Opini, Media Dinamika Global.id.-- Di sejumlah daerah, masyarakat terpaksa bergotong royong mengumpulkan dana untuk memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak. Semangat kebersamaan ini tentu patut diapresiasi. Namun di balik aksi tersebut, muncul pertanyaan yang mengusik banyak pihak: ke mana peran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat?
Pembangunan infrastruktur merupakan tanggung jawab pemerintah karena dibiayai melalui pajak dan anggaran negara. Ketika warga harus patungan agar akses transportasi kembali layak, hal itu menjadi sinyal bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
Gotong royong adalah kekuatan bangsa, tetapi tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengurangi tanggung jawab negara dalam menyediakan layanan publik yang memadai. Jalan dan jembatan yang baik bukan hanya memudahkan mobilitas, tetapi juga menjadi penopang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Semoga kisah ini menjadi pengingat bahwa pembangunan harus benar-benar dirasakan hingga ke pelosok negeri. Negara hadir bukan hanya dalam kebijakan, tetapi juga melalui infrastruktur yang layak, aman, dan dapat dinikmati seluruh rakyat.(Sekjend MDG)
