Media Dinamika Global: akademik
Tampilkan postingan dengan label akademik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akademik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Januari 2026

H. Rusdin H Ismail Kandidat Calon Ketua DPD LPM Kota Bima, Ini Misinya !!


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Salah seorang Aktivis yang melanglang Buana di Dunia Politik, Akademik dan LSM serta Pers ini Bernama H. Rusdin H Ismail Kandidat Calon Ketua DPD LPM Kota Bima, Ini Misinya !!. Calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah(DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)Kota Bima memiliki alasan yang mendasar sekali, terutama Track record, rekam jejak dan lain sebagainya sehingga Beliau dianggap layak untuk Memimpin Ketua DPD LPM Kota Bima Periode yang akan datang. Ahad, 04 Januari 2026

Kado di awal Tahun baru ini, salah seorang Aktivis, Politisi dan Pemerhati kebijakan serta Mengawal Kebijakan Pemerintah Melalui Penyaluran Aspirasinya. H. Rusdin H. Ismail yang saat ini mengenyam Dunia Pendidikan pada Kampus UM Bima. Mahasiswa yang kerap kali menjadi kontroversial sekali karena Beliau Kuliah di saat Usia Tua dan hasilnya sekarang Beliau sedang Menyusun Proposal Skripsinya dan tak lama lagi akan mengeyam Pendidikan Strata Satu sertai meraih Gelar Akademik Sarjana Hukum.

Kemudian terkait dengan Tujuan dari Beliau mengikuti Ketua DPD LPM Kota Bima saat diwawancarai oleh Awak Media di Kediamannya mengatakan bahwa Beliau terpanggil karena DPD LPM ini adalah Suatu Lembaga Pemberdayaan Masyarakat yang Orientasinya adalah bekerja dengan Pemerintah Kota Bima dalam segala Hal sehingga besar kemungkinan semua Aspirasi Masyarakat yang paling bawah dapat di salurkan dalam aspirasinya nanti.

Beliau juga telah didukung oleh Istri, anak, Keluarga dan handai taulan untuk mengikuti Kontestan dalam Pemilihan Ketua DPD LPM Kota Bima, Dukungan ini sangat penting sekali, apalagi erat kaitannya dengan Pemberdayaan Masyarakat yang ada di 21 Kelurahan dan 6 Kecamatan. Selain itu, dibutuhkan Kerja keras, kerja Team untuk melakukan Konsolidasi sejak dini dan membangun Komunikasi dengan siapa pun juga.

Maka, H. Ongki sapaan akrabnya menuturkan bahwa Visi dan Misi adalah

- Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Program Pembangunan Daerah

- Mengembangkan Potensi Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Lokal

- Menjadi Mitra Strategis Pemerintah Kota Bima dalam menyalurkan Aspirasi dan mengawal Kebijakan Publik.

Biar Singkat, tepat, dan jelas agar kemudian dapat dipahami secara seksama pada setiap Program kerja apalagi Beliau terpilih menjadi Ketua DPD LPM Kota Bima yang tak lama lagi akan di helat.

Terkait dengan Kapan akan melakukan Pendaftaran ? Beliau mengatakan secepatnya akan mendaftar bahkan ada yang mendaftarkannya karena beliau sangat banyak sekali teman atau sahabat yang mendorong untuk Maju. Ujarnya.(Team).

Selasa, 30 Desember 2025

Dialog Publik UM Bima : Kasus Kematian Seorang Anak Muda, Pemburu Rusa di Gunung Sangiang Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.// Meski pihak polres Bima kota masih menunggu hasil otopsi, dugaan kuat mengarah pada adanya praktik eksploitasi anak dan indikasi tindak pidana perdagangan orang.

Kriminolog Universitas muhamadiyah bima, Ketua BEM UM bima, dalam dialog, menilai kematian korban Adiknya kifen tidak bisa hanya dilihat dari sisi biologis atau fisik, melainkan juga dari aspek sosial dan struktural.

Kematian, Keheningan, dan kekuasaan. Rektor UM bima juga menjelaskan salah satu contoh bahwa korban kifen misalnya diduga terjebak dalam sistem kerja yang menindas, di mana ia memiliki hutang hingga jutaan rupiah kepada pihak tempatnya bekerja.

Mengungkap Realita Kriminologi Atas Kehilangan kifen tersebut juga menilai bahwa pola perekrutan dan penempatan korban menunjukkan indikasi perdagangan orang.

Hingga kini, sebanyak 3 orang saksi, termasuk pemilik spa, telah diperiksa oleh pihak Kepolisian polres Bima kota. Rektor UM bima menilai penyidikan perlu diperluas hingga ke pihak perekrut dan pengelola lembaga, bahkan instansi yang lalai melakukan pengawasan.

Rektor UM bima juga menegaskan bahwa kondisi ekonomi dan tekanan sistem kerja dapat menjerat korban hingga tidak memiliki pilihan selain menyerah pada situasi ekstrem.

Menanggapi dugaan lain bahwa korban mungkin dalam kondisi hamil, Ridwan rektor Universitas muhamadiyah bima menilai langkah KPAI untuk memeriksa arah dugaan tersebut sudah tepat.

Ia menambahkan, korban menghindari tangkapan kamera yang beredar sebelum meninggal, dapat disimpulkan bahwa korban si Adiknda Kifen kemungkinan tengah mencari cara untuk melarikan diri dari tekanan yang dialaminya.

Rektor universitas Muhammadiyah Bima menegaskan, apa pun hasil penyelidikan nantinya, korban tetap merupakan korban dari sistem yang menjerat dan menindas anak di bawah umur.

Sabtu, 05 Juli 2025

Ketua Stipar Bangga Menghadirkan Visi Mengembangkan Kampus Pariwisata Berbasis Ke Arifan Lokal


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Sebagai Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima, saya dengan bangga menghadirkan visi kami dalam mengembangkan kampus pariwisata yang berbasis kearifan lokal. 

Kami percaya bahwa kekayaan budaya dan alam yang dimiliki oleh Bima adalah harta yang tak ternilai bagi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. 

Melalui integrasi kearifan lokal dalam kurikulum dan aktivitas kampus, kami berkomitmen untuk tidak hanya mencetak profesional pariwisata yang kompeten, tetapi juga perekat harmoni dalam masyarakat luas. 

Dengan memanfaatkan potensi lokal secara bijak, kami mengundang seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan dalam merajut masa depan pariwisata yang berkelanjutan dan menginspirasi, Tutupnya.(Sekjend MDG)

Minggu, 09 Maret 2025

Civitas Akademika Universitas Nggusuwaru Mendukung Kerja Cepat 100 Hari Program Walikota & Wakil Walikota Bima


Opini. Media Dinamika Global.Id.- Kompetisi politik di kota bima sangat jelas perbedaan dan bahkan terang - terangan saling mendukung pasangan nomor urut 1, 2 dan 3, sehingga ada saling siku dan saling lapor, baik terjadi media sosial maupun di dunia nyata, itulah kisah nyata pro dan kontrak sebagai bentuk kecintaan terhadap pasangan calon, perbedaan itu adalah rahmat, ada pro dan kontra dalam memenangkan pasangan calon walikota dan wakil walikota bima, maka hal demikian harus kita terima, hingga akhirnya tensi politik diputuskan oleh mahkamah konstitusi Republik Indonesia.

Jika kemarin kita mendukung pasangan nomor 1, 2 dan 3, maka saatnya kita bersatu kembali dalam nuansa kebersamaan demi menjaga, mengontrol dan mendukung sama sama program walikota dan wakil walikota bima yang baru, agar proses perjalanan putra terbaik membangun kota bima yang jauh lebih baik lagi atas nama kepentingan dan kesejahteraan masyarakat kota bima.

Program kerja 100 hari walikota dan wakil walikota bima tentang sampah, PKL dan ternak liar ini, harus kita dukung sama sama demi keindahan dan kesejahteraan serta keselamatan masyarakat kota bima. Sebagai akademisi universitas Nggusuwaru mendukung 100 % kerja cepat walikota dan wakil walikota bima dalam 100 hari kedepan yang sangat progres membangun daerah kota bima, kami juga sangat berharap kepada pemerintah kota bima, bisa menggandeng semua perguruan tinggi yang ada di kota bima, agar sama sama memiliki nilai moral dan tanggungjawab dalam membangun kota bima.

Fenomena sampah, PKL, ternak liar di kota bima harus benar benar disikapi secara  tegas oleh walikota dan wakil walikota bima dan mencarikan solusi terbaik dalam menertibkannya, agar keindahan kota bima tampak terlihat, sehingga bisa memanjakan mata atas keindahan kota bima, baik di pagi, siang, sore dan malam hari, terutama sekali pada taman dan alun alun kota bima. Taman harus benar benar dimanfaat dengan baik, karena membangun taman itu dengan anggaran fantastis yaitu miliaran, tapi tidak dirawat dengan baik, padahal ada anggaran perawatan serta pemeliharaan taman.

Kami dari civitas akademika UNSWA sebagai kampus tertua di bima dulunya STKIP Bima dan sekarang berubah status menjadi universitas Nggusuwaru siap berkolaborasi dengan walikota dan wakil walikota bima dalam membangun, mensejahterakan masyarakat kota bima dengan berbagai hasil penelitian, pengabdian kami di masyarakat seperti tim universitas Nggusuwaru melalui dana hibah dari kemenristek Pada tahun 2023, STKIP Bima / Universitas Nggusuwaru menjadi satu-satunya kampus di NTB yang mendapatkan hibah Matching Fund dan Alhamdulillah masyarakat sudah menikmatinya, baik di kota bima, kabupaten bima dan Dompu dengan berbagai hasil penelitian dan pengabdian di masyarakat.

Kolaborasi dalam penelitian dan pengabdian masyarakat dilakukan oleh kampus universitas Nggusuwaru harus cepat direspon oleh walikota dan wakil walikota bima, agar visi dan misi pemerintah kota bima bisa kita sukseskan bersama sama untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara wabil khusus pemerintah daerah kota bima. 

Jika pemerintah kota bima berkolaborasi dengan perguruan tinggi yang ada di kota bima dengan berbagai disiplin ilmu pengetahuan, seperti universitas Nggusuwaru, universitas Mbojo bima, universitas Muhammadiyah bima, STIE Bima, STIT Bima, STIS Bima, Harapan Bunda, Surya Mandiri, STIQ Bima, Taman Siswa Bima dan lain sebagainya, kami yakin kota bima akan jauh lebih baik.

Pemerintah kota bima harus berkontribusi pada perguruan tinggi, karena ada aset mutiara yang sangat berharga demi meningkatkan kemajuan pendidikan, ekonomi, sosial, hukum dan budaya kota bima, seandainya tidak ada perguruan tinggi di kota bima, maka aset mutiara dimiliki oleh beberapa perguruan tinggi akan berputar roda ekonomi di luar kota bima, bayangkan berapa jumlah sumber daya manusia yang kuliah dan tenaga dosen yang mengajar satu perguruan tinggi saja melebih 1000 mahasiswa dan ratusan dosen.

Penulis : Amiruddin, S.Pd.,M.Pd (Wakil Rektor III Universitas Nggusuwaru) 

( AMR MDG )

Minggu, 16 Februari 2025

134 Peserta Mengikuti Proses Sertifikasi Pendamping Desa Di UIN Mataram

Mataram.NTB.Media Dinamika Global.id Pada Tanggal 15-17 Februari 2025 yang Bertempat di Gedung Training Center UIN Mataram sebanyak 134 peserta mengikuti proses sertifikasi Pendamping Desa yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui LSP ProDB.

Ujian ini menjadi penanda penting dalam peningkatan kualitas pendamping desa.

Dikutip dari Kompasiana.com proses sertifikasi ini tidak hanya menjadi ajang formalitas administratif. Lebih dari itu, ini adalah langkah maju dalam memastikan bahwa setiap pendamping desa memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Profesionalisme mereka kini mendapat pengakuan resmi.

Dalam berbagai kajian, peran TPP sangat menentukan keberhasilan pembangunan desa. Mereka menjadi penghubung antara kebijakan nasional dan realitas di tingkat desa.

Tanpa pendamping yang kompeten, berbagai program desa seringkali hanya menjadi formalitas tanpa dampak nyata.



Sertifikasi ini memastikan bahwa para TPP memiliki pemahaman mendalam tentang perencanaan pembangunan desa, pengelolaan keuangan, hingga pemberdayaan masyarakat. Standar kompetensi yang diterapkan mengacu pada kebutuhan nyata di lapangan agar program desa lebih efektif dan berkelanjutan



Pendampingan desa bukan sekadar mendampingi administrasi. Lebih dari itu, pendamping desa harus menjadi fasilitator bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Ini sejalan dengan konsep community empowerment yang menekankan keterlibatan masyarakat sebagai aktor utama dalam pembangunan.

(Team.MDG.03)

Kamis, 13 Februari 2025

IMM: Kasus Kekerasan Perempuan Di Morotai Butuh Perhatian Serius


Daruba, Media Dinamika Global.Id.– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Maluku Utara menyoroti tren peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Kabupaten Pulau Morotai. IMM meminta pemerintah setempat untuk mengambil langkah preventif agar kejadian-kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Sekretaris Umum DPD IMM Malut, Fitriyani Ashar, mengatakan lonjakan kasus ini menunjukkan perlunya upaya yang lebih serius dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah tersebut.

“Ini kejahatan yang tidak bisa dibiarkan. Harus ada tindakan tegas dan serius untuk melindungi hak-hak korban, yaitu dengan memberikan perhatian penuh dalam proses pemulihannya. Selain itu, pelaku harus dihukum setimpal dengan perbuatannya,” ujarnya 

Pihaknya merilis data yang dikeluarkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Pulau Morotai, pada 2021 terdapat tiga kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan sembilan kasus pelecehan seksual terhadap anak.

Kemudian, data 2023 menunjukkan lonjakan yang signifikan, dengan tercatat 13 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak pada periode Januari hingga Juni. Sebanyak 10 kasus di antaranya adalah pemerkosaan atau pencabulan terhadap anak, sementara tiga kasus lainnya adalah KDRT.

Selain itu, kasus yang melibatkan aparat penegak hukum juga menjadi perhatian serius yang terjadi pada Oktober 2021 lalu, di mana oknum polisi di Pulau Morotai ditangkap karena diduga memerkosa seorang siswi SMA. Kasus ini semakin menyoroti pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan seksual, termasuk anggota kepolisian yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.

Terbaru, pada 12 Februari 2025, masyarakat Pulau Morotai dikejutkan dengan kejadian kekerasan seksual yang melibatkan dua pria yang memerkosa seorang remaja perempuan yang berstatus pelajar SMA, sementara tiga pemuda lainnya menyaksikan tanpa melakukan tindakan untuk mencegah kejadian tersebut.

Menurut Fitriyani, salah satu tantangan terbesar dalam penanganan kasus kekerasan seksual adalah banyaknya kasus yang tidak terlaporkan atau diselesaikan secara kekeluargaan. Sehingga itu, baginya, harus ada upaya yang lebih intensif dari pihak penegak hukum maupun pemerintah daerah serta kolaborasi dari semua pihak.

“Peningkatan kasus kekerasan ini menunjukkan perlunya upaya lebih intensif dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan di Pulau Morotai, meningkatkan kesadaran masyarakat, memperkuat sistem hukum, dan menyediakan dukungan bagi korban agar mereka dapat melaporkan dan mendapatkan perlindungan yang layak,” pungkasnya. (sekjend MDG )