![]() |
| Komisi II DPRD kabupaten Bima Nurdin Amin, Dinas Perkim dan BPKAD saat turun di lokasi, (Ist/Surya) |
Bima, Media Dinamika Global - Dalam mendukung program pemerintah pusat, Komisi II DPRD kabupaten Bima Nurdin Amin bersama jajaran pemerintah daerah dari dua Dinas Perkim dan BPKAD turun di lokasi. Senin (13/4/26).
Pada kesempatan tersebut, jajaran dinas Perkim diwakili Budiansani dan BPKAD Sahrul yang menangani bidang ini, dan kepala Desa Rada kecamatan Bolo.
Nurdin Amin mengungkapkan pengecekan terhadap aset daerah ini dilakukan dalam mendukung program pemerintah pusat dalam pembangunan koperasi merah putih (KMP) di 191 Desa.
Selain itu, di beberapa wilayah (Desa) ada aset pemerintah daerah yang tak berfungsi. Dengan pendataan ini, makanya semua akan berguna untuk kepentingan umum (masyrakat) yang ada di kabupaten Bima.
Disisi lain, pemanfaatan aset daerah akan meningkatkan PAD, tatkala itu bisa berfungsi dengan baik seperti untuk koperasi dan lainnya.
Seperti halnya, gedung olahraga di Desa Rada ini yang pembebasan lahannya sejak tahun 2005 lalu. Hingga hari ini, gedung olahraga ini tak dimanfaatkan, inikan merugikan, belum aset di tempat yang lain tanpa pengelolaan untuk target PAD,” tambahnya.
Kabid Dinas Perkim Budiansani, pada kesempatan tersebut, mengapresiasi perhatian lembaga DPRD dalam mengecek keberadaan aset daerah.
“Mewakili pihak Pemda Bima, DPRD sebagai Mitra kami, pengawasan ini dalam rangka memajukan daerah. Apalagi aset ini, penting bagi daerah,” terangnya.
Ditambahkannya, pasnya lagi besok agenda pertemuan membahas lokasi KMP dalam penetapan lokasi tiap Desa untuk pembangunan Koperasi sesuai dengan program pemerintah pusat. Ini bentuk dukungan pemerintah Daerah, ” jelasnya.
Hal senada disampaikan Sahrul dari dinas BPKAD, pengecekan dan penertiban aset ini sangat perlu. Pasalnya, ini merupakan hal fital bagi suatu daerah.
Kata dia, bukan saja terkait program pemerintah pusat, tapi sejak dulu aset daerah di lakukan penataan. Perhatian dewan hari ini, diberikan apresiasi untuk kemajuan daerah.
Ia juga berharap, agar masyarakat bisa mendukung ini. Misalnya, aset pemerintah jangan dijadikan milik pribadi,” harapnya.(Red)
