Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Bimbingan Teknis (Bimtek) Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang berlangsung selama hari ini semakin menunjukkan dinamika positif dalam pelaksanaannya. Memasuki hari ketiga, kegiatan yang diikuti oleh para perwakilan sekolah dari berbagai daerah ini terlihat semakin interaktif dan produktif. Salah satu peserta yang menonjol dalam keaktifan dan kontribusinya adalah Bapak Ruslan, guru dari SDN 21 Tolomundu Kota Bima bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima, menggelar kegiatan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana ( SPAB ) Tahun 2025.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Aula SDN 21 Tolomundu, di ikuti peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah / Guru Pembimbing Sekolah, SD negeri 21 Tolomundu, pada hari Minggu 19/10/ 2025.
Sebagai informasi, SPAB adalah program untuk mencegah dan menanggulangi dampak bencana yang juga diatur Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 33 Tahun 2019. dan Perka No.4 Tahun 2012 BNPB tentang SPAB,
SPAB dilaksanakan pada situasi normal, darurat, dan pasca bencana. Program ini bertujuan untuk melindungi warga sekolah dan lingkungan sekitarnya dari bahaya bencana.
“SPAB” memikiki sederet manfaat bagi masyarakat maupun satuan pendidikan SD negeri 21 Tolomundu” kata inisiator sekaligus Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan SPAB.
Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Bapak Ruslan selaku Kepala pelaksana PSAB Kota Bima menekankan untuk program Bidang 1 tentang SPAB dapat terlaksana dan berkelanjutan, serta tambahan terkait waspada Megathrust, dan mendukung terkait inovasi Bidang 1 SABUN KENCANA ( Sekolah Aman Bencana Upaya membangun Kesiapsiagaan Bencana pada satuan Pendidikan ) di kota Bima.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Mahfud M.Pd, mengajak kepada pada Kepala Sekolah dan Guru untuk melaksanakan Sekolah Aman Bencana, dengan membuat Surat Keputusan Kepala Sekolah tentang Struktur Penanggulangan Bencana di Internal sekolah serta uraian Tugasnya dan Dinas pendidikan dan Kebudayaan akan membuat Surat Kerjasama ( PKS ) antara SPAB dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tentang Penanggulangan Bencana.
Pemateri yang dihadirkan yakni Kepala Pelaksana SPAB Bapak Ruslan, Beliau menyampaikan tentang poin utama dasar SPAB, Pengertian SPAB, tujuan, capaian, hal yang harus dipersiapkan untuk SDN 21 Tolomundu, serta hal-hal yang urgent, yang dapat dilakukan BPBD Kota Bima.
Harapan dari kegiatan ini Kepala Sekolah dan guru Pembimbing bisa memahami dan mulai berbudaya sadar bencana, serta mempuanyai Tim Tanggap Darurat Bencana.(Sekjend MDG)
