| Jalan utama menuju Desa Tarlawi dipenuhi lubang menganga, tanah longsor, dan bebatuan yang berserakan. Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Perjalanan yang seharusnya singkat menjadi sangat melelahkan dan berisiko tinggi. Kendaraan roda empat pun kesulitan melintasi jalan tersebut. |
Dampaknya, warga Desa Tarlawi kesulitan mengangkut hasil pertanian, sehingga pendapatan ekonomi mereka menurun drastis. Anak-anak sekolah juga terancam keselamatannya saat berangkat dan pulang sekolah. Akses menuju fasilitas kesehatan pun menjadi sangat terbatas, sehingga warga kesulitan mendapatkan perawatan medis yang cepat saat dibutuhkan.
![]() |
| Abd. Hamid, S. Sos, Sekretaris Desa Tarlawi |
Sekretaris Desa Tarlawi, Abdul Hamid,S.Sos, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi jalan tersebut dan berharap pemerintah Kabupaten Bima yang baru ini dengan slogan "Perubahan", segera mengambil langkah konkrit untuk perbaikan jalan.
"Kami sudah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan jalan pada pemerintah Kabupaten Bima sebelumnya namun hingga kini belum ada realisasi," ujarnya.
Warga Desa Tarlawi berharap pemerintah daerah segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan. Perbaikan infrastruktur jalan yang memadai merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Desa Tarlawi. Mereka berharap agar isolasi yang mereka alami segera berakhir.(MDG05)


