa kita agar tetap bersih dan sehat," ujar Serda Saleh.(Mdg/04)
Pilu Siswa SDN Inpres Doridungga, Kecamatan Donggo 7 Tahun Belajar di Musholla dan Gedung Perpustakaan Lantaran Sekolah Rusak Parah
Sejumlah siswa di SDN inpres doridungga, Kecamatan donggo terpaksa belajar di musholla sekolah dan belajar di gedung perpustakaan kelas sekolahnya selama tuju tahun terakhir.
Donggo NTB, Media Dinamika Global.id. – Sejumlah siswa di SDN inpres doridungga, Kecamatan donggo, terpaksa belajar di musholla sekolah dan belajar di ruang TK kelas selama tuju tahun terakhir.
Alasannya, ruang kelas sekolah mereka mengalami rusak parah dan hampir ambruk.
Kelas yang rusak ini sudah lama tidak bisa digunakan, untuk sementara siswa belajar menggunakan Musholla dan Ruang belajar TK
pantauan media dinamika global, para siswa melakukan pembelajaran secara lesehan di musholla sekolah, bahkan terpaksa papan tulis juga harus dibawa keluar.
Kondisi ini dinilai bertentangan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 yang menyatakan bahwa ruang kelas harus berada dalam kondisi aman, nyaman dan layak digunakan.
“Kelas 1 dan 3 dengan gedung perpustakaan sudah lama tidak bisa digunakan karena langit-langitnya hancur dan membahayakan. Kami berharap pemerintah daerah, khususnya bupati, wakil bupati, Disdikpora, segera bertindak,” ujar salah satu Guru SDN inpres doridungga yang tidak ingin namanya disebutkan.
Ruang kelas yang rusak menyebabkan para siswa di SDN inpres doridungga, Kecamatan donggo, belajar di musholla dan ruang perpustakaan sekolah selama tuju tahun terakhir.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten bima menerangkan bahwa rehabilitasi ruang kelas rusak telah dijadwalkan.
Namun (Disdikpora)tak menjawab saat ditanya mengapa sekolah tersebut baru dijadwalkan rehabilitasi tahun ini.
Dia hanya menegaskan, pihaknya akan bergerak sesuai visi, misi pada pertengahan bulan Juli 2025. Mudah mudahan bupati dan wakil Bupati Bima memprihatinkan sekolah ini sebagaimana bima membawa perubahan dan bima bermartabat. saat datang membawa program selasa menyapa di kecamatan donggo nanti (Sekjend MDG)










