Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Direktorat Binmas Polda Lampung menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan Tema "Sinergitas Polri, Pemerintah Daerah, dan Organisasi Masyarakat dalam Penanganan Permasalahan Sosial Terkait Anak atau Remaja” berlokasi di Ballroom Golden Tulip Springhill Lampung, Rabu 29 April 2026.
Dalam kegiatan ini menghadirkan berbagai instansi, baik Polri, pemerintah provinsi, daerah, hingga organisasi masyarakat, guna mengupas persoalan sosial yang melibatkan anak dan remaja di daerah maupun secara luas di Provinsi Lampung.
Dalam Sambutannya, Dirbinmas Polda Lampung, Kombes Pol A. F. Indra Napitupulu, S.I.K., M.H., Menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam menangani persoalan anak yang semakin kompleks di kalangan masyarakat.
la juga membagikan pengalamannya selama bertugas di wilayah timur Indonesia, khususnya di Papua, yang menurutnya memiliki tantangan besar terkait permasalahan anak. “Di Papua Barat, terdapat puluhan ribu anak yang tidak bersekolah.
Dampaknya, banyak dari mereka terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba dan aktivitas negatif lainnya," ungkapnya.
Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan, seperti pembentukan sekolah alternatif hingga program pembinaan untuk mengajak anak-anak terlibat dalam kegiatan positif.
Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting yang dapat diterapkan di Lampung. Lebih lanjut, ia menyoroti kondisi di Lampung yang dinilai memiliki kemiripan dalam beberapa aspek, seperti meningkatnya jumlah anak jalanan dan kasus tawuran pelajar.
“Kami melihat fenomena anak-anak yang seharusnya berada di sekolah, justru berada di jalanan. Ini menjadi perhatian serius kita bersama,' ujarnya.
Dirbinmas juga menegaskan bahwa penanganan permasalahan anak tidak bisa dilakukan secara parsial.
Diperlukan sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat agar solusi yang dihasilkan lebih efektif dan berkelanjutan.
la juga membuka ruang komunikasi bagi seluruh pihak untuk bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan sosial yang ada, termasuk kasus-kasus yang melibatkan anak di bawah umur.
FGD ini diharapkan mampu menghasilkan langkah konkret dan rekomendasi strategis dalam menekan angka permasalahan sosial anak dan remaja, sehingga tercipta situasi harkamtibmas yang aman dan kondusif di Provinsi Lampung.
Selanjutnya, Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi publik Bersama narasumber dan Peserta FGFD.
( Fs/Red)