Bem Stikes Yahya Bima Kecam Tindakan Arogansi Kapolres yang Tetapkan 6 Aktivis Jadi Tersangka - Media Dinamika Global

Minggu, 01 Juni 2025

Bem Stikes Yahya Bima Kecam Tindakan Arogansi Kapolres yang Tetapkan 6 Aktivis Jadi Tersangka


Bima, Media Dinamika Global.Id - Tepat pada hari Rabu 28 Mei 2025, Demokrasi di negeri ini mulai menunjukan kelunturan atas insiden yang terjadi pada aksi demonstrasi Cipayung Plus Bima.

Organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus Bima yaitu Organisasi Nasional HMI, PMII,  GMNI, KAMMI, dan IMM. Aksi tersebut menuntut t terkait  Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) yang berujung ricuh.

Ketua Bem Stikes Yahya Bima Karim Sahidun mengatakan, Aksi demonstrasi Cipayung tersebut berujung ricuh atas dasar desain konflik diduga dilakukan oleh Aparatur Kepolisian yang membuat kisruh di kubu para demonstran,  sehingga terjadi gerakan diluar dari teklap massa aksi.

"Gerakan diluar teklap yaitu massa aksi menghadang Mobil dinas dengan Plat Merah dikendarai oleh kepala dinas peternakan dan kesehatan hewan Bima," ujarnya pada awak media ini. Minggu (01/05/25).

Kata dia, pada saat itu situasi tidak terkontrol akibat kekecewaan masa aksi dengan sejumlah isi tuntutan, tidak ada satupun pemerintah kabupaten Bima yang datang untuk memberikan tanggapan, sehingga Polres Bima melakukan penahanan terhadap enam aktivis Mahasiswa Cipayung Plus Bima yang berjuang untuk rakyat Pulau Sumbawa.

"Ia mengecam keras terhadap tindakan arogansi Kapolres Bima serta melakukan kriminalisasi terhadap enam aktivis tersebut dan penetapan sebagai tersangka," tuturnya.

Enam aktivis ditahan dan diintimidasi dengan cara-cara menakuti serta menyuruh dengan paksa untuk menandatangi surat tersangka (TSK) dengan dalih laporan atas pengerusakan mobil Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Hal ini akan menjadi momok yang menakutkan bagi para mahasiswa karena ruang-ruang demokrasi dibungkam dengan cara dibunuh karakter mahasiswa dengan mengamankan di jeruji besi," terangnya.

Lebih lanjutnya, hal seperti ini tidak bisa dibiarkan melainkan  ada unsur tangan Pemda Bima untuk segera melakukan evaluasi panjang terhadap tindakan arogansi Kapolres Bima dalam menangani demonstrasi di wilayah hukum Polres.

"Presiden Mahasiswa Stikes Yahya Bima meminta dengan tegas agar melakukan pertemuan secara terbuka antara pelapor dengan enam aktivis yang ditahan tersebut untuk melakukan Musyawarah Mufakat (Kekeluargaan) untuk menempuh Restorasi Justice (RJ) dan bebaskan mereka tanpa syarat," tegasnya.

Catatan: 

- STOP_KRIMINALISASI_ MASSA_AKSI

- PPS HARGA MATI

- DOB SEGERA DICABUT


(Surya Ghempar).

Comments


EmoticonEmoticon