Diduga SDN Sori Owo Jadi Lahan Bahan Basah Dikbupora Bima


Kabupaten Bima-NTB. Media Dinamika Global.Id -- Prihatin dengan keadaan sekolah SDN Sori Owo bertempat di Desa Mpuri, kecamatan Madapangga, kabupaten Bima diduga tak memiliki tuan.

Beberapa informasi himpun dari masyarakat setempat bahwa sekolah tersebut sudah tidak dirawat lagi hingga di biarkan begitu saja.

Salah satu perwakilan aktivis Muda Bima-makassar, Furkan Pandora mengatakan, Sekolah tersebut sudah tidak memiliki penghuni, hingga kondisi sekolah amburadur dan ibarat kaya hutan.

"Sekolah merupakan milik negara yang harus dirawat oleh pemerintah daerah maupun dinas Dibukpora,"  ucapan Furkan saat diwawancara oleh beberapa awak media, pada Jum'at, (28/1).

Sambung Aktivis Bima-Makassar, SDN Sori Owo merupakan tanggung jawab jawab pemerintah daerah maupun Dinas Dikbupora Kabupaten Bima, Pasalnya Sekolah tersebut statusnya Negeri yang harus dirawat diperjuangkan oleh dinas terkait.

"Diduga sekolah SDN Sori Owo dijadikan lahan basah untuk Dikbupora Kabupaten Bima," ujar Furkan Pandora.

Masih menurut Furkan, sudah jelas perintah negara memberikan pendidikan yang layak kepada putra-putri bangsa demi keutuhan bangsa dan negara.

"Anak-anak bangsa sangat membutuhkan pendidikan, kalau begini bagaimana menjaga nama baik bangsa dan negara, sekolah saja ini dibiarkan begitu saja tanpa ada penghuninya," Sesal Putra Asli Mpuri.

Lebih lanjutnya, kondisi bangunan sekolah seperti kandang ternak karena tidak ada perawatan sama sekali, wilayah sekolah dipenuhi dengan Pohon-pohon dan semak-semak hampir menutupi atas sekolah tersebut.

“UPT Dikbupora kecermatan Madapangga diduga tutup mata atas kondisi sekolah tersebut," tutur Furkan.

Furkan juga kecewakan Kondisi Sekolah tersebut tak memiliki aktivitas belajar mengajar, sesungguhnya sekolah itu harus ada aktivitas belajar mengajar.

"Tak hanya itu saja, sekolah pun tak memiliki siswa-siswi," kecewanya.

Ditambahkannya, sekolah ini sudah lama tak memiliki aktivitas belajar mengajar, lalu dikenakan uang negara selama ini.

"Dia tegaskan, Jangan jadikan pendidikan sebagai alat kebutuhan pribadi ASN dan Dinas terkait, dalam waktu-waktu dekat kami akan aksi unjuk rasa dan Blokade di wilayah kecamatan Madapangga, Acam Furkan Pandora. (MDG.01).

Load disqus comments

0 komentar