Raisah: Koordinator Lapangan Proyek Rehabilitasi Pasar Bolo Dinilai Tutup Mata


Kabupaten Bima-NTB, Media Dinamika Global.Id.--
Sejumlah warga penghuni pasar melakukan pembongkaran barang pasar sesuai dengan lokal ditempatinya masing-masing secara amburadur.


Raisah salah satu pemuda Bolo menyampaikan, beberapa hari lalu Camat Bolo mengudang para warga menempati pasar untuk hadir di kantor camat Bolo, kabupaten Bima dalam rangka memberitahukan kepada warga agar membongkar barang-barangnya masing-masing mengingat pasar akan direhab.

"Kami memantau saat warga membongkar pasar, namun koordinator lapangan proyek rehabilitasi pasar Bolo tak di tempat," ungkapan Raisah Melalui Via WhatsAppnya.

Sambung Pemuda Kriti ini, seharusnya koordinator lapangan proyek tersebut harus berada ditempat untuk menyaksikan dan  sekaligus mengawasi saat warga melakukan pembongkaran.

"Saya menduga bahwa Koordinator Lapangan Proyek Rehabilitasi Pasar Bolo tutup Mata," ujar Putra Bolo ini, pria dikenal Humanis.

Lebih lanjutnya, Mulai pekerjaan tentunya koordinator lapangan dan pengawas lapangan harus ada ditempat untuk Menghindari hal-hal tak diinginkan, Pasalnya warga secara amburadur melakukan pembongkaran sampai atap pasar yang dibongkar.

"Kita menegaskan pihak pelaksana proyek agar segera memerintahkan  koordinator lapangan sebelum ada korban jiwa dalam pembongkaran pasar karena listrik belum dimatikan, harus arus listrik dimatikan dulu sebelum aktivitas," tegas Raisah.

Raisah juga berharap kepada warga jangan asal-asalan membongkar karena ini proyek rehabilitasi pasar dengan anggaran milyaran rupiah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja  Negara (APBN)
"Proyek itu bukan Swadaya warga penguhuni pasar agar membereskan barang-barang saja," harapannya.

Pihak Kordinator lapangan dan Pihak proyek Rehabilitasi Pasar Bolo belum bisa dikonfirmasi, hingga berita dipublikasikan. (MDG.01).
Load disqus comments

0 comments