Media Dinamika Global

Senin, 02 Juni 2025

Miris! Limbah B3 Milik Perusahaan Subkon PT AMNT Dibuang ke TPA Sekongkang, Ini Kata Kades

Ket: Penampakan sampah diduga di buang oleh PT Vektor di Sekongkang Atas, Foto: Warga setempat.

Mataram, Media Dinamika Global.Id – Dugaan pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) oleh PT Vektor, salah satu sub-kontraktor PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, menuai sorotan publik.

Sebuah video investigasi yang direkam oleh warga memperlihatkan limbah berupa kaleng bekas oli dan cat yang tergolong B3 dibuang begitu saja di area TPA. Padahal, limbah jenis ini wajib dikelola secara khusus sesuai dengan regulasi lingkungan hidup yang berlaku.

Tokoh masyarakat Maluk, Lutfi, yang terjun langsung ke lokasi, mengungkapkan keprihatinannya. Ia menegaskan bahwa limbah B3 tidak boleh dibuang sembarangan karena berisiko tinggi terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.

“Seharusnya limbah seperti ini dibuang ke landfill khusus milik perusahaan, bukan di TPA umum. Apalagi ini limbah berbahaya,” kata Lutfi kepada media ini. 

Yang mengherankan, menurut Lutfi, aktivitas pembuangan tersebut tidak mendapat penolakan dari penjaga TPA maupun Kepala Desa Sekongkang Atas.

“Saat saya tanya ke karyawan PT Vektor, mereka bilang kemungkinan sudah ada kerja sama dengan pihak desa. Tapi setahu saya, tidak boleh sembarang limbah dibuang di sini,” tegasnya.

Lutfi menyebut pihak perusahaan bahkan telah mengakui bahwa limbah tersebut berasal dari mereka dan berjanji akan mengambil kembali limbah itu. Ia juga telah melaporkan temuan ini kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

 “Pihak DLH justru sedang mencari tahu siapa yang memberikan izin pembuangan. Padahal, aturannya jelas: limbah B3 tidak boleh dibuang sembarangan,” imbuh Lutfi.

Ket: Penampakan sampah diduga di buang oleh PT Vektor di Sekongkang Atas, Foto: Warga setempat.

Kepala Desa Sekongkang Atas, Jayadi, saat dikonfirmasi pada Senin malam (2/6/2025), mengaku tidak pernah memberikan izin kepada PT Vektor untuk membuang limbah di TPA Sekongkang.

 “Kami baru tahu soal pembuangan limbah ini dari video yang dikirim seorang aktivis. Tidak pernah ada koordinasi dari pihak PT Vektor ke desa,” ujarnya.

Jayadi mengatakan bahwa TPA Sekongkang dijaga oleh petugas desa yang bertugas memantau aktivitas pembuangan. Ia mengklaim tidak ada laporan sebelumnya terkait limbah B3 tersebut.

 “Kalau benar itu limbah B3 seperti bekas oli dan cat industri, tentu sangat berbahaya. Kami akan mengecek ulang ke lokasi untuk memastikan kebenarannya,” tegasnya.

Jayadi menambahkan, pihak desa sebenarnya tidak melarang perusahaan membuang sampah non-B3 seperti kardus atau sampah organik, selama ada koordinasi dan asas manfaat bagi masyarakat desa.

“Selama ini hanya dua perusahaan yang pernah berkoordinasi dan memberikan feedback positif ke desa. Tapi PT Vektor tidak pernah koordinasi,” pungkasnya.

Sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, pembuangan limbah B3 di lokasi umum seperti TPA umum dilarang keras karena berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan masyarakat.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak PT Vektor belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan tersebut. (Surya Ghempar).

Jadi Tuan Rumah PON 2028, NTB Matangkan Persiapan!

Ket: Gubernur NTB dalam Rapat Kordinasi melalui Via daring Zoom di ruang kerjanya, foto: Komifotik NTB.

Mataram, Media Dinamika Global.Id - Provinsi NTB sejauh ini dapat dipastikan menjadi Tuan Rumah Bersama gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 mendatang. Namun akan ada beberapa penyesuaian terkait konsep dalam pelaksanaanya.

Demikian ditegaskan Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan PON XXII NTB NTT 2028 via daring zoom di ruang kerjanya Senin, 2 Juni 2025. 

Dikatakan Iqbal bahwa NTB secara umum sudah siap menjadi Tuan Rumah PON XXII 2028 bersama Nusa Tenggara Timur.  Terlebih NTB sudah terbukti sukses melaksanakan event besar dan dunia seperti gelaran PGAWC 2025 di bukit Sky Lancing Praya Lombok Tengah pada Mei kemarin. Selanjutnya Iqbal mengatakan, sebagai persiapan PON, pihaknya telah melakukan identifikasi  26 cabang olahraga siap digelar di NTB.

“ Sejak awal kami berkomitmen untuk menjadi Tuan Rumah PON. secara venue dan infrastruktur beberapa cabor siap kita gelar diantaranya; panahan, bermotor, bilyard serta cabor lainnya”. Tegas Iqbal. 

Selanjutnya Iqbal mengatakan, gelaran PON tidak hanya sukses dalam pelaksanaannya namun bagaimana keberlanjutannya usai dilaksanakan serta kemanfaatannya. “ PON kali ini harus ada prinsip suistainability nya. Jangan sampai venue yang ada tidak dimanfaatkan kembali.” Ungkap Miq Iqbal.

Sebelumnya Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman memastikan kesiapan masing masing daerah yang menjadi Tuan Rumah PON 2028. Dalam sambutannya, Ia mengatakan sebagai Tuan Rumah NTB NTT harus mempersiapkan gelaran dengan maksimal serta terukur, dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran.

“ Kami akan mendorong mendukung NTB dan NTT menjadi Tuan Rumah PON dan terus menunggu kesiapan dari pimpinan daerah (gubernur). Saya harap tiga tahun ini dipersiapkan dengan maksimal”. Katanya.

Rencananya PON XXII 2028 mendatang akan menggelar 45 cabang olahraga, dengan NTB dan NTT sebagai tuan rumah. Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur NTT Emanuel Melkiades, Pengurus KONI NTB NTT serta perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga kedua provinsi. (Surya Ghempar).

Ucapara Hari Lahir Pancasila, Ini Pesan Gubernur NTB

Ket: Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal saat Jadi Inspektur Upacara.

Mataram, Media Dinamika Global.Id - Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menjadi Inspektur Upacara dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Senin (02/06).

Miq Iqbal menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat agar momentum Hari Lahir Pancasila tidak dimaknai sekadar sebagai retorika belaka, melainkan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai nilai pancasila sebenarnya mencerminkan harapan semua anak muda, karena ini disusun oleh anak muda pada zamannya,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Miq Iqbal menyampaikan sambutan dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi yang menyampaikan terkait pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia.

“Kita menyadari bahwa kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Kemajuan ekonomi tanpa pondasi nilai-nilai Pancasila bisa melahirkan ketimpangan kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi,” jelasnya.

Memperkokoh ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata. Kita menyaksikan penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial kita.

“Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa,  jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan, dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila,” pungkasnya.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI/Polri, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov NTB. (Surya Ghempar).

Tuntut Prioritaskan Warga Lokal, Ratusan Warga Maluk Siap Blokade PT AMNT

Ket: Aktivis perempuan Bourhany asal Maluk, Foto: Surya Ghempar.

Sumbawa Barat, Media Dinamika Global.Id – Ratusan warga Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat, berencana menggelar aksi blokade terhadap PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) pada 12 Juni 2025. Aksi ini akan dilakukan langsung di area perusahaan tambang tersebut sebagai bentuk kekecewaan masyarakat atas minimnya manfaat kehadiran perusahaan bagi warga lokal.

Aktivis perempuan Yuni Bourhany asal Maluk mengatakan bahwa aksi ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, keberadaan PT AMNT selama ini justru lebih banyak menimbulkan dampak negatif ketimbang membawa kemajuan bagi warga sekitar.

“Warga mulai jengah. Alih-alih memberikan kesejahteraan, keberadaan perusahaan justru menimbulkan beban sosial dan kerusakan lingkungan,” tegas Yuni Bourhany kepada Media Dinamika Global.Id. Senin (2/06/25).

Ia menambahkan, masyarakat merasa tidak ada keseimbangan antara apa yang dikorbankan dan apa yang didapatkan. Karena itu, mereka akan menduduki gerbang perusahaan sepanjang hari saat aksi digelar.

Tiga Tuntutan Utama Warga:

Dalam aksi tersebut, massa akan menyuarakan tiga tuntutan utama kepada PT AMNT dan Pemerintah Daerah:

1. Prioritaskan tenaga kerja lokal dalam rekrutmen di semua sektor perusahaan.

2. Berikan akses kepada pengusaha lokal untuk ikut serta dalam proyek-proyek strategis milik perusahaan.

3. Lakukan pemberdayaan nyata terhadap masyarakat, terutama petani, nelayan, dan pelaku UMKM di sekitar area tambang.

“Aksi ini adalah bentuk perjuangan untuk hak-hak masyarakat lokal yang selama ini terpinggirkan,” tambah Yuni Bourhany disapa akrab YB. 

Ia juga mendesak Bupati Sumbawa Barat untuk turun tangan serius.

Yuni meminta agar Bupati segera melakukan komunikasi efektif dengan seluruh subkontraktor PT AMNT agar menjadikan pelaku usaha lokal sebagai mitra utama dalam setiap proyek.

“Selama ini kekayaan daerah terus dikeruk, tapi manfaatnya tak dirasakan langsung oleh warga. Saatnya perusahaan dan pemerintah menunjukkan keberpihakan nyata pada rakyat,” tutur Yuni.

Aktivis perempuan ini, mengajak semua elements untuk hadir diaksi blokade Gate Benete yang dipakai AMNT dan menutup total akses semua transportasi milik perusahaan.

"Hanya masyarakat lokal dan transportasi lokal bisa melewati gate Benete (Ojek,bis dan masyarakat umumnya)," pungkasnya. (Surya Ghempar).

Bupati dan Wabup Bima, Ady Mahyudi-dr. H. Irfan, Saat Duduk Bareng Segenap Elemen Masyarakat Parado Kabupaten Bima Dalam Rangkaian Program Selasa Menyapa 2025


Bima, Media Dinamika Global.id.--Selasa Menyapa adalah sebuah program nyata yang saat ini tengah dilaksanakan oleh Bupati dan Wabup Bima, Ady Mahyudi-dr. H. Irfan, yang bertujuan untuk memberikan layanan publik langsung berbasis desa dengan pendekatan partisipatif.

Agenda kedua program Selasa Menyapa yang berlangsung di Kecamatan Parado Kabupaten Bima, Senin malam (3/6/2025), diawali dengan kegiatan duduk bareng, ‘Ngopi dan Ngobrol Santai’ dengan elemen masyarakat yang dipusatkan di Desa Rato.

Bupati Bima, Ady Mahyudi dan Wabup, dr. H. Irfan, mengungkapkan bahwa kehadiran keduanya melalui agenda program Selasa Menyapa dalam rangka memenuhi janji politik Ady-Irfan, yang sebelumnya pernah dicetuskan oleh dr. H. Irfan waktu Pilkada 2020 silam.

Lantaran di Pilkada 2020 dokter Irfan kalah, maka di Pilkada 2024 ia kembali tampil duet bersama Ady Mahyudi (Ady-Irfan) yang kemudian sukses terpilih menjadi Bupati dan Wabup Bima periode 2025-2030.

“Alhamdulillah, berkat ide saudara saya, kakak saya, dokter Irfan, program Selasa Menyapa bisa dilaksanakan ketika Ady-Irfan terpilih di Pilkada 2024 dan dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bima,” ungkapnya disambut meriah warga yang hadir.

Ady menjelaskan bahwa anggaran untuk memback-up program Selasa Menyapa tidak akan bisa dihadirkan ketika Pempus tidak memerintahkan pergeseran anggaran.

“Alhamdulillah di saat Ady-Irfan dihujat karena mereka ragu kami bisa mewujudkan program Selasa Menyapa, tiba-tiba Pempus memerintahkan efesiensi anggaran sehingga saat ini kita mampu dengan alokasi anggaran sebesar Rp50 Miliar.

Dengan anggaran itu, bisa langsung dilaksanakan di awal Pemerintahan Ady-Irfan,” sebutnya.

Bupati Ady Mahyudi menggambarkan secara lugas penjabaran item program Selasa Menyapa diantaranya seperti duduk bareng masyarakat, makan bareng, shalat bareng, dan gotong royong bersama.

“Dan malam ini kita sedang melaksanakan duduk bareng sambil membahas keluhan maupun kesulitan yang dihadapi masyarakat kita.

Saya pun bersyukur, sambutan keluarga besar Parado khususnya warga Desa Rato sangat meriah menyambut program Selasa Menyapa.

Kemudian, sesuai dengan tujuan program Selasa Menyapa yakni mendekatkan pelayanan pihaknya juga akan menghadirkan sejumlah pelayanan penting bagi masyarakat seperti pembuatan KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan juga pembuatan Surat Ijin Usaha, pelayanan Kesehatan Dasar gratis yang dipusatkan di lapangan Desa Rato Kecamatan Parado, Selasa besok (3/6/2025).

“Besoknya, da juga gerakan penanaman pohon dan kegiatan gotong royong secara bersama-sama Bupati, Wakil Bupati, Asisten, Kepala OPD, dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Wabup Bima, dr. H. Irfan, menegaskan bahwa kehadiran keduanya bersama jajaran Pemkab Bima dalam rangka memenuhi janji politik saat kampanye Pilkada. “Kita ingin mendekatkan hubungan dengan masyarakat,” ujarnya.

Wabup menepis tudingan sebagian masyarakat yang mengatakan adanya pemotongan ADD (Anggaran Dana Desa) untuk kelancaran program Selasa Menyapa.

“Tudingan itu tidak benar, itu dari oknum yang tidak bertanggungjawab yang hanya memecah belah masyarakat.

Sumber anggaran program Selasa Menyapa itu jelas yakni hasil pemangkasan dari biaya operasional pegawai, anggaran operasional Bupati dan Wabup kita coret. Jumlahnya hampir Rp50 Miliar, sekarang kita anggarkan untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Bima,” tandasnya. (Sekjend MDG)

Kepolisian Resor Bima Menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Dilapangan Apel Mapolres Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Kepolisian Resor Bima Polda NTB menggelar Upacara Peringatan hari lahir Pancasila ke -80 Senin 2 Juni 2025 di lapangan Apel Mapolres Bima sekira pukul 07.30.Wita.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bima Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sutomo S.I.K.,M.I.K, dan yang bertindak sebagai Komandan upacara Ipda Ahmad Zulfikar SH.

Upacara yang diikuti oleh seluruh personel Polres Bima dan ASN lingkup Polres Bima itu diawali dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila dan pembacaan teks UUD 1945.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.M.I.K., dalam amanatnya menyampaikan beberapa poin diantaranya.

Hari ini 1 juni 2025, kita kembali memperingati momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa indonesia hari lahir pancasila. tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi berdirinya negara kesatuan indonesia.

Pancasila bukan sekadar pondasi Republik dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945 tetapi merupakan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Lanjutnya, Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman indonesia mempersatukan lebih dari 270 (dua ratus tujuh puluh) juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda.Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong-royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Memperkokoh ideologi pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan kerakyatan, dan keadilan sosial.

Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap pancasila pun semakin nyata. Kita menyaksikan penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial kita.

Oleh karena itu, melalui asta cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai pancasila dalam segala dimensi kehidupan: dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital.

Diakhir amanatnya Kapolres mengajak untuk menjadikan pancasila sebagai sumber inspirasi berbangsa dan bernegara. (Sekjend MDG)


Ketua DPRD Kota Bima, Agar CPNS dan PPPK Yang Dikukuhkan Bekerja Maksimal Layani Publik


Bima, Media Dinamika Global.id.--Pada momen Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2025, Pemerintah Kota Bima menyerahkan Surat Keputusan Wali Kota Bima tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun anggaran 2024 sebanyak 1.198 orang. Dengan rincian, 118 CPNS dan 1.080 PPPK, terdiri dari tenaga Guru 273 orang, tenaga Kesehatan 48 orang dan tenaga Teknis 759 orang.

Acara penyerahan SK CPNS dan CPPPK tahun anggaran 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Bima tersebut diawali dengan pengucapan sumpah/janji dan pelantikan oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE didampingi Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, bertempat di Halaman Kantor Wali Kota, pada Senin (2/6).

Hadir pula Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Dr. Yudhantoro Bayu Wiratmoko, S.Kom, M.MSi, Kabid Pensiun dan Pengangkatan Kanreg Regional X BKN, Ade Judi Basma H, serta CASN dan PPPK tahap I yang lulus pada tahapan seleksi PPPK tahun anggaran 2024. Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tersebut sebagai wujud komitmen pemerintah dalam rangka penataan tenaga non ASN di instansi pemerintah daerah.

Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH menyampaikan pesan moral pada seluruh CPNS dan PPPK yang dikukuhkan bisa bekerja semaksimal mungkin dalam melayani warga masyarakat.

“Semoga bisa melayani publik secara maksimal karena itu sangat penting dalam mendarmabaktikan diri untuk rakyat bangsa dan negara” ujar Syamsurih pada Media Online Bimantika Senin sore (2/6/2025).

Ia menyebut bahwa ASN memiliki peran penting sebagai pelayan publik. Mereka dituntut untuk memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berintegritas, tanpa memandang afiliasi politik atau kepentingan pribadi.

Syamsurih menambahkan bahwa ASN bertugas untuk memenuhi kebutuhan dan hak-hak dasar warga negara, serta menjadi fasilitator dalam mewujudkan pemerintahan yang melayani, transparan, dan akuntabel. (Sekjend MDG)

Membuka Launching Festival Lakey Pada Momen Upacara Hari Lahir Pancasila 2025, Oleh Bambang Firdaus Bupati Dompu


Dompu,
Media Dinamika Global.id. -- Festival surfing  skala internasional di Lakey, Kecamatan Hu,u, Kabupaten Dompu NTB resmi bakal digelar. Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE membuka launching festival lakey ini pada momen upacara Hari Lahir Pancasila, Senin 2 Mei 2025.

Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu sudah mempersiapkan secara matang dalam pelaksanaan ivent ini, dan berharap supaya masyarakat ikut memberikan suport agar Festival kelas dunia ini dapat terlaksana dengan aman sesuai dengan skejul yang ditetapkan. 

"Mari kita sama-sama menjaga keamanan untuk mengangkat daerah kita. Dengan ini kita kembalikan potensi wisata kita supaya Dompu ini menjadi daerah tujuan wisata, baik untuk wisatawan mancanegara maupun domestik" Harap Bupati Dompu. 


Baik hambatan, tantangan, rintangan maupun ancaman yang mungkin dapat terjadi dalam pelaksanaan ivent nanti, semua hal itu telah diantisipasi lebih awal oleh Bupati Dompu melalui sistim koordinasi tim Kabupaten maupun tim sporting yang telah dibentuk. 

Selain itu, Bupati juga menegaskan bahwa, pelaksanaan ivent yang berlangsung pada 12 sampai 20 Juli 2025 nanti tidak ada penarikan retribusi bagi pengunjung yang hadir, baik yang bersifat karcis maupun parkir. 

"Disini tidak ada penarikan retribusi ya,  ivent akan menegaskan bagaimana posisi lakey sebagai destinasi wisata yang akan menjadi destinasi wisata dunia. Ini adalah langkah baru yang diambil Pemerintah Daerah Dompu dengan membuka kembali ivent internasional ini" Ungkap Ketua Tim Sporting, Miftahul Su'adah.

Pada ivent ini nanti, akan ada 13 item kegiatan yang akan diselenggarakan, tapi ada 4 koor besar yang diprioritas. yang pertama surfing, Iconic tari ou balumba, gelar UMKM dan Kegiatan Seru West. 

Maka dari itu, dengan kegiatan festival lakey ini, Bupati Dompu berharap dapat membawa dampak baik bagi seluruh masyarakat Dompu. (Sekjend MDG) 

Pemerintah Kabupaten Bima Secara Resmi Menyerahkan SK Pengangkatan CPNS dan PPPK Tahun Farmasi 2024 Dalam Sebuah Upacara di Halaman Kantor Bupati Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kabupaten Bima secara resmi menyerahkan SK pengangkatan kepada CPNS dan PPPK Tahun Formasi 2024 dalam sebuah upacara di halaman kantor Bupati Bima, Senin (2/6/2025). Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi.

Bupati menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas bergabungnya tenaga baru dalam formasi ASN. Ia berharap mereka dapat mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga etika pelayanan publik.

“ASN harus memiliki integritas tinggi, disiplin, serta selalu berorientasi pada pelayanan prima,” pesan Bupati.

SK CPNS dan PPPK Resmi Diserahkan, Bupati Bima Ingatkan Profesionalisme dan Jadilah Pelayan Masyarakat yang Jujur

Bupati Ady Mahyudi mengajak untuk menyatukan semangat membangun kabupaten bima dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah, khususnya dalam sektor pelayanan publik.

Menurutnya, dengan diserahkan SK CPNS maupun PPPK tersebut, maka penerima telah resmi menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).


"Saya minta kepada seluruh CPNS dan PPPK yang menerima SK hari ini, untuk dapat bekerja dengan baik, bersemangat, dan bertanggung jawab sesuai dengan tugasnya masing-masing. Teruslah belajar, memperbaiki diri, mengembangkan potensi karena tugas dan tanggung jawab yang kita emban ke depan akan semakin berat,” Jelasnya.

"Sebagai ASN, Saudara-saudari dituntut untuk bekerja dengan integritas, profesionalisme dan loyalitas, Jadilah pelayan Masyarakat yang jujur, Ramah dan cepat tanggap dan selalu siap membantu siapapun tanpa memandang latar belakang” Ucapnya.

Bupati Bima juga berharap, saudara-saudari bisa menjadi agen perubahan di Unit kerja masing-masing, hadirkan semangat baru, ide-ide segar dan komitmen tinggi dalam mendukung reformasi birokrasi serta pelayanan publik yang lebih baik.

"Keberadaan P3K bukan sebagai pelengkap, tetapi sebagai penggerak, oleh karena itu, mari tunjukan kinerja terbaik, bekerja dengan hati, dan jaga selalu nama baik institusi" tutupnya.(Sekjend MDG)

Misteri Di Balik Perlambatan Kasus BUMDes Hijrah Desa Kambilo: Peran Inspektorat Bima Dipertanyakan

Perwakilan Pemuda Kambilo Rama, sekaligus Wakil Ketua Pengurus Karang Taruna Desa Kambilo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, NTB. 

BIMA-Mediadinamikaglobal.id || Sejumlah pemuda Desa Kambilo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mempertanyakan kinerja Inspektorat Kabupaten Bima terkait penanganan kasus dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Hijrah. Mereka menilai proses penyelidikan kasus tersebut berjalan lambat dan terkesan diulur-ulur.

Keluhan tersebut disampaikan oleh Rama yang mewakili pemuda Desa Kambilo juga selaku Wakil Karang Taruna Desa Kambilo. Menurutnya, sejak laporan dugaan penyimpangan disampaikan beberapa waktu lalu, belum ada perkembangan signifikan dari pihak Inspektorat. "Kami merasa ada yang disembunyikan. Prosesnya terlalu lama, dan kami khawatir kasus ini akan menguap begitu saja," ujar Rama pada awak media via whatsapp. Senin (02/06/2025). 

Dugaan penyimpangan yang dilaporkan meliputi penggunaan dana yang tidak sesuai peruntukan, kurangnya transparansi dalam pengelolaan keuangan. Pemuda Desa Kambilo menyerahkan sejumlah bukti pendukung kepada Inspektorat, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas. 

Lambatnya penanganan kasus ini menimbulkan kecemasan di kalangan pemuda Desa Kambilo. Mereka khawatir, jika kasus ini tidak segera dituntaskan, akan berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa dan pengelolaan BUMDes. Mereka mendesak Inspektorat Kabupaten Bima untuk segera menuntaskan penyelidikan dan memberikan kepastian hukum atas dugaan penyimpangan tersebut. 

"Kami berharap agar kasus ini ditangani secara transparan dan profesional, sehingga keadilan dapat ditegakkan. " ucapnya. 

Selanjutnya, pihak Inspektorat Kabupaten Bima sengaja memperlambat proses penyelesaian kasus Bumdes Hijrah Desa Kambilo, dan menduga pihak dari Irban 3 di tubuh inspektorat ada main mata dengan pihak domisioner Bumdes Hijrah desa kambilo. Masyarakat berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Bima agar sekiranya memerintahkan pihak Dinas Inspektorat Kabupaten Bima untuk mempercepat pelemparan kasus ini di Kejari Bima atau ke pihak Tipidkor Polres Bima Kota agar kasus ini sekiranya menjadi terang benderang.

"Kami sangat menyesalkan lambannya kinerja pihak dinas Inspektorat Kabupaten Bima, jika kasus bumdes ini tidak menemui titik terang sampai dengan minggu ini, maka wajib hukumnya kami akan menyegel kantor Desa Kambilo sampai dengan tiba waktunya Bupati dan wakil Bupati Bima datang ke Desa kambilo dalam agenda selasa menyapa. "tegas Rama yang kerap disapa negeri langit. (MDG05)