![]() |
Sambutan Kepala Desa Maria, Imran Ibrahim dalam kegiatan penyuluhan anti narkoba |
BIMA-Mediadinamikaglobal. id || Pemerintah Desa Maria mengadakan kegiatan penyuluhan anti narkoba, di Aula Kantor Desa Maria, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga tentang bahaya narkoba, baik dari sisi kesehatan maupun hukum. Sabtu, 12/04/2025 sekira pukul 09.30 Wita
Penyuluhan ini diikuti oleh Kepala Desa Maria Imran Ibrahim, Kapolsek Wawo Aiptu Adnan, Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah, Sekdes Maria M. Al Gazali, S. Pd, Ketua BPD Maria Abdul Muzakir,S.Adm dan anggota, Ketua Karang Taruna Pelopor Desa Maria Mukhlis, dan anggota, Bhabinkamtibmas Desa Maria Bripka Ramadhan, SH, Babinsa Desa Maria, Babintrantibum Desa Maria M. Tayeb, Perangkat Desa Maria, tokoh masyarakat, tokoh wanita dan Siswa-siswi SMAN 1 Wawo.
Kegiatan ini dipandu oleh M. Al Gazali, S. Pd dan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Maria Imran Ibrahim, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjauhi narkoba dan bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman, mulai dari penyesuaian diri dengan lingkungan baru hingga menghadapi godaan pergaulan bebas, termasuk ancaman penyalahgunaan narkoba.
Penggunaan narkoba dapat merusak hubungan dengan keluarga dan teman. Pengguna sering kali mengabaikan tanggung jawab, kehilangan pekerjaan, putus sekolah, dan terisolasi dari lingkungan sosialnya. Keluarga pun ikut menanggung beban psikis dan finansial yang berat.
"Harapannya kepada generasi muda, jangan pernah mencoba narkoba, satu kali mencoba saja bisa berakibat fatal dan mengubah hidup selamanya. Karena masih ada harapan untuk hidup sehat dan bahagia tanpa narkoba, tuturnya.
![]() |
Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah dalam memberikan materi penyuluhan anti narkoba. |
Selanjunya, sambutan pertama oleh Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah, bahwa upaya pencegahan narkoba membutuhkan kerjasama yang solid dari berbagai pihak. Koramil 1608-06/Wawo berperan aktif dalam koordinasi dalam kegiatan penyuluhan anti narkoba. Selain itu, kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan.
"Kami fokus pada edukasi bahaya narkoba, penguatan karakter dan pembentukan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat," ungkapnya.
![]() |
Pemaparan yang di lakukan oleh Polsek Wawo Aiptu Adnan saat menjawab pertanyaan oleh peserta forum. |
Narasumber Aiptu Adnan selaku Polsek Wawo, mengatakan bahwa dampak negatif narkoba sangat beragam, tergantung jenis narkoba dan frekuensi penggunaannya. Secara fisik, bisa menyebabkan kerusakan organ vital seperti hati dan ginjal, gangguan sistem saraf, hingga kematian. Secara mental, dapat menyebabkan halusinasi, depresi, kecemasan, bahkan psikosis. Kemampuan berpikir dan mengambil keputusan juga terganggu. Kecanduan juga membuat pengguna sulit lepas dari jeratan narkoba.
"Pencegahan harus dilakukan secara komprehensif. Pendidikan tentang bahaya narkoba sejak dini sangat penting. Penguatan nilai-nilai moral dan agama juga diperlukan. Selain itu, perlu adanya pengawasan dari orang tua dan lingkungan sekitar, serta ketersediaan layanan rehabilitasi bagi pengguna narkoba. Penting juga untuk menciptakan lingkungan yang suportif dan menjauhkan remaja dari pergaulan negatif,"ungkapnya.
![]() |
Mukhlis sebagai Ketua Karang Taruna Pelopor Desa Maria juga sekaligus menjabat sebagai Kadus Maria. |
Diakhir sesi dialog tersebut, Sekdes Maria selaku pembawa acara menyimpulkan bahwa Narkoba atau narkotika dan obat-obatan terlarang telah menjadi ancaman serius bagi masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu pengguna, tetapi juga oleh keluarga, lingkungan, dan negara. Penyalahgunaan narkoba dapat merusak fisik, mental, dan sosial, serta berujung pada tindakan kriminal dan masalah kesehatan kronis. Oleh karena itu, upaya pencegahan sejak dini sangatlah penting.
Penyuluhan anti narkoba merupakan salah satu strategi yang efektif untuk melawan penyebaran dan penyalahgunaan narkoba. Melalui penyuluhan yang menyeluruh dan tepat sasaran, masyarakat dapat diberikan pemahaman yang jelas mengenai bahaya narkoba, faktor-faktor risiko yang menyebabkan penyalahgunaan, serta langkah-langkah untuk menghindarinya. Kegiatan ini tidak hanya menargetkan kalangan remaja dan pemuda yang sering menjadi kelompok paling rentan tetapi juga seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga, sekolah, dan tempat kerja.(MDG05)
Generasi Muda Bebas Narkoba : Pemdes Maria Gelar Penyuluhan Anti Narkoba
BalasHapus