Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 22 Februari 2026 — Memasuki hari keempat bulan suci Ramadan, Aparat Penegak Hukum (APH) bersama Muspika Kecamatan Sape menggelar patroli dan penertiban petasan serta meriam kaleng pada Minggu (22/2/2026).
Langkah ini diambil menyusul laporan masyarakat yang merasa resah akibat maraknya suara petasan dalam beberapa hari terakhir.
Penertiban difokuskan di sepanjang Jalan Raya kaki Gunung Kabuju, wilayah Desa Naru Barat hingga Desa Na’e, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
Suara petasan dan meriam kaleng dinilai mengganggu kekhusyukan warga dalam menjalankan ibadah Ramadan, khususnya saat salat Subuh dan kegiatan keagamaan lainnya.
Selain mengganggu ibadah, bunyi ledakan juga dikeluhkan oleh warga lanjut usia yang rutin berolahraga atau berjalan pagi selepas sholat Subuh. Kondisi tersebut mendorong aparat untuk bertindak cepat demi menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan.
Berdasarkan pantauan awak media, kegiatan patroli ini dihadiri langsung oleh Camat Sape, anggota Koramil 1608-03/Sape, Danki Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor Sape beserta jajaran, personel Polsek Sape, Satpol PP, serta para kepala desa, di antaranya Kepala Desa Naru, Naru Barat, Na’e, dan Rasabou. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan setempat.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa petasan dan enam unit meriam kaleng. Seluruh barang bukti langsung dimusnahkan di lokasi guna mencegah penggunaan kembali.
Saat mendapati sejumlah warga membawa petasan, Babinsa langsung menanyakan sumber pembelian. Setelah dilakukan pemusnahan, petugas mendatangi kios-kios yang diketahui menjual petasan tersebut. Para penjual diberikan peringatan dan imbauan tegas agar tidak lagi memperjualbelikan barang yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Dengan adanya penertiban ini, situasi di wilayah Kecamatan Sape dilaporkan kembali kondusif dan tertib. Aparat mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghormati dan menjaga kesucian bulan Ramadan demi terciptanya suasana yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
(Team.MDG.03)




