![]() |
| Bupati Sumbawa Jarot saat Celupkan Tangan ke Minyak Mendidih, (Ist/Surya) |
Sumbawa, Media Dinamika Global – Momen unik dan menegangkan terjadi dalam rangkaian acara Tradisi Melala di Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Selasa (16/6/2026). Bupati Sumbawa, Jarot, menjadi pusat perhatian saat diminta mencelupkan tangannya ke dalam wajan berisi minyak yang sedang mendidih.
Peristiwa itu bermula ketika perwakilan Kecamatan Tarano, Kamaruddin Nanang, mengajak Bupati Jarot untuk mencoba tradisi tersebut.
Awalnya, orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa itu tampak ragu dan sempat menarik kembali tangannya ketika hendak menyentuh minyak panas.
Namun, Kamaruddin terus meyakinkan bahwa melalui ritual dan mantra yang menjadi bagian dari tradisi Melala, minyak mendidih tersebut tidak akan menimbulkan rasa panas bagi orang yang menjalaninya.
Setelah beberapa saat, momen yang ditunggu-tunggu pun tiba. Dengan disaksikan ratusan warga, Bupati Jarot akhirnya memberanikan diri mencelupkan tangannya ke dalam wajan berisi minyak mendidih.
Tak disangka, ia tampak terkejut sekaligus heran karena tidak merasakan panas seperti yang dibayangkan.
Aksi tersebut sontak mengundang decak kagum dan tepuk tangan dari masyarakat yang hadir. Momen langka itu kemudian diabadikan dan dibagikan melalui akun Facebook Devi Erliza, sehingga menarik perhatian warganet.
Tradisi Melala sendiri merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Sumbawa yang sarat nilai kearifan lokal.
Selain menjadi atraksi budaya yang unik, minyak yang digunakan dalam tradisi tersebut dipercaya masyarakat memiliki berbagai manfaat, baik sebagai obat luar maupun obat tradisional untuk pengobatan tertentu.
"Bupati pun dibuat heran, warga takjub. Tradisi Melala kembali menunjukkan kekayaan budaya Sumbawa yang masih terjaga hingga kini."
Redaksi | Surya Ghempar.
