![]() |
| Foto: Kantor PT Air Minum Giri Menang (AMGM), (Google) |
Mataram, Media Dinamika Global – Dugaan ketidakjelasan dalam sistem penagihan kembali menyeret nama PDAM Giri Menang menjadi sorotan publik. Seorang pelanggan berinisial SG mengaku terkejut setelah tagihan air yang biasanya berada di kisaran Rp56.000 per bulan mendadak melonjak menjadi Rp150.000 tanpa adanya perubahan penggunaan air yang signifikan.
SG menilai kenaikan tersebut tidak masuk akal dan meminta pihak PDAM memberikan penjelasan secara terbuka kepada pelanggan. Menurutnya, sebelum menyampaikan keluhan, ia telah melakukan pengecekan terhadap instalasi pipa dan meteran air di rumahnya.
“Semua keran air di dalam maupun di luar rumah sudah saya tutup. Saat itu meteran tidak bergerak sama sekali. Kalau memang ada kebocoran internal, seharusnya meteran tetap berputar,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa selama beberapa bulan terakhir tagihan air yang dibayarkan relatif stabil. Namun, pada tagihan bulan Mei 2026 terjadi lonjakan yang cukup drastis hingga hampir tiga kali lipat dari biasanya.
Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar di kalangan pelanggan. SG meminta PDAM tidak hanya menagih, tetapi juga mampu memberikan penjelasan yang transparan terkait dasar perhitungan tagihan yang mengalami kenaikan signifikan.
“Pelanggan berhak mengetahui alasan kenaikan tagihan. Jangan sampai masyarakat dibebani biaya yang tidak jelas dasar perhitungannya,” tegasnya.
Lebih lanjut, SG mengkritik minimnya informasi yang diterima pelanggan ketika terjadi lonjakan tagihan. Menurutnya, PDAM perlu melakukan audit dan evaluasi terhadap sistem pencatatan meter serta mekanisme penagihan agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.
Ia juga mendesak manajemen PDAM Giri Menang untuk segera memberikan klarifikasi resmi guna menghindari berkembangnya asumsi negatif yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah tersebut.
“Jangan biarkan masyarakat bertanya-tanya. PDAM harus terbuka dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.
Hingga berita ini disusun, Direktur PDAM Giri Menang yang telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan pelanggan tersebut.
Redaksi |
