Media Dinamika Global

Kamis, 22 Mei 2025

Desa Maria Bangun Koperasi Merah Putih: Hasil Sukses Musdesus

BIMA – Mediadinamikaglobal. id || Sukses menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus), Desa Maria, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan ekonomi desa.  Hasil dari Musdesus yang digelar di Aula Kantor Desa Maria, pada Kamis (22/05/2025) Pukul 09.00 Wita.

Warga Desa Maria sepakat untuk mendirikan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program usaha yang akan dijalankan.

Peserta Musdesus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kab Bima Sutanto, ST, Kepala Desa Maria Imran Ibrahim, Pendamping Desa Munawir, ST, H. Supratman Mantan Sekwan Kab. Bima, Drs. Muhammad Rum Mantan Camat Wawo, Ketua BPD Abdul Muzakir, S. Adm bersama anggota, Bhabinkamtibmas Desa Maria Bripka Ramadhan,SH, Babintrantibum Desa Maria M. Tayeb, Pengurus Karang taruna "Pelopor", Tokoh agama, tokoh wanita, tokoh pemuda, ketua-ketua RT/RW dan masyarakat. 

Pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan buah dari  perencanaan yang matang dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat Desa Maria.  Dalam Musdesus tersebut,  dibahas secara detail rencana bisnis,  struktur organisasi,  serta mekanisme pengelolaan koperasi. 

Para peserta Musdesus,  terdiri dari perangkat desa, BUMDes "Maria Maju", tokoh masyarakat,  serta perwakilan kelompok tani dan UMKM,  bersepakat untuk  bekerja sama dan saling mendukung demi keberhasilan koperasi ini.

Sambutan Imran Ibrahim selaku Kepala Desa Maria,  menyatakan optimismenya terhadap keberhasilan Koperasi Merah Putih.  "Koperasi ini diharapkan dapat menjadi  lokomotif penggerak perekonomian desa setelah BUMDes, Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras,  kita yakin Koperasi Merah Putih akan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga Desa Maria," ujarnya.

Tambahnya, ada 3 hal yang terpenting dalam membangun koperasi desa merah putih yaitu adanya kemampuan, kemauan dan kejujuran. 

"Yakin dan percaya saja sesuatu hal yang berawal dengan baik maka seterusnya akan membawa arah yang lebih baik kedepannya, sehingga kita dapat petik kebaikan yang dinikmati secara bersama-sama,"ucapnya

Sesuai kesepakatan bersama forum bahwa Simpanan Pokok Rp 500.000 dan Simpanan Wajib Rp 20.000/bulan, juga secara bersama-sama bahwa disetujui masa jabatan kepengurusan Kopdes selama periode 3 tahun

Sementara, Camat Wawo, Syarifud Bahsyar, S. Sos, mengungkapkan bahwa Desa Maria desa yang kelima yang sudah melaksanakan pembentukan pengurus koperasi desa merah putih, setelah kami mengikuti secara totalitas yang pertama dimulai oleh Desa Kombo kemudian Desa Riamau, Desa Raba kemarin bersamaan dengan Desa Tarlawi.

"Alhamdulillah tentunya Bapak dan Ibu kehadiran kita ini diawali dan Menindaklanjuti pelaksanaan sosialisasi tentang pembentukan koperasi desa dua hari yang lalu oleh BPD beserta perangkat desa," ungkapnya. 

Pengurus terpilih Koperasi Desa Merah Putih 

Adapun nama- nama pengurus terpilih dan Dewan Pengawas melalui Musyawarah Desa khusus secara demokrasi antara lain sebagai berikut :

A. Pengurus terpilih Koperasi Desa Merah Putih

1. Ketua : Mifran, M.Pd (34 Suara) 

2. Wakil Ketua Bid. Usaha : Landriani,S.Pd (18 Suara) 

3. Wakil Ketua Bid. Keanggotaan : Ahmadin, S. Pd (18 Suara) 

4. Sekretaris : Al Furqan Basyar,SE (30 Suara) 

5. Bendahara : Suaemansyah (34 Suara) 

B. Dewan Pengawas Koperasi Desa Merah Putih

1. Ketua : Imran Ibrahim (Kades Maria) 

2. Anggota : H. Supratman (Mantan Sekwan Kab. Bima) 

3. Anggota : Drs. Muhammad Rum (Mantan Camat Wawo) 

Koperasi juga akan  memberikan pelatihan dan pendampingan kepada anggotanya agar mampu mengembangkan usaha mereka secara mandiri dan berkelanjutan.

Keberhasilan Musdesus ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Maria bersama BPD dalam memberdayakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui koperasi desa. (MDG05)

Aniaya Hingga Tewas, Polres Dompu Limpahkan Ke Kejari


Dompu, Media Dinamika Global.Id – Polres Dompu Polda NTB kembali menunjukkan komitmennya dalam penegakan hukum dan perlindungan anak dengan menuntaskan penanganan kasus Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) dalam perkara penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Pada Rabu, 21 Mei 2025, pukul 13.30 WITA, Unit PPA Satreskrim Polres Dompu resmi melaksanakan pelimpahan tahap II perkara tersebut ke Kejaksaan Negeri Dompu.

Pelimpahan dilakukan oleh anggota Unit PPA Satreskrim Polres Dompu, Bripka Alfian, S.H., Brigpol M. Septia M. J., dan Bripda Tajul Habibi. Mereka menyerahkan Anak yang berkonflik dengan Hukum (ABH) berinisial SP (15), seorang pelajar asal Dusun Dermaga, Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak lain hingga menyebabkan kematian.

Perkara ini diproses berdasarkan Pasal 76C Jo Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Pelimpahan disertai sejumlah barang bukti, yaitu:

1 buah senapan angin jenis PCP panjang sekitar 1,34 meter

1 buah magazine PCP

3 butir mimis

Barang bukti dan ABH diterima langsung oleh Jaksa Penuntut Umum, Yulia Oktavia Ading, S.H., M.H., di Kantor Kejaksaan Negeri Dompu. Proses pelimpahan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kasat Reskrim Polres Dompu, AKP Ramli, S.H., melalui Kasi Humas Polres Dompu menyampaikan bahwa Polres Dompu selalu mengedepankan proses hukum secara profesional, adil, dan humanis dalam setiap penanganan perkara, khususnya yang melibatkan anak.

“Penanganan perkara anak memerlukan pendekatan khusus. Kami berupaya menegakkan hukum sekaligus memperhatikan hak-hak anak sesuai sistem peradilan pidana anak,” ujarnya. (Surya Ghempar).

Penutupan PKA NTB 2025, Wagub Minta Peserta Wujudkan Birokrasi Responsif dan Inovatif


Mataram NTB, Media Dinamika Global.id.-- Sebanyak 43 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2025 resmi menuntaskan pelatihan mereka. Dalam acara penutupan yang digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB, Kamis (22/5), Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., berpesan agar para peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan ke dalam tugas dan pengabdian mereka sehari-hari.

“Apa yang pernah dipelajari, apa yang pernah diterapkan bersama untuk bisa ditunjukkan dalam keseharian pengabdian bapak/ibu sekalian di masing-masing jabatan,” ujarnya.


Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya semangat kolaborasi dan kerja nyata untuk mendukung visi-misi pembangunan daerah, yakni “NTB Makmur Mendunia”. Ia mengingatkan bahwa jabatan hanyalah sarana, bukan tujuan utama dalam pengabdian sebagai aparatur sipil negara.


“Mari kita sama-sama terus bekerja. Kita tidak hanya mementingkan bahwa bekerja untuk meraih berbagai jabatan-jabatan tertentu, tetapi kita bekerja untuk mendukung apa yang menjadi visi misi kami dan Pak Gubernur yaitu membuat NTB menjadi makmur mendunia. Kemudian saya berharap, masing-masing OPD teknis saling terpacu untuk menunjukkan kemampuannya berkolaborasi dan tentunya setiap pemimpin yang diamanahi untuk memimpin suatu organisasi harus mampu menjadi pemimpin yang baik,” ucapnya.


Lebih lanjut, Wagub menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari upaya memperkuat pondasi pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor birokrasi.


“Tujuan dari pelatihan ini tidak lain, ke depan kita akan meletakkan pondasi dan estafet pembangunan di daerah ini. Salah satunya adalah dengan menciptakan atau mendukung pertumbuhan SDM yang baik dalam birokrasi yang kita jalani bersama,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan harapan besar kepada BPSDM NTB agar terus berinovasi dan meningkatkan perannya dalam pengembangan SDM birokrasi. Ia menginginkan agar proses seleksi seperti panitia seleksi (pansel) dapat dilakukan di dalam daerah demi efisiensi waktu dan biaya.


“Saya dan Pak Gubernur menaruh harapan besar agar BPSDM bisa meningkatkan statusnya. Kemudian ke depan kita harapkan beberapa kegiatan pansel dan sebagainya bisa dilaksanakan di provinsi, tidak lagi harus keluar daerah. Semuanya dalam rangka memudahkan dan efisiensi waktu dan biaya bagi kita semua. Dan saya yakin dengan jumlah widyaiswara yang sudah memiliki pengalaman yang sangat luar biasa akan mampu mendukung hal tersebut,” ungkapnya.


Menutup sambutannya, Wagub berharap agar pelatihan ini dapat menjadi pemantik semangat dalam menciptakan birokrasi yang profesional, melayani, dan berintegritas.


“Semoga apa yang kita laksanakan hari ini akan terus menjadi semangat dan mampu menunjukkan entitas yang responsif, adaptif, dan inovatif. Untuk itu mari kita terus menjadi agen perubahan dalam birokrasi yang profesional, melayani, dan berintegritas,” harapnya.(Sekjend MDG)


Pasar Raya Amahami Diserbu TNI, Polri, dan Pelajar dalam Aksi Bersih-Bersih

 



Kota Bima. Media Dinamika Glibal._ Suasana berbeda tampak di Pasar Raya Amahami, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, pada hari kamis tanggal (22/05) pagi ini. Sebanyak 105 personel gabungan dari Kodim 1608/Bima, Polres Bima Kota, Pemerintah Daerah, serta siswa-siswi sekolah bergotong royong membersihkan area pasar. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti ke-68 Kodam IX/Udayana, sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan penguatan sinergi antar elemen masyarakat.


Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, seperti Camat Rasanae Barat Fadil, S.STP, Danramil 01/Rasanae Kapten Inf. Seninot Sribakti, Kapolsek Rasanae Barat AKP Suratno, Lurah Dara Hj. Nurkomala, serta Kepala UPT Pasar Raya Amahami dan Kabid Operasional Kebersihan DLH Kota Bima. Gotong royong menyasar pembersihan saluran air, drainase, dan sampah di sekitar area pasar.


Kapten Inf. Seninot, saat memimpin apel sebelum kegiatan dimulai, menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan sebagai tanggung jawab bersama. “Mari kita jadikan kegiatan ini momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya. Camat Rasanae Barat Fadil, S.STP juga menambahkan, “Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa sinergi antara aparat, pemerintah, pelajar, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif. Saya berharap semangat ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari warga Rasanae Barat., Selamat Hari Bhakti ke-68 Kodam XI/Udayana” Ujarnya.(mdg/04)

Bentuk Koperasi Desa Merah Putih, Kades Pandai Siapkan Lahan Pembangunan Kantor.

 



Bima. Media Dinamika Global.Id_Untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarskat, Pemerintah Desa Pandai Kecamatan Woha, Membentuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) pada hari kamis tanggal (22/05) di aula kantor Desa setempat berjalan  dengan sukses.


Kadis koperasi UMKM Kabupaten Bima, Drs Dahlan, Menyampaikan dalam arahannya, Pembentukan koperasi Desa Merah Putih merupakan suatu keharusan bagi Desa, Sesuai dengan Instruksi Presiden No 9 Tahun 2025. Bahwa Desa wajib membentuk Koperasi Desa untuk menunjang kesejahteraan ekonomi Masyarakat.


"Jika pengurus koperasi merah putih  sudah terbentuk tentunya yang merawat koperasi adalah anggota dan di bantu oleh pemerintah desa, untuk pengembangan koperasi tentunya ada simpanan pokok atau wajib bagi setiap anggota  wajib di setor pada tiap bulan dan simpanan sukarela dan bisa di tarik sesuai kebutuhan anggota". Jelasnya.


Sementara itu, Kades Pandai, Syahir Maha Putra, Spd,  Menyampaikan,  pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.

"Akan Memberikan dukungan penuh terhadap Koperasi Desa Merah Putih.  Diharapkan pada pengurus yang terbentuk untuk bekerja dengan ikhlas  dan program kerja yang terarah, koperasi dapat menjadi pilar penting dalam peningkatan perekonomian masyarakat dan mampu membawa koperasi menuju kemajuan Desa Pandai". Harap sahid biasa di sapa pada media ini.


Sahid, Menjelaskan, Pembentukan Koperasi sangat penting, selain untuk mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, Juga sebagai dasar pencairan Dana Desa. Oleh karena itu, Untuk langkah awal proses perjalanan koperasi desa  merah putih akan mengistruksikan semua jajaran perangkat desa dan anggota  BPD untuk masuk sebagai anggota termasuk semua Lembaga desa juga diharapkan ikut terlibat sebagai anggota. Ajaknya.


Sahid, Menambahkan, Sebagai bentuk keseriusan mendukung keberadaan Koperasi Desa,  juga sudah menyiapkan lahan pembangunan kantor koperasi desa merah putih sekaligus juga di peruntukan oleh Bumdes.  Untuk mendukung jalannya usaha itu,  Akan membentuk 7  usaha lainnya  untuk menunjang jalannya koperasi dan  sudah menyiapkan lahannya juga. Jelasnya.


Selain itu, Pemdes Pandai bersama BPD yang akan masuk sebagai anggota nantinya telah menyepakati  untuk memasukan simpanan pokok masing-masing  Rp 200 ribu dan simpanan wajib senilai Rp 25 ribu. Tutupnya.


Adapun Pengurus yang  terpilih secara demokratis terpilih Ketua, syafruddin spd, Wakil Ketua Bidang Usaha, kalisom, wakil ketua bidang keanggotaan, Nurhayati, sekretaris, Putri Aulia Bebdahara, Darmawati, Spdi.Ketua Pengawas langsung Kades Pandai, Syahir Maha Putra. Spd.(mdg/04)

Rabu, 21 Mei 2025

Dedi Mulyadi Buka Suara Soal Kasus Korupsi Sritex, Sebut Bank BJB


Foto: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pimpin Bongkar Bangunan di Wisata Hibisc Puncak Hari Ini.

Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons soal kasus korupsi yang menimpa perusahaan tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex. Dedi pun menyayangkan kasus ini terjadi di perusahaan tekstil tersebut. Apalagi, hal ini terjadi saat industri tekstil di dalam negeri sedang dalam kondisi tidak baik.

"Sebuah peristiwa yang sangat penting yaitu pengemplangan kredit yang tidak didasarkan pada analisis perlindungan yang kuat sehingga sangat merugikan PT Bank Jabar dan bank-bank lainnya. Tentunya kegiatan ini sangat menyayat hati kita, di saat kita sedang mengalami kesulitan untuk mendapatkan kredit," kata Dedi dalam unggahan video di akun Instagram @dedimulyadi71, dikutip Kamis (22/5/2025).

Dedi menambahkan hal ini terjadi disaat banyak perusahaan sedang mengalami kesulitan untuk mengambil kredit untuk keberlangsungan usaha perusahaan dan tentunya membuat perbankan mengalami kerugian yang besar.

"Di tengah kerumitan perlengkapan dan kelengkapan yang sangat luar biasa, ternyata masih ada kredit digelontorkan kepada korporasi tanpa jaminan dan kelayakan kredit yang memadai. Apalagi jumlahnya cukup besar yakni ratusan miliar dan tentunya ini sangat merugikan keuangan dari perbankan kebanggaan masyarakar Jawa Barat," ujar Dedi.

Namun, Dedi mengungkapkan kepada masyarakat Jawa Barat untuk tidak perlu khawatir berlebih akan dampak dari kasus ini, karena Bank Jabar sudah melakukan pergantian manajemen.

"Tetapi semuanya tidak usah khawatir, karena Bank Jabar sudah melakukan perubahan manajemen dan yang hari ini memegang adalah orang-orang profesional dan terpercaya," ujarnya.

Dedi berharap kedepannya kasus ini tidak terulang kembali dan perbankan dapat melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan tidak ada kecurangan di dalamnya.

"Saya berharap kedepannya, peristiwa ini tidak akan pernah terjadi lagi dan berbagai peristiwa masa lalu yang sudah terjadi dapat ter-recovery dengan baik oleh Bank Jabar dan bank ini dapar tumbuh baik menjadi bank yang melayani kepentingan masyarakat secara luas dan tentunya peduli dengan masyarakat Jawa Barat," ungkapnya lagi.

"Untuk itu, semoga kita semua bisa terus melangkah melakukan perbaikan-perbaikan dan menyempurnakan apa yang menjadi kekurangan," pungkasnya.(Sekjend MDG)

Wakil Walikota Bima Hadiri Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kota Bima Periode 2025–2030


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH menghadiri acara pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bima periode 2025–2030 yang berlangsung di Aula Maja Labo Dahu Kantor Walikota Bima. Kegiatan ini bertujuan untuk menyambung tongkat kepemimpinan pengurus baru Ketua Dewan Kehormatan, dan Ketua Palang Merah Indonesia Kota Bima, dengan masa bakti 2025/2030.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan PMI Provinsi Nusa Tenggara Barat, unsur Forkopimda, Sekda Kota Bima, dan sejumlah Kepala OPD, organisasi kemasyarakatan, serta relawan dan anggota PMI. Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, 

Pelantikan Dewan Kehormatan, dan Pengurus PMI kota Bima ini, di Lantik oleh Ketua Bidang dan Penanggulangan Bencana PMI Propinsi NTB, melalui vidio conference. Adapun pengurus baru yang di lantik berjumlah 16 orang, dengan Feri Sofiyan, SH sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kota Bima, dan Haerul Yasin Samide, SH.,M.S. Dev sebagai Ketua PMI Kota Bima, dengan masa bakti 2025/2030.

Wakil Walikota Bima, yang sekaligus sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kota Bima periode 2025/2030, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan relawan PMI Kota Bima, atas dedikasi dalam membantu masyarakat Kota Bima, khususnya dalam bidang kemanusiaan, seperti, penanganan bencana, donor darah, serta program-program sosial kemanusiaan lainnya.

“PMI telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai aksi kemanusiaan. Kami berharap kepengurusan baru ini dapat terus meningkatkan sinergi dan kontribusi nyata bagi warga Kota Bima” ujarnya

Ketua PMI yang baru dilantik, Haerul Yasin, menyatakan komitmennya untuk terus melanjutkan program-program PMI Kota Bima, dan memperkuat peran organisasi melalui inovasi serta peningkatan kapasitas relawan. Ia juga berharap bisa bersinergi dengan Pemerintah Kota Bima dalam menjalankan program-program HMI kedepannya. Lebih jauh ia berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kota Bima, dalam hal memberikan bantuan, baik itu berupa fasilitas gedung sekretariat, alat penunjang, seperti PCR, untuk penunjang trombosit, termasuk kendaraan organisasi, seperti Ambulance yang khusus untuk pelayanan kemanusiaan, dan ini sangat dibutuhkan sekali, harapnya.

Acara pelantikan Dewan Kehormatan PMI Kota Bima, dan Pengurus PMI Kota Bima Periode 2025/2030, berjalan lancar dan penuh hikmat, acara diakhiri dengan sesi foto bersama.(Sekjend MDG)

Launching "Selasa Menyapa", Beragam Layanan Dihadirkan


Pemkab, Media Dinamika Global.id.-- Selama dua hari rangkaian Program Selasa Menyapa mulai Senin hingga Selasa (19 - 20 Mei 2025), sejumlah unit kerja dan instansi mitra kerja pemerintah Kabupaten Bima menghadirkan beragam layanan publik.

Melalui pelayanan "jemput bola" yang langsung hadir di  sentra pelayanan baik di Lapangan Desa Rato, Kantor  Desa setempat, pelayanan publik dan Bazar UMKM mendapatkan perhatian besar dari masyarakat pengguna layanan. 


"Layanan Kesehatan (Ibu hamil, balita, remaja, lansia) Layanan promotif dan preventif melalui penyuluhan, deteksi dini, imunisasi,  Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang digelar Jajaran Dinas Kesehatan dan RSUD Bima dan RSUD Sondosia cukup membantu warga yang membutuhkan pelayanan medis.


Demikian halnya layanan administrasi kependudukan  seperti Perekaman e-KTP, Penerbitan KK, Penerbitan Akta Kelahiran, Penerbitan Akta Kematian di Kantor Desa Rato  oleh Dinas Dukung  dan Layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan  Layanan  Sertifikat Laik Fungsi (SLF) oleh Dinas PUPR di Lapangan Desa Rato juga disambut antusias.
Kemudan pengurusan dokumen usaha melalui Layanan Ijin UMKM/IKM, Nomor Induk Berusaha Sertifikasi Halal, Sertifikat POM, Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) secara terpadu oleh DPMPTSP, Dinas Koperasi dan UKM,  Dikes, Disnakertrans dan Dinas Perindag. 
Demikian pula Pelayanan Sosial dan Keagamaan oleh Dinas Sosial,  BAZNAS dan Mitra Lainnya serta Pelayanan KB Keliling oleh Tim  DP3AP2KB, Pelayanan SAMSAT Keliling, Pelayanan Perpustakaan Keliling oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.


Untuk memastikan kesehatan populasi ternak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan Pembinaan dan Pelayanan Kesehatan Hewan. Untuk meningkatkan target penerimaan pajak dan Retribusi, jajaran BAPPENDA membuka layanan Pembayaran PBBP2 dan BPHTB di Lapangan Desa Rato.
Sementara itu, Disnakertrans menggandeng para mitra melakukan Pelayanan CPMI, Pelayanan AK-1 (Kartu Kuning), Pelayanan BPJS, Ketenagakerjaan, Pelayanan P3MI wilayah operasi kecamatan Lambu-Sape (perusahaan mitra kerja pemerintah) dan APJATI. Kegiatan lain yang dilaksanakan oleh Instansi tersebut yaitu Sosialisasi Pelatihan berbasis Kompetensi.
Pada semua rangkaian layanan tersebut, bupati dan wakil bupati menyempatkan diri melakukan kunjungan untuk melihat dari dekat semua titik layanan dan kegiatan gotong royong Penanaman Pohon, Lanjutan Pembangunan GSG, Penggerukan Saluran Drainase Utama, Pembersihan Sampah, Peningkatan Jalan, Pembersihan Saluran Irigasi/ Drainase Dam Diwu Moro oleh Dinas PUPR,  Dinas Perkim DLH dan Perangkat Daerah terkait yang memobilisasi, Tronton, Excavator, Dump Truck, material  bangunan dan Peralatan gotong royong.


Shalat Ashar berjamaah  seluruh rombongan di Masjid Ar-Rahmah Desa Rato menutup seluruh rangkaian kegiatan Selasa Menyapa di Kecamatan Lambu.(Sekjend MDG)


Sukses Luncurkan "Selasa Menyapa" Bupati Bima Beri Apresiasi OPD


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--- Pelaksanaan Peluncuran (Launching) Program "Selasa Menyapa" yang dipusatkan di lapangan desa Rato Kecamatan Lambu Selasa (20/5) yang bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 tingkat Kabupaten Bima mendapatkan tanggapan positif warga, mengingat beragam layanan publik dan kegiatan yang dihadirkan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat setempat


Terkait dengan hal tersebut, Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy secara khusus menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh jajaran OPD dan Kecamatan serta mitra kerja pemerintah daerah. 


"Saya, Bupati dan Wakil Bupati Bima, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh jajaran OPD Kabupaten Bima atas dukungan dan kerja keras yang luar biasa dalam menyukseskan pelaksanaan Program Selasa Menyapa Edisi Perdana". Ungkap Bupati Bima Adi Mahyudi Selasa (20/5) melalui pesan Whatsapp Grup (WAG) OPD Kabupaten Bima. 


"Berkat kolaborasi, semangat melayani, dan dedikasi semua pihak, kegiatan ini berjalan lancar dan mendapatkan sambutan yang sangat antusias dari masyarakat. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kerja bersama dengan hati dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, responsif dan berdampak". terangnya. 


Bupati juga menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan kekompakan Camat Lambu dan Sape beserta Muspika dan seluruh elemen yang telah bekerja keras menyukseskan agenda strategis pemerintah daerah.


Dirinya berharap,  semoga semangat ini terus terjaga dan ditingkatkan demi mewujudkan pelayanan yang lebih baik dan merata bagi seluruh warga Kabupaten Bima.
Terima kasih atas komitmen dan pengabdian yang telah ditunjukkan". Tutup Bupati Ady Mahyudi. (Sekjend MDG)


Gindha Ansori Wayka Bakal Gugat BRI, Setelah Nasabah Dipaksa Mengosongkan Rumah dan Agunan Dijual Dibawah Tangan Oleh Oknum.

Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Akibat telat bayar angsuran pinjaman SIMPEDES, Pingi Sudarsono dan Patonah Nasabah PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Brabasan kini mengalami nasib yang sangat tragis setelah dipaksa mengosongkan rumah miliknya di Desa Sriwijaya, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung oleh oknum pegawai Bank BRI bersama oknum mengatasnamakan LSM berinisial DD tanpa prosedur pengadilan. Kemudian agunan itu oleh oknum diduga dijual dibawah tangan tanpa mekanisme lelang. Tak sampai disitu saja, pasangan suami istri itu juga harus dihadapkan pada proses Gugatan Sederhana di Pengadilan Negeri Menggala, Senin kemarin (19/05/2025) 

Kuasa Hukumnya Pingi Sudarsono dan Patonah, Gindha Ansori Wayka didampingi tim hukumnya yakni Iskandar, Ari Fitrah Anugrah, Ronaldo, Desi Liyana Ningsih, Ramadhani, Ana Novita Sari, Angga Andrianus dan Deni Anjasmoro dari Kantor Hukum Gindha Ansori Wayka & Rekan mengatakan jika kondisi Kliennya sangat memprihatinkan.

"Saat ini kondisi Klien Kami sangat memprihatinkan dengan menumpang rumah orang lain, setelah rumah satu-satunya tanpa prosedur lelang diduga dipaksa dikosongkan rumahnya oleh Pihak Bank BRI bekerjasama dengan oknum LSM berinisal DD padahal masih belum ada putusan Pengadilan terkait Klien Kami melakukan wanprestasi", Ujar Gindha di Bandar Lampung, Kamis, 22 Mei 2025. 

Menurut Gindha, peristiwa ini bermula ketika Kliennya mengajukan pinjaman ke Bank BRI Unit Brabasan tahun 2020 sebesar Rp 200 juta dengan masa angsuran 3 tahun lamanya, pada tahun 2021 dan 2022 karena alasan covid-19 maka di restrukturisasi sehingga menjadi 5 tahun dengan angsuran perbulannya Rp. 2,5 Juta.
“Pinjaman ini sempat 2 kali direstrukturisasi yakni pada tahun 2021 dengan angsuran Rp. 5 Juta dan tahun 2022 menjadi Rp. 2,5 Juta hingga masa perjanjian 5 tahun”, ujar Pengacara Viral “Lampung Dajjal” 2023 ini.

Gindha menambahkan terkait dengan Pinjaman Simpedes ini, sekitar bulan November 2024 Kliennya diminta mengosongkan rumah yang menjadi agunan oleh oknum Pegawai Bank BRI bersama oknum mengatasnamakan LSM berinisal DD dan pada saat itu memang angsuran Klien kami agak tersendat karena kadang setornya kurang.

“Karena Klien Kami terkadang setorannya kurang, dengan serta merta oknum dari pihak Bank BRI memerintahkan mengosongkan objek tersebut dibantu oleh LSM dan menurut Klien Kami bahwa oknum Pegawai tersebut menjelaskan sudah dilakukan pelelangan dan pemenangnya LSM tersebut, akhirnya dengan terpaksa Klien Kami menandatangani pengosongan rumah tersebut”, papar Dosen Perguruan Tinggi Swasta terkenal di Lampung ini.
 
Gindha menambahkan terkait agunan tersebut menurut informasi yang dihimpun saat ini telah dijual oleh DD kepada orang lain dan transaksinya dilakukan di Rumah Kepala Desa.

“Aset Klien Kami tersebut diduga telah diperjualbelikan oleh Sdr. DD kepada orang lain dan transaksinya dilakukan di Rumah Kepala Desa setempat”, tambah Praktisi Hukum Kelahiran Negeri Besar Way Kanan ini.

Masih menurut Gindha, berselang 7 (tujuh) bulan sejak November 2024 setelah pengosongan rumah dan rumah tersebut telah dijual kepada orang lain oleh Pihak Bank bekerja sama dengan Oknum LSM DD, Kliennya menerima Panggilan Sidang Gugatan Sederhana dari Pengadilan Negeri Menggala dengan Register Perkara Nomor: 02/Pdt.G.S/2025/PN Mgl tanggal 28 April 2025.

“Gugatan Sederhana tersebut diajukan oleh JZ (Kepala Unit  Kantor Cabang PT. BRI Tbk. Unit Brabasan), MKC (Mantri Kantor Cabang PT. BRI Tbk. Unit Brabasan) dan PS, Ak dan FA MS (Business Support Assistant PT. BRI Tbk Kantor Cabang Tulang Bawang) kepada Klien Kami dalam situasi agunan yang dipaksa dikosongkan dan diduga telah diperjualbelikan oleh Oknum mengatasnamakan LSM bersama Oknum Bank BRI Unit Brabasan”, Ungkap Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Hukum Pidana FH Unila ini.

Ditanyai terkait kelanjutan Sidang Gugatan sederhana tersebut, Pria berdarah Negeri Besar Way Kanan dan Gunung Terang Tulang Bawang Barat ini menjelaskan bahwa saat sidang lanjutan tanggal 19 Mei 2025 di Pengadilan Negeri Menggala, Pihak Bank BRI melalui Ak (Business Support Assistant PT. BRI Tbk Kantor Cabang Tulang Bawang) mencabut Gugatan terhadap Kliennya tersebut melalui Surat Permohonan Pencabutan Gugatan kepada Pengadilan Negeri Menggala tanggal 16 Mei 2025.

“Saat sidang sebelumnya, Klien Kami menjelaskan kepada Majelis bahwa asetnya telah diperintah untuk dikosongkan secara paksa dan saat ini telah dijual kepada orang lain sebelum gugatan ini diajukan oleh BRI, terhadap hal ini Kami berencana ajukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum karena ada  kejanggalan terkait beralihnya aset milik Klien Kami yang dijaminkan di BRI Unit Brabasan ditambah lagi JZ Selaku Kepala Unit  Kantor Cabang dan MKC (Mantri Kantor Cabang PT. BRI Tbk. Unit Brabasan) ikut serta dalam menggugat Klien Kami”, Pungkasnya.( Fs/Red)