Rabu, 06 November 2024
Empat Pimpinan DPRD Kabupaten Resmi Dilantik
Kabupaten Bima. Media Dinamika Global-id. Empat Pimpinan DPRD Kabupaten Bima resmi di Lantik melalui agenda rapat Paripurna Ke - 5 DPRD Kabupaten Bima, pengambilan sumpah janji masa jabatan 2024-2029 itu berlangsung di aula Rapat Sekertariat DPRD Kabupaten Bima pada Rabu, (06/11/24)24.
Pelantikan ini di hadiri oleh Sekda Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi SE, Unsur Forkopimda, Kepala OPD, dan Camat SE Kabupaten Bima.
Rapat Paripurna di buka oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima sementara Diah Citra Pravitasari.
Pengambilan dan pengangkatan pimpinan dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Bima masa jabatan 2024-2029 sebagai berikut.
Ketua Diah Citra Pravitasari (Fraksi Golkar) Wakil Ketua 2 Muhammad Eriwin S.IP.M.IP, (Fraksi PPP) Walik Ketua 3 Murni Suciati (Fraksi PAN) dan Wakil ketua 4 Nazaruddin SH ( Fraksi Nasdem) berdasarkan keputusan PJ Gubernur NTB.
Pada sambutanya Sekda Kabupaten Bima Adel Linggi Arsldi SE mengucapkan selamat kepada ketua dan wakil ketua yang telah resmi dilantik.
"Semoga amanah dalam mengemban tugas dan tanggungjawabnya sebagai wakil rakyat.
Selain itu, Mampu berperan secara aktif dan menjalin mira dengan pemerintah daerah Kabupaten Bima agar dapat mewujudkan visi dan misi pembangunan lima tahun kedepan serta apa yang menjadi aspirasi rakyat jangan diabaikan,"ujarnya. (Red. MDG)
KAMNAS NTB Gedor Kejati NTB Terkait Proyek Bendungan Sila Sumbawa dan Meninting Dinilai Amburadul dan Langgar Prosedur
Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id - Tuntut dua mega proyek di NTB dinilai pekerjaan amburadul dan langgar prosedur, Koalisi Mahasiswa Nusantara Nusa Tenggara Barat (KAMNAS-NTB) melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kejati NTB. Rabu (6/11/24).
Aksi KAMNAS NTB menuntut Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) agar melakukan intivigasi langsung mega proyek, Bendungan Sila Sumbawa dan Bendungan Meninting di Lombok Barat.
Para masa aksi melakukan orasi bergiliran, Korlap aksi Adit mengatakan, Meminta kepada kepala Kejati Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) agar melakukan investigasi terkait dengan adanya dugaan dua proyek tersebut dikerjakan secara amburadul dan langgar prosedur.
"Pekerjaan tersebut diduga kuat mar up admin dan diindikasi potensi korupsi besar-besaran hingga merugikan keuangan negara," ujarnya.
Disisi lain, kuat dugaan kami ini adalah permainan para kontraktor dan pelaksana proyek tersebut. Pemenang tender PT Amugerah Lestari, PT Teknika Konsultan dan sejumlah perusahaan pemenang tender lainnya, "Kontraktor dan pelaksana proyek diduga menyunat anggaran proyek ini, sehingga pekerjaan seefektif dan sesuai dengan prosedur," terangnya.
Tak hanya itu, kamu juga menyoroti bahwa pembangunan bendungan sila di Sumbawa tersebut tidak berdampak baik untuk peteni setempat dan di sekitaran bendungan tersebut.
“Bendungan dibangun itu menjawab kebutuhan parani dan masyarakat demi kesejahteraan agar masyarakat bertahan hidup hasil dari bendungan," tuturnya.
Bendungan tersebut juga sempat terjadi persoalan karena tidak ada suplai air dari bendungan tersebut untuk petani dan masyarakat setempat.
"Bendungan meninting di Lombok Barat terjadi juga hal yang tidak dampak positif untuk masyarakat setempat," tandasnya.
Sementara, Gery mendesak Kejati NTB bahwa pembangunan bendungan meninting tidak memenuhi spesifikasi mutu dan pembangunan Bendungan meninting yang menelan anggaran 1,4 Triliun.
"Bendungan meninting dinilai tidak memenuhi kriteria sert adanya pengurangan volume pada material pembangunan," desaknya.
Gery menegaskan, jikalau kepala Kejati NTB tidak menindaklajuti aspirasi kami, maka yakin dan percaya gelombang terus kami bangun.
"Ia meminta kepada kepala kejaksaan segera perintahkan team intivigasinya untuk turun intivigasi di lapangan kerena ini menyakut kerugian keuangan negara begitu fantasik," pungkasnya.
Pihak-pihak terkait, belum bisa dikonfirmasi hingga berita dipublikasikan. (Surya Ghempar).
Lembaga Rubik dan Gembok Adakan Aksi Unjuk Rasa Atas Dugaan KKN di BKIPM Lampung
Selasa, 05 November 2024
Hasil Koordinasi, Terbentuknya DPC GMPRI Kabupaten Pringsewu
Pringsewu - Media Dinamika Global.id Hasil rapat kordinasi terbentuknya keanggotaan DPC GMPRI Kabupaten Pringsewu, disampaikan oleh saudara Yongki DPC GMPRI (Gerakan Mahasiswa Dan Pemuda Republik Indonesia) kepada awak media membenar hasil pembentukan sudah tersusun pada hari Rabu (06/11/2024).
Dalam acara itu, terbentuklah Kepengurusan dan struktur keanggotaan DPC GMPRI kabupaten Pringsewu yang mana saudara Yongki
terpilih sebagai ketua, Sekretaris Rison Abdi dan bendahara Indra Saputra.
Ketua terpilih DPC GMPRI kabupaten Pringsewu Yongki saat diwawancarai oleh media menyampaikan, Alhamdulillah dalam rapat ini sudah terbentuk kepengurusan dan struktur organisasi. Harapan saya semoga bisa menjaga amanah dan bersinergi dengan pemerintah daerah dan swasta serta bisa membawa nama GMPRI lebih besar lagi ”ucapnya.
Tak jauh beda yang disampaikan juga oleh sekertaris GMPRI Kabupaten Pringsewu, saudara Rison "saya siap bersinergi dengan Pemkab Pringsewu maupun swasta serta seluruh pihak pihak yang terkait yang ada di Pringsewu.
Dan saya siap membesarkan nama organisasi GMPRI khususnya di kabupaten Pringsewu ini.
Dan saya berharap kepada setiap anggota DPC GMPRI Kabupaten Pringsewu bisa komit,loyal dan royal dalam membesarkan GMPRI ini, dan semoga saya bisa menjaga amanah yang diberikan kepada saya, dan saya akan bekerja semaksimal mungkin” tuturnya.
Ditambahkan juga oleh Indra Saputra selaku bendahara "saya siap membesarkan nama DPC GMPRI Pringsewu bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Pringsewu dan pihak pihak terkait.. terutama membantu seluruh masyarakat khususnya Kabupaten Pringsewu tutupnya.
(Yunt)
Babinsa Naru Dan Babinsa Soro Koramil 1608-03/Sape Lakukan Komsos Dengan Warga Binaannya
Sape Bima NTB.Media Dinamika Global.id Rabu 06 November 2024 Pukul 10:05 Wita, Sertu Syarif Hidayat Babinsa Desa Naru Kec. Sape Anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan Komsos dengan warga Desa binaan, Babinsa mengingatkan masyarakat dan Tokoh masyarakat untuk sama-sama tingkatkan kepedulian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta melaporkan hal-hal yang menonjol ataupun kejadian yang terjadi di Desa binaan kepada Babinsa, Hal ini bertujuan agar sinergi aparat dengan masyarakat bisa terjalin dengan baik.
Dengan adanya komunikasi sosial dan hubungan yang erat antara Babinsa, masyarakat dan tokoh masyarakat di harapkan dapat mendukung tugas pokok Babinsa dalam menjaga kamtibmas di wilayah binaan.
Nampak terlihat pada hari yang sama Sekitar Pukul 09:00 wita, Sertu Jafar Babinsa Desa Soro Kec.Lambu juga melaksanakan Komsos dengan warga binaan dengan cara memberikan pemahaman agar dalam kehidupan bermasyarakat saling menjaga hubungan baik antara warga yang satu dengan warga yang lain dengan cara saling menghargai dan menghormati antara tetangga sehingga tercipta hidup yang rukun dan damai di mana kita bertempat tinggal saling komunikasi dengan pihak keamanan.
Kegiatan Berlangsung dengan lancar tertib dan sukses.(Arif Sape/MDG.04)
Kapolda NTB Pimpin Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda NTB Tahap II 2024
Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id - Dalam rangka meningkatkan kinerja Polda NTB dan segenap Jajarannya, Itwasda Polda NTB melaksanakan kegiatan Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda NTB tahap II tahun 2024 di Gedung Rupatama Polda NTB, Senin (04/11/2024).
Acara tersebut dipimpin langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan SIK., dan dihadiri Wakapolda NTB, Irwasda Polda NTB, Segenap PJU Polda NTB, Kapolres/ta jajaran Polda NTB, Perwakilan Pamen dari masing-masing Satker serta diikuti secara daring oleh seluruh Polres jajaran di masing-masing wilayah.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Penandatanganan kerjasama (MoU) dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi NTB.
“Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda NTB tahap II tahun 2024 ini sebagai salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun bagi institusi Polri dalam rangka meningkatkan serta mengoptimalkan kinerja bagi seluruh satker yang ada di Polda NTB dan jajaran,”ungkap Kabid Humas Polda NTB AKBP Mohammad Kholid SIK, kepada awak media Selasa (05/11/2024).
Pada kegiatan ini Irwasda selaku penanggungjawab auditor internal di Kepolisian menyampaikan hasil audit yang telah dilakukan selama kwartal II tahun 2024. Semua hasil temuan yang dilakukan secara obyektif dipaparkan pada kegiatan tersebut dengan harapan semua kekeliruan dan kekurangan yang ada pada tahun ini kedepannya dapat disempurnakan lagi.
“Untuk selanjutnya tentu dibutuhkan evaluasi sehingga kita mengetahui apa yang menjadi kekurangan atau kesalahan sekalipun untuk selanjutnya diadakan perbaikan dan kedepan dapat lebih baik lagi,”katanya.
Audit seperti ini lanjutnya, sangat diperlukan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan untuk ke depan audit seperti ini dapat pula dilakukan oleh pihak eksternal seperti BPKP yang saat ini telah bekerjasama dengan Polda NTB dalam rangka mengoptimalkan kinerja di Seluruh jajaran Polda NTB.
Kabid Humas berharap melalui kegiatan ini seluruh Kasatker yang ada dapat mengerti dan memahami tentang tatacara kinerja satker sehingga dapat menuju kearah yang lebih baik lagi kedepannya.
Gercep, Sat Narkoba Polres Dompu Berhasil Ringkus Oknum Pegawai PLN Calabai
Dompu-NTB, Media Dinamika Global.Id _ Gerak cepat (Gercep) Sat Narkoba Polres Dompu berantas peredaran narkotika mulai dari kota hingga ke pelosok Desa di wilayah hukumnya.
Kali ini Sat Narkoba Polres Dompu seorang pria berinisial AR (28 tahun) yang berkerja sebagai karyawan PLN berdonasi di Desa Calabai kecamatan pekat kabupaten Dompu diduga pengedar narkoba, penangkapan tersebut bertempat di Desa beringin jaya kecamatan Pekat Kabu Dompu. Senin (04/11/2024).
Kasat Narkoba Iptu Muh. Syofian Hidayat, S.Sos membenarkan atas penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh IPDA Sumaharto bersama AIPDA Bambang S, S.Sos.
Penangkapan pertama Tim Opsnal berhasil meringkus AR (28), seorang karyawan PLN yang berdomisili di Dusun Sigi, Desa Calabai Kecamatan Pekat. Terduga sudah diintai sebelumnya menyimpan dan menguasai kristal putih yang diduga Shabu-shabu dalam satu klip.
"Barang bukti yang berhasil diamankan di TKP antara lain, 1 klip kecil berisi Shabu-shabu dengan berat bruto 6,07 gram dan netto 5,87 gram, 1 unit HP merk Oppo warna silver dengan case merah dan 1 unit motor Honda Beat warna biru," ucapnya.
Lanjut Sofyan sapaan akrabnya, saat ditangkap AR sempat mencoba melakukan perlawanan, namun tak kalah sigap dan strategi anggota Opsnal Polres Dompu berhasil menutup ruang gerak terduga.
"Tak hanya sampai disitu jejak pengembangan kasus membawa Tim Opsnal ke kediaman lain terduga pengedar, yakni AZ (41), yang bekerja sebagai staf Desa," jelasnya.
Meski tidak ditemukan barang bukti narkotika dalam penggeledahan di lokasi ini, dimana peran AZ dalam jaringan peredaran Shabu-shabu masih diselidiki lebih lanjut.
"Kemudian, tim bergegas ke Desa Calabai untuk melakukan penggeledahan di rumah kedua milik AR, di tempat tersebut petugas menemukan berbagai alat dan barang yang diduga kuat digunakan dalam aktivitas penyalahgunaan narkotika, di antaranya, 1 (satu) dompet bermotif berisi klip dan pipet, 2 (dua) bundel klip kosong, 2 (dua) tabung kaca, pipet modifikasi, dan korek gas serta barang bukti lainnya," terang Sofyan.
Kasat Narkoba menceritakan, kronologi penangkapan dan pengejaran yakni sekitar pukul 13.00 WITA, Tim Opsnal Sat Resnarkoba mendapat informasi adanya transaksi narkotika di Desa Beringin Jaya. Dengan sigap, tim yang dipimpin oleh KBO Satresnarkoba IPDA Sumaharto dan AIPDA Bambang S, S.Sos segera menuju Pekat.
"Setibanya di Desa Beringin Jaya, tim melakukan pemantauan selama kurang lebih 20 menit," ujarnya.
Sambutan Kasat, di lokasi tersebut tidak ditemukan tanda-tanda aktivitas yang mencurigakan, lalu tim berpindah haluan ke Desa Calabai. Di tengah perjalanan, target yang sebelumnya diduga telah lolos terlihat melintas dengan sepeda motor. "Tak butuh waktu lama sehingga Tim pun segera membuntuti dan akhirnya menyergapnya di Kantor PLN Ranting Pekat, tempat AR bekerja," beber Kasat.
Dihadapan saksi, warga setempat, AR diminta mengeluarkan barang bukti Shabu-shabu dari kantongnya, yang diakui sebagai miliknya dan Tim Opsnal kemudian melanjutkan penggeledahan di rumah AR dan menemukan sejumlah alat bukti tambahan di Desa Calabai.
"Berdasarkan hasil penyelidikan awal, AR diketahui sebagai pengedar yang sudah lama beroperasi di wilayah Pekat, dengan pasokan narkoba yang diduga berasal dari jaringan luar daerah seperti Bima dan Lombok," tuturnya.
Terduga AR diduga kuat merupakan sel jaringan di luar Daerah Kabupaten Dompu, yang kerap memasukan barang haram tersebut di wilayah Dompu khususnya di Wilayah Kecamatan Pekat.
"Sekitar Pukul 17.30 WITA, Tim Opsnal kembali ke Dompu dengan membawa AR beserta barang bukti guna dimintai keterangan secara implisit sesuai prosudur hukum yang berlaku," tambah Kasat.
Kasat Narkoba Polres Dompu menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen memberantas peredaran narkoba hingga ke akarnya di wilayah hukum Kabupaten Dompu, tampa pandang bulu, “siapapun pelaku bakal kami tangkap dan proses sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.
Sementara, Kapolres Dompu melalui Kasi Humas Polres Dompu, Iptu Zuharis, SH, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memberikan informasi yang falid dan Ia berharap kerja sama masyarakat dan kepolisian dapat terus terjalin untuk menciptakan Dompu yang aman dan kelir dari zona kawasan narkotika.
"Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak bermain-main dengan barang haram tersebut, selain mengorbankan masa depan generasi bangsa dan akan merusak kesehatan sendiri," harapnya.
Ditambahkannya, atas perbuatannya terduga bakal di jerat pasal 112, 114 Undang-Undang Nomor.35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 5 Tahun maksimal 20 tahun masuk bui, tutupnya. (Surya Ghempar).
Edarkan Shabu-shabu, Seorang IRT Asal Saneo Diringkus Sat Narkoba Polres Dompu
Dompu-NTB, Media Dinamika Global.Id _ Team opsnal Satuan Narkoba Polres Dompu berhasil meringkus seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Desa Saneo kecamatan Woja kabupaten Dompu diduga pengedar Shabu-shabu bertempat di rumahnya sendiri sekitar pukul 06.15 WITA. Senin, (04/11/2023).
Kasat Narkoba Polres Iptu Muh. Sofyan Hidayat membenarkan penangkapan tersebut, tim opsnal Polres Dompu berhasil mengamankan sejumlah barang bukti antara lain, 1 (satu) buah dompet kecil yang didalamnya terdapat 1 (satu) buah plastik klip transparan yang didalamnya terdapat 8 (Delapan) buah yang sudah berisikan narkotika diduga jenis sabu-sabu, 5 (Lima) bundle plastik klip transparan, 1 (satu) buah pipet yang sudah di modif skop, 1 (satu) buah gunting kecil, 1 (satu) buah korek api gas warna orange dan 1 buah bong yang sudah di modifikasi, serta 1 buah tas kresek warna hitam.
“Total berat barang bukti yang berhasil disita oleh anggota tim opsnal sebanyak 2.28 Gram Shabu-shabu atau berat netto 0.22 Gram," ucap Kasat Narkoba.
Lebih lanjut, Muh. Sofyan disapa akrab Sofyan menjelaskan awal mula penangkapan dan penggeledahan barang bukti sudah sesuai prosudur dan disaksikan oleh beberapa orang warga setempat.
“Proses penangkapan dan penggeledahan barang bukti sudah sesuai SOP dan legal stendingnya sesuai peraturan perundangan yang berlaku,” jelas Kasat.
Kasat menjelaskan kronologis awal penangkapan terduga pelaku berinisial M ini berawal dari informasi masyarakat bahwa ada sepasang suami istri di Desa Saneo Kecamatan Woja diduga menjadikan rumahnya sebagai tempat transaksi narkotika dan sangat meresahkan, Tim Opsnal dibawah Pimpinan KBO Sat Resnarkoba Ipda Sumarhato langsung menuju ke tempat yang menjadi tempat transaksi narkotika tersebut.
"Setelah memastikan keberadaan terduga, sekitar pukul 06.15 WITA, langsung masuk ke rumah target, saat itu Tim menemukan terduga perempuan berinisial M dan kebetulan terduga tersebut sedang duduk sambil menjaga kios miliknya. Sedangkan target laki-laki (suami) berinisial N tidak berada di rumah, namun tim opsnal tetap mengamankan terduga pelaku," tuturnya.
Selanjutnya, tim opsnal memanggil saksi umum (perangkat Desa) guna menyaksikan proses penggeledahan.
Dari hasil penggeledahan badan yang dilakukan oleh Tim Opsnal (Polwan) terhadap M, tidak ditemukan barang bukti narkotika, namun saat dilakukan penggeledahan di dalam kios tepat di bawah meja kasir tim berhasil menemukan atau mengamankan barang bukti.
"Dari interogasi awal yang dilakukan oleh Tim Opsnal, terduga pelaku tidak mengakui barang tersebut adalah miliknya sendiri melainkan punya suaminya berinisial N namun terduga M tetap melayani pembeli ketika ada yang datang membeli narkotika di rumahnya," ujarnya.
Suami terduga bernama N diperkirakan sudah melihat Tim Opsnal yang datang sehingga langsung kabur meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Diduga kuat, barang bukti lain berada pada N dan yang ditemukan di TKP saat ini hanya diberikan kepada istrinya saja untuk dijual,” terangnya.
Saat dilakukan penggeledahan di rumah terduga, sebagian anggota Tim Opsnal melakukan pencarian keberadaan terduga N yang merupakan suaminya, namun setelah sejam di buru namun tidak bisa ditemukan pelaku N yang tak lain suami terduga M. Setelah penggeledahan selesai dilakukan dan suami terduga tidak ditemukan dan KBO Sat Narkoba memberikan himbauan kepada masyarakat dan perangkat Desa agar kooperatif membantu Kepolisian menyerahkan terduga N terkait dengan keterlibatannya dalam peredaran narkotika serta dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya dan Sat Resnarkoba akan tetap melayangkan panggilan Kepada suami terduga pelaku.
"Tim Opsnal kembali ke mako dengan membawa terduga dan barang bukti guna penyidikan lebih lanjut sesuai prosudur hukum yang berlaku, pungkas Kasat Narkoba," pungkasnya. (Surya Ghempar).
Polres Sumbawa Barat Amankan Seleksi PNS
Sumbawa Barat-NTB, Media Dinamika Global.Id - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 di lingkup Pemerintah Kab. Sumbawa Barat, adapun tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil dilaksanakan di Gedung CAT Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dilakukan pengamanan ketat oleh personel Polres Sumbawa Barat, Selasa (5/11/2024).
Sampai dengan hari ke-3 pelaksanaan seleksi, Polres Sumbawa Barat menurunkan sejumlah personel Polisi Laki-laki (Polki) dan Polisi Wanita (Polwan) yang dikoordinir oleh Kasubbag Dalops Bag Ops Polres Sumbawa Barat, Iptu Anang Ma'ruf, untuk melakukan pemeriksaan seluruh peserta seleksi sebelum memasuki ruangan.
Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kasi Humas, Iptu Zainal Abidin, S.H., menjelaskan pengamanan yang dilakukan oleh Polres Sumbawa Barat tersebut berdasarkan permohonan bantuan pengamanan dari Kepala BKPSDM Sumbawa Barat dalam rangka Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) T.A. 2024 di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.
"Sebelumnya, pihak BKPSDM telah melakukan rapat koordinasi membahas teknis pengamanan sehingga personel kami melakukan pengamanan dengan mempedomani SOP dan teknis pelaksanaan yang sudah disepakati dalam rapat," ujarnya.
Berdasarkan data dari BKPSDM, peserta yang melaksanakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) T.A. 2024 berjumlah 3.288 peserta yang akan mengikuti tahapan seleksi secara bergantian berdasarkan jadwal yang telah ditentukan oleh panitia.
Lanjut Kasi Humas, "Pengamanan yang dilakukan oleh Polres Sumbawa Barat merupakan bentuk pelayanan masyarakat dan mendukung BKPSDM Sumbawa Barat dalam melaksanakan proses seleksi CPNS tahun 2024 di Kabupaten Sumbawa Barat dapat terlaksana dengan aman, lancar, transparan, dan akuntabel.” (Surya Ghempar).










