Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id - Masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) sedangkan mengalami bencana alam di berbagai Kabupaten dan Kota Se-NTB .
Ketua DPW Barisan Pemuda Bima Nusantara (Bardam Nusa Bali Nusra), Imam Budiman mengatakan, Masyarakat NTB sedangkan mengalami musibah besar diawal tahun 2025, dimana curah hujan yang tinggi dan angin kencang sehingga terjadinya banjir bandang dan tanah longsor.
"Akibat bencana alam memakan korban kurang lebih 15 orang meninggal dunia, puluhan rumah warga terbawa arus banjir bandang, dan puluhan rumah juga rusak parah tergenang arus banjir bandang," ucap Imam Budiman saat di wawancara Langsung Media Dinamika Global.Id di Kedai Kopi Kota Mataram. Selasa (11/02/2025).
Disisi lain, Ribuan hektar lahan petani rusak dan Tiga Ribu lahan tambak masyarakat kabupaten Bima rusak akibat banjir bandang, belum lagi di wilayah kabupaten maupun kota lainnya di wilayah NTB. "Belum lagi harga benda dan hewan ternak masyarakat di bawah arus banjir bandang," tutur Ketua Bardam Nusa Bali Nusra.
Kendati Demikian, Imam Budiman meminta Kepada Presiden dan Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo dan Bapak Gibran Rakabumi Raka melalui sejumlah Kementerian Pusat terkait untuk segera turun memantau langsung keadaan masyarakat NTB, lebih khusus Kabupaten Bima dan kota Bima serta kabupaten Dompu.
"Mohon diatensi atas musibah bencana alam NTB," harap Imam Budiman, pria yang selalu akrab dengan berbagai kalangan, baik tokoh agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, dan para tokoh aktivis di berbagai penjuru.
Bang Imam sapaan akrabnya, berharap kepada sejumlah kementrian pusat untuk normalisasikan sungai, bendungan, reboisasi masal hutan yang sudah gundul, dan memberikan penundaan pembayaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) para petani selama satu ini.
"Pasalnya, para petani tani sekarang gagal panen, tentu meminta kebijaksanaan kepada pemerintah terkait untuk memberikan kebijakan penundaan pembayaran Bank, karena para petani rata-rata utang ke Bank sebagai usaha mereka dan berikan modal usaha untuk para petani," terang Bang Imam salah Tokoh Central NTB.
Lebih lanjut Imam Budiman, para petani sangat membutuhkan biaya untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan untuk para anak-anak mereka agar anak-anaknya tetap berpendidikan, apalagi masyarakat NTB rata-rata petani.
"Masyarakat NTB sangat membutuhkan gerakan cepat kementrian pusat untuk membantu dan menanggulangi serta memberikan solusi terbaik kepada korban bencana alam NTB," jelas Ketua Bardam Bali Nusra.
"Ia, terutama kementrian pusat agar membangun rumah penanggulangan bencana untuk para masyarakat yang hilang tempat tempat tinggalnya yang dibawah arus banjir bandang dan membutuhkan maka pokok sehari-hari," tandasnya.
Tak hanya itu, Imam Budiman menyampaikan terimakasih TNI-POLRI selalu setia membantu mengevakuasi korban bencana dan memberikan bantuan, baik makan, air minum bersih dan lain-lainnya.
"Ia, saya mengapresiasi Kapolda NTB yang respon cepat atas bencana alam NTB terutama kabupaten Bima dan kota Bima hingga tim Bromo Polda NTB turun langsung kepada korban bencana," pungkas Imam Budiman. (Surya Ghempar).
