Tepat di Hari Ke-7 Ramadhan Bupati dan wakil Bupati Bima Safari Ramadhan di Sape


Bima NTB. Media Dinamika Global.id.  Setelah sehari sebelumnnya melakukan Shalat Tarawih bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bima di Masjid Agung di Godo-Woha, Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Bima Jumat (8/4) bertepatan dengan tanggal Ramadhan yang dihadiri Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, Wakil Bupati Drs.H Dahlan M Noer beserta para pejabat teras berlangsung di Masjid Besar Al-Munawwarah Desa Naru Barat Kecamatan Sape. 

Dihadapan Camat Sape Muhammad Akbar S.P, M.Si, Muspika, Alim Ulama, para Kades Se- Kecamatan Sape dan para jamaah shalat taraweh Bupati menyampaikan terima kasih atas partisipasi masyarakat Sape mengikuti vaksinasi Dosis 1 dan Dosis 2 sehingga tercapai target.

“Ucapan rasa syukur Alhamdulillah, tahun ini Bupati danWakil Bupati bisa kembali bertemu dan bersilaturahmi di Bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah ini. Kegiatan ibadah di bulan Ramadhan dapat kembali dilaksanakan secara normal karena pencapaian vaksinasi di Kabupaten Bima sudah mencapai target lebih dari 80 persen”. Terang Bupati Bima.

Berkaitan dengan kegiatan pemerintahan, pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan elemen masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan pembangunan dan sosial kemasyarakatan. “Terima kasih atas dukungan masyarakat hingga periode kedua memimpin Dana Mbojo tetap diberikan kekuatan dan kesehatan untuk mengisi kepemimpinan”. Ungkap Bupati yang didampingi Wabup H. Dahlan.

Sebelumnya, Kepala Bagian Kesra Setda kabupaten Bima H. Zubair S.Ag yang memberikan tausiah Ramadhan sebelum shalat Taraweh mengingatkan pentingnya ketaatan kepada Allah SWT dengan memaparkan kisah seorang Baduy yang secara khusus mendapatkan penghargaan dari Rasulullah

Terkait pertanyaan tentang amalan yang memungkinkan seorang hamba Allah SWT dekat dengan surga dan masuk kedalamnya dan amalan yang membuat jauh dari neraka dengan segala kemungkinannya. “Jika ingin masuk surga dan jauh dari neraka, hendaklah menyembah Allah, tekun beribadah dan jangan pernah menyekutukan-Nya dengan apapun. Karena ketika seorang hamba mengabdi hanya kepada Allah SWT, maka dengan sendirinya yang lain akan ditepis”. Pungkas Zubair. (MDG 002)
Load disqus comments

0 komentar