RSUP NTB Siapkan Karantina “Travel Bubble” Saat Tes Pramusim MotoGP


Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id -- Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Nusa Tenggara Barat, telah menyiapkan sistem karantina travel bubble sebagai langkah antisipasi lonjakan kasus penularan COVID-19, saat tes pramusim MotoGP yang dijadwalkan berlangsung pada 11-13 Februari 2022 di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.


Direktur Utama (Dirut) RSUP dr H Lalu Herman Mahaputra di Mataram mengatakan, tim karantina travel bubble beranggotakan sekitar 300 orang, dan 40 orang diantaranya merupakan perwakilan tim dari pemerintah pusat, sisanya dari daerah.

Dalam sistem karantina travel bubble,” kata dr Jack begitu Dirut RSUP NTB ini akrab disapa mengatakan, untuk penanganan karantina tim pramusim MotoGP akan menggunakan 25 hotel dan setiap hotel sudah ada anggota tim travel bubble.

“Pembalap dan ‘crew’ nya, kita kelompokkan dalam satu zona. Yang sudah masuk tidak boleh keluar sebelum ada hasil PCR negatif,” kata dr Jack yang ditemui usai kegiatan “kick off” vaksin dosis tiga di Aula Pendopo Wali Kota Kota Mataram.

Jack memaparkan, sistem karantina travel bubble akan menangani pembalap dan “crew” begitu sampai di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, tim swab sudah siaga di 25 hotel.

“Begitu sampai hotel, mereka akan langsung tes usap PCR dilakukan oleh tim yang sudah siaga di 25 hotel yang akan kita siapkan. Untuk tes PCR kita punya 10 kekuatan dan hasilnya maksimal 24 jam,” katanya.

Sebelum hasil tes PCR keluar, para tamu tidak boleh keluar dari hotel, mereka bisa boleh keluar setelah hasil tes swab PCR dinyatakan negatif.

“Sedangkan, tamu yang dinyatakan positif COVID-19 akan kita tangani sesuai prosedur yang berlaku,” katanya.

Menurut informasi, katanya, jumlah pembalap dan “crew” saat tes pramusim MotoGP diprediksi mencapai sekitar 900 orang dan sekitar 350 orang marsal.

“Karenanya sistem karantina travel bubble kita perkuat untuk mengurangi potensi penyebaran sekaligus antisipasi lonjakan kasus COVID-19 gelombang tiga,” katanya.

Jack menambahkan, sistem karantina travel bubble juga akan diterapkan saat MotoGP yang dijadwalkan 20 Maret 2022 di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.

“Hanya saja, jumlah personel rim dan pusat karantina akan ditambah sesuai dengan jumlah pembalap serta crewnya,” katanya. (MDG.01).
Load disqus comments

0 komentar