Kepala PAUD Oi Tui di Duga Aniaya Sesama Guru, Berujung Laporan Polisi

Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Miris, Kejadian penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh Oknum Kepala PAUD Oi Tui Kecamatan Wera Kabupaten Bima pada Hari Jum’at 1 April 2022 di Dusun Oi Peto Desa Oi Tui Kecamatan Wera Kabupaaten Bima. (Sabtu, 02/04/22).

Kejadian penganiayaan dan pengeroyokan tersebut berbuntut pada korban melaporkan kejadiannya di Polsek Wera.

Korban Sri Rachmawati mengisahkan bahwa dirinya pada hari Jum’at menyambangi rumah Ibu Salmah.

Kedatangan Sri di rumah Ibu Salmah datang menagih utang sebesar 4,5 juta yabg di pinjam oleh Salmah kepada Sri sejak Agustus 2021 lalu

Saat Korban Sri menagih utang itu, Ia mengisahkan bahwa tiba-tiba saja datang dari arah belakang salah seorang ibu guru honorer datang marah-marah padanya. Ibu guru itu bernama Sri Ruwaidah (40 tahun) alamat RT. 15 RW. 07 Dusun Oi Peto Desa Oi Tui Kecamatan Wera.

Sri Rachmawati Saat Lapor di Polsek Wera
“Tanpa basa basi ibu Ruwaidah dari arah belakang saya, menjambak rambut saya hingga saya tergeletak di tanah dan menginjak perut saya serta menggigit tangan saya” ungkap Sri Racmawati.

Ia tidak mampu memberikan perlawanan karna suami pelaku penganiayaan langsung terlibat ikut mengeroyoknya.

“Saya gak bisa melawan karena suami ibu ruwaidah langsung memegangi saya sehingga saya tergeletak di tanah hingga benjol kepala saya dan tangan saya pun di gigit sama ibu Ruwaidah” ujarnya.


Menurutnya Ibu Ruwaidah oknum guru honorer yang mengajar di ponpes Nurul Huda Oi Tui yang nota bene oknum guru honorer ini adalah Kerala PAUD sama sekali tidak memiliki urusan apapun denganya.

“Saya tidak punya masalah apapun dengan ibu Ruwaidah, tiba-tiba melakukan penganiayaan pada diri saya” ujar Sri Rahmawati.

Atas kejadian itu, Sri Rachmawati melaporkan kejadian yang menimpanya di Polsek Wera pada hari Jum’at malam 1 April 2022 sekitar pukul 22:00 Wita dengan Laporan Polisi Nomor STPL/K/32/lV/2022/NTB/Res.Bima Kota/Sek. Wera.  

Sri Rachmawati lakukan Visum di Puskesmas Wera. MDG 002.
Load disqus comments

0 komentar