Sudah 13 Kasus DBD,Tim Dari Puskesmas Sape Lakukan Fogging Mulai Dari Desa Naru


Sape Bima NTB,Media Dinamika Global.id  Senin untuk 23 Januari 2023  Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Sape terus meningkat hingga mencapai 13 Kasus dalam Minggu terakhir ini

Demam Berdarah  Dengue (DBD) itu sendiri adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue melalui gigitan nyamuk Aedes terutama Aedes aegypti.

Untuk mencegah dan menekan terus bertambah nya Kasus Penyakit Demam Berdarah Dengue dan Chikungunya Di wilayah Kecamatan Sape pihak Dari Puskesmas Sape dengan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan Sape, Pemerintah Desa dan Juga Babinsa dan Bhabinkamtibmas Melakukan Fogging atau Pengasapan dengan insektisida untuk membasmi nyamuk demam berdarah,hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran/penularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Meskipun Fogging tidak memutus mata rantai nyamuk penyebar DBD karena hanya membunuh nyamuk dewasa,namun diharapkan bisa meminimalisasi penyebarannya.



Pantauan awak media sebelum melakukan Fogging atau Pengasapan Tim Dari Puskesmas Sape dan Anggota TNI Koramil 1608-03/Sape dan Juga Pemerintah Desa Naru melakukan Apel dan Do,a Bersama yang dipimpin langsung oleh Camat Sape (M.Akbar Musa.SP.M.Si) bersama Kepala Puskesmas Sape  (Jainuddin.S.KM) yang bertempat di Depan Kantor Camat Sape sekaligus sebagai titik kumpul dan dimulainya Fogging.

Nampak terlihat sebelum petugas melakukan Fogging anggota lain dari Puskesmas Sape  melakukan Sosialisasi awal kepada masyarakat tentang upaya pencegahan penularan DBD dengan Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Penerapan 3 M Plus.

Lokasi Fogging yang dilakukan oleh Petugas tepatnya di dusun kalende desa Naru Kecamatan Sape yang juga merupakan Wilayah sasaran utama.


Kepala Puskesmas Sape (Jainuddin.S.KM) saat diwawancarai oleh Awak Media bahwa kegiatan Fogging ini dilakukan sebagai salah satu bentuk pencegahan agar masyarakat terutama  anak - anak dapat terhindar dari penyakit Demam Berdarah.

Dalam kegiatan ini petugas menyisir seluruh area halaman rumah rumah warga, mushollah termasuk selokan dan tempat yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk.

Kepala Puskesmas Sape juga menyampaikan bahwa sampai pada kemarin jumlah kasus DBD yang ditangani oleh Puskesmas Sape sebanyak 13 Kasus antara lain :

Pasien dari Desa Rai Oi Sebanyak 2 Orang,Desa Naru Sebanyak 3 Orang,Naru Barat sebanyak 2 orang,Poja 2 orang, Parangina 1 orang,Na,e 1 orang,Rasabou 1 orang dan Bugis 1 orang.




Kami juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mencegah dan mengurangi perkembangbiakan nyamuk yang menyebabkan BDN dan juga meningkatkan kesadaran masyarakat dan siswa sekolah tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.Jelanya..

Kegiatan Fogging atau Pengasapan ini sementara berjalan dengan lancar dan sukses dan besok akan dilanjutkan di Desa Oi Maci dan sekitarnya.(Arf Sp/MDG.04)

Load disqus comments

0 komentar