Berawal Saling Mengejek, Pemuda Asal Desa Renda di Panah


Bima NTB. Media Dinamika Global. Id. - Telah Terjadi Tindak Pidana  Penganiayaan (pemanahan) di Desa Renda Kec. Belo Kab. Bima. Pada Hari sabtu tanggal 12 November 2022 sekitar pukul 16.40 wita, telah terjadi tindak pidana penganiayaan (pemanahan)' TKP depan Sekolah MA AL JIHAT NGALI, jalan lintas diperbatasan Desa Renda dan Desa ngali Kec Belo kab Bima.

Adapun Identitas korban' pelaku dan saksi antara lain : Sdr. Andi Bin Abbas, 16 tahun, pelajar, laki-laki, islam, alamat Rt 002 Rw 001 Desa Renda Kec. Belo Kab. Bima. Sementara terduga Pelaku sedang dilakukan Penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan Keterangan dari sejumlah Saksi yang menceritakan Kronologis kejadian itu Berawal dari kedua kelompok anak muda Dari Desa Renda dan Desa Ngali sama-sama mandi hujan diperbatasan Desa Ngali dan desa Renda, sesampainya di TKP kedua kelompok anak muda saling teriak dengan ejekan berujung saling serang menggunakan batu dan menggunakan panah sehingga mengakibatkan salah satu anak muda dari Desa Renda kena anak panah dibagian perut (anak panah tertancap).

Setelah melakukan pemanahan yang diduga pelaku anak muda dari Desa Ngali lari kearah selatan yaitu menuju Desa Ngali, kemudian selanjutnya korban di bantu oleh teman-temanya membawa ke puskesmas Belo dan rujuk lanjut diRSUD Bima guna dilakukan tindakan medis

Sementara itu, sekitar Pukul 16.50 wita, Personil Polsek Belo tiba dan cek situasi TKP dibawah kendali Kapolsek Belo Iptu Ilham kemudian memberikan himbauan dan pemahaman pada perwakilan keluarga korban dari Desa Renda yaitu :

1. Menghimbau serta memberikan keyakinan terhadap keluarga korban untuk tidak melakukan aksi balas dendam atau lakukan hal-hal lain yang mengarah kerawawan kamtibmas dan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

2. Untuk sementara Pihak keluarga korban menerima dengan baik arahan pihak kepolisian, pihak korban dan keluarga korban yang lain menyerahkan sepenuhnya penanganannya oleh Pihak Kepolisian.

Kemudian Tindakan Kepolisian yang diambil yaitu langsung Turun cek TKP dan Melakukan lidik pelaku. Kemudian Mengantarkan korban ke RSUD Bima untuk dilakukan tindakan medis dan buatkan permohonan Permintaan Visum et repertum Luka yang di alami oleh korban.

Lalu Mengumpulkan para saksi-saksi dan melakukan pulbaket terhadap warga disekitar TKP. Sekanjutnya Melakukan koordinasi dengan Kades Renda dan penggalangan terhadap keluarga korban agar tidak melakukan main hakim sendiri.

Pasca kejadian situasi Desa Renda masih dalam keadaan aman terkendali, Personil polsek selalu melakukan monitoring terhadap perkembangan situasi.(B.I MDG).
Load disqus comments

0 komentar