BIMA, Media Dinamika Global.id.-- Satpolairud Polres Bima Kabupaten Polda NTB bergerak cepat melakukan evakuasi korban KMP Armada Mulia yang karam di perairan teluk Sanggar Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima.
Insiden Kapal wisata yang memuat penumpang sebanyak 44 orang dengan rincian 8 orang ABK, 7 orang Warga Negara Indonesia dan 29 Warga Negara Asing itu bertolak dari pelabuhan Lombok menuju labuan Bajo itu pada Rabu 15 Juli 2026 sekitar pukul 15.00. Wita.
Kejadian tersebut diketahui oleh Kasat Satpolairud Iptu Dedi Rizaldi setelah mendapatkan informasi dari nelayan yang menyebut adanya kecelakaan lalu di perairan teluk Sanggar Pada Kamis 16 Juli 2026 sekira pukul 20.30. Wita.dengan posisi koordinat
S 8°09'41" E 118°09'46".
Merespon informasi itu Kasat Polaroid berkoordinasi dengan Korpos SAR Bima dan Pos TNI Angkatan Laut untuk menentukan langkah-langkah pencarian dan evakuasi atau penyelamatan terhadap kapal beserta seluruh penumpang.
Langkah selanjutnya melakukan koordinasi dengan agen KM Armada Mulia di Pelabuhan Bima dan memperoleh informasi bahwa terdapat tiga kapal yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian dan seluruh penumpang berhasil dievakuasi.
Setelah itu sekira pukul 01.00 Wita Tim SAR gabungan Satpolairud Polres Bima Kabupaten, Satpolairud Polres Bima Kota,Bazarnas Pos Bima,Pos TNI Angkatan Laut dan KPLP yang dipimpin oleh Kasat Polairud bergerak menuju TKP.
Menggunakan KM Almukti Palapa menuju tim gabungan menuju lokasi perairan Oi Panihi untuk melakukan penjemputan terhadap seluruh korban yang sebelumnya sudah di evakuasi oleh kru kapal MAJESTIC dan KM SULTAN dan akan di evakuasi menuju pelabuhan Bima.
Sekira pukul 09.00 Wita KM Almukti Palapa tiba di Pelabuhan Bima dan korban yang mengalami cedera ringan segera dievakuasi ke RSUD Bima untuk mendapatkan penanganan medis, sedangkan korban lainnya diarahkan menuju kantor KSOP Bima guna dilakukan pendataan dan pemeriksaan dokumen oleh Kantor Imigrasi Bima.
"1 orang korban mengalami cedera ringan dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Bima sedangkan 43 orang korban lainnya dalam kondisi selamat dan telah diserahkan kepada pihak KSOP Bima". Kasat menjelaskan.
Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H.melalui Kasat Polairud Iptu Dedi Rizaldi.
"Seluruh penumpang kapal kami evakuasi dengan efektif dan satu orang mengalami cedera ringan sedangkan 43 lainnya selamat". Ujarnya.
Lebih lanjut Kasat menjelaskan, berdasarkan keterangan dari Kapten Kapal KM Armada insiden tersebut terjadi karena Faktor Cuaca salah satu gelombang laut tinggi dan kapal mengalami trable pada mesin sehingga kapal mengalami kebocoran.
Lanjutnya, untuk kondisi kapal KM Armada Mulia saat ini masih dalam proses perbaikan.
Seluruh rangkaian kegiatan Evaluasi berjalan dengan lancar dan efektif.(Sekjend MDG)
