Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Uma Lengge Wawo kecamatan Wawo Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat H. Kasnun memperkuat komitmen pemenuhan gizi masyarakat dan sekolah dengan menghadirkan paket makanan bergizi seimbang yang disajikan dalam kotak sekat stainless steel standar premium, Kamis 4 Juni 2026.
Inisiatif ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian penerima manfaat, mengombinasikan karbohidrat, protein, dan vitamin secara proporsional.
Menu yang disajikan mencerminkan perhatian terhadap kecukupan gizi dan penyajian higienis, antara lain:
Nasi putih hangat, disajikan rapi sebagai sumber karbohidrat utama.
Ayam goreng krispi dan tahu goreng, sebagai sumber protein hewani dan nabati, disajikan di atas selada segar.
Tumis sayur (capcay) yang memadukan wortel, sawi putih, dan kubis sebagai sumber serat dan vitamin.
Sambal merah sebagai pelengkap cita rasa.
Buah salak utuh sebagai hidangan penutup alami.
Menurut Kepala Bagian pemilik MBG Wawo H. Kasnun komposisi menu disusun untuk memastikan kecukupan makro dan mikro gizi bagi siswa dan masyarakat penerima. “Setiap paket dirancang untuk menyeimbangkan kebutuhan karbohidrat, protein, dan vitamin harian, serta disajikan dengan standar kebersihan yang ketat,” ujar H. Kasnun.
Manajemen lokal yang presisi menjadi kunci keberhasilan program. Program dipimpin Arya Anang Putra Manggali, S.T., yang menempatkan transparansi dan akuntabilitas sebagai prinsip operasional. Supervisi intensif dari H. Syafrudin, S.T. (Rudi Mbojo) disebutkan turut menjaga konsistensi kualitas layanan.
Dari sisi keuangan dan keberlanjutan, Kepala Akuntan Muhamad Giazqa Reyvaldi, S.Ak., menekankan peran sinergi lintas sektor. “Kolaborasi dengan pihak swasta dan tokoh lokal memperkuat ekosistem pendukung sehingga layanan dapat berjalan berkelanjutan,” kata Reyvaldi. Salah satu mitra lokal yang berkontribusi yakni H. Kasnun, pemilik MBG Maria 3.
Penyajian dalam kotak sekat stainless steel tidak hanya menambah kesan layanan premium, tetapi juga mendukung aspek kebersihan dan pengurangan sampah sekali pakai. Di bagian tutup kotak, terdapat tulisan “Sppg Uma lengge Wawo” yang menegaskan identitas penyedia layanan dan keterkaitan program dengan komunitas lokal Uma Lengge di Wawo, Bima.
Dengan perpaduan manajemen profesional, pengawasan gizi yang ketat, serta akuntabilitas keuangan, pemilik SPPG Uma Lengge Wawo H. Kasnun menunjukkan bahwa program pemenuhan gizi dapat dikelola secara efektif dan memenuhi standar kualitas yang layak menjadi rujukan skala regional bahkan nasional.(Sekjend MDG)
