Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Nusa Tenggara Barat, satuan pelayanan pelabuhan laut Bima, Saat Memberi Penjelasan, - Media Dinamika Global

Selasa, 13 Januari 2026

Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Nusa Tenggara Barat, satuan pelayanan pelabuhan laut Bima, Saat Memberi Penjelasan,


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Nusa Tenggara Barat, satuan pelayanan pelabuhan laut Bima, ambil sampel darah ternak sapi di Kota Bima milik pengusaha Dompu tanpa kelengkapan administrasi bidang peternakan Dinas Pertanian Kota Bima.

Kabid Peternakan Pertanian Kota Bima, Drh Juwaihar mengatakan, pengusaha Kabupaten Dompu yang minta pengambilan sampel darah di bidang peternakan Kota Bima, hanya CV Karya Sejahtera milik Anto. Sementara yang lain, tidak ada permintaan.

“CV milik Anto ajukan surat permintaan pengambilan sampel darah di kami sebanyak 50 ekor. Sementara CV Dikah yang akan muat pada Kamis 15 Januari 2026 sebanyak 200 ekor, keberadaan sapinya diduga Kelurahan Kumbe. Namun administrasnya, tidak diurus di kami,” terang Juwaihar, Selasa 13 Januari 2026.

Kasatpel Balai Karantina Bima, Salam, SP mengatakan, pengambilan sampel darah untuk CV Dikah pada Selasa 13 Januari 2026, berlangsung pagi. Sapi tersebut akan diberangkatkan menuju pelabuhan Kalimantan Selatan.

“CV Dikah merupakan milik pengusaha yang beralamat dan beroperasi di Kabupaten Dompu,” katanya, Selasa 13 Januari 2026.

Pengambilan sampel darah milik CV Dikah, sapinya berada di Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasana’e Timur Kota Bima berjumlah 200 ekor.

Tahapan sebelum Balai Karantina mengambil sampel darah, setelah CV Dikah penyelesaian proses administrasi dari Dinas.

“Administrasi yang di input di aplikasi, sudah lengkap. Akhirnya kami tindaklanjuti dengan pengambilan sampel darah,” terangnya.

Oleh karena sapi berada di kandang Kota Bima, seharusnya administrasi diurus di Dinas Pertanian Kota Bima. Tapi operasi CV Dikah, tidak terdaftar di Pertanian Kota. Namun Balai Karantina Bima, abaikan administrasi Kota dan mengikuti keinginan pengusaha.(Sekjend MDG)

Comments


EmoticonEmoticon