FUMBI Blusukan Ke Tenda Pengungsi Korban Gempa Cianjur


Jakarta, Media Dinamika Global.id - Forum Ustadz Muda Bima Indonesia (FUMBI) turun langsung salurkan donasi kepada para pengungsi gempa Cianjur Jawa-Barat pada, Sabtu 3 Desember 2022.

Tim relawan yang mengatas-namakan dirinya  Relawan FUMBI Peduli Cianjur menyatakan bahwa tim relawan FUMBI telah selesai menyalurkan bantuan tahap ke-1 kepada korban dan para pengungsi gempa Cianjur. 

Menurut Khairul Anam, selaku ketua tim relawan FUMBI menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah ikut serta membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Cianjur. 

"Tim Relawan FUMBI menyampaikan bahwa bantuan telah kami salurkan kepada kurang lebih 100 Kepala Keluarga di dua titik tenda pengungsian yang terletak di Desa Wangunjaya Kec. Cugenang, yaitu berupa sembako, selimut, perlengkapan dalam wanita, obat-obatan multi vitamin, dan makanan ringan,"lanjutnya.

"Ini merupakan penyerahan bantuan yang kedua, setelah tiga hari sebelumnya pada 29 November 2022 donasi tersalurkan di Kampung Baru Kusumah, Kebon Peuteuy, Kec. Gekbrong, Kabupaten Cianjur. 

Total seluruh bantuan kami laporkan berjumlah  27 Juta rupiah, termasuk 10 Juta Rupiah dalam bentuk bantuan uang tunai. Tentu saja ini masih sangat minim sekali, apabila kita bandingkan dengan  kebutuhan langsung dilapangan,"kata laki-laki yang disapa anam tersebut. 

Lebih lanjut, Anam mengajak para dermawan diseluruh tanah air agar terus bahu-membahu membantu korban gempa Cianjur karena sebagian besar dari mereka kini tidak memiliki tempat tinggal karena telah rata tanah. Khususnya bantuan dalam bentuk susu, makanan anak dan balita serta obat-obatan.

"Mereka sangat berterima kasih atas bantuan kita, karena saat ini mereka hanya bisa menunggu uluran tangan dari pemerintah dan para dermawan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. 

Saat terjun langsung ke lokasi pengungsian, banyak sekali kami temukan anak-anak maupun balita di dalam tenda-tenda pengungsian, tentu membutuhkan susu, popok, dan perlengkapan anak lainnya, bahkan kami temukan ada beberapa yang sakit."Demikian ketua tim relawan menceritakan pengalamannya saat blusukan untuk menyalurkan bantuan. (MDG-RED). 

Load disqus comments

0 komentar