Jakarta, Media Dinamika Global.id.– Sejumlah asosiasi yang tergabung sebagai mitra strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyatakan ultimatum kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Mereka mengancam akan melakukan mogok massal hingga menutup atau menyegel dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) apabila tata kelola program tidak segera dibenahi paling lambat, 17 Agustus 2026.
Dalam pernyataannya, para mitra menyampaikan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dinilai mendesak. Mereka menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari mekanisme kerja sama, kepastian regulasi, koordinasi antarlembaga, hingga kepastian investasi yang telah dikeluarkan oleh para mitra pelaksana.
Asosiasi menyebutkan bahwa apabila tidak ada langkah konkret dari BGN dalam kurun waktu yang telah ditentukan, ribuan dapur SPPG di berbagai daerah berpotensi menghentikan operasionalnya sebagai bentuk protes. Aksi tersebut disebut akan dilakukan secara serentak melalui penutupan atau penyegelan dapur MBG.
Meski demikian, para mitra menegaskan bahwa ultimatum tersebut merupakan upaya terakhir agar pemerintah segera melakukan perbaikan tata kelola dan membuka ruang dialog yang lebih intensif. Mereka berharap penyelesaian dapat ditempuh melalui komunikasi sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis, tidak terganggu.
Hingga laporan ini disusun, belum terdapat tanggapan resmi dari Badan Gizi Nasional terkait tuntutan maupun ancaman mogok massal yang disampaikan asosiasi mitra tersebut. Perkembangan lebih lanjut masih menunggu klarifikasi dan langkah yang akan diambil oleh pihak terkait.(Sekjend MDG)
