Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA ini turut melibatkan unsur aparat desa serta masyarakat setempat. Tercatat, sebanyak dua anggota Koramil, satu aparat desa, dan empat warga ikut ambil bagian dalam patroli tersebut.
Patroli difokuskan pada sejumlah titik rawan, seperti pemukiman warga dan tempat tongkrongan anak muda yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Sekitar pukul 20.00 WITA, tim bergerak menuju Desa Melayu dan tiba di lokasi pada pukul 20.30 WITA untuk langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.
Dalam kegiatan tersebut, aparat juga memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat. Warga diingatkan untuk menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu perkelahian, khususnya di kalangan remaja. Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhi narkoba dan berbagai bentuk kegiatan negatif lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.
Tidak hanya soal keamanan, Babinsa juga mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah perbukitan diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari.
Orang tua juga diimbau untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak membuat keributan, khususnya saat waktu ibadah seperti salat Tarawih dan Subuh, termasuk tidak bermain petasan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Patroli dilanjutkan dengan pemantauan wilayah binaan hingga pukul 21.30 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman di wilayah Kabupaten Bima.
(Team.MDG.03)

